BE MINE [Chap 8]

 


 

 

Auhtor              : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast        : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre               : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated               : T = Teenager

Length              : Chaptered

Disclamer         : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning           : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Plagiator..!!!

 

 

Sunny~sshi..” teriak sooyoung dengan nada amarah.

Sunny takut dengan sikap sooyoung. Sooyoung melangkah kerahnya dan menariknya, kemudian menghempaskan tubuh sunny ke sofa. Kau mulai berani denganku huh” ujar sooyoung dan melempar beberapa lembar foto kearahnya. Sunny memungut dan melihatnya begitu kaget.

“ ini…ini tidak seperti yang kamu lihat.” Gugupnya

“ tidak apa? Sudah jelas kamu denganya. Alasan apa lagi yang mau kamu katakan huh “ sooyoung mendekati sunny dan langsung menggendong tubuhnya. Sunny berontak dan berteriak. Namun sooyoung tak menggubrisnya. Setelah sampai dikamar sooyoung menghempaskan tubuh sunny dan langsung menindih tubuh sunny.

“ jeball..jangan lakukan ini “ sunny memohon dan menangis.

“ kenapa huh..? jika dia menciumu kenapa aku tak bisa melakukan lebih padamu?”soyooung berusaha mencium sunny.

“ hiks,,jebal..sooyoung~sshi…itu tidak seperti yang kamu lihat “ sunny menangis ketakutan

Ketika mata mereka bertemu, sooyoung menatap mata sunny lekat-lekat, dilihatnya mata indah sunny tanpa dosa seperti ingin mengatakan” jangan sakiti aku”…karena terpesona dengan matanya dan jantungnyapun berdetak tak karuan, sooyoung melepaskan sunny dan berjalan mundur tanpa mangalihkan pandangannya kearah sunny.

 

“arghhh…otteoo….kenapa aku …ahhh,hampir saja..apa aku….ahh tidak..tidak…tidak mungkin aku menyukainya..”sooyoung menjambak rambutnya seperti orang stress.

 

Sunny duduk diranjang sembari memeluk lututnya sambil menangis.

“umma..aku takutt,,”sunny terisak ketakutan. Andai kejadian ini benar-benar terjadi, dia tak bisa membayangkan bagaimana nanti hidupnya.

 

TaeNy….

 

Tae oppa untuk apa menyuruhku kemari ? tiffany bingung untuk apa taeyeon menyuruhnya ke taman sekolah saat semua murid sudah pulang.

Heemm..ituu sebenarnya fany..”taeyeon gugup

“itu apa oppa?? Oppa tidak mikir macam-macam kan?? “ tiffany curiga

“omoo,,aniyaa aku tak mikir seperti itu. Aku,aku…” taeyeon semakin tak bias mengusai dirinya. Jantungnya seakan mau lepas.

“oppa….katakan “ tiffany tak sabar

“heem..sebenarnya aku mengajakmu kesini karena..” taeyeon berlutut dan memberikan bunga ketiffany “ Hwang Tiffany.. Would you be my girlfriend??

“tiffany seakan tak percaya, taeyeon menyatakan cintanya. “oppa aku bermimpi kan?”tiffany mencubit pipinya.

“aww…sakit oppaa “ tiffany tersadr dan mengelus-elus pipinya

“ ini nyata fany “  taeyeon hanya tersenyum. Lalu bagaimana???

“bagaimana apanya ya “ tiffany memasang tampang bloonnya.

Taeyeon menggeleng-gelengkan kepalanya “ bagaimana kau mau menjadi pacarku?

“oppa sungguh-sungguh? Oppa tidak bermaksud mempermainkan aku bukan?

“sungguh tiffany, aku benar-benar mencintaimu. Ini pertama kalinya untukku bias merasakan hal ini. Aku sendiri tak tau. Mungkin memang benar ini cinta. Kamu bias pegang janjiku. Jika aku mempermainkanmu. Aku akan menerima semua konsekuensinya.” Taeyeon berusaha meyakinkan tiffany bahwa dia benar-benar tulus.

“ nae oppa…yes I do..”aku juga menyukaimu..oppa…

Taeyeon memandnag tiffany dengan wajah berbinar-binar” jinjja??

Tiffany mengangguk malu

“ gomapta tiffanyyy “ taeyeon mmeluk tiffany erat

“uhukk..oppaaa aku bisa kehabisan nafas

“ehh mianhaee tiffany, mulai sekarang kita pacaran dan aku akan berusaha tidak membuatmu sedih.

 

Akhirnya dua sejoli itu bersatu…

 

 

Soyoung Pov

 

“ ahh apa yang aku pikrkan..!! aku pusing..kenap aku smapai kejam padany? Ahh molaa..molaaa “ sooyoung teriak-teriak sendiri dirungan tamu. Mengacak-acak rambutnya sendiri. Teringat kembali akan mimpi bertemu Umma dan semua nasehat umma.

Jujur jika bukan karena umma meningalkanku dan appa seperti itu, aku mungkin tidak akan seperti ini.

“ Baiklah.umma..aku akan menurut dan mengikuti nasehatmu umma. Aku akan berubah demi dirimu dan hidupku.

Juga demi wanita itu yang kini menjadi istriku. “ batinnya.

Sooyoung membuka dompetnya dan meraih selembar foto. Dia sesungguhnya cantik dan mempessona. Sungguh aku baru mengetahui dia itu sangat cantik, bukan luarnya saja tapi dalamnya.

‘astagaaa apa aku mencintainya??” perasaan soyoung berkecamuk. Menatap foto sunny dengan penuh makna dan menyimpannya kembali kedalam dompet dengan hati-hati.

 

Normal Pov

 

Seseorang masuk kerumah dan sudah berada didepan sooyoung.

Sooyoung melihatnya tampak sedikit terkejut. “ appa…sejak kapan kau datang?

“kenapa memangnya? Bagaimana kabarmu juga gadis itu? Apa kau sudah menyiksanya? “tn.choi sedikit menajamkan matanya.

“selalu begitu? Menanyakan hal yang tak penting. Anak sendiri sampai tak ditanyakan. Siall..” gumam sooyoung.

“wae? Pulang hanya menanyakan hal itu? Sudahlah aku capek “ sooyoung berdiri dan beranjak menuju kamarnya.

“hey choi sooyoung..sejak kapan kau mulai tak sopan dengan ayahmu sendiri “ teriak tn.choi

“dan sampai kapan kau akan benar-benar menganggapku tn choi “ teriak sooyoung

“ sejak kapan kau membentakku? Apa gadis itu menyuruhmu?

“ sejak aku mulai bosan dan tak mau disuruh dirimu lagi. Aku bosan.. aku bosan appa. Kau tak pernah menganggapku sebagai anak. Aku hanya robot bagimu yang bisa kau suruh. Sejak umma meninggalkan kita, kau mulai berubah. Aku butuh kasih sayang bukan jadi pesuruh dirimu. Dan aku berubah dan menjadi seperti sekarang ini karena ulahmu “ sooyoung mengeluarkan unek-uneknya

 

Tanpa diketahui sunny melihat pertengkaran keluarga choi itu. Jadi ini sebabnya sooyoung menjadi seperti itu.

 

YulSic….

 

Sica tunggu aku..” yuri setengah berlari mengejar Jessica di malam yang dingin

Sebenarnya kedua insan ini mau kemana sih =,=

Jessica terus berjalan tanpa menghiraukan yuri. Wajahnya terlihat kesal.

“haishh kenapa namja babo itu terus membuntutiku??

Apa sih maunya dia. “ rutuknya

 

Jessica berhenti secara tiba-tiba yang membuat yuri tak bias menghentikan langkahnya dan akhirnya menabrak tubuh Jessica.

“ouchhh…kamu kenapa sih..aku ga ngerti sama kamu. Maunya apa coba “ ujar Jessica dingin

“mm..mian..aku ga sengaja abis km berhenti mendadak sih “ yuri mulai takut dengan sikap Jessica

“ sica menatap yuri tajam “ kenapa kamu mengikutiku terus? Aku bosan diikuti dirimu terus..

“ aku Cuma takut km kenapa-kenapa. Lagian ini sudah malam, tak baik untuk wanita sepertimu “ ujar yuri

“ sudah berapa wanita kamu gombalin dna ikutin  hah?

Aku tak akan kena jebakmu Kwon Yuri “ bentak sica

“ ga pernah. aku ga pernah lakuin hal ini sebelumnya dan aku sudah berubah Jessica Jung. Satu hal, walaupun aku suka gombal atau apapun itu hanya bercandaan dan tak pernah aku main-main dengan yoeja. Karena aku tau ibuku juga seorang yoeja. Jadi aku tak bisa menyakiti seorang yoeja” tegas yuri

“terserahmu..paling itu Cuma kata-katamu merayuku” acuh Jessica dan pergi keseberang jalan.

Namun tiba-tiba…

“Jessicaaaaa…….”teriak Yuri kemudian berlari kearah Jessica.

“Aaa……”teriak jessica

Tiiiitttttt,..

BRAKKKKK…

 

“Yuri~aahhhhh “ teriak Jessica

 

 

 

Wajah sunny kelihatan takut. Dia takut kedua anak dan ayah itu menyiksanya kembali.

“ heh gadis sialan.. jangan mencoba berani kabur atau macam-macam denganku jika keluargamu juga dirimu mau selamat” ancam tn.choi membuat sunny snagat ketakutan dna hanya bisamenundukkan kepalanya.

 

“ YA..Sooyoung bawa dia dan terserah kau mau apakan dia “ perintah tn.choi kepada anaknya.

Tanpa aba-aba lagi sooyoung segera menyeret sunny ke kamar kembali

“ ampun..jangan sakiti aku lagi “ mohon sunny

“ sooyoung hanya diam dan terus menyeret sunny paksa.

Setelah sampai dikamar sooyoung mengunci pintu kamar dan mendekati sunny. Sunny hanya bisa pasrah dan menangis.

 

Namun tiba-tiba sooyoung berlutut dan menangis dihadapan sunny. Sunny tampak terkejut. Dia kira dirinya akan disiksa lagi. Namun sunny sendiri bingung kenapa sooyoung bersikap seperti itu?

“ Lee Sunny.. Jeongmal mianhae..jeongmal mianhae atas perbuatanku selama ini. Sikapku, perkataanku dan hingga sampai menyakitimu. Aku sungguh bodoh melakukan itu. Padahal kamu sama sekali tidak pernah jahat padaku. Aku bodoh melakukan itu dan aku bodoh mengikuti perkataan orang tua itu (appanya sendiri). Sungguh aku minta maaf atas perbuatanku dna sungguh aku sudah mulai berubah sekarang. Aku takut eommaku semakin marah dan sedih jika aku terus  bersikap seperti ini.” Sooyoung menangis dan memeluk kaki sunny

“ sunny hanya diam dan air matanya mengalir semakin deras. Dia tak tahu harus bagaimana. Antara senang atau sedih mungkin terharu. Apakan sooyoung benar-benar akan berubah?

“ sekali jeongmal mianhae sunny. Maafkan aku” sooyoung terisak semakin keras.

“ bangunlah oppa..

“andwee..sebelum kamu memaafkan aku. Tapi mungkin perbuatanklu tak bisa dimaafkan. Itu sudah cupuk keterlaluan. Aku seharusnya sudah km laporkan kepolisi” ujar sooyoung.

“soo oppa..stand up “ sunny membantu sooyoung berdiri.

Tapi sunny..mohon maafkan aku “ isak sooyoung

“ bangunlah dulu..” sunny mengajak sooyoung duduk diranjang. Dan mereka saling tatap.

(haaeeemmm…XD)

 

“sunny maafkan aku “ ucap sooyoung

“ sudah berapa kali oppa mengatakan itu?” ekspresi wajah sunny datar

Sampai kamu benar-benar memafkan aku” ucap sooyoung tertunduk

“hhh…sunny menghela nafas beratnya. Aku sudah memafkan dirimu oppa sejak dulu.

