Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~ 6 END


huaahhh….anyeonghaseo semua…

ada yang kangen? hehehe

mian author kelaamaan..abis author sibuk sekali. jadi belum sempet nulis..

para READERS maaf ya koment kalian belum sempet aku balas. mianhae *bow* benar-benar sibuk. semoga kalian memakluminya…dan terimakasih telah setia menungguku…

KAMSAHAMNIDDA,…. ^___^

Silahkan dibaca..and keep Enjoy….


A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part6/+18/eveel

 

 

Dia sooyoung perlahan berjalan dengan sempoyongan kedalam rumah. Sunny melihatnya langsung kaget dan menghampiri sooyoung. Samar-samar mata sooyoung melihat sunny.

“ Sooyoung..kamu kenapa seperti ini? Apa yang terjadi?” sunny cemas

Sooyoung hanya tersenyum pahit.

“omoo…kamu mabuk berat. “ dengan susah payah sunny membopong tubuh sooyoung ke kemarnya kemudian menidurkannya.

Ketika akan keluar dari kamar sooyoung, tiba-tiba sooyoung memegang erat tangan sunny. Sunny kaget dan menoleh kearah sooyoung.

“sunny..aku mencintaimu..menikahlah denganku. Jangan menikah dengan orang itu. Ucap sooyoung.

So..sooyoungiee..kamu lagi mabuk istirahatlah “ sunny berusaha melepaskan pegangan tangan sooyoung

“ aku tak mabuk..jika kamu tetap menikah dengannya, jangan salahkan aku jika aku melakukan sesuatu yang buruk sunny “ ancam sooyoung

“ya…!!! Sooyoung..kamu sedang mabuk. Istirahatlah “ ucap sunny

“ baiklah sunny..jika itu maumu, maafkan aku “ sooyoung menarik tubuh sunny hingga jatuh diatas tubuhnya kemudian sooyoung mencium bibir sunny dengan paksa.

 

Sunny berontak namun tenaganya tidak mempan karena tenaga sooyoung lebih kuat darinya. Sunny berusaha melepaskan dirinya namun sia-sia. Sooyoung membalikkan tubuhnya sehingga sunny berada dibawah dan sooyoung kembali mencium bibir sunny.

 

Tangan sooyoung merobek kemeja yang sunny kenakan dengan paksa dan melucuti semua pakaian yang ada ditubuh sunny. Hingga sunny dalam keadaan naked sekarang.

Sunny menangis dan berusaha berontak namun semua sia-sia. Sunny hanya pasrah dan menangis.

Perlahan sooyoung mencium sunny dari bibir lalu turun keleher dan meninggalkan kissmark disana.

 

SKIIPPP…….

(ehhehee maaf yah author lagi ga minat buat NC. Bukan ga minat sih..author mau tobat dulu..ada sesuatu yang mesti dikerjakan. Maaf yah readersku tersayang hhehee….Jadi lain kali saja yah..hehehe maaf *bow*)

 

Keesokan harinya….

 

Sooyoung terbangun karena hanphonenya berdering.

“yoboseyo??

“ohh..nee.nee saya akan segera kesana

Pip..”

Sooyoung menutup sambungan telepon kemudian menatap sunny yang sedang tertidur disampingnya. Sooyoung ingat apa yang dia lakukan ke nuuna-nya sendiri. Ada rasa penyesalan, namun disisi lain jika sunny hamil, dia kan menikahinya dengan begitu sunny akan seutuhnya menjadi milik sooyoung.

Sooyoung membelai rambut sunny dan mengecup pelan kening sunny. “ maafkan aku sunny, aku tak bermaksud jahat. Aku sangat mencintaimu. Semoga kamu mengerti sunny” ucap sooyoung dan segera mandi kemudian berpakaian kantor dan menuju kekantor. Tak lupa dia meninggalkan secarik kertas diatas meja.

 

Beberapa puluh menit sunny terbangun…

“awhhhh…”sunny merasakan sakit disekitar selangkangannya dan melihat bercak darah dikasur.sunny terduduk dan menangis. Menangisi keadaannya yang sudah berantakan dan *kalian pasti taulah ekkeke*

Dia teringat apa yang sooyoung lakukan kepadanya. Sooyoung telah mengambil paksa kesuciannya alias diperkosa.

“hikss…apa yang harus kulakukan??

“Apa yang harus kukatakan kepada hyoyeon oppa dan orangtuaku?”

“Sooyoung kenapa kau tega melakukan ini padaku…”

Sunny menangis dan stress dengan keadaannya. Dia bingung apa yang harus dia lakukan dan katakana nanti kepada orangtuanya juga dengan calon suaminya. Kenapa disaat seperti ini terjadi.

Sunny turun dari ranjang dan berjalan tertatih-tatih sembari menanggis. Sunny menuju kamar mandi di kamarnya dan langsung menghidupkan shower. Sunny duduk tergeletak dibawah guyuran air. Menangis dan teriak itulah yang dia lakukan seharian.

 

Stress dan tak bisa berfikir, sunny mengambil jalan singkat. Memotong urat nadinya dengan pisau.

“ maafkan aku umma..

“maafkan aku appa….

“maafkan aku hyo oppa…

 

Sunny menangis dan seketika memotong urat tangannya. Darah mengalir dari pergelangan  tangannya. Sunny merintih kesakitan. Namun dirinya lebih sakit dengan keadaan seperti itu. Lebih baik dia mati dari pada menanggung malu nantinya.

Air bercampur darah dari tubuh sunny. Seakan-akan di wc kamarnya berubah menjadi lautan darah. Darah semakin banyak keluar dan sunny semakin kehilangan kesadarannya da akhirnya pingsan.

 

Sooyoung Pov

 

Arhhh..aku tak bisa brfikir jernih.

“ apa yang kulakukan….”teriakknya diruangan kantornya

“ aku salah…bagaimanakah keadaannya sekarang?

“aku meninggalkannya begitu saja dirumah. Apakah dia baik-baik saja?”

“maafkan aku sunny nuuna..aku tak bermaksud.”

“arghhhhh :” sooyoung bingung dna mengacak rambutnya.

Namun dia tak bisa pulang karena pekerjaan begitu menumpuk. Ingin pulang dan memastikan keadaan sunny apakah dia baik-baik saja.? “

“sunny nuuna…maafkan aku…perbuatanku tak bisa dimaafkan “ batinku

 

Normal Pov

 

“ aku kangen  padamu sunny bunny “ ucap hyoyeon dirungannya dirumah sakit.

Hari ini jadwalnya tak begitu padat jadi hyoyeon bisa bersantai sambil memandang foto calon istrinya itu.

Aku senang akhirnya sebentar lagi kita akan bersatu sunny, sebentar lagi kita akan menikah dan menjadi pasangan suami istri yang bahagia dan mempunyai anak-anak yang manis dan lucu “ senyum mengembang tak henti-henti terpancar di wajah hyoyeon.

Sembari melihat foto sunny. Rasa rindunya semakin tak bisa dibendung lagi. Hyoyeon melepaskan jaket putihnya dan mengambil jas namun..

 

PRankkkkkk………

 

Foto sunny terjatuh dan kacanya pecah..

Tiba-tiba perasaan hyoyeon menjadi tak enak.
”ahhh kenapa perasanku tak enak?

“ahh tidak mungkin Cuma perasaanku saja.

“Dan semoga tak terjadi sesuatu. Mungkin aku harus kesana untuk memastikan keadaan sunny.” Ucap hyoyeon dan segera keluar dari rumah sakit dan menancapkan gas mobilnya menuju rumah sunny.

 

Sesampainya dirumah sunny, hyoyeon langsung masuk dan mencari-cari keberadaan sunny. Dia tahu kalau orangtua sunny nanti malam baru pulang dari japan. Sedangkan sooyoung sedang bekerja dikantor. Jadi rumah sepi. Dengan cemas hyoyeon melangkah ke kamar sunny namun tak menemukan sunny disana. Ketika akan berbalik menuju rungan lain. Samara-samar hyoyeon m,endengar suara air di dalam kamar mandi sunny.

Hyoyoen mendekat dan mengetuk pintu kamar mandi sunny

“ tok..tokk…

“sunny…sunny..kamu disana??

Namun tak terdengar jawaban dari sunny

“ sunnny~ahh,,apa kau didalam?” teriak hyoyeon.

“dia yakin kalau sunny didalam. Kecemasannya makin menjadi sehingga hyoyeon mendobrak pintu dan seketika terbelakak tak percaya apa yang dilihatnya sekarang.

Darah berceceran dan air sudha bercampur dengan darah sunny.

Hyoyeon tak percaya apa yang dilihatnya sekarang.

 

Hyoyeon Pov

 

“Aku tak percaya..

“apa aku bermimpi?

“Tidak mungkiin ini terjadi.

Aku masih memandang ruangan penuh darah disana dan hatiku sangat sakit.

“Sunny..Sunny…”hyoyeon segera  merangkul tubuh sunny dan segera membawanya kerumah sakit.

Hyoyeon menancapkan gas mobilnya dengan kencang biar cepats ampai dirumah sakit.

Sesampai dirumah sakit dengan segera hyoyeon menangangi calon istrinya dan dibantu oleh beberapa suster.

