To Late / One Shoot

 

 

Auhtor            : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast       : Yuri & Jessica’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Angst

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : One Shoot

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

Anyeong author bawain FF YULSIC. Siapa YulSic Shiper disini?? Hehhee..

Ini ff inspirasi dari seorang temen. Ceritanya sangat menyedihkan kalau terus diingat. Author sempet nangis dengerin cerita dia. Makanya author terinspirasi menjadikan ini FF dan cocok untuk karakter YulSic. Jeongmal Kamsahamnidda..^^

SARANGHAE…:* (I Hope She’s Seeing This One ) kekekekee 😛

Yuri…Kwon Yuri adalah seorang namja yang sangat tampan dan kaya raya. Tapi kekurangannya adalah dia tak pernah mengenal yang namanya pacaran ataupun yoeja. Dia tak percaya dengan hal itu. Pada suatu hari Yuri dan temannya Kim Taeyeon pergi kesuatu pesta. Taeyeon mengatakan kepada Yuri “ aku jamin malam ini kamu akan jatuh cinta Yuri.

“ tak mungkin Taeyeon. Jangan bercanda” ujar Yuri.

“ orang yang kamu lihat akan menjaid cinta pertamamu Yuri “ ujar taeyeon lagi.

Yuri hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Ketika Yuri masuk kepesta itu, dia merasa biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa.” Yuri mengira ucapan taeyeon hanya bohong belaka, namun ketika disuatu ruangan Yuri mengambil air, tak sengaja dia melihat seorang gadis dan tatapannya tertuju dengan gadis tersebut. Lama-kelamaan yuri ingat ucapan taeyeon. Dan yuripun jatuh cinta kepada yeoha itu. Namun ketika Yuri memberikan senyuman kepada Yoeja itu, dia malah cuek dan tak menyambut senyuman Yuri. Karena yeoja itu cuek kepadanya, Yuri semakin  penasaran kepada Yeoja itu.

Yuri berusaha mendekati yoeja itu namun respon yoeja itu sama, cuek. Namun yuri sangat penasaran dengan yoeja tersebut dan jatuh cinta dengan yoeja itu.yuri ingin tahu asal usul yoeja itu. Segala hal tentang dia. Dengan bantuan taeyeon, yuri akhirnya berhasil mendapatkan informasi mengenai yoeja itu. Ternyata yoeja itu adalah anak dari bosnya itu.yoeja itu bernama Im Yoona. Panggilan akrabnya Yoona. Akhirnya yuri dan yoona kenalan berkat Taeyeon. Namun tetap saja respon yonna masih sama, yaitu cuek dan dingin padanya.

Ketika yuri minta nomor handphone yoona, yoona tak memberikan no hpnya. Akhirnya yuri pulang kerumah, namun sepanjang perjalanan yuri selalu ingat dengan yoona. Ketika dia tidur, makan, kerja, dimanapun dan kapanpun wajah yoona membayangi yuri. akhirnya yuri nekat menemui yoona dirumahnya karena yoona adalah anak buah dari ayahnya. Akhirnya mereka bertemu dan ternyata sikap yoona berubah ke yuri. Yoona terbuka dengan yuri.

Ketika yuri memberikan senyuman ke yoona, yoonapun merespon dengan senyuman juga. Tapi disisi lain, Umma yuri telah menjodohkan dirinya dengan seorang yoeja yang lebih tua 2 tahun darinya. Yuri sangat menentang keinginan Ummanya dan menolak perjodohan itu. Yuri bilang ke Ummanya “ dia itu yoeja kampungan, aku tak mau menikah dengan yoeja kampungan seperti dia. Dia cocoknya menjadi Nuunaku”. Namun Ummanya tetap bersikeras menjodohkan Yuri dengan Yoeja pilihannya.

Ummanya sudah menjodohkan Yuri dengan yoeja itu sejak mereka kecil. Pada suatu hari umma Yuri mengajaknya kesuatu tempat dan ternyata kerumah yoeja itu. Yuri tak merespon yoeja itu karena hatinya sudah tertaut kepada Yoona. Gadis yang membuatnya jatuh cinta.

Ternyata Appa dari yoeja yang bernama Jung Jessica itu, yoeja yang akan dijodohkan kepada Yuri itu sakit. Sampai-sampai sudah mau meninggal. Ketika Appa Jessica dibawa kerumah sakit, appa Jessica akhirnya meninggal karena skait yang dideritanya sudah sangat parah dan terlambat diberikan pertolongan. Akhirnya Yuri dan Jessica dinikah paksakan oleh Orangtua mereka. Yuri tak menerima Jessica menjadi istrinya.