“ sooyoung mengangkat wajahnya dan melihat sunny” jinjja? Tapi semudah itu kamu memaafkan aku sunny

“ tapi aku sudah memafkan kamu oppa, sudah lupakan yang dulu. Jika kamu mau benar-benar berubah berjanjilah tak akan melakukan perbuatan buruk lagi. Dan minta maaflah kepada semua orang yang pernah kamu sakiti” ucap sunny

“ jeongmalyo?? Jeongmal gomaweo sunny” aku berjanji akan melakukan apapun yang terbaik, tak akan mengulangi kesalahanku. Dan aku akan membantu kamu juga keluargamu sunny” jawab sooyoung

“ nee oppa.tapi kenapa kamu mendadak berubah?? Sunny heran

“ itu…karena ummaku.” Sooyoung kembali menunduk

“Umma?? Kalau boleh tau dimana Ummanya oppa?

“ Beliau sudah tiada.” Sooyoung mengubah ekspresi wajahnya kembali sedih.

“mianhae oppa.aku…” belum sunny melanjutkan kata-katanya sooyoung memotongnya

“ anhy sunny kamu tak salah.” Ummaku meninggal ketika aku masih duduk di bangku SMP. Sejak saat itu aku berubah menjadi seperti ini. Nakal, bandel dan jahat. Karena pria tua itu juga. “ sooyoung penuh emosi.

“sttt..oppa..jangan berkata begitu. Tak baik. “ mulai sekarang lakukanlah hal yang baik, berfikirlah yang baik “ sunny tersenyum kepada sooyoung.

 

Sooyoung Pov

 

“ omoo senyumannya..baru pertama aku melihatnya.

Sungguh mempesona. Ottoekke?

Jantungku serasa ingin keluar. Dia itu begitu cantik. Apa aku benar-benar menyukainya??

Aku selalu ingin melihat wajahnya seperti ini. Sungguh teduh” batinku

Sunny melambaikan tangannya didepan wajah sooyoung.”oppa…oppaa..Gwechanaaa” ucap sunny

 

Normal Pov

 

Oppa..Gwechanaaa” sunny melaambaikan tangannya didepan wajah sooyoung seketika sooyoung langsung tersadar dari lamunannya.

“ohh..aku tak apa sunny. Sekali lagi terimakasih sudah memaafkan aku. Aku berjanji akan membantumu dan keluargamu sebagai permintaan maafku” ujar sooyoung mantap

“nee oppa sudahlah..sudah cukup minta maafnya” ucap sunny

“ kamu begitu baik sekali. Seperti dewi “ gumam sooyoung

“ appa oppa??

“ahh any..gwechanaa “ sooyoung tersenyum.

“ohh iya sunny. Jika didepan appaku dan yang lain kita berpura-pura saja. Kau tahu mata-mata appaku banyak jadi aku tak mw rencanaku ini gagal “ ucap sooyoung

Sunny mengerti dengan ucapan sooyoung hanya membalas dengan anggukan.

 

Umma..Doakan aku..

Umma..Saranghaeyo…

“Batin Sooyoung

 

TBC….

 

 

Sampai sini dulu yah para Readersku tersayang..

mianhae lama soalnya aku sibuk hari raya + sakit = apadeh

kekekeke

thanks udah pada nunggu n setia

aku terharuu..:’)

Iklan

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~3


 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part3/+18/eveel

 

 

 

Beberapa hari telah berlalu, setelah pesta pernikahan orang tua mereka, Sunny dan sooyoung makin dekat tapi dekat karena seringnya bertengkar dan umma menyuruh sunny untuk menjaga sooyoung.

“ hhhh…kalau bukan karena umma, aku tak akan mengurusinya” dengus sunny kesal.

“Sunnyy,,,sunny,,sooyoung berantem lagi. Kamu harus lihat dihalaman sekolah “ ujar Jessica yang ngosh-ngoshan sehabis berlari.

“arghh anak itu membuat masalah lagi.

Beberapa hari yang lalu tawuran, terus membolos sekarang malah disekolah bikin keributan. Benar-benar menyebalkan.

 

Sunny berlari kearaa keributan yang dibuat sooyoung. Semua mahasiswa melihat adegan tersebut. Bukannya melerai tapi malah menonton =,=

Sunny menerobos kerumunan orang dan melihat kelakuan dongsaengnya itu.

“Yaa ..Lee Sooyoung…”teriak sunny alhasil semua anak diam dan melihat padanya.

Bubar semuaaa…kenapa masih disini” pekik sunny

“semua siswa bubar dan kecewa tidak melihat tontonan gratis.

Sunny mendekat kerah sooyoung dan langsung menjewer kupingnya.

“Lee Sooyoung..apa-apaan ini…tidak kapok dirimu?? Sekarang ikut aku…” sunny menjewer kuping sooyoung. “ dan kalian,,,bubarrr..kalau tidak akan kusate kalian “ ancam sunny ke siswa yang diajak sooyoung berantem. Alhasil siswa itu lari ketakutan.

 

“aduhh Nuunaa…lepass…kalau tidakk..” sooyoung memegang kupingnya yang dijewer sunny.

“kalau tidak apa? Kau tidak kasihan kepada umma dan appa huh? Dasar anak kurang ajar “ pulang,,ikut aku..menyebalkan kamu…” sunny membawa sooyoung pulang kerumah dengan kesal.

 

“ teman-temannya hanya bisa menggelengkan kepala. Kebiasaa mereka seerti itu. Kalau tidak sekolah tidak rame.

 

Sesampai dirumah sunny menyeret sooyoung sambil menjewer telingannya dna kebetulan orangtua mereka ada dirumah

“ sunny apa yang kamu lakukan sama sooyoung” ucap tn.lee

“lihat umma kelakuan sooyoung.. tidak disekolah atau diluar kerjaannya buat keributan terus. Arhghhhh…”sunny kemudian pergi meninggalkan mereka dan beralih kekamarnya.

 

“Ya..Sooyoung..apa lagi yang kamu lakukan huh. Sampai-sampai nuunamu marah seperti itu?? “ Tanya ny.lee

“sooyoung..kamu berbuat apa lagi? Kamu sudah dewasa seharusnya kamu ubah sikapnya yang seperti itu. Stop become bad boys sooyoung” ujar tn.lee

Sooyoung hanya nyengir. Dasar sooyoung…=,=

 

Saat makan malam….

 

“ chagi..sunny dimana??” Tanya tn.lee kepada istrinya.

“ahh tadi dia baru saja membantuku memasak. Tapi mungkin dia dikamar.

“Ya..sooyoung..panggil nuunamu sekarang. Kita akan makan bersama “ tn.lee menyuruh sooyoung memanggil sunny.

“Arraseyo Appa “ sooyoung bangkit dan berjalan menujur kamar sunny.

Setelah sampai didepan kamar sunny, sooyoung berdiam diri dan menyandarkan dirinya disamping pintu. Sooyoung melihat sunny menyanyi dan menggerakan sedikit badannya.

 

 

Just Let It Rain..

Let it Rain..

Let It rain…

 

Dengan menggerakan tangannya sambil menghadap kaca sunny menyanyi seakan dia sedang berada diatas panggung.

Sooyoung yang melihat tersenyum dan melipat kedua tangannya.

“ sampai kapan kau akan bernyanyi seperti itu? Suaramu jelek sekali. Lihats aja dancemu? Payah “ ejek sooyoung

“ mwooo?? “ sunny terkejut melihat sooyoung yang sudah ada didepan pintu dan seketika menghentikan aktifitasnya. “ sejak kapan kau disitu?? Sunny menajamkan matanya.

“sejak kau bertindak bodoh seperti itu “ kau dipanggil appa untuk turun karena kita akan makan bersama “ ucap sooyoung.” Tapi lumayan juga dirimu “ sooyoung beranjak pergi.
”ishh..menyebalkan. memangnya dia siapa? Sok tahu “ sunny mengerutu dan kemudian beranjak turun.

Semuapun sekarang duduk rapi dimeja makan.

“ selamat makaaannn “ koor sooyoung dan langsung melahap makanannya.

Sunny melihat cara sooyoung makan, tidak jadi makan dan hanya memandang aneh sooyoung. Kedua orangtuanya merasa biasa.mungkin mereka sudah terbiasa dan sunny yang jarang makan bersama dengan keluarga barunya itu.

“sunny..kenapa piringmu kosong? Apa kamu tidak mau makan??” ny.lee bingung melihat piring sunny kosong.

Sunny menatap sooyoung dengan makannya seperti orang kelaparan seminggu hingga ucapan umma barunya itu dia tak mendengar.

“Sunny…Lee Sunny..”Koor tn.lee

“ehh,.appa..wae??sunny tersadar oleh teriakan appanya.

“kamu kenapa??”Tanya appanya

“ahh aniya..itu…”sunny menunjuk sooyoung yang sedang makan dengan lahap.

Appanya hanya tertawa.”kamu baru pertama melihatnya jadi heran. Biasakanlah dia memang seperti itu.

“heh,,,tiang…kau berapa hari tak makan?? Sampai-sampai makanmu seperti itu huhh “ sunny heran melihatnya.

“waeyo?? Kau suka dengan cara makanku??” goda sooyoung.

“isshhh.,,,kau aneh..” ketus sunny.

 

 

♥♥♥…YoonHyun….♥♥♥

 

 

Seohyun berjalan kaki menuju rumahnya karena tidak ada yang menjemputnya. Dikegelapan malam dengan rasa takut-takut berjalan. Langkahnya makin dipercepat

Namun tiga orang preman telah menghadangkan.

“ hey cantik..kenapa sendirian malam-malam ditengah jalan??” goda preman berbadan tinggi.

“m..miaanhaee..saya..mau pulang “ seohyun ketakutan dan gugup.

“ nanti saja pulangnya manis..ikutlah dengan kami..

“ yoii coii..kita bersenang-senang “ preman berbadan gemuk lalu mendekati seohyun dan memegang tangannya.

“tolong..jangan ganggu aku, aku mau pulang.”seohyun mulai merasa dirinya akan dalam bahaya.

“disini sepi. Tidak ada yang akan menolongmu”

Tiba-tiba…

 

“heh..lepaskan yoeja itu..”teriak seorang namja.

“Yoong Oppaa” batin seohyun.

“hey..anak ingusan tak usah ikut campur. Sana pulang ummamu nanti mencarimu” ledek salah satu preman tersebut.

 

Brukkkk…Brakkk…

“Yoona memukul dan menendang preman itu sampai jatuh tersungkur. Perkelahianpun tak terelakkan lagi. Saling memukul dan menendang.

“Yoong Oppa…awaasss…” teriak Seohyun

“Brukkk..Yoona berhasil mendapat pukulan keras diwajahnya hingga bibirnya mengeluarkan darah. Namun yoona dengan cepat berhasil membuat preman-preman itu kabur ketakutan.

Seohyun menghampiri Yoona “ oppa gwechana??

“ahh..nee…aku tidak apa-apa..kamu bagaimana? Kenapa bias semalam ini masih berada dijalan?? Untung saja aku lewat. Kalau tidak bagaimana nasibmu sekarang.”ucap yoona.

“jeongmal kamsahmnidda oppa sudah menolongku. Aku baru pulang dari Bimbel dan tak ada yang menjemputku. Sekali lagi kamsahamnidda oppa “ seohyun membungkukkan badannya.

“ahh arraseo..tak apa. Oh ya..kamu tahu dari mana namaku?”” yoona sedikit kaget.

“siapa yang tak kenal kamu, sooyoung oppa dan yul oppa. Namja paling suka buat keributan “ goda seohyun.

“omoo,.aku bukan suka keributan. Aku ini orang baik. Cumin aku tidak suka diatur makanya aku berontak “ ujar yoona malu.” Siapa namamu? Anyeonghaseo Im Yoona Imnidda “ yoona membungkukkan badannya.

“anyeonghaseo..choneun Seohyun Imnidda. Bangapseumnidda oppa” ujar seohyun sambil membungkukkan badannya.

“ahh seohyun..aku panggil hyunie saja bagaimana?
”umm…baiklah.sekali lagi terimakasih oppa…”ujar seohyun.

“nee aku antar kamu pulang sampai kerumah dengan selamat”pinta yoona.

YoonHyun-pun pulang bersama…

 

 

 

Sejak kejadian malam itu Yoona dan Seohyun menjadi akrab. Bahkan yoona sudah berubah menjadi anak baik dan penurut. Tidak lagi suka berantem dan melakukan hal-hal bodoh.

 

Begitu juga dengan pasangan Yulsic. Setelah susah payah Yuri membuktikan dirinya itu benar-benar berubah, Jessica akhirnya percaya dengannya. Dan bisa akrab layaknya seorang teman.

 

Kakak beradik ini entah kenapa terlihat aneh.