Hatinya sakit melihat tubuh sunny yang tak berdaya, kekurangan darah, dan tak bisa diungkapkan selain menangis. Dia tahu ini bukan saatnya untuk menangis dan ini saatnya bagaimana caranya membuat sunny selamat .

Setelah beberapa jam penanganan akhirnya sunny bisa diselamatkan namun, kondisinya begitu kritis dan memprihatinkan. Hanya beberapa persen saja hidupnya.

 

Hyoyeon memandang sunny dari luar jendela kamar rumah sakit dengan perasaan sedih dan bertanya-tanya.

“ apa kamu tak mau menikah denganku sunny? Sehingga kamu melakukan perbuatan ini” batin hyoyeon

Namun jika iya kenapa sunny menerima lamarannya dan 5 hari lagi mereka akan menikah. Entahlah aku pusing dan tak bisa berfikir untuk saat ini

 

 

Normal Pov

 

Hyoyeon dengan segera menelfon kedua orangtua sunny dan teman-temannya.

Beberapa jam kemudian teman-teman mereka datang dengan wajah cemas dan ketakutan.

( Disini author skip langsung biar ga kebanyakan nanti )

 

Berbagai pertanyaan terlontar dari mereka. Kenapa ini bisa terjadi. Entahlah hanya sunny yang bisa memberi jawaban atas kejadian ini.

Beberapa jam kemudian kedua orang tua sunny dan sooyoung datang dengan keadaan cemas dan panik

“ hyo bagaimana sebenarnya terjadi? “ujar mr.lee

Begitupun juga dengan istrinya.

“aku tak mengetahui bagaimana jelasnya? Tapi aku menemukannya sudah bersimbah darah” isak hyoyeon.

Setelah menceritakan sebenarnya yang dia lihat.

Kedua orangtua sunny shock dan hampir pingsan. Namun teman-teman sunny menegarkan mereka sampai sunny sadar dan menceritakan apa yang terjadi.

 

Setelah berhari-hari kondisi sunny tak memeperlihatkan semakin baik, malah semakin buruk. Semua sangat cemas. Sooyoung tak pernah pulang hingga saat itu

*kek melarikan diri dia sehabis dapat enaknya =,=*

 

Ketika appa sunny sedang berada dikamar sooyoung, tak sengaja menemukan secarik kertas bertuliskan

 

Sunny nuuna..

Maafkan aku telah melakukan hal ini kepadamu..

Sungguh aku tak pernah berbuat jahat kepadamu

Aku hanya mencintaimu  sunny

Aku tak mau kamu dimiliki oleh orang lain.

Aku tahu perbuatanku tak bisa dimaafkan..

Tapi hanya cara inilah yang bisa membuatmu menjadi milikku..

Mianhae…..Saranghae…

 

From “ Sooyoung..

 

Mr.lee terkejut melihat tulisan ini. Pasti ini ada kaitannya dengan kejadian sunny dan sooyoung akhir-akhir ini jarang pulang.  Dan bisa dipastikan memang semua ini ada hubungannya dengan sooyoung.

 

Kedua orang tua sunny menunjukan secarik kertas itu kepada hyoyeon.. dan seeketika hyoyeon marah dan langsung berlari menuju kantor mencari hyoyeon.

Ketika hyoyeon sampai dikantor sooyoung. Dengan kasar sooyoung mmenbuka pintu dan langsung memukul wajah sooyoung.

“yaa..ada apa denganmu..

Datang-datang main pukul “ kesal sooyoung

“harusnya aku yang bertanya seperti itu kepadamu” teriak hyo

“apa maksudmu?? Aku tak mengerti “ ucap sooyoung

“kau..,lihat ini..dan apa yang kau lakukan dengan calon istriku.”hyoyeon melempar kertas ke wajah sooyoung.

Sooyoung terkejut ketika melihat ini

Dari mana.kau…”kaget sooyoung

“kenapa? Terkejut??  Apa kau MELAKUKAN INI..!!! “ teriak hyoyeon dengan nada amarah. Dan sekarang kau ikut aku “ hyoyeon menyeret sooyoung dan membawanya kerumah sakit.

 

Sesampai dirumah sakit hyoyeon langsung menghempaskan sooyoung didepan orangtua nya dan depan kamar sunny sedang dirawat.

Sooyoung diam menatap kedua orang tua mereka dan apa yang terjadi “ hanya itu yang ada dibenaknya.

“lee sooyoungg…” dengan anda setengah teriak mr.lee seperti ingin mengdengar langsung kejelasan tentang semua ini.

 

Ummanya hanya menangis melihat semua ini. Tak sanggup melihat dan berkata.

Dan appanya marah namun sedih.

“kau lihat siapa itu didalam? APA KAU LIHAAT HAAAHHH “ kemarahan hyoyeon sudah diubun-ubun.

Ketika sooyoung menolehkan kepalanya dan melihat siapa yang tengah terbaring didalam sana, dia amat terkejut karena yang terbaring disana adalah sunny. Lemas tak berdaya. Seakan tak akan hidup kembali. Wajahnya tampak pucat pasi.

“ su..ssunny …keenapaa “ batin sooyoung.

Sooyoung bersimpuh dan hanya menundukan kepalanya didepan appanya

“mianhae appa…aku…” sooyoung mulai menangis

“aku apa? Jelaskan semua ini sooyoung..” gertak appanya

“ aku..akuu….

“apa yang kau lakukan dengan sunny???” mr.lee sudah tak bersabar mendengar pengakuan dari sooyoung. “ cepat katakan lee sooyoung..

 

“jeongsonghamnidda appa..aku..aku telah melakukannya..

“aku menyetubuhinya..

Mianhae appa…sungguh aku tak ada niat dan sengaja..

“itu terjadi begitu saja..” sesal sooyoung

“APA….!!! “ mr.lee terkejut setengah mati. Dan terlebih tak percaya apa yang telah sooyoung lakukan kepada sunny. Dia jatuh terduduk. Istrinya memeganginya diiukti sooyoung. Namun tangan sooyoung dihempaskan oleh mr.lee

“ jauhkan tanganmu dari diriku..kau anak tak tahu diri. Apa yang kau lakukaaannn sooyoung`ssi..” marahnya.

“jeongsonghamnidda appa..aku salah..aku memang pantas dihukum” sesal sooyoung

“kau memang pantas dihukum sooyoung. kau biadab..” hyoyeon memukul wajah dan tubuh sooyoung. Amarahnya tak bias dibendung lagi. Sooyoung hanya diam dipukul. Karena dia pantas diperlakukan seperti itu.

Mr dan mrs.lee menangisi semua ini kenapa bisa terjadi.

 

Tiba-tiba…

 

KREEEEEKKKK…

 

Pintu kamar terbuka. Sunny berdiri dengan sekuat tenanganya. Wajahnya tampak semakin pucat. Tubuhnya lemas. Dan dia menangis.

“ Appa..Ummaa…” ucap sunny

Mr & mrs.lee, hyoyeon juga sooyoung menoleh kesumber suara. Mereka sungguh terkejut karena sunny sudah terbangun.

“SUNNY..” teriak mereka semua..

 

Sunny hanya tersenyum kecil.

“mianhae Oppa hyo..

“Mianhae appa….

“mianhae umma

Setelah mengatakan itu, tubuh sunny lemas dan terjatuh. Namun dengan sigap hyoyeon menangkap tubuhnya kemudian membawanya kedalam ruangan kembali. Namun ketika akan menangani sunny, pekerjaan hyoyeon terhenti karena sunny terbangun dan memegang tangannya .

“Oppa..berhentilah melakukan ini. Aku sudah tidak kuat oppa “ air mata sunny jatuh.

“ sunny…sudahlah..kamu harus sembuh sunny” isak hyoyeon.

“anhi…oppa..aku hanya ingin bicara dengannmu..

“Oppa..jeongsonghamnidda..aku…aku tak pantas untukmu oppa..aku..telah ternoda.

Aku….aku..” isak sunny

“sttt..aku sudah mengetahui semuanya sunny..” ucap hyoyeon.

“oppa..mianahee..jika nanti aku tak disisimu.jangan sedih…pasti ada yeoja yang lebih baik dariku yang bias membuatmu bahagia oppa” ucap sunny lemah.

“sunny..jangan begitu..aku mencintaimu sunny. Tak ada yeoja lain yang bisa menggantikanmu. Kamu tak akan pergi kemana-mana sunny. Aku mencintaimu” hyoyeon memeluk tubuh sunny erat.

“ aku juga sangat mencintaimu oppa…”balas sunny. “Tolong panggilkan orangtuaku oppa..

Kedua orangtua sunnypun masuk kesana. Setelah beberapa menit sunny meminta  ditemui dengan sooyoung. Namun hyoyeon menolaknya. Tapi setelah dibujuk sunny, akhirnya hyoyeon mengijinkan sooyoung masuk. Hanya mereka berdua disana. Sednagkan hyoyeon cemas berada diluar begitu juga dengan kedua ornag tua SooSun.

Sooyoung berdiri tak jauh dari tempat sunny tidur. Mereka diam.

Tiba-tiba sooyoung jatuh bersimpuh dan menangis.

“sunny..jeongsonghamanidda..maafkan perbuatanku..sungguh aku tak bermaksud membuat seperti ini. Aku hanya berfikir bagaimana bisa memilikimu..sungguh aku mencintaimu..aku sangat mencintaimu sunny..maafkan perbuatan bodohku..”sesal sooyoung.