Setiap hari Jessica diperlakukan dengan kasar dan dimaki-maki dengan kata-kata kasar oleh Yuri. Biasanya kalau suami istri itu harus tidur seranjang, satu selimut, atau apa yang harus suami istri lakukan. Namun yuri tega membiarkan Jessica tidur di lantai, disofa setiap malam dan yuri tak mau tidur dengannya.

Yuri bilang” untuk yoeja kampungan sepertimu, ruangan ini sudah terlalu mewah untukmu. Tidur dilantai saja sudah termasuk beruntung buatmu” ujar yuri dengan kasar dan penuh hinaan. Alhasil setiap malam yuri menghina Jessica dan memperlakukan Jessica dengan kasar. Namun Jessica sangat sabar menghadapi Yuri, suaminya itu.

Yuri jarang sekali pulang. Yuri pulang jika dia hanya ingin tidur saja. Jessica setiap hari menunggu yuri hingga yuri pulang. Tapi hingga Jessica ketiduran disofa, yuri tak pulang kerumah. Namun Jessica tetap sabar menanti kedatangan suaminya yang tak kunjung datang.

Suatu hari yuri merokok, namun rokoknya itu dilempar kearah Jessica. Jessica membuatkannya makanan, yuri menumpahkannya dan membuangnya kelantai. Namun Jessica tetap sabar atas perlakuan Yuri, suaminya. Tak sedikitpun dia membalas perlakuan yuri.

Lama-kelamaan yuri kelakuan Yuri mulai melunak dan biasa saja terhadap jessica. Suatu hari Umma Yuri meminta cucu dari mereka. Dan yuri melakukannya untuk ummanya. Yuripun melakukan hal itu kepada Jessica sampai kemudian Jessica hamil anaknya. (ih,,gimana sih,,kasarin Jessica tapi pas adegan itu aja mau. >< ).

Namun yuri tetap saja menemui yoona. Padahal Yuri belum tahu perasaan Yoona yang sebenarnya ke yuri bagaimana. karena yoona tak pernah bilang perasaannya ke yuri. Mereka Cuma dekat saja satu sama lain tanpa tahu perasaan masing-masing. Yuri masih belum bisa menerima Jessica walau Jessica sudah mengandung anaknya.

Berbulan-bulan telah berlalu. Sifat yuripun semakin melunak dan akhirnya sadar bahwa cinta istrinya ke dia lebih besar disbanding cinta yoona kepadanya. Jessica sabar dan sangat sabar menghadapi yuri sehingga sifat yuri melunak kepada Jessica. Yuri mulai sadar. Betapa tidak.?? Saat yuri sakit, jessica istrinyalah yang merawatnya. Membuatkan bubur dan susu hangat buatnya. Membersihkan badannya yang kotor dan pokoknya Jessica telaten sekali melayani suaminya.

Suatu ketika yuri bertemu dengan Taeyeon sahabatnya dan taeyeon mengatakan sesuatu lagi kepada Yuri.

“ Yuri,,kamu itu sangat beruntung. seharusnya kamu bahagia karena mendapat seorang istri seperti Jessica yang baik, sabar dan selalu menyayangimu dibanding cinta pertamamu yang entah bagaimana perasaannya kepadamu. Mungkin dia hanya bermain-main denganmu.

Sadarlah Yul “ ucapan taeyeon membuat Yuri tersadar akan Jessica istrinya yang selama ini dia sakiti ternyata sangat istimewa dan lebih baik dibanding cinta pertamanya itu.

Yuripun pulang dan tak sabar bertemu Jessica istrinya. Dalam perjalanan pulang Yuri terus mengingat-ingat Jessica dan meneteskan air matanya. Tak henti-hentinya yuri menyebut nama Jessica. “ istriku yang sangat kucinta. Istriku yang aku sia-siakan..maafkan aku. Aku pria bodoh tak sadar akan kebesaran cintamu. Istriku yang kucinta.

Yuri selalu mengatakan hal itu disepanjang perjalanan menuju rumah.

Sesampainya yuri dirumah, dia tak melihat istrinya. Setelah mencari kemana-mana tetap saja yuri tak menemukan dimana Jessica berada.

Ketika sampai dikamarnya, yuri mengambil bantal. Namun tak sengaja dia menemukan buku diary milik Jessica. Yuri penasaran dan membuka buku diary itu.