Setiap sunny dengan hyoyeon, sooyoungs elalu menggganggunya. Bahkan ketika akan heemm,,ciuman, tiba-tiba sooyoung mengacaukan semuanya.

 

“ Ya..Sooyoung..kenapa kau selalu mengganggu kencanku dengan hyo Oppa..” sunny kesal dengan sooyoung.

“aku tidak suka kamu dengan dia. Tidak sukaaa “ teriak sooyoung.

“wae??apa kau dengan dia ada masalah hah?

“tidak..kenapa? pokoknya aku tidak suka” sooyoung mendekat dan menatap sunny tajam

“hehh…jangan mendekat.” Sunny mundur perlahan-lahan sampai tembok menghentikannya.

 

Sooyoung menaruh tangannya ditembok dan menopang tubuhnya. “ aku tak suka dia denganmu. Kau tau dia tak cocok denganmu” bisik sooyoung.

“ heh..itu bukan urusanmu tau…”sunny gugup

“hey jelas itu urusanku karena kau nuunaku

“hey itu bukan alasan yang tepat “sunny mulai kesal dengan perlakuan sooyoung.

“apa?? Hentikan hubunganmu dengannya. Kalau tidak..” ancam sooyoung

“kalau tidak apa hah??” teriak sunny

“ lihat saja nanti..” sooyoung pergi meninggalkan sunny.

“heyy apa yang kau lakukan youngiee “ teriak sunny

sooyoung hanya tersenyum kearah sunny dan membuat sunny bingung. “ tumben dia tersenyum seperti itu? Rasanya aneh sekali, seperti bukan dia. Dasar aneh “ batinnya.

 

 

jika ada yang tak berkenan tolong tell me.. ^^

pay..pay..

 

WUzzzzzzzzzzzz……!!!!!!!!!!

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~2

 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part2/+18/eveel

 

“Ka..kau…” teriak Sunny seketika melihat namja yang sedang duduk didepannya.

“ehhh kamu sudah mengenalnya sunny?” Tanya tn.lee

“aa…aany..aku tidak kenal dengannya Appa “ sunny duduk dan berusaha menenangkan diri. Disaat itu Namja itu menatapnya dengan evil smilenya.

“ Sunny…kenalkan ini calon Umma dan Calon Dongsaengmu..” tn.lee memperkenalkan calon keluarga barunya ke anak kesayangannya.

Anyeong sunny, mrs. Choi imniida dan ini Anak saya Choi Sooyoung “ wanita itu memperkenalkan dirinya dengan anaknya..

“ Anyeonghaseo Nuuna..Choneun Choi Sooyoung Imnidda. Panggil saja Sooyoung.. bangapseumnidda Nuunaa “ sooyoung membungkukkan badannya kemudian bberdiri tegap lagi dan menatap sunny dengan evil smilenya.

Sunny Pov

Ishh,,kenapa harus dia sih jadi bagian dari hidup aku.

Kesel sumpah. Dunia sempit banget sih.!!. mimpi apa aku semalam mendapat dongsaeng seperti dia. Bisa-bisa hidupku kacau.

Apa kata sahabat-sahabatku nanti??

OMG,,aku ga bisa bayangin,,arghh,,,apa yang sebenarnya ada dipikirannya??

“ aku harus lebih berhati-hati dengannya. Ok..Choi Sooyoung, Welcome To The Hell…

Normal Pov

Anyeonghase Lee Sunny Imnidda..Bangapseumnidda Ajumma..Sooyoung “ ucap sunny dan matanya tak lepas dari pandangan mata sooyoung. Seakan ada suatu pembicaran dan perdebatan antara mereka.

Sunny kemudian duduk disamping Appanya.

“ oh ya..bukankah kalian kuliah ditempat yang sama?” Tanya umma sooyoung.

“ jinjja?? Aku kurang tahu ajumma..aku hanya memikirkan kuliah dan sahabatku saja “ ujar sunny dan menatap sooyoung dengan jutek.

“ omo…jinjja? Aku kira kenal “ ujar mrs.choi kaget.

Setelah membicarakan urusan pernikahan mereka. Akhirnya dengan terpaksa Sunny menyetujuinya. Dan akan melihat bagaimana sikap mereka nantinya. Walau dia sangat kesal kenapa harus choi sooyoung?? Menyebalkan “ rutukknya dalam hati.

“ ohh..ya..karena ini sudah terlalu malam, bagaimana kalau kalian menginap disini? Dan besok aku akan mengantar kalian pulang “ ujar tn.lee.

“What?? APA?? Menginap Appa??? “ sunny kaget dan langsung berdiri.

‘Kenapa bunny?? Kasihan mereka, ini sudah malam. Apa kamu tega?” ujar tn.lee

“ tidak usah lee..lebih baik kita pulang saja tidak enak. Lagipula jika sunny tak mengijinkan tidak apa-apa “ ujar mrs.choi.

“aa.ani..aniya ajumma bukan begitu.aku.aku hanyaa..” hhh,,sudahlah terserah appa saja. Aku capek..aku kekamar dulu “ ujar sunny dan meninggalkan mereka menuju kamarnya.

Sunny memasuki kamarnya dan langsung melempar tubuhnya keranjang.

“hhh,…aku Sstressss….arghhhh!!!..wae..wae..” kenapa tidak seohyun saja menjadi dongsaengku. Dan itu lebih bagus, nah ini?? Ahhhh terima nasibmu Sunny.

“ lebih baik aku meluapkan emosiku dengan menari. Itu lebih bagus.” Ujarnya.

Setelah mengganti bajunya, sunny menuju ruangan dance miliknya. Ruangan itu khusus untuknya. Sunny suka meluapkan emosinya dengan cara dance dan itu membuatnya merasa lebih baik.

Sunny menghidupkan music dan mulai menari.

Keobi naseo shijakjocha anhae bwattdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom!
GG!
Jujeohamyeon gihweneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawabwara jom!
T.R.X.!
Bring the boys out

Yeah~ You know?
B-Bring the boys out
We bring the boys out
We bring the boys out
Yeah~
B-Bring the boys out

 

 

Music mengalun dengan cepat. The Boys remix adalah andalannya. Mengikuti irama dengan tepat, itulah sunny.

Girls’ generation make you feel the heat!
Jeon segega neoreul jumoghae
B-Bring the boys out
Wipungdo dangdanghaji ppyeossokbuteo neon
Wonllae myeotjyeosseo
You know the girls
B-Bring the boys out

Semakin kencang music mengalun, semakin cepat juga gerakan sunny. Peluhnya telah menetes dari tubuhnya. Hanya memakai tank top dan celana pendek. Terlihat sexy.

Tak sadar dari luar sooyoung melihatnya dari tadi. Hanya berdiri didepan pintu dan menatap sunny dengan tatapan menggoda. Entah apa yang ada dipikirannya.

aseum pyeogo nawabwara jom!
Bring the boys out
Cause the girls
Bring the boys out
Girls Bring the boys out
Girls Bring the boys out
Girls Bring the boys out

Girls’ generation make’em feel the heat!
Jeon segega uri jumokgae
B-Bring the boys out

Sesangeurikkeul namja
Myeotjin yeojadeul yeogi moyeora
You know the girls
B-Bring the boys out

 

Music berhenti dan gerakan sunnypun berhenti. Sunny jatuh terlentang diruangan dance dan nafasnya memburu. Peluhnya menetes.

“ ahh,,a,,k,hirnya…aku harus mandi sekarang dan supaya besok bisa fit kuliah.

Sunny bangkit dan meneguk sebotol air mineral dan berjalan menuju kamar. Namun saat akan berbalik dan menuju pintu, sunny melihat sooyoung dengan tatapan aneh.

“ “Ya…!!!! Kau..kenapa kau disini huhh??” sunny kaget melihat sooyoung.

Ya..kenapa kau menatapku seperti itu?? Minggir aku mau keluar “ sunny berjalan mendahului sooyoung. Namun sebelum itu dia mengunci pintu ruangan dance-nya dan berjalan kembali.

“ Hey..Nuuna sangat sexy seperti itu “ ucapan sooyoung membuat sunny berhenti melangkah dan berbalik menatapnya tajam.

“Apa kau bilang??” sunny melangkah mendekati sooyoung dan menajamkan matanya.

Se.xy?? pikiran yadongmu harus dibuang. “ sunny berbalik akan pergi namun tangan sooyoung telah memegang erat lengan sunny.

“ nuuna…” ucap sooyoung

“ YA..Lepaskan aku. Tidak sopan.” Sunny menghempaskan tangannya namun pegangan sooyoung terlalu kuat.

“ Nunnaa..apa nuuna tidak menerimaku?mulai sekarang kita akan jadi keluarga bukan?” sooyoung berusaha memasang muka polosnya.

“ isshhh,kaauu…” pekik sunny

“ sunny..sooyoung..ada apa ini??” ucap tn.lee

“appa..nuuna tidak menerimaku sebagai namdongsaengnya “ sooyoung berusaha mencari muka dihadapan appa sunny.

“ mwoo,,,Appa??? Sejak kapan kau memanggil appaku dengan sebutan A.P.P.A??” sunny kembali memekik.

“sunny….appa yang menyuruhnya memanggil seperti itu. Lagipula sebentar lagi kita akan menjadi satu keluarga kan?mulai sekarang baik-baiklah kamu dengan calon umma dan dongsaengmu “ ucap tn.lee.

“Ahh,,terserah appa “ sunny berjalan meningalkan appa dan sooyoung menuju kamarnya.

Keeseokan harinya di Seoul University…

Sunny sudah berada diruangan kelasnya. Memasang muka suntuk.

“Hey bunny kenapa nih…”mukanya suntuk amat “ Jessica kebingungan melihat sahabatnya seperti itu.

“ahh..molla..menyebalkan pokoknya “ pekik sunny

“ dia kenapa sih fany? Apa otaknya sudah tak waras lagi” bisik taeyeon ke tiffany

Pletakkkk….

Sebuah pulpen melayang ke kepala taeyeon.

“aduh….Ya siapa yang melempar kekepalaku” ujar taeyeon smabil mengelus kepalanya

“aku wae?? Kau piker aku tak dengar hah “ sunny menatap taeyeon tajam.

“ Pany,,pany liat sahabatmu itu. Galak sekali padaku, lihat dia seperti medusa kalau seperti itu, sama seperti Jessica.” Taeyeon beraegyo didepan tiffany.

“YA…kau apa yang kau bilang tadi Kim taeyeon? “ pekik Sunny dan Jessica bersamaan dengan tatapan tajam mereka seperti akan memakan orang.

“Kyaaaaaa…..sebaiknya aku kaburrrr…” taeyeon melesat secepat kilat menjauh dari SunSica. Jika tidak habislah dia.

Setelah pelajaran berlalu semua mahasiswa bersiap untuk mengikut aktifitas mereka selanjutnya.

Sunny, Tiffany, Jessica, Taeyeon,Hyoyeon dan Seohyun sedang makan dan berbincang-bincang dikantin. Namun ketika akan beranjang pulang, Sooyoung, Yuri dan Yoona datang menghampiri mereka.

“hai Nunna..kajja kita pulang bersama. APpa dan Umma sudah menanti kita dirumah. Katanya kita diajak foto preweding “ ucap Sooyoung yang membuat mereka semua kaget. Namun sunny hanya menunduk lesu.

“Kajja Nuunaa..”Sooyoung menarik tangan sunny, namun sunny menolak.

“ ishh apaan sih kamu..sana pergi..aku tak mau pulang. Aku masih banyak tugas.” Sunny kesal dengan tingkah sok polos sooyoung.

“ tapi Nuuna..kalau tidak mau aku akan adukan ke APpa dan Umma pasti mereka akan sedih “ sooyoung memasang muka polosnya kembali.

“ishh,,duluan sana..nanti aku menyusul.” Suny semakin kesal dengan sooyoung.” Dan jangan memasang muka seperti itu padaku. Lama-lama aku mual.

Yasudahlah Nuuna..sampai nanti..” sooyoung beranjak dari kantin. Namun sebelum dia pergi, sooyoung menatap sunny penuh kemenangan.

Sunny duduk lemas menunduk sambil memgang kepalanya.

“ awas saja dia nanti akan kubalas.”batinnya.

Sunny terdiam namun kemudian mengangkat kepalanya menleh kesahabat-sahabatnya.

Mereka menatap sunny dengan penuh pertanyaan.