 

Sunny menangis. Air matanya semakin deras. “ kenapa kamu melakukan ini?

Kau jahat sooyoung..kau tega padaku..” ucap sunny

Tiba-tiba sooyoung memeluknya erat.” Maafkan aku…maafkan aku…

“namun hyoyeon masukd dan menarik tubuh sooyoung hingga menjauh dari sunny.

“ jauhkan tubuh kotormu itu dari sunny..!!!kau tak pantas menyentuhnya” gertas hyoyeon.

Oppa..”hyoo oppa…” sunny hendak bangkit namun tiba-tiba dia merintih kesakitan .” ahh…oppa…

 

Hyoyeon segera mendekat dan memeluk sunny. “ Opp..paa..aku sudha tak kuat oppa…

“oppa…terimakasih untuk semuanya oppa..tolong maafkan aku..

“ semoga ada wanita lain yang membuatmmu bahagia oppa..

Saa..ranghaa..aee…” sunny memejamkan matanya. Tangannya terjatuh..

“hyoyeon yang telah menyadari kepergian sunny, air matanya tak bisa dibendung lagi. Hyoyeon berteriak sambil memeluk tubuh sunny. Dia tak rela sunny pergi. Namun apa daya.. Tuhan telah mengambilnya untuk selamanya.

“SUNNNY….!!!!!! Teriak hyoyeon.

Sooyoung diam menangis. Kedua orang tua sunny masuk dan sudah melihat tubuh kaku sunny.

Tak kuat melihat semua ini, mrs. Lee pingsan seketika. Sooyoung berlari sambil berteriak tak terima kepergian sunny. Sooyoung tak melihat sebuah truk lewat akhirnya tubuh sooyoung tertabrak dan terpental sejauh 8 meter. Dan seketika sooyoung tewas ditempat.

 

Dua hari kemudian…

Semua kerabat..teman-teman sunny & sooyoung juga kedua orangtuanya termasuk hyoyeon menghadiri pemakaman kedua insan itu.

Semua menangis dan terisak. Tak pernah terfikirkan akan terjadi seperti ini. Seorang yang baik telah meninggalkan mereka untuk selamanya.

Terlebih hyoyeon dan kedua orangtua soosun. Kedua anaknya telah meninggalkan mereka. Orangtua itu akan kesepian. Tak ada merawat mereka nanti jika tak bias berjalan lagi.

Sedangkan Hyoyeon, ditinggalkan kekasih yang sangat dicintai itu sangat menyakitkan. Amat sangat. Namun apa daya, dia harus menerimanya meski belum sepenuhnya mengikhlaskan sunny.

 

Ini adalah Takdir. Dan mereka harus menerima semua ini. Ikhlas ataupun tidak. Manusia akan kembali kepada sang pencipta dalam keadaan apapun.

 

 

 *** THE END ***

 

 

akhirnya selesai juga…

jadi author bisa bernapas sedikit. tinggal menyelesaikan yang satunya hehehe..mian ya lama…semoga kalian menyukai ini. author mau rehat dulu yah..!!

pay..pay…..

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~5

 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part5/+18/eveel

 

 

 

Malam menjelang. Sunny terbangun dari tidurnya karena ummanya membangunkannya.

“sunny..sunny bangun..diluar ada hyoyeon dan keluarganya.

“mwooo?? Jinnjaa??

Aaaaaaaaaa…sunny kaget dan terbangun. Ottoekkee..”sunny langsung masuk kamar mandi. Lalu keluar lagi mengambil handuk dan masuk kembali.

Ummanya hanya tersenyum melihat tinggah sunny. “ sunny setelah mandi dandan yang rapi lalu kebawah ya..? keluarga hyoyeon menunggu.”triak ummanya.

“nee ummaa..” sunny berteriak juga di dalam kamar mandi.

Setelah  satu jam berlalu sunny turun menuju ruang tamu. Disana sudah terlihat keluarga hyoyeon dan keluarganya duduk rapi disana.

“anyeonghaseo..mianhae aku terlambat” ucap sunny malu.

“waahh sunny cantik sekali ya “ ucap ny dan tn.kim

Hyoyeon hanya memandang sunny dengan takjub

“ kamshamanidda ajumma, ajushi..”sunny membungkukkan badannya dan duduk disamping ummanya.

 

Baiklah semua sudah berkumpul disini. Kita ke pokok pembicaraan langsung.

Biarkan saja anak saya yang akan menjelaskan” ucap tn.kim

“begini ajumma, ajushi.saya berniat melamar anak anda, Lee sunny untuk menjadi istri saya. Saya berharap kalian merestui kami.”ucap hyoyeon. Seketika wajah sunny memerah.

“wahh..tentus aja kami akan senang mempunya seorang menantu baik sepertimu hyo. Aku sudah lama mengenalmu. Jadi kami berdua merestui kalian saja. Bagaimana denganmu sunny??” Tanya tn.lee

“a..aku…mau appa..”ucap sunny malu-malu.

Waahhh..sebentar lagi kita akan menjadi besan. Selamat –selamat” kedua keluarga itu bahagia. Terutama hyoyeon dan sunny.

Setelah beberapa jam akhirnya pertemuan itu berakhir dan persiapan pesta penikahan akan dimulai.

 

Oh..ya chagy..sooyoung dimana? Sejak tadi dia tidak ada “ Tanya tn.lee ke istirnya.

“astagaa kenapa aku bisa lupa dimana anakku.. aku juga tak melihatnya. “ ny.lee mulai panic dan menelepon sooyoung. Namun hp-nya tak aktif.

“sudahlah mungkin dia sedang dikantor atau bersmaa temannya” ucap tn.lee menenangkan istirnya.

 

Sunny Pov

 

Sunny masih terduduk diruang tamu. Tiba-tiba dia teringat akan kejadian tadi yang dialaminya.

First Kiss-ku..”sunny memegang bibirnya.

“ ANDWEEEE….”sunny berteriak histeris. Dasar namja gila..!!.

dia tak tahu apa kalau aku ini Nuunanyaa…

Hyaaaaaaaaaa……sampai kapan aku menghadapi dia seperti itu…”sunny menjambak rambutnya seperti orang gila.” Ahhh..tapi..kalau perhatikan dia cukup.mm..lumayanlah..sayang saja dia sudah menjadi dongsaengku..

Kyaaaaaaaa…..aku ini ngomong apaan sih..

Namun tiba-tiba sunny menyadari sooyoung tak ada sejak tadi. Kemana dia? “ gumamnya.

“ahh bodo..aku tak mau bertemu dengannya. Menyebalkan. “ sunny beranjak menuju kamarnya.

 

Normal Pov.

 

Sunny….”kamu baik-baik dirumah. Jaga diri juga tolong awasi sooyoung ya” pesan  ny.lee

“nee umma..angguk sunny

“ingat baik-baik dirumah selama kami ada tugas diluar negeri. Cuma 3 hari saja nak. “ tn lee.” Oh ya..sooyoung menginap dirumah halmoninya jadi mungkin besok dia pulang.

“nee appa sanaa masuk, nanti ditinggal pesawat” sunny mendorong kedua orang tuanya masuk ke pintu masuk pesawat.

 

Setelah pesawat lepas landas, sunny kembali ke rumah.

Sunny berjalan gontai dan langsung menghempaskan tubuhnya di sofa. Wajahnya terlihat kusut.

“hh…membosankan sekali.. rumah ini sepi seperti dulu. Semua orang sibuk. Ahhh…AKU KESEPIANN….!!! “teriak sunny.

 

CLekkk….

Tiba-tiba pintu terbuka. Sooyoung melangkah masuk tanpa menoleh. Sunny hanya diam memandang sooyoung dan mengikuti langkah gerak sooyoung. Namun tiba-tiba sooyoung berhenti melangkah dan menoleh kearah sunny. Sunnypun gelagapan dan terlambat untuk memalingkan wajahnya. Terpaksa saling pandang.

 

Sunny Pov

 

Whutt….dia melihatku…iahsss…ketahuan kalo aku melihatnya terus dari tadi. Ahh terpaksa aku menatapnya.

Ehh…matanya terihat sayu. What happen with him?” gumamku.

Aku mencoba mendekatinya. “ sooyoung..kamu sakit “ aku menempelkan tanganku kedahinya. “ panas sekali, kamu sakit sooyoung “ ucapku cemas

Namun dia hanya diam menatapku. Apa yang terjadi dengannya sampai-sampai dia terlihat seperti itu.

namun tiba-tiba sooyoung terjatuh pingsan.

 

Normal Pov

 

Tiba – tiba sooyoung pingsan. “Sooyoung..sooyoung..” sunny cemas dan mengguncang-gungcangkan bahunya, namun sooyoung diam.

“astagaa badannya panas sekali.

 

Sunny membawa sooyoung ke kamarnya dibantu pembantunya. Sunny mengompres sooyoung dan membuatkannya bubur. Sunny merawat sooyoung sebagaimana seorang kakak merawat adiknya.

Tak terasa saking kecapeannya sunny sampai tertidur disamping sooyoung. Sore menjelang sooyoung akhirnya terbangun.

“sooyoung membuka matanya dan melihat sunny tertidur disampingnya. Sooyoung bangun dan memandang wajah sunny.