Halaman pertama dia membacanya..

To diary.

“Aku sangat bahagia menikah dengan seorang namja yang tampan dan sempurna sepertinya.”

Halaman kedua dia buka kembali

“ diary..aku sangat mencintai suamiku..laki laki yang sempurna dimataku”

Halaman ketiga..

“ aku semakin mencintainya tuhan. Suami sempurna sepertinya. Sungguh snagat beruntung aku memilikinya.

Halaman selanjutnya.

“Aku akan sabar menghadapinya. Tuhan berikan aku kekuatan. Aku sangat mencintainya ya tuhan. Semoga nanti dia menyadari kehadiranku dan mencintaiku sebagai istrinya.

Halaman demi halaman dia baca. Sungguh menyesakan hatinya.

Sampai-sampai yuri tak kuasa meneteskan air matanya.

Istrinya begitu tangguh, baik, penyabar. Tapi dia malah memperlakukannya dengan kasar. Sungguh sangat disayangkan sikapnya itu. Kenapa terlambat dia menyadari hal ini.

Yui membaca selembar demi selembar diary milik Jessica. Hingga 3 minggu kemudian yuri tak menyadari waktu secepat itu berlalu. Ketika akan bangun dari duduknya, yuri menemukan selembar kertas. Yuri memungut dna kemudian membacanya.

 

“ To Yuri Suamiku..

 

Aku pergi ke rumah Ummaku..

Mungkin sebentar lagi aku akan melahirkan. Jadi aku pulang keruamh saja.

Aku sudah lama menunggumu tapi kamu tak pernah pulang. Mianhaee aku hanya meningalkan sepucuk surat ini. Semoga kamu membacanya

 

Salam hangat

Jessica

12 april 2007

 

 

Yuri kaget ketika melihat tanggal yang tertera.. ini 3 minggu yang lalu. Tapi kenapa dia baru melihat dan membacanya. Dengan cepat Yuri langsung menuju kerumah ibunya Jessica di desa. Yuri melaju dengan mobilnya cepat. Dia tak sabar bertemu dengan istri tercintanya. Setelah sampai di depan rumah Ibu Jessica, Yuri melihat banyak orang dirumahnya. Dia bingung dan takut menduga-duga.

“ Apa anaknya sudah lahir? Hanya itu yang ada dipikirannya. Namun kenapa semua pakaiannya hitam dan seperti terlihat raut muka mereka sedih. Yuri penasraan dan langsung masuk kedalam rumah.

Didapatinya Umma Jessica menangis dan membaca doa. Yuri penasran apa yang terjadid engan mereka. Yuri bertanya dimana Jessica dan ada apa semua ini.

Dan ternyata  ini acara mengenang 7 hari kematian/ kepergian Jessica dan Anaknya.

Yuri kaget. Yuri sedih. Dia tak bisa mempercayai semua ini. Begitu cepat waktu berlalu.

Yuri menangis sejadi-jadinya.

FlashBack

Jessica sedang duduk didalam rumah bersama ibunya. Ibunya hendak kedapur mengambil sesuatu untuknya. Namun Jessica ingin ke kamar mandi untuk pipis. Namun sesuatu kecelakaan tak dapat dia hindari.

Jessica terpeleset didalam kamar mandi dan kemudian terjatuh. Jessica berteriak da ibunya mendengar teriakan itu. Langsung saja ibu Jessica menghampiri Jessica.

Sungguh sangat tragis, Jessica berlumuran darah. Dengan segera ibu Jessica meminta pertolongan tetangga untuk membawanya ke Rumah sakit terdekat. Namun sayang, nyawa Jessica dan Bayi dalam kandungannya tak bisa diselamatkan. Mereka berdua pergi untuk selamanya. Jessica dan bayinya kemudian dimakamkan.

Flashback end

“ Umma kenapa tidak tidak bilang padaku “ isak Yuri

“ bagaimana aku mengatakan padamu, kamu saja tak jelas keberadaanmu. Semua nomer dihubungi tapi nihil.” Ucap Umma Jessica.

Yuri manenangisi kesalahannya. Kenapa dia bisa sejahat itu, sebodoh itu. Setega itu. Apa aku manusia “ batin yuri

Umma maafkan aku. Aku jahat, aku tak patut dimaafkan. Aku tak bisa menjaga sica dengan baik sampai akhir hidupnya.” Yuri menangis dna terus menangis.

“ Umma..antarkan aku ke makan Jessica dan anakku “ mohon yuri.