“Apaa??? Ujar sunny

“bisa jelaskan?? “ ujar hyoyeon.

“hhh…baiklah…appaku dengan ummanya akan menikag seminggu lagi. Otomatis dia dan aku akan menjadi saudara tiri.

Kalian bisa bayangkan gimana nasibku nanti?

Melihat mukanya saja aku ingin mual. Bagaimana sifat sok polosnya itu,.

Sigh,,,,lama” bisa gila aku punya doongsaeng sepertinya. Mimpi apa aku semalam ya tuhan. Arghhh “ sunny tanpa bernafas menjelaskan semuanya.

Hahahhahahahahaa…”taeyeon tertawa panjang. Semua melihat kearahnya.

“kenapa kamu tertawa taetae?”ujar fany heran

“kan jarang tikus sama macam bersatu jadi keluarga.” Goda taeyeon

“Ya..apa maksudmu hah?” kau bilang aku macam?”pekik sunny. Alhasil taeyeon kabur lagi.

Seminggu kemudian..

Pernikahan Appa sunny dan Umma Soyoung telah berlangsung. Semua undangan dan kerabat telah hadir disana dan member ucapan selamat kepada keluarga mereka. Kini Sooyoung dan Ummanya resmi menyandang gelar Lee..bukan Choi lagi.

Teman-teman sunny mengucapkan selamat. Namun sunny hanya tersenyum tipis.

Bukan tidak bahagia. Cuma sooyooung jadi masalahnya. Entah kenapa…

To Late / One Shoot

 

 

Auhtor            : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast       : Yuri & Jessica’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Angst

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : One Shoot

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

Anyeong author bawain FF YULSIC. Siapa YulSic Shiper disini?? Hehhee..

Ini ff inspirasi dari seorang temen. Ceritanya sangat menyedihkan kalau terus diingat. Author sempet nangis dengerin cerita dia. Makanya author terinspirasi menjadikan ini FF dan cocok untuk karakter YulSic. Jeongmal Kamsahamnidda..^^

SARANGHAE…:* (I Hope She’s Seeing This One ) kekekekee 😛

Yuri…Kwon Yuri adalah seorang namja yang sangat tampan dan kaya raya. Tapi kekurangannya adalah dia tak pernah mengenal yang namanya pacaran ataupun yoeja. Dia tak percaya dengan hal itu. Pada suatu hari Yuri dan temannya Kim Taeyeon pergi kesuatu pesta. Taeyeon mengatakan kepada Yuri “ aku jamin malam ini kamu akan jatuh cinta Yuri.

“ tak mungkin Taeyeon. Jangan bercanda” ujar Yuri.

“ orang yang kamu lihat akan menjaid cinta pertamamu Yuri “ ujar taeyeon lagi.

Yuri hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Ketika Yuri masuk kepesta itu, dia merasa biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa.” Yuri mengira ucapan taeyeon hanya bohong belaka, namun ketika disuatu ruangan Yuri mengambil air, tak sengaja dia melihat seorang gadis dan tatapannya tertuju dengan gadis tersebut. Lama-kelamaan yuri ingat ucapan taeyeon. Dan yuripun jatuh cinta kepada yeoha itu. Namun ketika Yuri memberikan senyuman kepada Yoeja itu, dia malah cuek dan tak menyambut senyuman Yuri. Karena yeoja itu cuek kepadanya, Yuri semakin  penasaran kepada Yeoja itu.

Yuri berusaha mendekati yoeja itu namun respon yoeja itu sama, cuek. Namun yuri sangat penasaran dengan yoeja tersebut dan jatuh cinta dengan yoeja itu.yuri ingin tahu asal usul yoeja itu. Segala hal tentang dia. Dengan bantuan taeyeon, yuri akhirnya berhasil mendapatkan informasi mengenai yoeja itu. Ternyata yoeja itu adalah anak dari bosnya itu.yoeja itu bernama Im Yoona. Panggilan akrabnya Yoona. Akhirnya yuri dan yoona kenalan berkat Taeyeon. Namun tetap saja respon yonna masih sama, yaitu cuek dan dingin padanya.

Ketika yuri minta nomor handphone yoona, yoona tak memberikan no hpnya. Akhirnya yuri pulang kerumah, namun sepanjang perjalanan yuri selalu ingat dengan yoona. Ketika dia tidur, makan, kerja, dimanapun dan kapanpun wajah yoona membayangi yuri. akhirnya yuri nekat menemui yoona dirumahnya karena yoona adalah anak buah dari ayahnya. Akhirnya mereka bertemu dan ternyata sikap yoona berubah ke yuri. Yoona terbuka dengan yuri.

Ketika yuri memberikan senyuman ke yoona, yoonapun merespon dengan senyuman juga. Tapi disisi lain, Umma yuri telah menjodohkan dirinya dengan seorang yoeja yang lebih tua 2 tahun darinya. Yuri sangat menentang keinginan Ummanya dan menolak perjodohan itu. Yuri bilang ke Ummanya “ dia itu yoeja kampungan, aku tak mau menikah dengan yoeja kampungan seperti dia. Dia cocoknya menjadi Nuunaku”. Namun Ummanya tetap bersikeras menjodohkan Yuri dengan Yoeja pilihannya.

Ummanya sudah menjodohkan Yuri dengan yoeja itu sejak mereka kecil. Pada suatu hari umma Yuri mengajaknya kesuatu tempat dan ternyata kerumah yoeja itu. Yuri tak merespon yoeja itu karena hatinya sudah tertaut kepada Yoona. Gadis yang membuatnya jatuh cinta.

Ternyata Appa dari yoeja yang bernama Jung Jessica itu, yoeja yang akan dijodohkan kepada Yuri itu sakit. Sampai-sampai sudah mau meninggal. Ketika Appa Jessica dibawa kerumah sakit, appa Jessica akhirnya meninggal karena skait yang dideritanya sudah sangat parah dan terlambat diberikan pertolongan. Akhirnya Yuri dan Jessica dinikah paksakan oleh Orangtua mereka. Yuri tak menerima Jessica menjadi istrinya.

Setiap hari Jessica diperlakukan dengan kasar dan dimaki-maki dengan kata-kata kasar oleh Yuri. Biasanya kalau suami istri itu harus tidur seranjang, satu selimut, atau apa yang harus suami istri lakukan. Namun yuri tega membiarkan Jessica tidur di lantai, disofa setiap malam dan yuri tak mau tidur dengannya.

Yuri bilang” untuk yoeja kampungan sepertimu, ruangan ini sudah terlalu mewah untukmu. Tidur dilantai saja sudah termasuk beruntung buatmu” ujar yuri dengan kasar dan penuh hinaan. Alhasil setiap malam yuri menghina Jessica dan memperlakukan Jessica dengan kasar. Namun Jessica sangat sabar menghadapi Yuri, suaminya itu.

Yuri jarang sekali pulang. Yuri pulang jika dia hanya ingin tidur saja. Jessica setiap hari menunggu yuri hingga yuri pulang. Tapi hingga Jessica ketiduran disofa, yuri tak pulang kerumah. Namun Jessica tetap sabar menanti kedatangan suaminya yang tak kunjung datang.

Suatu hari yuri merokok, namun rokoknya itu dilempar kearah Jessica. Jessica membuatkannya makanan, yuri menumpahkannya dan membuangnya kelantai. Namun Jessica tetap sabar atas perlakuan Yuri, suaminya. Tak sedikitpun dia membalas perlakuan yuri.

Lama-kelamaan yuri kelakuan Yuri mulai melunak dan biasa saja terhadap jessica. Suatu hari Umma Yuri meminta cucu dari mereka. Dan yuri melakukannya untuk ummanya. Yuripun melakukan hal itu kepada Jessica sampai kemudian Jessica hamil anaknya. (ih,,gimana sih,,kasarin Jessica tapi pas adegan itu aja mau. >< ).

Namun yuri tetap saja menemui yoona. Padahal Yuri belum tahu perasaan Yoona yang sebenarnya ke yuri bagaimana. karena yoona tak pernah bilang perasaannya ke yuri. Mereka Cuma dekat saja satu sama lain tanpa tahu perasaan masing-masing. Yuri masih belum bisa menerima Jessica walau Jessica sudah mengandung anaknya.

Berbulan-bulan telah berlalu. Sifat yuripun semakin melunak dan akhirnya sadar bahwa cinta istrinya ke dia lebih besar disbanding cinta yoona kepadanya. Jessica sabar dan sangat sabar menghadapi yuri sehingga sifat yuri melunak kepada Jessica. Yuri mulai sadar. Betapa tidak.?? Saat yuri sakit, jessica istrinyalah yang merawatnya. Membuatkan bubur dan susu hangat buatnya. Membersihkan badannya yang kotor dan pokoknya Jessica telaten sekali melayani suaminya.

Suatu ketika yuri bertemu dengan Taeyeon sahabatnya dan taeyeon mengatakan sesuatu lagi kepada Yuri.

“ Yuri,,kamu itu sangat beruntung. seharusnya kamu bahagia karena mendapat seorang istri seperti Jessica yang baik, sabar dan selalu menyayangimu dibanding cinta pertamamu yang entah bagaimana perasaannya kepadamu. Mungkin dia hanya bermain-main denganmu.

Sadarlah Yul “ ucapan taeyeon membuat Yuri tersadar akan Jessica istrinya yang selama ini dia sakiti ternyata sangat istimewa dan lebih baik dibanding cinta pertamanya itu.

Yuripun pulang dan tak sabar bertemu Jessica istrinya. Dalam perjalanan pulang Yuri terus mengingat-ingat Jessica dan meneteskan air matanya. Tak henti-hentinya yuri menyebut nama Jessica. “ istriku yang sangat kucinta. Istriku yang aku sia-siakan..maafkan aku. Aku pria bodoh tak sadar akan kebesaran cintamu. Istriku yang kucinta.

Yuri selalu mengatakan hal itu disepanjang perjalanan menuju rumah.

Sesampainya yuri dirumah, dia tak melihat istrinya. Setelah mencari kemana-mana tetap saja yuri tak menemukan dimana Jessica berada.

Ketika sampai dikamarnya, yuri mengambil bantal. Namun tak sengaja dia menemukan buku diary milik Jessica. Yuri penasaran dan membuka buku diary itu.

Halaman pertama dia membacanya..

To diary.

“Aku sangat bahagia menikah dengan seorang namja yang tampan dan sempurna sepertinya.”

Halaman kedua dia buka kembali

“ diary..aku sangat mencintai suamiku..laki laki yang sempurna dimataku”

Halaman ketiga..

“ aku semakin mencintainya tuhan. Suami sempurna sepertinya. Sungguh snagat beruntung aku memilikinya.

Halaman selanjutnya.

“Aku akan sabar menghadapinya. Tuhan berikan aku kekuatan. Aku sangat mencintainya ya tuhan. Semoga nanti dia menyadari kehadiranku dan mencintaiku sebagai istrinya.

Halaman demi halaman dia baca. Sungguh menyesakan hatinya.

Sampai-sampai yuri tak kuasa meneteskan air matanya.

Istrinya begitu tangguh, baik, penyabar. Tapi dia malah memperlakukannya dengan kasar. Sungguh sangat disayangkan sikapnya itu. Kenapa terlambat dia menyadari hal ini.

Yui membaca selembar demi selembar diary milik Jessica. Hingga 3 minggu kemudian yuri tak menyadari waktu secepat itu berlalu. Ketika akan bangun dari duduknya, yuri menemukan selembar kertas. Yuri memungut dna kemudian membacanya.

 

“ To Yuri Suamiku..

 

Aku pergi ke rumah Ummaku..

Mungkin sebentar lagi aku akan melahirkan. Jadi aku pulang keruamh saja.

Aku sudah lama menunggumu tapi kamu tak pernah pulang. Mianhaee aku hanya meningalkan sepucuk surat ini. Semoga kamu membacanya

 

Salam hangat

Jessica

12 april 2007

 

 

Yuri kaget ketika melihat tanggal yang tertera.. ini 3 minggu yang lalu. Tapi kenapa dia baru melihat dan membacanya. Dengan cepat Yuri langsung menuju kerumah ibunya Jessica di desa. Yuri melaju dengan mobilnya cepat. Dia tak sabar bertemu dengan istri tercintanya. Setelah sampai di depan rumah Ibu Jessica, Yuri melihat banyak orang dirumahnya. Dia bingung dan takut menduga-duga.