“seandainya aku bukan adikmu, mungkin aku dan kamu sudah menjadi sepasang suami istri yang bahagia mungkin “ batinnya.

 

Sooyoung membelai wajah sunny. Ingin sekali dia memeluk dengan erat nuunanya itu. Orang yang dia sangat cintai.

“nngggg..” sunny menggeliat dna akhirnya membuka kedua matanya.

“sooyoung..kau sudah bangun. Bagaimana keadaanmu” ucap sunny dan memeriksa dahinya.

Sooyoung tersenyum dan memegang tangan sunny yang menempel didahinya.

“aku tak apa-apa sunny”

“Ya..panggil aku nuunaa…jika nanti aku nikah kau tak akan melihatku lagi “ sunny menjulurkan lidahnya  ke sooyoung

“Ya…kau tak boleh menikah selain denganku “ ancam sooyoung

“heyy..kau masih sakit. Dasar nglantur. Sudah makan sana ada mie sedap O.o

(ga gtu juga kale skrripnya)

Sudah makan aku sudah buatkan bubur untukmu. “sunny menyuapi sooyoung makanan sampai habis. Dan sekarang kau istirahatlah. Aku tak bisa menemanimu. Aku ada kencan dengan hyoyeon Oppa “ bisik sunny dan tersenyum meninggalkan sooyoung.

“lihatlah nanti nuuna, aku tak akan membiarkan pernikahanmu dengannya terjadi “ gumam sooyoung.

 

Beberapa hari kemudian

 

Pasangan hyosun sedang menyiapkan surat undangan dirumah sunny. Tampak kebahagiaan menyertai mereka.

“ oppa..apa semua sudah siap?” Tanya sunny

“mm…kurang lebih sudah bunny. Catering, tempatnya, pakaian dll sudah hanya ini saja yang belum bukan??” hyoyeon menggoda calon istrinya.

Waja sunny memerah karena ulah hyoyeon. “ ahh oppaa..jangan menggodaku teruss

“hehehe mianhae sunny. Aku suka menggodamu “ hyoyeon nyengir

“oh ya oppa semua teman kita sudah tercantum disini??” sunny menunjukkan kertas catatan

“mm..aku kira sudah kok bunny. Besok kita akan menyebarkan undangan ini.

“baiklah oppa hehehe “ sunny nyengir. Sejenak mereka bercanda sambil mengisi nama di kartu undangan

 

Kesenangan mereka terganggu karena ulah sooyoung. (lagi lagi dah =,=)

“nuunaaa..temenin aku yuk keluar” sooyoung mengeluarkan aegyonya

“ishh..aku jadi ingin mutah. Hentikan aegyo burukmu itu “ sindir sunny

“ okay..okay..temenin aku” sooyoung bertingkah lagi

“ya…!! Kau tak lihat aku sedang sibuk??” kesal sunny

“ tidak.Cuma menulis saja sibuk” jawab sooyoung enteng

“haishhh..what happen this kid??” gumam sunny

“ayoolahh ..lagian hyoyeon hyung ga akan keberatan kan?” sooyoung menekankan kata” keberatan dan melirik hyoyeon seraya menarik lengan sunny

“Ya..kau kira ini main-main huh?sunny kesal dan melepaskan tanganya dari sooyoung“ sunny tak mau ditarik olehnya.

Ayolah nuunaaa” sooyoung menarik sunny kembali.

“Ya…!!! Aku bilang tak mau..aku sibuk..” sunny berusaha berontak

“ Lee Sooyoung “ teriak hyoyeon dan langsung berdiri dan langsung melepaskan tangan sunny darinya.

sooyoung menatap hyoyeon dengan tatapan marah. Mereka berdua saling tatap satu sama lain. Sunnypun ikut menatap mereka dan akhirnya memisahkan mereka.

“Oppa sudahlah ayo kita melanjutkan pekerjaan kita lagi “ sunny menarik tangan hyoyeon. Namun mata hyoyeon menatap tajam menatap sooyoung.

“sooyoung hanya tersenyum sinis dan pergi dari rumah. Tangannya dia kepalkan dan wajahmu menunjukan ekspresi marah.

 

YoonHyun…..

 

Oppa..apa ini sudah dipikirkan matang-matang? Apa kita tidak terlalu cepat memutuskan ini???” seohyun tampak cemas.

“kenapa seperti itu? Bukankah orangtua kita sudah setuju?” yoona menatap seohyun dengan tenang.

“mm…aku..aku gugup oppa” terlihat kecemasan diwajah seohyun.

“ nee..tak apa..ini memang tak mudah. Tapi bukankah kita saling mencintai hyunie?

Dan juga bukankah hal ini yangs angat kita nantikan?

Apa kamu tak mau menikah denganku dan menjadi istriku??” ucap yoona

“aniyaa oppa..aku sangat-sangat ingin, aku Cuma gugup” seohyun menundukan kepalanya.

Yoona tersenyum dan mengangkat dagu seohyun dengan tangannya.” Gugup itu wajar. Nanti kamu akan biasa-biasa saja kok. Aku jamin “ yoona mengedipkan matanya ke seohyun.

Seketika wajah seohyun memerah dan malu.” Nee…oppa..aku ingin oppa selalu berada disisiku

“ tentu hyunie sayang, kamu dan aku sebentar lagi akan menjadi sah. Jadi tak sedetikpun aku akan meninggalkanmu dan tak seorangpun aku biarkan menyakitipun chagy “ yoona menatap wajah seohyun.

“jinjja oppa??” seohyun  berbinar-binar.

Yoona menganggukkan kepalanya dan tersenyum kepada calon istrinya. Kemudian membelai rambut seohyun. “ dengarkan aku chagy. Aku mencintaimu,,sangat mencintaimu. Tak ada yang bisamemisahkan kita. Tak ada kata-kata yang bisa uungkapkan lagi selain aku mencintaimu hyunie..

Yoona menatap mata seohyun lekat-lekat. Begitu juga dengan seohyun. Dia terharu atas apa yang diungkapkan yoona.

Perlahan-lahan Yoona mendekatkan wajahnya ke wajah Seohyun.

“Saranghae Seohyun~naa…”ucap Yoona

 

Yoona perlahan bibir yoona mencium bibir seohyun dengan lembut. Sesekali Yoona menggigit lembut bibir seohyun. Seohyun hanya diam menerima perlakuan seobangnya itu. Tangan seohyun memeluk erat tubuh yoona. Perlahan tapi pasti  lidah yoona menelusup masuk kedalam mulut seohyun dan bermain-main dengan lidah seohyun. Seohyunpun membalas perlakuan seobangnya itu dan makin mempererat dekapannya. Setelah lama beradu mulut, akhirnya mereka melepaskan ciuman mereka dan menghirup udara segar kembali.

 

“ gomaweo chagy. Saranghaeyo “ yoona memeluk seohyun dengan erat. Begitupun dengan seohyun, memluk tubuh yoona dengan penuh kasih.

————————————————————————————————–

 

Tiga hari menjelang pernikahan HyoSun dilaksanakan, semua tampak sibuk menyiapkan segala kelengkapan. Dan rasa gugup selalu menghantui perasaan Sunny. Namun dia bisa menghilangkan sejenak dengan beraktiftas. Sebentar lagi dia akan menjadi istri seorang dokter muda yang penuh bakat. Namun disaat yang sama juga, Sooyoung tak pernah pulang kerumah sejak tiga hari yang lalu. Orangtua mereka tampak tak mengerti dengan sikap sooyoung akhir-akhir ini.

Selalu pulang larut dan bahkan tak pulang sama sekali. Dan sunnypun juga. Hingga akhirnya suatu malam ketika orangtua sunny dan sooyoung pergi kerumah orangtua mereka untuk menginap, dan sunny hanya tinggal dirumah sendirian. Tiba-tiba pintu rumah terbuka lebar dan dengan keras. Sesosok namja yang sunny dan orangtuanya nantikan datang dengan keadaan mabuk dan berantakan. Sunny yang melihat sangat terkejut dan langsung menghampirinya.

 

 

TBC……..

apakah yang akan terjadi? lihat saja nanti yah

hahahahaha *Evil laugh*

see..yaaa my friendss..

thanks for your support…^___^

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~4


A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part4/+18/eveel

 

Tak seorangpun tahu sebenarnya Sooyoung sangat mencintai dan menyayangi nuunanya sendiri, Sunny.

Bukan perasaan adik ke kakak tapi perasaan namja ke seorang Yoeja. Itulah alas an kenapa sooyoung selalu mengganggu kencan sunny dengan hyoyeon atau namja lain tidak boleh mendekatinya.

Namun sunny tidak tahu hal itu dan siapapun juga. Karena sooyoung sangat pandai menyembunyikannya dari semua orang. Apa lagi dengan sifat dan kelakuannya itu. Siapa yang tahu bagaimana dia sebenarnya.

Sooyoung berkeliling kelas dan tempat disekolah setelah kelas usai. Sepertinya dia mencari sesuatu.

“ Yul Kau tahu dimana sunny” ucapnya

“ tuh diaa “ yuri menunjuk kerah ornag yang dimaksud.

Sunny sedang bersama pasangan Taeny, seohyun dan Hyoyeon.

Sooyoungpun berlari menghampiri sunny.

“nuuna ayo kita pulang” ajak sooyoung.