Merekapun akhirnya pergi bersama ke makan Jessica dan anaknya. Sesampai dimakan yuri langsung jatuh terduduk memeluk makan Jessica.

“ Jessica…maafkan aku..maafkan aku..selama ini jahat padamu, tak pernah sayang padamu, selalu membuatmu sakit. Maafkan aku Jessica “ yuri terus-terusan menangis dan mengucapkan kata maaf dimakan Jessica smabil memeluk makamnya.

Yuri berpindah ke makam anaknya. “ maafkan appa sayang..appa tidak bisa menjaga kamu dan Ummamu dengan baik. Jika ada mesiin waktu, aku akan memutar waktu untuk bisa bersama kalian lagi. Maafkan appa nak “ ucap yuri.

Jessica sayang tadinya jika aku bertemu denganmu aku akan memberikan kalung ini untukmu “ yuri mengeluarkan sebuah liontin perak dari saku jasnya.

“ ini sebuah liontin untukmu. Sebagai tanda sayangku dan akan berusaha mencintaimu. Tapi sudah terlambat. Aku menemuimu dengan keadaan seperti ini. Tapi aku makan tetap memberikan ini padamu sayang” ucap yuri seraya mengalungkan liontin itu dinisan Jessica. Semoga kamu dan anak kita tenang disana sayang. Maafkan aku, beribu-ribu maaf. Mungkin kamu tak akan memaafkanku. Aku tak pantas mendapat maaf darimu. Maafkan aku Jessica.

Sampai malam menjelang yuri terus berada dimakam Jessica dan anaknya. Terus menangis, meminta maaf dan berdoa untuk alm. Istri dan anaknya.

Hatinya sangat sakit, pedih dan hancur. Kehilangan dua orang sekaligus yang dia cintai. Namun terlambat menyadari dan menyesali semua itu. Sampai yuri mati dia tak pernah menikah dengan wanita manapun karena Jessica selalu ada dihatinya dan akan selamanya mencintai Jessica.

 

 

Np : perjodohan itu tak selamanya buruk. Tidak salah dan dosa mengenal seseorang. Siapa tau orang yang dijodohkan dengan kita jauh lebih baik dibanding orang yang kita cintai. Belajarlah menerima sesuatu dengan ikhlas. Cernalah dulu baru ditelan. Jangan langsung menelan karena kamu tidak tahu apa yang kamu telan.

 

 

 

hikss,,,author benar-benar nangis sekarang jalan ceritanya sedih banget, athor ga bisa bayangin kalo ada orang seperti dicerita ini. sangat menyakitkan banget.

author mw nenangin diri dulu yah,,

byee byee…

Iklan

YOU’RE MY BEAUTIFUL LOVERS [ ONE SHOOT ]

Auhtor            : Eveel/Stalker

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Friendship

Type                : Yuri

Rated              : T = Teenager

Length            : One Shoot

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

Anyeong readersku tersayang.. ff sebelumnya dicut dulu sama yang ini. Soalnya author pusing banget. Lagi kesel >< (curhat). Ini genrenya Yuri.

Author bikin ini seiring pembatalan Sooyoung main drama Speed.

Untuk pertama kalinya author bikin Yuri. Otak author lagi keputer soalnya O.o kekeke…

Silahkan dinikmati…*emangnya hidangan apa*

Di Dorm SNSD…

Setelah kembali dari Bangkok untuk konser tur Asia, SNSD langsung mengistirahatkan diri mereka. Pasangan TaeNy, YulSic,  langsung menuju kamar mereka, Pasangan  YoonHyun dan Hyoyeon berada diruangan tamu. Sooyoung langsung menuju dapur. Sunny bingung melihat tingkah Sooyoung yang dari kemarin cuek padanya dan bahkan dingin tak mau menyapanya.

Sunny Pov

“ Ada apa dengan Youngie..?? kenapa dia begitu dingin denganku? Apa aku menyakitinya? Apa aku bersalah padanya? Tapi aku tidak tahu apa salahku. Tiba-tiba dia begitu dingin padaku.kemarin dia baik-baik saja denganku, tapi…ahhh aku bingung harus melakukan apa.. Sooyoung Tell Me What’s My Fault…aku melihat Sooyoung menuju dapur Dorm. Ini kesempatanku untuk bicara dengannya. Aku ingin tahu apa salahku. Mumpung semua member sudah beristirahat. Sunny Hwaiting..!!!