“ Apa anaknya sudah lahir? Hanya itu yang ada dipikirannya. Namun kenapa semua pakaiannya hitam dan seperti terlihat raut muka mereka sedih. Yuri penasraan dan langsung masuk kedalam rumah.

Didapatinya Umma Jessica menangis dan membaca doa. Yuri penasran apa yang terjadid engan mereka. Yuri bertanya dimana Jessica dan ada apa semua ini.

Dan ternyata  ini acara mengenang 7 hari kematian/ kepergian Jessica dan Anaknya.

Yuri kaget. Yuri sedih. Dia tak bisa mempercayai semua ini. Begitu cepat waktu berlalu.

Yuri menangis sejadi-jadinya.

FlashBack

Jessica sedang duduk didalam rumah bersama ibunya. Ibunya hendak kedapur mengambil sesuatu untuknya. Namun Jessica ingin ke kamar mandi untuk pipis. Namun sesuatu kecelakaan tak dapat dia hindari.

Jessica terpeleset didalam kamar mandi dan kemudian terjatuh. Jessica berteriak da ibunya mendengar teriakan itu. Langsung saja ibu Jessica menghampiri Jessica.

Sungguh sangat tragis, Jessica berlumuran darah. Dengan segera ibu Jessica meminta pertolongan tetangga untuk membawanya ke Rumah sakit terdekat. Namun sayang, nyawa Jessica dan Bayi dalam kandungannya tak bisa diselamatkan. Mereka berdua pergi untuk selamanya. Jessica dan bayinya kemudian dimakamkan.

Flashback end

“ Umma kenapa tidak tidak bilang padaku “ isak Yuri

“ bagaimana aku mengatakan padamu, kamu saja tak jelas keberadaanmu. Semua nomer dihubungi tapi nihil.” Ucap Umma Jessica.

Yuri manenangisi kesalahannya. Kenapa dia bisa sejahat itu, sebodoh itu. Setega itu. Apa aku manusia “ batin yuri

Umma maafkan aku. Aku jahat, aku tak patut dimaafkan. Aku tak bisa menjaga sica dengan baik sampai akhir hidupnya.” Yuri menangis dna terus menangis.

“ Umma..antarkan aku ke makan Jessica dan anakku “ mohon yuri.

Merekapun akhirnya pergi bersama ke makan Jessica dan anaknya. Sesampai dimakan yuri langsung jatuh terduduk memeluk makan Jessica.

“ Jessica…maafkan aku..maafkan aku..selama ini jahat padamu, tak pernah sayang padamu, selalu membuatmu sakit. Maafkan aku Jessica “ yuri terus-terusan menangis dan mengucapkan kata maaf dimakan Jessica smabil memeluk makamnya.

Yuri berpindah ke makam anaknya. “ maafkan appa sayang..appa tidak bisa menjaga kamu dan Ummamu dengan baik. Jika ada mesiin waktu, aku akan memutar waktu untuk bisa bersama kalian lagi. Maafkan appa nak “ ucap yuri.

Jessica sayang tadinya jika aku bertemu denganmu aku akan memberikan kalung ini untukmu “ yuri mengeluarkan sebuah liontin perak dari saku jasnya.

“ ini sebuah liontin untukmu. Sebagai tanda sayangku dan akan berusaha mencintaimu. Tapi sudah terlambat. Aku menemuimu dengan keadaan seperti ini. Tapi aku makan tetap memberikan ini padamu sayang” ucap yuri seraya mengalungkan liontin itu dinisan Jessica. Semoga kamu dan anak kita tenang disana sayang. Maafkan aku, beribu-ribu maaf. Mungkin kamu tak akan memaafkanku. Aku tak pantas mendapat maaf darimu. Maafkan aku Jessica.

Sampai malam menjelang yuri terus berada dimakam Jessica dan anaknya. Terus menangis, meminta maaf dan berdoa untuk alm. Istri dan anaknya.

Hatinya sangat sakit, pedih dan hancur. Kehilangan dua orang sekaligus yang dia cintai. Namun terlambat menyadari dan menyesali semua itu. Sampai yuri mati dia tak pernah menikah dengan wanita manapun karena Jessica selalu ada dihatinya dan akan selamanya mencintai Jessica.

 

 

Np : perjodohan itu tak selamanya buruk. Tidak salah dan dosa mengenal seseorang. Siapa tau orang yang dijodohkan dengan kita jauh lebih baik dibanding orang yang kita cintai. Belajarlah menerima sesuatu dengan ikhlas. Cernalah dulu baru ditelan. Jangan langsung menelan karena kamu tidak tahu apa yang kamu telan.

 

 

 

hikss,,,author benar-benar nangis sekarang jalan ceritanya sedih banget, athor ga bisa bayangin kalo ada orang seperti dicerita ini. sangat menyakitkan banget.

author mw nenangin diri dulu yah,,

byee byee…

BE MINE [Chap 7]

 

 

Auhtor            : Eveel

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : Chaptered

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

 

 

Beberapa bulan ini Taeyeon dan Tiffany diam-siam saling menyukai sejak satu sekolah dan tak sengaja mereka bertemu dalam kejadian yang cukup konyol. Sehingga muncullah rasa itu dalam hati mereka masing-masing. Namun mereka tak tahu perasaan satu sama lain. Malu mengungkapkannya dan malu terhadap orang lain. Malu nelan ludah sendiri sepertinya. Ahhahahaha….

Saat tiffany membawa buku yang lumayan banyak, tak sengaja buku-bukunya terjatuh dan pada saat itu taeyeonlah yang menolongnya membawakan buku-buku itu. Kemudian saat tiffany terpeleset, taeyeon menolongnya, namun malah seperti akan ciuman dan saling pandang. Sooyoung. Hyoyeon dan Yuri heran melihat Taeyeon begitu banyak berubah sejak kehadiran Tiffany. Taeyeon perlahan-lahan berubah. Berangkat sekolah pagi-pagi sekali, rajin belajar dan sifatnyapun sudah berubah total. Semua penghuni sekolah geger dibuatnya. Seorang Kim Taeyeon bisa berubah. Tiffany hwang memang hebat. Hanya itu kata-kata yang dilontarkan semua siswa. Jessica dan Sunny bingung, tumben sahabatnya itu..bisa dibilang suka dengan cowok yang keras seperti taeyeon.

*aduhh jadi pengen ketawa*

“ Yaa..Fany~ahh,,kamu tak salah bukan? Apa kamu sedang sadar sekarang huh??” ucap Jessica heran.

“ waeyo jessie? Memangnya kenapa denganku?aku ini sedang sadar “ ucap fany

“ kamu tak salah suka dengan taeyeon?? Apa kamu yakin taeyeon baik untukmu huh?? Apa kamu tak takut dia akan menyakitimu nanti?” Tanya Jessica

“sepertinya tidak..aku percaya padany. Untuk urusan itu, lihat saja nanti. Yang pasti aku suka padanya “senyum tiffany mengembang seakan sedang berada dalam surga dunia.

“ahh terserah padamulah. Jika nanti ada apa-apa urusin sendiri. Jangan lari padaku “ ujar Jessica dan pergi meninggalkan tiffany sendirian.

“ Ya..Sica~ya,,,sicaaa “ teriak tiffany dan berlari mengejar Jessica.

 

Saat ditaman sekolah…

 

“ Oppa..kenapa oppa mengajakku disini? Apa yang ingin kamu katakana” ucap Sunny dengan penuh kebingungan.

“heem..aku..aku..” hyomin gugup “ Aduhh,,ottoekke..kenapa susah banget rasanya. Cuma bilang sarangahe saja susah..ahh tuhan tolonglah…”batin Hyomin.

“aku apa oppa?? Katakanlah” ujar sunny

“hhhh..”hyomin menghela nafasnya dan bersiap-siap untuk mengutarakan isi hatinya.” Sunny~ahh…aku,,,aku…” ayoo hyomin pasti bisaa” batinnya.

Oppa..katakanlah?” sunny tak sabar

“ hhh,,,Sunny..sejak lama aku menyukaimu. Entah kenapa perasaan ini ada. Ketika melihatmu, bersamamu ada disisimu aku bahagia. Aku mencintaimu Lee Sunny. Saranghaee..maukah kamu menjadi yoejachinguku??” ucap hyomin.

DEGGGG..!!!!!!!!

Sunny bingung,sedih,senang semua jadi satu. Dia senang karena namja yang sangat dia suka mengutarakan isi hatinya namun, disisi lain dia sudah menikah. Apa yang harus dia lakukan. Tanpa sadar sunny menangis dan itu membuat hyomin bingung.

“ sunny~ahh..gwechana?” cemas hyomin.” Mianhae sunny seharusnya aku tidak mengatakannya.mianahe “ hyomin merasa bersalah.

“ aniya Oppa..aniya..bukan salahmu. Aku takut menyakitimu oppa. Aku takut setelah mengatakan ini kamu menjauh dariku.” Mianhae oppa…aku tidak bisa..jeongmal mianhae oppa..hikss” isak sunny

“ maksudmu sunny~ahh” hyomin takut

“ mianhae oppa..jeongmal.aku tidak bisa manjadi yeojachingumu.aku..aku hanya menganggapmu sebagai kakak ku saja..aku tidak memiliki perasaan lebih padamu oppa” tangisan sunny semakin deras. Sunny terpaksa berbohong. Membohongi hatinya. Bagaimana bisa dia menerima sedangkan dia sudah menjadi istri orang lain. Walau tak cinta tapi tetap saja tidak bisa. Meskipun sakit, sunny harus bisa.

Bagaikan petir menyambar. Hyomin tak percaya mendengar ucapan sunny, orang yang sangat dia cintai menolaknya.” Aa.apa..sunny..aku..aku tidak salah mendengarnya bukan? Kamu bercanda sunny~ahh,..

Sunny menggelengkan kepalanya “ jeongmal mianhae oppa..aku tidak bisa. Aku hanya mengganggapmu oppa saja. Mianhae..aku harap oppa masih mau berteman denganku oppa..

“ apa tidak ada cinta untukku sedikit saja sunny?apa semua yang pernah kita lakukan hanya teman semata??”ujar hyomin mencoba meyakinkan sunny

“jeongmal mianhae oppa…mianhae…” sunny semakin deras meneteskan air matanya dan tertunduk lemah.

“tapi…hhh…baiklah sunny~ahh…mungkin aku saja yang terlalu berharap. Maafkan aku dna setidaknya aku tahu perasaanmu sebenarnya padaku “ hyomin kecewa namun untuk beberapa saat dia menarik tubuh sunny dan memeluknya erat. Sunny hanya diam menangis dalam pelukan hyomin. Merasa bersalah dan harus terpaksa memilih dalam pilihan yang sulit. Coba saja keadaaannya tidak seperti ini. Mungkin dia an hyomin akan menjadi pasangan yang bahagia. Coba saja lihat, hyomin namja yang sangat ganteng, baik hati, rajin belajar dan bersekolah, suka menolong dan senyumnya itu sangat menawan. Yoeja siapa yang tak mau dengannya. Namun saat seperti ini sunny terpaksa demi keluarganya.

“ hyomin oppa..saranghae,,mianhae..semoga oppa mengerti “ batin sunny.

“ baiklah sunny jika itu maumu, aku tak akan memaksa. Tapi untuk terakhir kali bolehkan aku menciummu?” ucap hyomin yang membuat sunny gugup dan kaget.

“ci..cium oppa?” lirih sunny. Hyomin mengangguk tersenyum walau hatinya sakit ditolak yoeja kesayangannya itu.

Tanpa aba-aba sunny, hyomin mencium keningnya dengan hangat membuat sunny memejamkan matanya untuk beberapa saat. “ oppa…aku harap oppa tidak marah dan benci padaku. Aku harap oppa masih mau berteman denganku. Maafkan aku oppa. Maaf..” isak sunny dengan hati yang snagat hancur.

“ ne sunny~ahh,,,gwechana…kita masih berteman. Jangan sedih okay? Jelek wajahmu seperti itu” hyomin mengacak-acak rambut sunny.” Aku pergi dulu yah..ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Byee sunny..” ucap hyomin meninggalkan sunny, namun ketika membalikkan tubuhnya dari sunny, hyomin menangis.

Sunnt terduduk lemas. Hanya bisa menangis. Ada rasa penyesalan, sedih, sakit. Namun semua membuatnya lega karena dia berani menyelesaikan satu masalahnya walaupun dia harus membohongi perasaannya.