“ aku tak mauu..kau mengganggu saja. Aku akan pulang sama mereka” tolak sunny

“ Ya..nunnaa pulang sekarang.. appa menyuruhku pulang denganmu” sooyoung mulai tak sabar.

“ishhh ,,kau bilang tak mau..” sunny kesal dengan sooyoung

“ baiklah kalau begitu. Tiba-tiba sooyoung menggendong sunny dan membawanya.

“Ya..Sooyoung turunkan aku…!!” sunny memukul punggung sooyoung. Semua siswa melihat dan hanya heran. Sahabat sunny juga hanya diam tak bisa mencegah.karena mereka tahu bagaimana sooyoung itu.

“ sooyoung turunkan aku sekarang..!!! “ teriak sunny

Sooyoung tidak menjawab dan langsung memasukan suny ke mobil lalu pulang kerumah.

Sesampai dirumah sunny langsung turun dan membanting pintu mobil dengan keras.

Sooyoung hanya tersenyum melihat kelakuan sunny.

“ nuuna..tunggu aku,,,” teriak sooyoung

“sunny tak menjawab karena kesal dengan sooyoung.

“ nuunaa..” sooyoung menarik dan memgang tangan sunny erat

“ishh apaan kamu.. kenapa berbuat seenaknya denganku..” kesal sunny

“ mm…kenapa? Aku suka “ sooyoung hanya nyengir

“ lihatlah wajah menyebalkanmu itu.”

“ kenapa? Wajahku tampan?? “ sooyoung mendekatkan wajahnya kesunny dan tersenyum,. “ tampankah nuuna?


ishh,,kau aneh..” sunny kelihatan gelagapan.” Sana menjauh..” sunny pergi menuju kamarnya.

“you are will be mine nuuna” batin sooyoung dan tersenyum evil.

“kau merasa aneh dengan hubungan sooyoung dan sunny yul hyung?? Ucap yoona

“mm..aneh bagaimana Yoong?” heran yul

“ sooyoung menatap sunny seperti ada sesuatu. Tatapannya berbeda. Sikapnya juga’ jelas yoona

“mm..aku rasa iya..tak mungkin kan kalau yoongie suka dengan nuunanya sendiri” yuri kelihatan berfikir.

“ iya sih hyung, tapi yang jelas aku merasa aneh dengan sikapnya akhir-akhir ini setelah mengenal sunny nuuna” tambah yoona

“ sudahlah biarkan saja apa maunya. Kau tahu sooyoung kan??

“hh..ohh ya..bagaimana hubunganmu dengan jessica nuuna?? “ tanya yoona

“mm..baik hehe..dia cantik dan aku rasa aku mulai sangat mencintainya “ yuri nyengir

“wahh…setelah lulus nanti lamarlah dia. Jangan sampai namja lain mendahuluimu” goda yoona

“ hahaha…itu yang akan aku lakukan yoong” yuri tertawa puas.” Bagaimana denganmu??dengan yoeja itu “ yuri merapatkan matanya dan menyenggol tangan yoona

“hehhe,,itu hyung “ yoona menggaruk kepalanya.” Aku sudah menembaknya. Tapi, dia bilang setelah lulus kuliah baru bisa. Aku juga akan menunggunya. Dia wanita yang mempesona “ yoona mulai menghayal wajah seohyun.

“setelah kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Aku akan melamarnya “ ujar yuri dengan mantap

“ aku juga hyung…” tambah yoona dengan semangat.

Beberapa bulan kemudian pesta kelulusan di Seoul University dilaksanakan.

Yuri, Jessica, Sunny, Sooyoung dan Yoona bekerja diperusahaan ayahnya. Taeyeon bekerja sebagai arsitek, cita-citanya sejak dulu tercapai. Hyoyeon menyandang gelar dokter dan bekerja disebuah rumah sakit terkenal si korea.

Tiffany membuka dan menjalankan sebuah butik. Seohyun  menjalankan bisnis restorant keluarganya.

Semua telah mendapatkan impian dan jalan masing-masing. Walaupun sibuk bekerja mereka semua masih sempat untuk bertemu. Sesekali berbincang-bincang melepas kerinduan.

SooSun Home…

Sunny baru pulang dari kantor. Wajahnya terlihat capek. Namun dia teringat akan sesuatu hal. “ Ya ampun hari ini ulangtahun umma..kenapa bias lupa..aku harus bagimana ya??

Hemm,,,aku akan buatkan dia kejutan.” Gumam sunny dan langsung mengganti bajunya.

 

Didapur sunny mempersiapkan semua bahan yang akan digunakan untuk membuat kue ulang tahun dan beberapa masakan. Sunny sibuk mempersiapkan semuanya. Tak beberapa lama sooyoung pulang dari kantor dan tak sengaja melihat Sunny di dapur. Karena penasaran sooyoung menghampiri sunny kedapur.

“ Sunny Nuuna lagi ngapain kamu?? Sepertinya sibuk sekali “ sooyoung penasaran.

“wae?? Tak ingatkah kamu hari ini hari apa?? “ sunny menjawab tanpa menoleh ke sooyoung.

“umm,,,hari selasa bukan?? “ sooyoung masang tampang bloonnya.

“ini hari ulang tahun umma..kau sebagai anaknya tak tahu “ sunny masih sibuk dengan pekerjaannya.

“oh..yaa..astaga aku sampai lupa..nuuna aku Bantu yah” ucap sooyoung

“andwee…nanti km merusak semuanya “

“yayaya,,nuunaa jebal..ya?? “sooyoung mendekatkan mukanya kearah sunny.

Ketika sunny menoleh keraah sooyoung….

Deg,,,,,,

Tatapan mereka bertemu..

Saling diam dan memandang..sunny mengedipkan matamnya beberapa kali.

Lalu…hyaaaaaaa…..

Sunny menjauhkan dirinya dari sooyoung..”Ya..apa yang kamu lakukan haaa??

“aku tak melakukan apapun. “ jawab sooyoung dengan santai.

“ishh,,kau…sana pergi mengganggu saja “ sunny kesal dan kembali melanjutkan pekerjaannya.

“ andwee..pokoknya aku mau Bantu dulu. Kalau tidak aku akan mengganggumu “ sooyoung melipat kedua tangannya didada.

“arraseyo..arraseyo…lagian aku juga lagi butuh tenaga..sana ganti bajumu..

Sooyoungpun berlari kekamar dan dengan cepat sudah mengganti bajunya.

“sunny yang mana mau dibantu?? Ujar sooyoung

“ya..cepat sekali kau..ehh,,apa? Kau memanggilku sunny tadi?? Tatap sunny

“ umm,,iya,,bukankah itu namamu? Ujar sooyoung santai

“heh..tak hormat kau. Aku lebih gede darimu panggil aku nuuna” ujar sunny

“andweee..aku tak mau,,sudah cukup memanggilmu nuuna..” tolak sooyoung

“ishh terserah..nihhh rasakan” sunny melempar tepung kemuka sooyoung. Alhasil muka sooyoung jadi penuh dengan tepung.

“ya…sunny~ahh..” sooyoung membalas perlakuan sunny.

Beberapa menit dapur berantakan.

“ hey lihat kerjaanmu..dapur berantakan dan belum satupun selesai. Sudah sekarang selesaikan sebelum umma datang..ujar sunny

Merekapun menyelesaikan pekerjaannya. Kue dan masakanpun selesai dalam beberapa jam.

“ahh,,cape..tinggal mengatur pesta kejutan buat umma..”kajja soo..kita rapikan ini semua setelah itu kita menata ini semua dan mandi. Setelah itu terakhir sambutan buat umma..” sunny bergegas akan mandi setelah membereskan semuanya.

 

“sunny..” sooyoung menggenggam tangan sunny kemudian menariknya kepelukan sunny. “ gomaweo buat semuanya nuuna..

Chuu..~

“sooyoung mencium pipi sunny. Alhasil sunny kaget dan diam. Sooyoung meninggalkan sunny yang terdiam dan meninggalkan sunny dengan senyum penuh arti.

 

YulSIc….

 

Sicababy..”panggil yuri

“Nee seobang..what happen?” Jessica menoleh dan duduk di sebelah yuri

“ aku sudah mendapatkan pekerjaan yang layak. Dan aku sudah berubah sekarang sica.”jelas yuri.

“lalu apa yul”? Jessica benar-benar tak mengerti dengan omongan yuri.

“aku mencintaimu Jung Jessica. Dan selamanya akan mencintaimu. Aku akan buktikan dan aku tak akan berbicara apa-apa. Aku mencintaimu sampai aku tak bernyawa lagi.

Yuri berlutut dihadapan Jessica dan mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah. Dan membukanya. Sebuah cincin terselip didalamnya.

“Jung Jessica..Would You Marry Me?? “ yuri menatap Jessica berharap mendapat jawaban yang pasti.

“ Yuri~ahh..” Jessica menetskan air matanya.

“ Sica..kenapa kamu menangis? Apa aku salah?? “ yuri cemas.

Jessica hanya mengggelengkan kepala. “ aku terharu Yul. Aku juga mencintaimu.

“lalu…” yuri menunggu jawaban Jessica.

“Yes I Do Kwon Yuri. I Can Be Your Wife..” ucap Jessica berkaca-kaca.

“JinjjaA?? “ yuri kaget.

“ ne..Kwon Yuri..