 

Normal Pov

Sunny yang melihat Sooyoung didapur memberanikan diri menghampiri sooyoung. Jantungnya berdegup kencang ketika mendekati Sooyoung perlahan-lahan. Sooyoung yang melihat Sunny hanya diam dan pura-pura tak melihatnya. Sooyoung melanjutkan makannya tanpa menghiraukan Sunny.

“ Sooyoungie…” ucap Sunny dengan hati-hati. Namun Sooyoung tak menggubris ucapan Sunny. Masih tetap melanjutkan makannya.

Ada apa” cuek sooyoung.

“ heemm…kenapa kamu membatalkan untuk main di Drama Speed??”

“ untuk apa kau tanya itu?? Itu bukan urusanmu” ucap sooyoung dingin.

“tapi itu menjadi urusanku sooyoung..karena kitaa….” Sebelum sunny melanjutkan omongannya sooyoung seenaknya memotong

“ Aku mau Tidur aku capek.” Ujar Sooyoung dan berlalu keluar dari dapur meninggalkan Sunny. Sunny mengikutinya dan berusaha mencegatnya.

“ Sooyoung..Soooyoung tunggu dulu” sunny memegang tangannya

“ Ada apa?? Aku ngantuk aku mau tidur “ sinisnya dan melepaskan pegangan Sunny.

“ ada apa denganmu Sooyoungie..kenapa kamu begitu dingin denganku?? Apa salahku??” ucap Sunny.

“ aku biasa-biasa saja. Memangnya kenapa “ jawab sooyoung cuek.

“ tidak..aku tidak merasa kamu seperti itu Soyoung. Kamu dingin padaku. Jika aku salah padamu katakan sooyoung jangan begini.” Ucap sunny

“aku bilang tidak ada ya tidak ada sudah aku mau tidur.” Bentak sooyoung.

“ kenapa kamu membentakku? Apa salahku choi Sooyoung.” Ujar sunny dengan mata berkaca-kaca

“ kau pikir sana sendiri “ sinis sooyoung dan berlalu meninggalkan Sunny.

“ YA..Choi Sooyoung….” Teriak Sunny. Alhasil membuat semua member menoleh kesumber suara. Dan melihat pasangan SooSun sedang ada masalah. Mereka saling menatap bingung. Ada apa dengan Sunny dan Sooyoung. Sunny diam mematung, meneteskan air matanya. Tidak biasanya Sooyoung  seperti itu padanya.

Sooyoung Pov

Mianahe my bunny..aku memang kesal padamu. Tapi kau tahu, aku kesal padamu karena aku sayang padamu. Aku membatalkan drama itu karenamu sunny. Tapi kenapa kamu tak mengerti. Sebentar lagi kamu akan bermain drama musical dan aku takut harus ada scene seperti itu.” Batin Sooyoung.

Maaf aku telah membuatmu sedih sunny..

Normal Pov

Sunny melangkah lemas menuju ruangan tamu. Dimana Yoona, Hyoyeon, Seohyun berada.

Mereka bertiga pura-pura tidak mengetahui kejadian tadi. Sunny duduk dan hanya diam.

“ Sunny..gwecahanayo??” ujar Hyoyeon

“Nee..” jawab sunny datar.

“ hyo.. bolehkah aku tidur denganmu malam ini?

“tentu saja Sunny..tapi memangnya  sooyoung tidak mau tidur denganmu?” ucap hyoyeon dengan hati-hati.

“ Molla…” ucap sunny datar.

Yoona dan Seohyun hanya diam kebingungan menatap unnienya itu.

Keesokan harinya…

Hyoyeon menghidangkan makanan hasil masakannya dimeja dan berteriak kesemua member Soshi.” Semuaanyaaa..ayo makan,,makanan sudah siap..”

Semua member sudah duduk dimeja makan..” lohh sunny dan sooyoung kenapa tidak ada? Apa mereka belum bangun? “ tanya Taeyeon.

Tak lama Sooyoung membuka pintu kamar dan melangkah menuju meja makan. Namun tak sengaja berpapasan dengan Sunny. Mereka saling tatap muka, namun sooyoung dengan cepat memalingkan wajahnya dan berjalan mendahului Sunny. Sunny hanya diam dan sedih. Tapi dia berusaha untuk tidak terlihat sedih. Sunny dan sooyoung duduk bersampingan. Keduanya hanya diam dan memainkan sendok dimakanan mereka. Member lainnya melihat mereka bingung. Ada apakah antara sunny dan sooyoung. Hanya itu diotak mereka peuh pertanyaan.