 

Sementaran itu….

 

“Ya..berhenti mengikutiku.!! Bisa tidak kau pergi dari hadapanku..aku muak melihat tingkah sok kerenmu itu” teriak Jessica kesal

Yuri terus saja mengikuti Jessica tanpa wajah berdosa sambil bersiul-siul sedangkan Jessica sangat terganggu oleh kelakuan yuri. Saat yuri lengah Jessica sembunyi menghindari yuri.

Setelah aman Jessica keluar namun tiba-tiba yuri sudah didepannya

“ mau kemana? Kenapa menghindariku terus huh” ucap yuri dengan wajah inocencenya

“kau menyebalkan. Aku tak suka dengan sikapmu seperti itu, sangat menggangguku. Apa semua yeoja kamu perlakukan seperti itu jika kamu suka padanya huh” kesal Jessica

“ tidak..aku tak pernah menyukai yoeja sebelumnya setelah bertemu denganmu” ucap yuri to the point.

“hhhh…”Jessica menghela nafasnya

Tiba-tiba fany datang…” Jessie..hosh..hosh..untung kamu dapat. Aku cari-cariin kemna-mana ternyata pacaran disini sama yuri ya “ goda tiffany sambil mengatur nafasnya

Tukkkk..!!!!!… Jessica mendaratkan jitakan ke kepala tiffany. “ kalau ngomong yang bener. Siapa yang pacaran huh..ada apa kamu mencariku

“ isshh sakit tau..” tiffany mengelus-elus kepalanya.” Sunny dimana? Sejak tadi pagi dia tak ada. Aku cemas.

“ ayo cari dia kalau begitu. Kajjaa..” Jessica menyeret tangan tiffany pergi. “ huhh selamat…” batinnya

“ yuri byeee….” Ucap tiffany.

Yuri hanya bengong sendirian..

 

Tiffany dan Jessica berpapasan dengan hyomin. Wajahnya terlihat sedih dan tak ada senyuman sedikitpun. Duo America itu penasaran dna menanyakan keadaannya. Setelah didesak akhirnya hyomin menceritakan semua yang terjadi dengan dia dan sunny. Tiffany dan Jessica terkejut. Antara percaya dan tidak. Bukankah mereka saling menyukai? Tapi kenapa sunny menolaknya. Apa ada sesuatukah setelah menghibur hyomin, mereka mencari sunny. Setelah mendapati sunny sedang duduk ditaman, mereka menghampirinya.

“ sunny~ah…” Jessica menepuk bahu sunny. Namun dengan sigap sunny menghapus air matanya.

“ gwechana..apa yang terjadi denganmu dan hyomin oppa?” ujar Tiffany

Sunny hanya menggelengkan kepalanya.

“ jangan bohong pada kami sunny. Kami ini sahabatmu. Kenapa kau menolaknya? Bukankah kamu menyukainya?” Jessica penasaran dengan keputusan sunny

“ aku hanya menganggapnya kakak saja sica. Aku hanya menyukainya sebatas teman saja” jelas sunny

“ yakin.??” Desak Jessica

“ ne..waeyo? salah?” ucap sunny

“ tapi sunny kenapa kamu menangis kalau kamu hanya menganggapnya oppa saja” Tanya tiffany

“ aku…aku…” sunny menundukan kepalanya

“ aku apa sunny~ah..kamu mencintainya kan” desak tiffany

“ andwe..aku menyakitinya. Aku takut dengan kejadian ini dia menjauhiku atau mungkin membenciku” jelas sunny

“ jinjja? Apa kamu yakin sunny” tiffany mencoba meyakinkan perasaannya

“ ne..aku mohon jangan ungkit ini lagi. Jebal..” mohon sunny

“ baiklah..semoga keputusanmu benar.” Ucap Jessica

 

 

YoonHyun…..

 

Yoona dan Seohyun sangat giat bekerja dan membantu orangtuanya. Demi kelangsungan hidup mereka. Walau lelah tapi demi keluarga mereka, mereka kuat.

“ umma..appa..aku rindu Nuunaku” desah Yoona ke orangtua mereka.

“ kami juga merindukannya yoong. Tapi bagaimana bisa, jika kita menemuinya disana mungkin kita atau sunny akan disakiti” isak ny.lee.

“ umma…bagaimana keadaan unnie disana. Aku takut mereka menyakiti unniee” seohyun menangis dan memeluk ny. Lee.

“ kita berdoa saja ya nak. Semoga unnie dan nuuna kalian selamat dan kita bisa bertemu nanti” tegar ny.lee.

Tuan lee meneteskan air matanya. Tak bisa berbuat banyak.

“ aku besok mau menemui nuuna disana umma” ujar yoona

“ aku juga ikut oppa” ujar seohyun.

“ andwee..tidak boleh. Kalian bisa celaka. Sabarlah sayang, nuunamu pasti akan baik-baik saja.  Doakan kakak kalian. Umma mohon jangan ya” mohon ny.lee

Tapi umma…” ujar yoona

“ jebal.jangan yoong,,kita pikirkan saja nanti bagaimana agar kalian bisa bertemu dengan kakak kalian “ ujar ny.lee menenangklan kedua anaknya.

Si kembarpun nurut.

 

Sepulang sekolah sunny langsung bekerja. Setelah malam dia pulang kerumah sooyoung.

Namun sooyoung menyambutnya dengan wajah penuh amarah. Sunny takut melihat sooyoung. Sepertinya akan ada sesuatu lagi dengannya.

 

To Be continued…..

 

Saranghaee para readersku..tanpa kalian aku tak bisa semangat. kalian adalah vitaminku selain SNSD unnie tentunya.

aku tak bisa mengucapkan apa-apa selain terimakasih atas pujian, koment, kunjungan dan semuanya…

BE MINE [Chap 6]

 

 

 

Auhtor            : Eveel/Stalker

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : Chaptered

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

Oke lanjut lagi deh dari pada kelamaan nunggu. Kasian Readers-ku tersayang *plaakkk*

 

 

 

Sunny AWAS…!!!!

Sunny menoleh dan BRUKKK… Sebuah Bola Sukses mengenai kepalanya dan Sunny ambruk tak sadarkan diri.

“ Ahh…Aduhh..” Sunny terbangun dan memegang kepalanya.

“ Sunny gwechana?? “ cemas Hyomin

“ Sunny kamu tak apa-apa kan?? Cemas Jessica juga.

“ aku dimana?? “ desah Sunny

“ kamu di UKS bunny. Kamu tadi pingsan.” Ujar hyomin.” Kamu Istrahat ya? Jangan bangun dulu

“ Awas saja mereka. Kalau ketemu aku tak akan biarkan mereka lolos..” Geram Jessica

“ Sudah Jessica..sudah..jangan ribut. Kau tahu mereka seperti apa. Kita tak usah meladeni mereka” Ujar Tiffany sambil meredakan emosi Jessica

“ Tidak Bisa..!! pokoknya awas mereka “ emosi jessica meluap dan Jessica mengepalkan kedua tangannya.

“ Sudah..sudah sica.. kasian sunny harus istrahat.nanti aku Bantu caranya untuk membalas mereka “ ujar hyomin.

Aku keluar dulu ya aku mau kekelas sebentar mengambil sesuatu “ ujar Tiffany

 

Tiffany keluar daru ruang UKS menyusuri lorong sekolah menuju kelas. Tiba-tiba dia dihadang oleh Taeyeon. ‘ Hemm…” Taeyeon berdehem

“ Wae?? Mau apa kamu?? Mau menjahili aku lagi?? “ sinis Tiffany

“ waeyo?? Tidak bolehkah aku berkenalan  denganmu”

“ untuk apa? Seorang Taeyeon mau kenal denganku? Apa jangan-jangan diotakmu itu sudah kamu susun rencana jahatmu untuk mengerjaiku?” sindirnya

Taeyeon mendekat kerah Tiffany, namun tiffany mundur sampai tubuhnya menyentuh tembok.” .Wa..Waee…menjauh dariku “tiffany mendorong tubuh taeyeon namun taeyeon segera menangkap tangan Tiffany. Taeyeon berasa Menangkap sebuah aliran listrik pada tangannya. Tubuhnya serasa kaku ketika memegang tangan tiffany. Tapi dia tak mampu melepaskan tangannya dan terus saja memegang tangan tiffany. Ketika mata mereka saling bertemu taeyeon tak mampu mengucapkan kata sepatahpun. Dia hanya melihat sebuah tatapan mata penuh kehangatan didalamnya. Matanya tak mampu berkedip. Hanya ingin selalu memandang mata Tiffany.

“ Hey..hey,,lepaskan tanganku Kim Taeyeon..” bentak Tiffany. “ kau jangan kurang ajar padaku. Tiffany kembali mendorong tubuh tae-tae dan mereka saling menjauh.

Taeyeon terdiam dan dia lupa apa yang menjadi tujuannya tadi. Jantungnya berdenyut kencang. Tangannya taerus saja memegang dadanya sendiri.

 

Taeyeon Pov

 

Kenapa? Apa yang terjadi padaku? Kenapa tuubuhku kaku saat menatap matanya. Seperti ada suatu aliran ketubuhku saat aku pegang tangannya. Ottoekke? Jantungku sertasa mau meledak. Apa yang terjadi padaku sekarang?? Mata itu begitu teduh dan hangat. tak ingin aku cepat pergi dari sini. Aku ingin terus memandang mata itu. Ahh.. jantungku serasa ingin keluar. Sangat keras..dan keras berdenyut. Apa aku…ahh tidak..tidak..mana mungkin seornag Kim Taeyeon bisa jatuh cinta. Apa lg seorang gadis sepertinya. Tapi kenapa begitu lain?? Ahhh…aku bingung…

 

Normal Pov

Taeyeon terus saja memegang dadanya. Matanya terus tertuju kepada tiffany. Tiffany melihatnya bingung.

“ hey..hey..kau kenapa? Kesambet ya? “ ujar tiffany sambil melambai-lambaikan tangannya ketaeyeon.

“ehh..aniyaa..aniyaa..” taeyeon berlari meninggalkan tiffany begitu saja.

Tiffany bingung melihat kelakuan taeyeon. “ dasar namja aneh “ ujarnya dan berlalu.

 

Diruang UKS Sunny dan Hyomin hanya tinggal berdua saja. Karena Jessica pergi entah kemana. Suaasana hening menyelimuti. Mereka tampak malu satu sama lain.

“ hemm,,Sunny~ah..’hyomin gugup

“ Ne Oppa.Waeyo??” ucap Sunny

“ ee…heem..Aduh aku harus bilang apa ya?” batinnya

“ Wae Oppa..kenapa gugup? Oppa sakitkah? “ cemas sunny

“ aniyaa..maksudnya bagaimana keadaanmu sekarang? Sudah baikan?

“ Sedikit pusing Oppa…tapi aku masih banyak yang harus dikerjakan “ ucap Sunny

“ Aniyaa..Sunny kamu harus istirahat. Kamu harus makan. Tubuhmu lemah dan kurus. Apa kamu jarang makan huh??” Tanya Hyomin.

Sunny hanya diam. Karena memang yang dikatakan Hyomin benar. Tapi dia tak mau hyomin cemas padanya.

“ Kamu diam berarti iya kan? Aku sudah bilang makanlah yang teratur walau kamu tak nafsu sekalipun. Jangan sampai sakit seperti ini sunny~ah…” Hyomin memegang tangannya dan mengelus-elus tangan Sunny.

“ Omoo…jantungku berdetak kencang sekali. Aduhh…” batin Sunny

Tiba-tiba hyomin mencium kening Sunny dan alhasil membuat Sunny kaget. Wajahnya memerah seketika. Sunny hanya diam karena dia suka dengan perlakuan Hyomin (cieee..). ehh..mianhae Sunny aku tak bermaksud kurang ajar padamu..aku..aku..aku kekantin dulu membelikanmu bubur. Kamu tunggu disini ya” ujar Hyomin. Karena malu dia pergi begitu saja. Mereka tak sadar diluar jendela Sooyoung mengintip mereka. Setelah Hyomin keluar, Sooyoung masuk keruangan UKS dimana Sunny berada.

“ Apa dramanya sudah selesai?” ujar sooyoung yang mengagetkan Sunny.” Kau suka dicium namja itu?apa namja itu pacarmu???