“Hyaaaaaaa…..Gomapta Jung Soyeon.” Yuri Memeluk Tubuh Jessica dengan erat.

“ Yul..aku bisa mati kehabisan nafas nanti “ ujar Jessica

“Ah Maafkan aku sicababy..aku terlalu senang. Terimakasih.. aku akan menjagamu semampuku. “ yuri tersenyum dan memandangi calon istirnya.

“Saranghae Jung Jessica..” yuri mendekatkan wajahnya kewajah Jessica. Semakin lama semakin dekat hingga tak ada jarak lagi diantara mereka.

Malam yang indah bagi pasangan YulSic itu…

Sunny duduk manis diruang tamu. Wajahnya menyiratkan kalalu dia sangat senang hari ini. Senyum-senyum terus dan tak tahu membayangkan apa..

“heh…kau sudah gila nun…” sooyoung membuyarkan segala lamunannya.

“heh..untung aku tak jantungan. Kalau iya aku bisa mati. “ sunny kesal

“jangan marah-marah gtu dunk sunny nuuna..jelek.. hehee..habisnya dari tadi senyum-senyum terus, kenapa? “sooyoung penasaran.

“umm,,,itu..sunny tersenyum kembali.

“sepertinya kamu sudah gila “ asal sooyoung.

“Ya..aku tak gila…” teriak sunny

“terus apa??

Tadi hyoyeon oppa melamarku.. nanti malam dia akan datang kesini bersama orang tuanya. Waaa..dia ternyata romantis sekali “ ujar sunny penuh arti.

Seketika wajah sooyoung berubah 180°.matanya berubah tajam. Dan ada emosi yang besar didalamnya. “ kau tak boleh menikah dengannya.” Ucap sooyoung

“Ya,,,kenapa tidak? Aku dan dia saling mencintai. Apa hubungannya denganmu “ sunny tiba-tiba kesal dengan ucapan sooyoung.

“pokoknya tidak boleh..” bentak sooyoung dan kemudian beranjak pergi.

Sunny mengikuti sooyoung. “ hey,,apa mksdmu hah? Terserah aku mau menikah dengan siapa. Bukan urusanmu “ teriak sunny.

Mendengar teriakan sunny, sooyoung menghentikan langkah kakinya dan berbarik menuju sunny.

“kau mau tahu kenapa aku tak suka kau dengan namja lain?? Hanya aku yang boleh memilikimu Sunny.

“apa?? Kauu gila..kau dongsaengku “ sunny kaget dengan perkataan sooyoung. Terlihat raut wajah sooyoung yang hanya memandang lekat sunny.

“ ya,,aku memang gila..gila karenamu sunny..aku mencintaimu sunny “dengan tatapan tajam sooyoung menatap sunny lekat-lekat.

“APA….!!!!..

Kau,,,”sunny tampak tidak menerima kenyataan dari mulut sooyoung. Berharap ini mimpi. Tapi sayangnya ini kenyataan.

“ kenapa Lee Sunny?? “ sooyoung mendekat kearahnya.

“ya..hentikan langkahmu..kau bukan sooyoung” sunny berjalan mundur

“aku sooyoung. Tapi bukan sooyoung sebagai adikmu. Sooyoung tetap melangkah.

“hey b..berhenti…” sunny mundur, namun terhenti ketika tembok menghentikannya. Sunny semakin panik. Dia pasrah.

“sunny..kau tahu..aku sangat mencintaimu sejak dulu. Namun sayang orantgtua kita menikah. Tapi aku akan tetap sengan pendirianmu. Hanya aku yang boleh menikahimu.

“ Sooyoung..kaau..”sebelum sempat sunny menyelesaikan kata-katanya, sooyoung lebih dulu membungkap bibir sunny dengan bibirnya..

OMG…Sooyoung mencium sunny..

Sunny kaget setengah mati. Dia hanya diam dan mengedipkan matanya berulang kali..naum beberapa detik kemudian..

“Hyaaaaaaaaaaaaaa….Choi Soyoung..apa yang kamu lakukan,,,,!!!” sunny berteriak dan menangis.” Aku membencimu…” sunny berlari kedalam kamar sambil menangis.

Sunny menangis didalam kamarnya. Sampai-sampai dia tertidur saking lelahnya menangis.

 

 

sebelumnya maav buat readers semua karena aku postiing kependekan.

bener deh aku ga tw itu pendek..hehehe..

maklum aku pendek..*apadah*

terimakasih atas semuanya..:D

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~3


 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part3/+18/eveel

 

 

 

Beberapa hari telah berlalu, setelah pesta pernikahan orang tua mereka, Sunny dan sooyoung makin dekat tapi dekat karena seringnya bertengkar dan umma menyuruh sunny untuk menjaga sooyoung.

“ hhhh…kalau bukan karena umma, aku tak akan mengurusinya” dengus sunny kesal.

“Sunnyy,,,sunny,,sooyoung berantem lagi. Kamu harus lihat dihalaman sekolah “ ujar Jessica yang ngosh-ngoshan sehabis berlari.

“arghh anak itu membuat masalah lagi.

Beberapa hari yang lalu tawuran, terus membolos sekarang malah disekolah bikin keributan. Benar-benar menyebalkan.

 

Sunny berlari kearaa keributan yang dibuat sooyoung. Semua mahasiswa melihat adegan tersebut. Bukannya melerai tapi malah menonton =,=

Sunny menerobos kerumunan orang dan melihat kelakuan dongsaengnya itu.

“Yaa ..Lee Sooyoung…”teriak sunny alhasil semua anak diam dan melihat padanya.

Bubar semuaaa…kenapa masih disini” pekik sunny

“semua siswa bubar dan kecewa tidak melihat tontonan gratis.

Sunny mendekat kerah sooyoung dan langsung menjewer kupingnya.

“Lee Sooyoung..apa-apaan ini…tidak kapok dirimu?? Sekarang ikut aku…” sunny menjewer kuping sooyoung. “ dan kalian,,,bubarrr..kalau tidak akan kusate kalian “ ancam sunny ke siswa yang diajak sooyoung berantem. Alhasil siswa itu lari ketakutan.

 

“aduhh Nuunaa…lepass…kalau tidakk..” sooyoung memegang kupingnya yang dijewer sunny.

“kalau tidak apa? Kau tidak kasihan kepada umma dan appa huh? Dasar anak kurang ajar “ pulang,,ikut aku..menyebalkan kamu…” sunny membawa sooyoung pulang kerumah dengan kesal.

 

“ teman-temannya hanya bisa menggelengkan kepala. Kebiasaa mereka seerti itu. Kalau tidak sekolah tidak rame.

 

Sesampai dirumah sunny menyeret sooyoung sambil menjewer telingannya dna kebetulan orangtua mereka ada dirumah

“ sunny apa yang kamu lakukan sama sooyoung” ucap tn.lee

“lihat umma kelakuan sooyoung.. tidak disekolah atau diluar kerjaannya buat keributan terus. Arhghhhh…”sunny kemudian pergi meninggalkan mereka dan beralih kekamarnya.

 

“Ya..Sooyoung..apa lagi yang kamu lakukan huh. Sampai-sampai nuunamu marah seperti itu?? “ Tanya ny.lee

“sooyoung..kamu berbuat apa lagi? Kamu sudah dewasa seharusnya kamu ubah sikapnya yang seperti itu. Stop become bad boys sooyoung” ujar tn.lee

Sooyoung hanya nyengir. Dasar sooyoung…=,=

 

Saat makan malam….

 

“ chagi..sunny dimana??” Tanya tn.lee kepada istrinya.

“ahh tadi dia baru saja membantuku memasak. Tapi mungkin dia dikamar.

“Ya..sooyoung..panggil nuunamu sekarang. Kita akan makan bersama “ tn.lee menyuruh sooyoung memanggil sunny.

“Arraseyo Appa “ sooyoung bangkit dan berjalan menujur kamar sunny.

Setelah sampai didepan kamar sunny, sooyoung berdiam diri dan menyandarkan dirinya disamping pintu. Sooyoung melihat sunny menyanyi dan menggerakan sedikit badannya.

 

 

Just Let It Rain..

Let it Rain..

Let It rain…

 

Dengan menggerakan tangannya sambil menghadap kaca sunny menyanyi seakan dia sedang berada diatas panggung.

Sooyoung yang melihat tersenyum dan melipat kedua tangannya.

“ sampai kapan kau akan bernyanyi seperti itu? Suaramu jelek sekali. Lihats aja dancemu? Payah “ ejek sooyoung

“ mwooo?? “ sunny terkejut melihat sooyoung yang sudah ada didepan pintu dan seketika menghentikan aktifitasnya. “ sejak kapan kau disitu?? Sunny menajamkan matanya.

“sejak kau bertindak bodoh seperti itu “ kau dipanggil appa untuk turun karena kita akan makan bersama “ ucap sooyoung.” Tapi lumayan juga dirimu “ sooyoung beranjak pergi.
”ishh..menyebalkan. memangnya dia siapa? Sok tahu “ sunny mengerutu dan kemudian beranjak turun.

Semuapun sekarang duduk rapi dimeja makan.

“ selamat makaaannn “ koor sooyoung dan langsung melahap makanannya.