“ Sunny kenapa kau tak makan? Apa masakanku tak enak?? “ ujar Hyoyeon

“ aniya hyo..aku Cuma tak nafsu makan..mianhae hyo…” sunny melirik sooyoung namun sooyoung cuek.” Mianhae semuanya aku mau kekamar. “ sunny beranjak dari meja makan dan masuk kekamarnya dengan hyoyeon.

“semua menoleh ke sooyoung. Sooyoung yang menyadari dirinya dimatai oleh mereka langsung membela dirinya. “ apa?? Kenapa kalian melihatku seperti itu??”

“ ada apa denganmu dan sunny?? Kenapa dia seperti itu? “ tanya Yuri

“ apa yang kamu lakukan kepada sunny?? “ tanya Tiffany

“Yaa….Kalian kenapa menuduhku? Apa aku yang membuatnya seperti itu haa?? Man aku tahu…Sighh,,,,” sooyoung marah dan meninggalkan meja makan.

Keesokan harinya…

 YulSic Couple ♥♥♥♥..

 

Yuri sedang mengemas barang-barangnya karena dia harus syuting drama di New York untuk beberapa hari.

“ Yuri~ahh..” ujar Jessica dari balik pintu dan mendekati yuri.

“ Ne Sica..waeyo” ujar Yuri sambil membereskan barang-barangnya.

“haruskah kamu pergi Kwon seobang? “ ujar jessica cemas

“ waeyo sica baby? Cuma dua hari sayang. Setelah ini aku akan kembali lagi.

“ tapi gimana kalau aku ingin kamu saat kamu tak ada disampingku yuri~ahh “ desah Jessica.

“ kamu bisa melihat fotoku, menghubungiku atau mengirim pesan padaku. Bukankah kita akan terus bersama sica~yaa “ senyum Yuri.” Aku akan selalu untukmu My Sica baby..

“ kamu jaga diri disana ya. Hati-hati. Aku akan selalu menunggumu seobangku “ ucap Jessica dan memeluk tubuh Yuri.

“ Ne my sica baby pasti. Kamu juga ya sayang. “ yuri memeluk tubuh jessica dan mengusap-usap rambutnya dengan penuh kasih.

TaeNy Couple  ♥♥♥♥…

 

Tae-tae..” ucap Tiffany

“ nee my mushroom..waeyo?? “ taeyeon bertanya penuh arti.

“ apa kita akan tetap seperti ini tae-tae??” tiffany mengelus-elus tangan wifenya itu.

“ tentu saja fany~ah…akan tetap seperti ini. Sama dengan SNSD akan tetap bersama apapun yang terjadi” ucap taeyeon dengan penuh keyakinan.

“tapi aku takut berpisah denganmu juga dengan yang lain taeyeon. Aku takut.” Ucap tiffany dan memeluk tubuh taeyeon.

“ jangan takut fany. Aku aku dan member lainnya. Aku akan melindungimu fany~ah..tenanglah.” ucap taeyeon dan menenangkan tiffany.

“ yaksoke?? “ tanya Tiffany dengan penuh pertanyaan

“ nee yaksokeyo..” senyum taeyeon menenangkan hati tiffany.

Ayo bersiap kita akan berangkat ke music core. “ ujar taetae

Merekapun bergegas membenahi diri dan bersiap untuk pergi bekerja.

YoonHyun  ♥♥♥♥…

 

Unniee….berapa hari di london??” ucap Seohyun

“ huum..Cuma sehari hyunie..waeyo? apa kamu merindukanku?? “ goda Yoona

“ huumm…mungkin “ ucap seohyun dambil memonyongkan bibirnya

“ aahaa hyunie kamu lucu sekali. Jujurlah kamu pasti mencemaskanku bukan? “ yoona mengacak-acak rambut seohyun.

“ hehhee..nee unniee,,tentunya..cepatlah kembali yoona unniee..” ucap seohyun manja

“ hahaha kamu imut sekali hyunie..sabarlah aku akan kembali untukmu seohyunie..” ucap yoona dengan senyum penuh arti.” Ohh iya bukankan kamu  dengan Taeyeon unnie akan debut MC di Music Core??

“ ohh ne unnie..akan menemani Tiffany unnie, setelah Yuri Unnie mengundurkan diri.” Jelas seohyun.