“ u..uuntuk apa kau kesini “ gugup Sunny

“ terserah aku..ini sekolahku untuk apa kau melarangku? “ sinis Sooyoung dan mendekati Sunny.

“Namja itu pacarmu huh??” selidik Sooyoung

“ a..aniyaa…Wae..kalau dia pacarku, kau mau apa?”Sunny memberanikah dirinya

“ bagus..Bagus…setelah kau, dia akan menjadi taergetku “ gertak Sooyoung

“ Andweee…jangan sakiti dia. Dia tidak salah. Kau kenapa selalu menyakiti orang yang dekat denganku “ marah Sunny.

Sunny berusaha untuk bangun tapi kepalanya kembali pusing. “ aww…kepalaku..”ujar Sunny sambil memegangi kepalanya dna kembali terbaring.

“ Bangun saja kau tak bisa, bagaimana kau mau mencegahku huh?sindir sooyoung

“ kau kau..kalau kau gentle, hadapi aku saja, jangan libatkan mereka” teriak Sunny.

“ sooyoung mendekat kesunny dan menopang tubuhnya dengan kedua tangannya diranjang.” Kau berani padaku??”aku suamimu dan dia pacarmu?haha hebat sekali kau gadis pendek”

“YA..kenapa memangnya aku pendek?? Dan ku bukan gadis seperti yang kamu kira “ teriak Sunny.

“ kalau begitu aku bisa menciummu kan? “ Sooyoung mendekatkan wajahnya ke wajah Sunny, namun sunny menahan tubuhnya. Seketika itu mata mereka saling bertemu satu sama lain. DEG..!!!

 

Sooyoung Pov

 

“ apa..ada apa dengan diriku..hatiku gelisah melihatnya, jantungku berdebar. Andwee..tidak mungkin..aku ..ahh.matanya begitu indah..wajahnya seperti..seperti dewi…sangat…sangat..cantik..baru pertama kali aku melihat dewi sepertinya…

Ahhhhh Tidakk…bodoh kamu Soo..jangan percaya dengan yoeja,,,arghhhh “

 

Normal Pov

Sooyoung menatap lekat-lekat mata sunny, dia tersadar dan mendorong tubuh Sunny kembali. Sunny hanya diam, dia bingung melihak kelakuaan aneh Sooyoung.

“ Ya..kau jangan berani menggodaku “ teriak Sooyoung. Sunny yang bingung atas ucapan sooyoung dan membalas “ kapan aku menggodamu? Aku hanya diam. Kamu terus yang mengerjaiku”.

“ a.awas kau pendek “ ucap sooyoung dan keluar dari ruangan itu.

 

Setelah kejadian itu. Sooyoung terus mengusik hidup Sunny. Mulai dirumah, sekolah ditempat kerja, dimana-mana. Sunny tetap sabar menghadapinya. Seketika itu perlakuan kasar Soyoung ke Sunny mulai jarang dilakukan dan bahkan tidak pernah. Sooyoung hanya membentak sunny jika dia marah padanya. Namun suatu ketika sooyoung pulang dalam keadaan basah kuyup karena kehujanan. Sebelumnya dia bertengkar dengan Appanya.

 

“Soo..sooyoung~sshi..kamu kenapa? Kenapa basah kuyup”? ucap sunny yang segera mengambilkannya handuk . sooyong hanya diam menatap Sunny dan terus berjalan meninggalkan Sunny. Namun sunny berusaha mengejar dan memberikan handuk kepadanya. “ Ya… pergi kau.. jangan ikuti aku “ bentak sooyoung dan membuat sunny kaget terdiam. Namun tiba-tiba Sooyoung terjatuh pingsan.

“ Ya ampun badannya panas.” Ucap sunny.

Sunny segera membawanya kekamar dibantu para pelayan sooyoung. Sunny membantu menggantikan pakaian sooyoung yang basah dengan pakaian hangat yang baru. Menyelimuti tubuh sooyoung dengan selimut tebal. Kemudian sunny mengambil air hangat dan kompresan untuk mengompres sooyoung. Setelah itu  membuatkan sooyoung bubur dan minuman hangat, lalu menunggui Sooyoung sampai dia terbangun. (istri yang telaten).

 

Sooyoung Pov

 

Aku memasuki sebuah gerbang. Aku penasaran dan membuka pintu berbang itu. Aku melihat tempat penuh dengan bunga, tanaman yang begitu indah, subur, juga danau yang jernih airnya. Dimanakah aku sekarang? Aku tidak tahu kenapa aku bisa sampai disini.

Aku berjalan menyusuri tempat yang asing bagiku,namun sangat indah sekali. Langkahku terhenti ketika aku melihat seseorang wnaita dengan gaun putih. Duduk membelakangiku dan menghadap danau. Aku penasaran siapa yoeja itu. Akhirnya aku beranikan diri mendekat. Namun yeoja itu membalikkan tubuhnya. Aku terkejut setelah melihat siapa dia. “ Umma…Ummakah itu?tanyaku.

“ Sooyoungie..Anakku..” yoeja yang dipanggil sooyoung umma itu tersenyum

“ Umma…Umma..kenapa baru dating..aku merindukanmu umma “ ujar sooyoung dan memeluk tubuh hangat ummanya.

“ Choi Sooyoung..umma juga rindu padamu “ yoeja itu mengelus kepala Sooyoung.” Kau tahu kenapa kamu berada disini?

“ aniya Umma..apa aku sudah mati? Ujar sooyoung polos.

“ kamu tahu apa salahmu sooyoung?

“Salahku Umma?? Apa salahku? Apa aku menyakitimu umma?” sooyoung bingung dengan ucapan ummanya itu.

“ kau tahu siapa yoeja yang dirumahmu itu? Yang sekarang telah menjadi istrimu? Yang kamu siksa? Apa kau lupa dengan janjimu dulu??” umma sooyoung menatap lembut anaknya itu.

Seketika sooyoung terdiam dan menunduk.”umma kenapa bisa tahu semuanya?

“umma tahu tentang dirimu dan keluarga kita anakku. Kenapa kamu tega menyakitinya? Apa dia bersalah padamu? Umma tahu dia yoeja yang baik.kenapa kamu lakukan itu? Itu sama saja kamu menyakiti umma karena dia dan umma sama-sama seorang yoeja sooyoung.” Ucapnya lagi

“ Mianahe Umma,,jeongmal mianahe.aku…aku Cuma disuruh appa..dan aku tak tahu kenapa harus menurutinya umma..aku salah umma” sooyoung menunduk

“umma sangat sedih sekali kamu jadi seperti ini. Kamu bukan anak yang baik. Mana anak umma yang baik, pintar dan sopan? Rubahlah sikapmu sooyoung. Kamu sudah besar. Jangan ikuti sifat buruk appamu dna jika kamu mampu umma minta padamu rubahlah sifat buruk appamu. Umma sangat kecewa keluarga kita seperti ini. Umma kecewa padamu sooyoung”.

“ jeongmal mianahe umma..jeongmal..mianhae umma..” sooyoung menangis dan berlutut memeluk kaki ummanya.

“Bangun sooyoung..bangunlah..” yoeja itu menarik tubuh sooyoung.” Umma memafkanmu jika, kamu mau berubah menjadi anak baik, minta maaflah ke yoeja itu dna keluarganya. Bantu mereka kembalikan hak mereka. Jika tidak kamu tidak akan melihat umma lagi. Arra??” ucapnya lagi

“ ne umma..aku akan berusaha..maafkan aku umma..dia yang membuat aku seperti ini sejak kamu meninggalkanmu umma.”aku ingin umma ada untukku. Aku merindukanmu umma..”sooyoung memeluk ummanya kembali.

“ dunia kita beda sayang. Kamu anak yang kuat. Aku pasti bisa..jika  kamu rindu umma, datanglah ketempat umma diistirahatkan. Sekarang umma harus pergi nak…” yoeja itu melepaskan pelukan sooyoung dan menghilang begitu saja. “ Umma..ummaa jangan pergi…umaaaa……” teriak Sooyoung.

 

Normal Pov

 

Ummaaa…..”teriak Sooyoung dan membuat Sunny kaget “ apa dia bermimpi” batin Sunny. Sooyoung terus saja berteriak dan akhirnya dia terbangun.

“ Umma….hoshh..hosh..” umma dimana.” Teriak sooyoung

“umma??? Memangnya ummanya dimana? Kenapa setelah 4 bulan aku baru mendengar dia memanggil ummanya dan aku juga tidak melihat ummanya. “ batin Sunny.

Sooyoung sadar dan melihat sekeliling. Dia mulai mencerna semua yang dia alami. “ apa aku bermimpi?. Tapi itu terlihat nyata “ batinnya. Kemudian sooyoung melihat sunny disampingnya. “ ya..kenapa kau disini pendek “ ejek sooyoung.

“ kau sakit. Tadi kau pingsan jadi aku menungguimu disini “ ucap sunny dengan sedikit kesal karena sooyoung memanggilnya pendek.

Kemudian sooyoung bangun dari tempat tidurnya. “ minggir” ketus sooyoung.

“ Hey..kamu sakit. Kamu harus makan. Aku sudah membuatkanmu bubur” ucap Sunny dan menahan sooyoung.

“Ya..apa urusanmu huh..” aku tak peduli dan tak ada yang peduli padaku” sooyoung berjalan tapi kemudian memegangi perutnya karena lapar. Kalau dia minta makanan itu namanya cari malu.

“ beneran kamu tak mau makan??” ujar sunny.” Kalau iya aku akan membawa makanan ini kedapur lagi. Sayang kalau dibuang, tapi apa boleh buat.”sunny membawa makanannya keluar. Tapi sooyoung merebutnya dari tangan sunny. “ kalau kamu maksa, baiklah. Aku akan makan sendiri.” Sooyoung duduk dan makan bubur buatan sunny. “ Hey..kenapa kau masih disini? Keluar sana “ usir sooyoung.

“ sunny keluar dengan wajah bingung dan aneh. Pertama kali melihat sooyoung seperti itu dan siapa yang memaksanya? Aneh.” Batin sunny

 

 

 

hahahahaha….

apa ya? bingung author harus ngomong apa….==a

inget Koment ya…dikit amat yang koment…

kalo masih dikit author ga lanjutijn neh..*ngancem*

hehehe thanks yg udah mampir ya..trus udah kasi kripik lagi..heehehe

kamsahmnidda ^^

 

BE MINE [Chap 5]

Auhtor            : Eveel/Stalker

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : Chaptered

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

“Kau Pikir kau bisa lari semudah itu haa??” Bentak Sooyoung.

Aniyaa..itu,tidak seperti yang kamu lihat “ ujar sunny gugup

“ ahahhaa kau mencoba mengecohku lagi?? Kau mau kabur bukan? Buktinya kau sekrang berada disini?” ujar Sooyoung

“Aniyaa,,,aku benar-benar tidak kabur. Tadi temanku mengantarku, aku bingung harus kemana. Aku suruh dia kesini biar dia tak curiga kepadaku” sunny berusaha membela

Sooyoung menarik kerah Baju Sunny dan mendekatkannya padanya.

“ Kau mau menipuku lagi Haa?? Apa aku harus menyekapmu kembali??” gertak Sooyoung

“ Jebal…Andweeee…sungguh aku tak bohong. Jebal jangan lakukan itu. Aku tak akan seperti ini lagi “ isak Sunny

Sooyoung melihat mata Sunny lekat-lekat dan kemudian tak tahu kenapa dia menelan ludahnya. Sooyoungpun melepaskan pegangannya. “ Ayo Pulang Ajushi” perintah Sooyoung.

Sunny hanya diam. Selama perjalanan begitu juga dengan Sooyoung.

Sekolah…..

Semua murid di Busan Foreign Language High School sedang berkumpul.

“ semuaaa harap diam..2 hari lagi adalah perayaan sekolah. Kalian tentunya sudah tahu setiap 2 tahun sekali sekolah kita dengan sekolah CheongShim International Academy akan berada dalam satu sekolah dan bersama-sama belajar dan bekerja untuk perayaan dan akademi sekolah. Jadi selama beberapa bulan kedepan kita akan melakukan aktifitas kita disana. Dan bla..bla..blaa…” oceh sang kepala sekolah.

Semua murid-murid bersorak riang. Entahlah apa yang mereka gembirakan. Apa ada seseorang yg mereka sukai disekolah itu atau siapa yang tahu.

“ jadi kita benar-benar akan kesana??” ujar Jessica sambil memutar bola matanya.