Sunny melihat cara sooyoung makan, tidak jadi makan dan hanya memandang aneh sooyoung. Kedua orangtuanya merasa biasa.mungkin mereka sudah terbiasa dan sunny yang jarang makan bersama dengan keluarga barunya itu.

“sunny..kenapa piringmu kosong? Apa kamu tidak mau makan??” ny.lee bingung melihat piring sunny kosong.

Sunny menatap sooyoung dengan makannya seperti orang kelaparan seminggu hingga ucapan umma barunya itu dia tak mendengar.

“Sunny…Lee Sunny..”Koor tn.lee

“ehh,.appa..wae??sunny tersadar oleh teriakan appanya.

“kamu kenapa??”Tanya appanya

“ahh aniya..itu…”sunny menunjuk sooyoung yang sedang makan dengan lahap.

Appanya hanya tertawa.”kamu baru pertama melihatnya jadi heran. Biasakanlah dia memang seperti itu.

“heh,,,tiang…kau berapa hari tak makan?? Sampai-sampai makanmu seperti itu huhh “ sunny heran melihatnya.

“waeyo?? Kau suka dengan cara makanku??” goda sooyoung.

“isshhh.,,,kau aneh..” ketus sunny.

 

 

♥♥♥…YoonHyun….♥♥♥

 

 

Seohyun berjalan kaki menuju rumahnya karena tidak ada yang menjemputnya. Dikegelapan malam dengan rasa takut-takut berjalan. Langkahnya makin dipercepat

Namun tiga orang preman telah menghadangkan.

“ hey cantik..kenapa sendirian malam-malam ditengah jalan??” goda preman berbadan tinggi.

“m..miaanhaee..saya..mau pulang “ seohyun ketakutan dan gugup.

“ nanti saja pulangnya manis..ikutlah dengan kami..

“ yoii coii..kita bersenang-senang “ preman berbadan gemuk lalu mendekati seohyun dan memegang tangannya.

“tolong..jangan ganggu aku, aku mau pulang.”seohyun mulai merasa dirinya akan dalam bahaya.

“disini sepi. Tidak ada yang akan menolongmu”

Tiba-tiba…

 

“heh..lepaskan yoeja itu..”teriak seorang namja.

“Yoong Oppaa” batin seohyun.

“hey..anak ingusan tak usah ikut campur. Sana pulang ummamu nanti mencarimu” ledek salah satu preman tersebut.

 

Brukkkk…Brakkk…

“Yoona memukul dan menendang preman itu sampai jatuh tersungkur. Perkelahianpun tak terelakkan lagi. Saling memukul dan menendang.

“Yoong Oppa…awaasss…” teriak Seohyun

“Brukkk..Yoona berhasil mendapat pukulan keras diwajahnya hingga bibirnya mengeluarkan darah. Namun yoona dengan cepat berhasil membuat preman-preman itu kabur ketakutan.

Seohyun menghampiri Yoona “ oppa gwechana??

“ahh..nee…aku tidak apa-apa..kamu bagaimana? Kenapa bias semalam ini masih berada dijalan?? Untung saja aku lewat. Kalau tidak bagaimana nasibmu sekarang.”ucap yoona.

“jeongmal kamsahmnidda oppa sudah menolongku. Aku baru pulang dari Bimbel dan tak ada yang menjemputku. Sekali lagi kamsahamnidda oppa “ seohyun membungkukkan badannya.

“ahh arraseo..tak apa. Oh ya..kamu tahu dari mana namaku?”” yoona sedikit kaget.

“siapa yang tak kenal kamu, sooyoung oppa dan yul oppa. Namja paling suka buat keributan “ goda seohyun.

“omoo,.aku bukan suka keributan. Aku ini orang baik. Cumin aku tidak suka diatur makanya aku berontak “ ujar yoona malu.” Siapa namamu? Anyeonghaseo Im Yoona Imnidda “ yoona membungkukkan badannya.

“anyeonghaseo..choneun Seohyun Imnidda. Bangapseumnidda oppa” ujar seohyun sambil membungkukkan badannya.

“ahh seohyun..aku panggil hyunie saja bagaimana?
”umm…baiklah.sekali lagi terimakasih oppa…”ujar seohyun.

“nee aku antar kamu pulang sampai kerumah dengan selamat”pinta yoona.

YoonHyun-pun pulang bersama…

 

 

 

Sejak kejadian malam itu Yoona dan Seohyun menjadi akrab. Bahkan yoona sudah berubah menjadi anak baik dan penurut. Tidak lagi suka berantem dan melakukan hal-hal bodoh.

 

Begitu juga dengan pasangan Yulsic. Setelah susah payah Yuri membuktikan dirinya itu benar-benar berubah, Jessica akhirnya percaya dengannya. Dan bisa akrab layaknya seorang teman.

 

Kakak beradik ini entah kenapa terlihat aneh.

Setiap sunny dengan hyoyeon, sooyoungs elalu menggganggunya. Bahkan ketika akan heemm,,ciuman, tiba-tiba sooyoung mengacaukan semuanya.

 

“ Ya..Sooyoung..kenapa kau selalu mengganggu kencanku dengan hyo Oppa..” sunny kesal dengan sooyoung.

“aku tidak suka kamu dengan dia. Tidak sukaaa “ teriak sooyoung.

“wae??apa kau dengan dia ada masalah hah?

“tidak..kenapa? pokoknya aku tidak suka” sooyoung mendekat dan menatap sunny tajam

“hehh…jangan mendekat.” Sunny mundur perlahan-lahan sampai tembok menghentikannya.

 

Sooyoung menaruh tangannya ditembok dan menopang tubuhnya. “ aku tak suka dia denganmu. Kau tau dia tak cocok denganmu” bisik sooyoung.

“ heh..itu bukan urusanmu tau…”sunny gugup

“hey jelas itu urusanku karena kau nuunaku

“hey itu bukan alasan yang tepat “sunny mulai kesal dengan perlakuan sooyoung.

“apa?? Hentikan hubunganmu dengannya. Kalau tidak..” ancam sooyoung

“kalau tidak apa hah??” teriak sunny

“ lihat saja nanti..” sooyoung pergi meninggalkan sunny.

“heyy apa yang kau lakukan youngiee “ teriak sunny

sooyoung hanya tersenyum kearah sunny dan membuat sunny bingung. “ tumben dia tersenyum seperti itu? Rasanya aneh sekali, seperti bukan dia. Dasar aneh “ batinnya.

 

 

jika ada yang tak berkenan tolong tell me.. ^^

pay..pay..

 

WUzzzzzzzzzzzz……!!!!!!!!!!

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~2

 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part2/+18/eveel

 

“Ka..kau…” teriak Sunny seketika melihat namja yang sedang duduk didepannya.

“ehhh kamu sudah mengenalnya sunny?” Tanya tn.lee

“aa…aany..aku tidak kenal dengannya Appa “ sunny duduk dan berusaha menenangkan diri. Disaat itu Namja itu menatapnya dengan evil smilenya.

“ Sunny…kenalkan ini calon Umma dan Calon Dongsaengmu..” tn.lee memperkenalkan calon keluarga barunya ke anak kesayangannya.

Anyeong sunny, mrs. Choi imniida dan ini Anak saya Choi Sooyoung “ wanita itu memperkenalkan dirinya dengan anaknya..

“ Anyeonghaseo Nuuna..Choneun Choi Sooyoung Imnidda. Panggil saja Sooyoung.. bangapseumnidda Nuunaa “ sooyoung membungkukkan badannya kemudian bberdiri tegap lagi dan menatap sunny dengan evil smilenya.

Sunny Pov

Ishh,,kenapa harus dia sih jadi bagian dari hidup aku.

Kesel sumpah. Dunia sempit banget sih.!!. mimpi apa aku semalam mendapat dongsaeng seperti dia. Bisa-bisa hidupku kacau.

Apa kata sahabat-sahabatku nanti??

OMG,,aku ga bisa bayangin,,arghh,,,apa yang sebenarnya ada dipikirannya??

“ aku harus lebih berhati-hati dengannya. Ok..Choi Sooyoung, Welcome To The Hell…

Normal Pov

Anyeonghase Lee Sunny Imnidda..Bangapseumnidda Ajumma..Sooyoung “ ucap sunny dan matanya tak lepas dari pandangan mata sooyoung. Seakan ada suatu pembicaran dan perdebatan antara mereka.

Sunny kemudian duduk disamping Appanya.

“ oh ya..bukankah kalian kuliah ditempat yang sama?” Tanya umma sooyoung.

“ jinjja?? Aku kurang tahu ajumma..aku hanya memikirkan kuliah dan sahabatku saja “ ujar sunny dan menatap sooyoung dengan jutek.

“ omo…jinjja? Aku kira kenal “ ujar mrs.choi kaget.

Setelah membicarakan urusan pernikahan mereka. Akhirnya dengan terpaksa Sunny menyetujuinya. Dan akan melihat bagaimana sikap mereka nantinya. Walau dia sangat kesal kenapa harus choi sooyoung?? Menyebalkan “ rutukknya dalam hati.

“ ohh..ya..karena ini sudah terlalu malam, bagaimana kalau kalian menginap disini? Dan besok aku akan mengantar kalian pulang “ ujar tn.lee.

“What?? APA?? Menginap Appa??? “ sunny kaget dan langsung berdiri.