“ huum..ayo bergegaslah nanti kamu terlambat hyunie. “ ucap yoona

“ nee aku siap-siap dulu uniee “ ucap seohyun dna keluar dari kamar Yoona

SooSun Couple  ♥♥♥♥..

Sunny sedang bersiap-siap dengan Hyoyeon utuk acara Invincible Youth 2.

Sunny..” apa kamu baik-baik saja??” cemas Hyoyeon

“ nee waeyo hyo??

“ wajahmu sedikit pucat. Apa kamu sakit??

“ aniya hyoyeon aku baik-baik saja. Mungkin karena terlalu capek dan kurang tidur “ ucapnya

Hyoyeon hanya membulatkan mulutnya. “ ohh ya,,kau dengan sooyoung..apa kalian bertengkar??

“ Molla.. aku tidak tahu kenapa dia marah padaku. Aku sudah bertanya tapi dia membentakku “ isak Sunny

“ sabar sunny~ah,,aku dan semua member akan membantumu..”ucap hyoyeon sambil menenangkan sunny

Sementara sooyoung…

Sooyoung yang tak ada jadwal hanya berdiam diri dikamarnya. Memikirkan pertengkarannya dengan Sunny.

“Sunny..apa kamu tahu.aku cemburu padamu. Aku membatalkan semuanya karena dirimu. Aku harap kamu mengerti..”batinnya dan mengacak-acak rambunta itu.

Normal Pov

Semua memberr telah bersiap-siap menjalani aktifitas mereka. Taenyhyun sudah berangkat dari tadi. Yoona dan yuri sudah menuju airport. Jessica dan hyoyeon menunggu sunny dimobil. Ketika sunny akan keluar tak sengaja berpapasan dengan sooyoung. Mereka hanya diam saling memandang.terlihat kecemasan diwajah sooyoung karena melihat sunny begitu tak sehat. Wajahnya pucat pasi. Namun dia berlalu meninggalkan sunny dan keluar menuju pintu. Sunny hanya diam memandnag sooyoung yang pergi begitu saja tanpa mengucapkan kata-kata apapun. Diapun mengikuti sooyoung keluar dan masuk ke van SNSD.

Setelah sunny dan hyoyeon selesai syuting IY, mereka langsung ke acara MTV karena sunny menjadi MC disana dan hyoyeon menemaninya. Ketika acara telah selesai sunny pingsan dibelakang panggung. Semua staff kaget terutama hyoyeon. Mereka membawa sunny ke rumah sakit dan setelah itu hyoyeon dan manager oppa membawa sunny pulang ke dorm. Hyoyeon mengirim pesan kesemua member bahwa sunny sakit dan pingsan. Setelah itu mengompress tubuh sunny dan membauatkan sunny bubur (baiknya).

Namun hp sooyoung tak aktif sehingga dia tak tahu bahwa hyoyeon dan yang lain mengirim pesan padanya. Dia sibuk berjalan-jalan menenangkan dirinya.

Sooyoung tak sengaja lewat didepan gedung mucore dan langsung mengunjungi taeyeon dan seohyun pada saat itu sudah selesai bekerja dan akan bersiap-siap pulang.

“ soo..kenapa kamu disini?? Bukankah seharusnya kamu didorm menemani sunny??” ujar taeyeon

“ nee sooyoung unniee..kenapa bisa disini??” ucap seohyun membenarkan ucapan unnienya itu.

“ memangnya aku tak boleh mengunjungi kalian? Dan untuk apa aku didorm bersamanya? Bukankan sunny syuting? “ ucap sooyoung dengan enteng.

TUKKK….

Taeyeon sukses memberikan jitakan dikepala sooyoung. Sooyoung mengaduh kesakitan

“Ya…kenapa kamu menjitakku Kim Taeyeon..” marah sooyoung.

“Ipaboya….tak tahukan sunny sedang sakit sekarang? Apa kau tak memeriksa hpmu huh??

“ Mwoo?? Sakit?? Waeyo??” sooyoung terkejut mendengar ucapan taeyeon dan segera memeriksa Hp-nya. “ Ahh Paboyaaa” batin sooyoung yang melihat sms hyoyeon.

“ unnie sunny pingsan di mtv music island. manager oppa dan hyoyeon unnie membawanya ke dorm. Sekarang hyoyeon unnie sedang menemani sunny unniee di dorm “ jelas seohyun.

“ untuk apa kamu masih disini Choi Sooyoung..” teriak Taeyeon.

Sooyoung langsung pergi berlari keluar gedung dan menyetop sebuah taksi. Setelah sampai didepan dorm, sooyoung turun dari taksi dan langsung berlari menuju dorm.