“memangnya kenapa Jessie??” ujar fany

“ kau tahu..aku mendengar dari beberapa murid, disana ada sbuah genk yang terkenal sangat bad banget..sangat-sangat berkuasa sampai-sampai guru disana menyerah dan takut dengan mereka. Ya bisa dibilang takut dipecat karena beberapa dari mereka itu anak orang kaya yang orangtua mereka sebagai penyumbang terbesar disana. Bias dipastikan mereka akan berbuat semena-mena kepada siapapun yang berani kepada mereka. Kalau tak salah namanya The Grim Reaper sang malaikat maut. “ cerocos Jessica

“kau tahu sampai ke hal seperti itu Jessie “ Fany bingung

“ biarkanlah…itu bukan urusan kita Jessica~yaa..” desah Sunny

“ whot?? Are u kidding me?? Jadi urusan kita karena kita akan satu sekolah dengan mereka. Jika nanti kita dikerjai bagaimana?? “ kagetnya

“ kau takut?? “ sunny menaikan aliasnya dan menatap Jessica

“Yaaa…aku tak takut..jangan menatapku seperti itu Sunny~ahhh “ Bela Jessica

“Sudahlah kita jadi bagian dari anggota Osis pikirkan nanti apa yang akan kita kerjakan disana.” Ucap Sunny

“ Baiklah Ketua Osisku yg imut” Jessica mencubit pipi Sunny

Tiffany hanya tertawa melihat mereka. Dan akhirnya menyiapkan segala sesuatu untuk hari besok menuju sekolah CheongShim.

 

“Kalian siaapp?? “ ujar sanga kepala sekolah dengan semangat

“Siaaaaaaaaapppp “ sambut para murid dengan antusias.

“selama berada disana kalian harus menjaga kedisiplinan dan sikap kalian. Jangan sampai membuat keributan. Ayo kita berangkat “ kepala sekolah mengarahkan murid-muridnya

Setelah sampai ditempat tujuan. Murid-murid disekolah CheongShin menyambut mereka dan berkumpul dihalaman sekolah. Setelah diberikan pengarahan dan apa yang harus dilakukan selama mereka dalam satu sekolah. Karena Sunny dan kedua temannnya adalah anggota Osis jadi mereka bertugas menyusun rencana bersama Osis disekolah itu. Setelah dirasa cukup mereka membuabarkan diri dan masuk ke ruangan yang sudah disediakan untuk sekolah mereka. Ketika menuju keruangan itu, tiba –tiba..

BRUKKKK…

Awww… teriak Tiffany yang tak sengaja menabrak Beberapa Cowok.

Tiffany…” Teriak Sunny dan Jessica

Gwechana Fany~ahh??

Nee Gwechanayoo “ sica..

Sunsicapun membantu Tiffany berdiri. Setelah itu mereka baru ngeh kalau beberapa namja sejak lama berdiri didepan mereka. Ekspresi Jessica dan Tiffany hanya diam berdiri sedangkan Ekspresi Sunny begitu terkejut. Jantungnya seakan diam.

 

Sunny Pov

 

Aku membantu tiffany untuk berdiri, setelah itu aku melihat beberapa namja yang berdiri didepan kami. DEG….aku sungguh terkejut. Salah satu dari anak sekolah ini adalah Sooyoung..Choi Sooyoung “ Batinku. Aku bingung harus bagaimana? Mana bisa aku satu sekolah dengan dia? Orang yang sangat egois. Suka kekerasan dan suka semena-mena dengan orang lain. Ottoeekee?? Ingin sekali aku pergi dari tempat ini dan tak pernah melihatnya lagi. Kalaupun tidak bisa aku hanya ingin dia berubah menjadi anak baik. Aku berusaha mengontrol diriku, aku akan pura-pura tak tahu. Semoga saja pikirannya sama denganku. Ya Tuhann..Tolonglah aku..” batinku kembali

 

Sunny Pov End

 

“ heyy Kau tak punya mata ha?? Main tabrak seenaknya. Kau tau siapa kami?? “ salah satu dari mereka yang paling pendek ngomong sambil membersihkan bajunya.

“ Sepertinya mereka mau kenalan dengan kita Taeyeon.” Ujar namja satu lagi yang tinngginya dengan Sooyoung

“ M…Miaanhaee..aku benar-benar tidak sengaja “ tiffany membungkukkan badannya.

“ lain kali jalan hati-hati untung saja bajuku tidak kotor karenamu “ ketus Taeyeon

“Heh..temanku sudah minta maaf padamu kenapa kau sombong seperti itu hah??” Jessica mengeluarkan Ice Glarenya

“ wow..woow…ada pahlawannya niee” Sindir taeyeon.

“ taeyeon..kalau sama Yoeja cantik seperti mereka jangan galak-galak. Mending kita jadiin pacar kita saja “ Sindir Yuri

“ Cih…Sorry aku ga mau jadi pacar seorang playboy sepertimu “ sinis Jessica

“ jangan munafik gitu dunk..siapa sih yang tak mau dengan orang super ganteng sepertiku “ sombong Yuri lagi

Dasar Playboy “ celetuk Hyoyeon

“Hey Kau…” yuri menunjuk Hyoyeon

“ hehehhee” hyoyeon Cuma nyengir

“ Cih..ganteng?? ganteng dari atas menara pisa. Enek lama-lama aku mendengar ocehanmu “ Jessica memanas

“ Jangan sombong kau.nanti kau juga akan suka padaku “

“hahaha apa?? Cihh sorry kamu bukan tipeku..ga kebalik tuh?? Kamu akan bertekuk lutut padaku” minggir kalian menghalangi jalan kami “ ujar Jessica dengan emosi

“ Kalian Tidak Tahu kami heh?? “ sinis Hyoyeon

“ Mana aku tahu, lagian aku tak mau tahu “ sinis Jessica

“ Sudah-sudah..Aku yang salah sica. Jangan rebut. Cepat kita kekelas “ ajak Tiffany

“ Tapi Fany~ahh “ belum Jessica melanjutkan bicaranya, Tiffany memotong kata-katanya.

“ Gwechana..ayoo “ sekali lagi Mianahee “ ujar Tiffany

Sunny tak mendengar apappun yang mereka katakan. Matanya hanya tertuju pada Sooyoung. Disaat yang bersamaan Sooyoung menatapnya tajam. Rasa cemas dan takut menghantuinya. Kakinya berat untuk melangkah. Matanya tak berkedip sedikitpun sampai-sampai Tiffany dan Jessica memanggilnya tak didengar olehnya.

“ Sunny..Sunny..Lee Sunny….” Teriak Jessica

Sunny tersadar oleh teriakannya. “ Waeyo Sica~ya…m..mianhaee aku tak mendengarmu “ ujar Sunny

“ Ayo pergi dari sini. Aku lama-lama ingin muntah “ Sinis Jessica.

Ketika ingin pergi. mereka mencegat langkah Jessica, Sunny dan Tiffany

“ Heh..Minggir kalian “ Ujar Jessica kembali menatap mereka dengan tatapan mematikan.

“ kalian tak akan semudah itu lolos dari kami, kalian sudah berurusan dengan Grim Reapper. Jadi kalian akan jadi mainan kami selanjutnya “ Ujar Sooyoung

“ Whot?? Apa urusan loe..woi…nyadar kalian. Jangan main-main denganku “ gertak Jessica.

“ Sepertinya mereka memang cari mati dengan Kita Soo “ ujar Taeyeon

“ Aku Bilang MINGGIRR……..” Teriakan Jessica Membuat mereka kaget dan menutup telinga

Jessica dan Tiffany melangkah pergi. Sunny menyusul dibelakang. Tapi Tiba-tiba Sooyoung memegang Lengan Sunny, Sunny kaget. Apa yang akan sooyoung lakukan kepadanya lagi? “ sooyoung membisikan sesuatu ke Sunny

“sekarang kita sudah satu sekolah. Jika kamu macam-macam aku bisa saja membongkar semuanya kemereka dan mungkin kamu akan dikeluarkan dari sini” ancam Sooyoung.

Sunny hanya gemetaran. Dia ketakutan. Dia hanya mengangguk pelan dan tak menoleh ke sooyoung. “ a..aakuu,iingin per..pergi jebal lepaskan aku “ Gugup Sunny

Jessica dan Tiffany tidak menyadari kalau sunny tak ada dibelakang mereka. Jessica kesal dengan namja sombong itu, dia terus mengoceh tak jelas.

“ Kau tau,,aku ingin menendangnya keplanet mars..” arhhh ..” kesal Jessica

“ Sunny kau kenapa diam?? Tanya Jessica

Tak ada sahutan mereka berbalik dan tak mendapati sunny dibelakang mereka, mereka saling menatap dan “ ASTAGA,,,SUNNY….” Teriak mereka dan kembali ketempat mereka tadi. Merekapun melihat Sunny hanya diam seperti patung. tak bergerak sedikitpun

“ Sunny Gwechana??” Cemas Tiffany

Sunny hanya diam seribu bahasa. Kedua sahabatnya hanya saling menatap bingung.

“ Sunny..Sunny..” Teriak Jessica lagi.

Sunny tersadar lagi. Ahhh “ dia kaget.

“ Sunny kau tak apa- apa kan? Kau diapan oleh namja gila itu??” ujar Jessica

“ A.Anniyaa Gwechanaa “ ujar sunny gugup

“ Benarkah?? “lirik Fany

“ Ne..nee cepat kita kekelas “ ujar Sunny

Merekapun berlarian menuju kelas. Setelah seminggu mereka melaksanakan seluruh kegiatan yang ada disekolah dan selama itu mereka terus dijahili oleh Grim reapper..tak henti-henti mereka membuat ulah. Para guru sudah menyerah. Percuma menghadapi orang-orang yang mengatasnamakan kedudukan dan materi. Tiba waktunya untuk pertandingan basket putra dan putri. Tim basket putra dari sekolah sunny melawan tim basket putra dari sekolah sooyoung. Dan tentu saja Sooyoung, Taeyeon, Hyoyeon dan Yuri yang mewakili. Dan dipastikan mereka yang menang. Karena permainan mereka keras dan bisa dibilang baik. Karena mereka atlit basket selain pembuat keonaran dimana-mana. Tim basket putrid diwakili oleh Sunny, Jessica, Tiffany dan beberapa teman basket mereka dan akhirnya menang melawan Tim basket sekolah sooyoung. Tiba saatnya unuk mereka berhadap-hadapan. Yuri hanya senyam-senyum menatap Jessica. Namun Jessica keburu muntah melihat tampang begonya itu. Sedangkan yang lain hanya saling menatap tajam. Hanya sunny yang diam seribu bahasa. Takut-takut mereka melakukan kekerasan dalam pertandingan. Pertandinganpun dimulai. Perlahan Jessica menggiring Bola basket. Tim namja mulai mengejar dna Yurilah yang paling cepat mengejar Jessica. Yuri berusaha menggoda Jessica tapi tak mempan dan..Masuk.!!! 1-0 untuk Busan Foreign school. Pertadingan semakin seru hingga 40- 43 untuk GyomShin. Saat Sunny mendrible bola dan akan  memasukan ke ring. Dengan cepat Sooyoung menyilat kaki Sunny dan merebut dengan paksa Bola dari tangannya. Sunny terjatuh.
” AHh…” kedua sahabatnya berteriak dan menolongnya.

“ Hey..kau,,curang.ini tidka bisaa..” Jessica marah

“ Sunny kau baik-baik saja?

“ nee Aku tak apa-apa “ ujar Sunny dan bangun namun kakinya merasa sakit.” Ayo lanjutkan pertandingan ini “ perintah sunny

Merekapun melanjutkan pertandingan kembali. Jessica semakin emosi karena mereka mulai bermain kasar. (sama Yeoja ko kasar  (“= =a).

Sunny berkali-kali terjatuh akibat ulah Sooyoung. Namun dia bisa melanjutkan pertandingan dengan rasa sakit.

Dari sisi Lapangan Hyomin meneriaki Sunny dna melambai-lambaikan tangannya kearah Sunny memberi semangat, Sunnypun membalas dengan Senyum Imutnya. Namun Sebuah Bola Melayang kearah Sunny..” Jessica dan Tiffany Teriak kepadanya “ Sunny Awass..!!!!

Sunny menoleh dan….

Apa yang akan terjadi dengan Sunny selanjutnya??

Tunngu part selanjutnya..