‘Kenapa bunny?? Kasihan mereka, ini sudah malam. Apa kamu tega?” ujar tn.lee

“ tidak usah lee..lebih baik kita pulang saja tidak enak. Lagipula jika sunny tak mengijinkan tidak apa-apa “ ujar mrs.choi.

“aa.ani..aniya ajumma bukan begitu.aku.aku hanyaa..” hhh,,sudahlah terserah appa saja. Aku capek..aku kekamar dulu “ ujar sunny dan meninggalkan mereka menuju kamarnya.

Sunny memasuki kamarnya dan langsung melempar tubuhnya keranjang.

“hhh,…aku Sstressss….arghhhh!!!..wae..wae..” kenapa tidak seohyun saja menjadi dongsaengku. Dan itu lebih bagus, nah ini?? Ahhhh terima nasibmu Sunny.

“ lebih baik aku meluapkan emosiku dengan menari. Itu lebih bagus.” Ujarnya.

Setelah mengganti bajunya, sunny menuju ruangan dance miliknya. Ruangan itu khusus untuknya. Sunny suka meluapkan emosinya dengan cara dance dan itu membuatnya merasa lebih baik.

Sunny menghidupkan music dan mulai menari.

Keobi naseo shijakjocha anhae bwattdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom!
GG!
Jujeohamyeon gihweneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawabwara jom!
T.R.X.!
Bring the boys out

Yeah~ You know?
B-Bring the boys out
We bring the boys out
We bring the boys out
Yeah~
B-Bring the boys out

 

 

Music mengalun dengan cepat. The Boys remix adalah andalannya. Mengikuti irama dengan tepat, itulah sunny.

Girls’ generation make you feel the heat!
Jeon segega neoreul jumoghae
B-Bring the boys out
Wipungdo dangdanghaji ppyeossokbuteo neon
Wonllae myeotjyeosseo
You know the girls
B-Bring the boys out

Semakin kencang music mengalun, semakin cepat juga gerakan sunny. Peluhnya telah menetes dari tubuhnya. Hanya memakai tank top dan celana pendek. Terlihat sexy.

Tak sadar dari luar sooyoung melihatnya dari tadi. Hanya berdiri didepan pintu dan menatap sunny dengan tatapan menggoda. Entah apa yang ada dipikirannya.

aseum pyeogo nawabwara jom!
Bring the boys out
Cause the girls
Bring the boys out
Girls Bring the boys out
Girls Bring the boys out
Girls Bring the boys out

Girls’ generation make’em feel the heat!
Jeon segega uri jumokgae
B-Bring the boys out

Sesangeurikkeul namja
Myeotjin yeojadeul yeogi moyeora
You know the girls
B-Bring the boys out

 

Music berhenti dan gerakan sunnypun berhenti. Sunny jatuh terlentang diruangan dance dan nafasnya memburu. Peluhnya menetes.

“ ahh,,a,,k,hirnya…aku harus mandi sekarang dan supaya besok bisa fit kuliah.

Sunny bangkit dan meneguk sebotol air mineral dan berjalan menuju kamar. Namun saat akan berbalik dan menuju pintu, sunny melihat sooyoung dengan tatapan aneh.

“ “Ya…!!!! Kau..kenapa kau disini huhh??” sunny kaget melihat sooyoung.

Ya..kenapa kau menatapku seperti itu?? Minggir aku mau keluar “ sunny berjalan mendahului sooyoung. Namun sebelum itu dia mengunci pintu ruangan dance-nya dan berjalan kembali.

“ Hey..Nuuna sangat sexy seperti itu “ ucapan sooyoung membuat sunny berhenti melangkah dan berbalik menatapnya tajam.

“Apa kau bilang??” sunny melangkah mendekati sooyoung dan menajamkan matanya.

Se.xy?? pikiran yadongmu harus dibuang. “ sunny berbalik akan pergi namun tangan sooyoung telah memegang erat lengan sunny.

“ nuuna…” ucap sooyoung

“ YA..Lepaskan aku. Tidak sopan.” Sunny menghempaskan tangannya namun pegangan sooyoung terlalu kuat.

“ Nunnaa..apa nuuna tidak menerimaku?mulai sekarang kita akan jadi keluarga bukan?” sooyoung berusaha memasang muka polosnya.

“ isshhh,kaauu…” pekik sunny

“ sunny..sooyoung..ada apa ini??” ucap tn.lee

“appa..nuuna tidak menerimaku sebagai namdongsaengnya “ sooyoung berusaha mencari muka dihadapan appa sunny.

“ mwoo,,,Appa??? Sejak kapan kau memanggil appaku dengan sebutan A.P.P.A??” sunny kembali memekik.

“sunny….appa yang menyuruhnya memanggil seperti itu. Lagipula sebentar lagi kita akan menjadi satu keluarga kan?mulai sekarang baik-baiklah kamu dengan calon umma dan dongsaengmu “ ucap tn.lee.

“Ahh,,terserah appa “ sunny berjalan meningalkan appa dan sooyoung menuju kamarnya.

Keeseokan harinya di Seoul University…

Sunny sudah berada diruangan kelasnya. Memasang muka suntuk.

“Hey bunny kenapa nih…”mukanya suntuk amat “ Jessica kebingungan melihat sahabatnya seperti itu.

“ahh..molla..menyebalkan pokoknya “ pekik sunny

“ dia kenapa sih fany? Apa otaknya sudah tak waras lagi” bisik taeyeon ke tiffany

Pletakkkk….

Sebuah pulpen melayang ke kepala taeyeon.

“aduh….Ya siapa yang melempar kekepalaku” ujar taeyeon smabil mengelus kepalanya

“aku wae?? Kau piker aku tak dengar hah “ sunny menatap taeyeon tajam.

“ Pany,,pany liat sahabatmu itu. Galak sekali padaku, lihat dia seperti medusa kalau seperti itu, sama seperti Jessica.” Taeyeon beraegyo didepan tiffany.

“YA…kau apa yang kau bilang tadi Kim taeyeon? “ pekik Sunny dan Jessica bersamaan dengan tatapan tajam mereka seperti akan memakan orang.

“Kyaaaaaa…..sebaiknya aku kaburrrr…” taeyeon melesat secepat kilat menjauh dari SunSica. Jika tidak habislah dia.

Setelah pelajaran berlalu semua mahasiswa bersiap untuk mengikut aktifitas mereka selanjutnya.

Sunny, Tiffany, Jessica, Taeyeon,Hyoyeon dan Seohyun sedang makan dan berbincang-bincang dikantin. Namun ketika akan beranjang pulang, Sooyoung, Yuri dan Yoona datang menghampiri mereka.

“hai Nunna..kajja kita pulang bersama. APpa dan Umma sudah menanti kita dirumah. Katanya kita diajak foto preweding “ ucap Sooyoung yang membuat mereka semua kaget. Namun sunny hanya menunduk lesu.

“Kajja Nuunaa..”Sooyoung menarik tangan sunny, namun sunny menolak.

“ ishh apaan sih kamu..sana pergi..aku tak mau pulang. Aku masih banyak tugas.” Sunny kesal dengan tingkah sok polos sooyoung.

“ tapi Nuuna..kalau tidak mau aku akan adukan ke APpa dan Umma pasti mereka akan sedih “ sooyoung memasang muka polosnya kembali.

“ishh,,duluan sana..nanti aku menyusul.” Suny semakin kesal dengan sooyoung.” Dan jangan memasang muka seperti itu padaku. Lama-lama aku mual.

Yasudahlah Nuuna..sampai nanti..” sooyoung beranjak dari kantin. Namun sebelum dia pergi, sooyoung menatap sunny penuh kemenangan.

Sunny duduk lemas menunduk sambil memgang kepalanya.

“ awas saja dia nanti akan kubalas.”batinnya.

Sunny terdiam namun kemudian mengangkat kepalanya menleh kesahabat-sahabatnya.

Mereka menatap sunny dengan penuh pertanyaan.

“Apaa??? Ujar sunny

“bisa jelaskan?? “ ujar hyoyeon.

“hhh…baiklah…appaku dengan ummanya akan menikag seminggu lagi. Otomatis dia dan aku akan menjadi saudara tiri.

Kalian bisa bayangkan gimana nasibku nanti?

Melihat mukanya saja aku ingin mual. Bagaimana sifat sok polosnya itu,.

Sigh,,,,lama” bisa gila aku punya doongsaeng sepertinya. Mimpi apa aku semalam ya tuhan. Arghhh “ sunny tanpa bernafas menjelaskan semuanya.

Hahahhahahahahaa…”taeyeon tertawa panjang. Semua melihat kearahnya.

“kenapa kamu tertawa taetae?”ujar fany heran

“kan jarang tikus sama macam bersatu jadi keluarga.” Goda taeyeon

“Ya..apa maksudmu hah?” kau bilang aku macam?”pekik sunny. Alhasil taeyeon kabur lagi.

Seminggu kemudian..

Pernikahan Appa sunny dan Umma Soyoung telah berlangsung. Semua undangan dan kerabat telah hadir disana dan member ucapan selamat kepada keluarga mereka. Kini Sooyoung dan Ummanya resmi menyandang gelar Lee..bukan Choi lagi.

Teman-teman sunny mengucapkan selamat. Namun sunny hanya tersenyum tipis.

Bukan tidak bahagia. Cuma sooyooung jadi masalahnya. Entah kenapa…