Hyoyeon yang melihat sooyoung datang langsung membawanya keluar kamar sunny.

“Ya..Choi Sooyoung, lihatlah Sunny. Tak tahukah kamu sedari tadi dia menyebut namamu terus. Kau ada apa denganya. Pokoknya hari ini kalian harus selesaikan maslaah kalian. “ kesal Hyoyeon.

“ gomaweo hyo..bagaimana keadaan bunny” cemas sooyoung

“ dia Cuma kecapean dan kurang makan.” Temani dia. Mungkin dia membutuhkanmu “ ujar hyoyeon dan meninggalkan sooyoung

Sooyoung perlahan masuk kekamar sunny dna menutup pintunya. Sooyoung duduk disamping sunny dan memegang tangannya sunny.

“ Sunny..mianhaee..” isak sooyoung

“ Sooyoungiee…” desah Sunny

“ Sunny kau sudah sadar? Kamu harus istirahat ya..kamu harus banyak makan “ ucap sooyoung.

“Sooyoung..apa kamu bisa jelaskan semuanya tentang sikapmu ke aku?” tanya Sunny

“ hemm..itu sunny,,itu..” gugup sooyoung

“ itu apa youngie..? apa aku memang bersalah padamu? Apa ini berkaitan dengan pembatalan dramamu?” tanya sunny penasaran.

“ heeehhhhh…” Sooyoung menghembuskan nafas beratnya.” Mianhae bunny..nee..memang. aku membatalkan drama itu karenamu. Aku tak ingin menyakitimu. Aku ingin bersamamu bersama semua member SNSD. Tapi aku takut kamu melakukan scene yang tak seharusnya kamu lakukan di musicalmu nanti. Aku tak mau itu terjadi sunny. Kamu mengertilah. Aku cemburu padamu dan aku tak mau kamu melakukan itu dengan pria lain. Aku juga cemburu dengan hyomin” jelas sooyoung.

Sunny hanya tertawa mendengar penjelasan sooyoung.

“ Yaa..Sunny~ahh,,kenapa kau tertawa?ini tak lucu” sooyoung ngambek.

“ itu lucu youngie..ternyata alasanmu ini. Sooyoung..aku jelaskan. Aku jamin tidka akan ada adegan itu,tapi jikapun ada aku akan belajar denganmu dahulu untuk melakukan itu. Hanya kamu ada disini sooyoung” sunny menunjuk kedadanya dan tersenyum.” Dan itu hanya pekerjaan sooyoung, kita harus profesional. Itu hanya kerja tidak lebih. Aku milikmu sooyoung dan hanya ada kita saja “ jelas sunny dna membuat sooyoung tersenyum lega.

“ mianhae sunny..jeongmal..aku seperti anak kecil saja. Maaafkan aku keterlaluan padamu.” Sooyoung menundukan kepalanya.

“ ne..arraseyo youngiee. Aku maafkan tapi lain kali tak boleh seperti ini arra??” senyum sunny

“ nee..arraseyo..mianhae ya” ucap sooyoung penuh arti

Sunny hanya tersenyum. “ sooyoung mendekatlah..”ucap sunny. Kemudian sooyoung mendekat hingga jarak 5 cm. sunny membisikan sesuatu padanya. “ aku inngin belajar denganmu dulu tentang adegan ini, “ sunny menarik sooyoung hingga wajah mereka tak ada jarak. Mereka ciuman untuk beberapa saat. Tak disangka, diluar pintu semua member mengintip dan tersenyum melihat mereka.

“ akhirnya si Shikshin dan si Bunny baikan juga..” ucap Tiffany

“ Tapi aku pengen juga seperti mereka “ ucap Yuri dan taeyeon serentak

“ Yaaaa….Kalian Byun.!! “ teriak Tiffany dan Jessica

Sementara Yoona, Hyoyeon dan Seohyun hanya tertawa kecil dan tersenyum melihat tinggak Unnie-unienya mereka…

Semua bahagia tanpa kurang suatu apapun.

NP : jika ada masalah, selesaikanlah dengan hati dingin tanpa emosi. Pasti semua akan menjadi lebih baik jika kamu mau melakukan sesuatu yang baik tanpa mencampurkannya dengan emosi.

THE END

Mianhae kalau jelek yah…

hehhee inget RCL-nya…

Thanks All Readers…Tanpa kalian apalah aku ini..

Kamsahamnidda *Bow*