UNPREDICTEBLE #1

hoiii semuaa ada yang kangenkah kepada saiia???

iam back to the home…

hehe maav baru nongol..abis sibuk banget..walau lama yg penting ngepost ehhe…

thanks yah yang udah setia menungguku…

*bow*

hheee..

kali ini author bawa ff SooSun..

semoga senang..:D

Image

Kisah bahagia, sedih, susah dan mungkin tak bisa digambarkan dengan kata-kata bisa dialami oleh semua manusia. Ini adalah kisah seseorang yang sulit diprediksi atau digambarkan dengan kata-kata. Seorang namjakah?? Apa seorang yoeja. Hanya tuhan yang tahu.
#halah kata-kata gue…
Siapapun mempunyai kisah yang sama dengan story diriku ini lebih tepatnya mimpiku . UNBELIEVE…

“YA…!! Choi Sooyoung-sshi…tak puas-puasnya dirimu membuat ulah. Apa yang kamu lakukan. “ ujar prk seongsaengnim
seseorang yang dimarahi itu hanya cengengesan seperti tak berdosa.
“kau ini seorang yoeja tapi kenakalanmu melebihi yoeja maupun namja. Aku sudah bosan mengurusmu terus. Diam disini sampai istirahat usai..!!! gertak seongsangnim

Selalu begitu. Tiap hari tanpa hukuman. Itulah choi sooyoung. Tak bisa diprediksi apakah dia benar-benar seorang yoeja apa namja. Kekuatannya, kelebihannya,kelakuannya melebihi namja manapun. Sejak kapan dia menjadi seperti itu? Entahlah tak ada yang tahu, termasuk orangtuanya sendiri.

Yoeja yang begitu nakal, bandel, usil, namun sangat pintar. Setiap hari pekerjaannya disekolah mengusili teman-teman, guru atau siapapun yang menjadi obyek kenakalannya. Membuang tas temannya ke bak sampah, menggantung sepatu temannya di tiang bendera, memberi lem di bangku guru atau siswa, mengunci temannya digudang, dan banyak yang tak bisa dipikirkan lagi. Hukuman dan surat perinmgatanpun sudah diterima. Namun dibuang begitu saja seperti tak ada dosa apapun yang dibuat olehnya. Semua gurupun sudah menyerah. Sampai beberapa gurupun mengundurkan diri karenanya. Semua teman-temannya takut dengannya.
Kali ini dia membuat seorang guru hampir mati atas ulah yang dibuatnya. Sooyoung menyembunyikan obat milik gurunya sehingga sang guru kolaps tanpa obat.
Ckckckckc…sungguh tak bisa dipercaya. Rambut menyerupai potongan namja, style dan semuanya kelakuannya namja. Punya kekayaan dan martabat itu sangat mudah baginya. Namun tak pernah menyombongkan dirinya. Walaupun dia nakal beberapa temannya tetap memujanya. Kau tahu kenapa? Pesona seorang choi sooyoung sangat menawan. Namja maupun yoeja tak akan bisa melawan pesonanya.

Bel istirahat telah berbunyi di salah satu SMU ternama di Korea. Tanpa aba-aba Sooyoung berjalan meninggalkan lapangan. Dengan langkah santai dia menuju kantin sekolah. Semua murid selalu melihatnya. Ada yg terpesona, ada menatap aneh entahlah apa yng ada dipikiran semuanya.
Duduk dan memesan makanan. Dipikirannya seperti tak ada beban apapun. Sungguh misteri.
Beberapa namja menghampirinya. “ hey Sooyoung kau datang ke party  taeyeon malam ini??
“ayolah datang kita akan bersenang-senang disana sooyoung” ajak salah satu dari namja itu.
Dengan santai sooyoung menjawab “ mungkin. Tapi thanks sudah mengajakku “ lalu sooyoung pergi begitu saja.

Malampun tiba…
Dan ternyata sooyoung datang ke party taeyeon. Kau tahu kan bagaimana keadaan sebuah party??? Oke author ga perlu jelasin karena reader udah tau gimana keadaan seuatu party..kalau ga tau,,tanya sama kakek-kakek gaul hahhaaa…

Sooyoung bosan dengan keadaan pesta. Dia beranjak dari tempat duduknya dan akan pergi dari pesta itu. Namun, tak sengaja seorang yoeja dengan kacamata, rambut berkepang dua dan berkawat gigi menubruknya dari belakang. Sooyoung diam dan berbalik menatap gadis itu. Sebelum sooyoung mengucapkan sesuatu, keburu gadis itu meminta maaf padanya.
Sooyoung hanya menatap gadis itu dan merasakan sesuatu aneh. “ sepertinya dia menarik. Tapi dia siapa? gumamnya.
“ mianhae aku tak sengaja tuan.” Ucap gadis itu dengan rasa bersalah. Dan langsung pergi begitu saja.
Sooyoung menatap punggung gadis itu sampai tak kelihatan apapun. Aku tak pernah melihatnya. Siapa dia? Apa hubungannya dengan taeyeon?” sooyoung hanya berfikir sendiri dan akhirnya mengabaikan itu semua dan pergi begitu saja.

Seperti hari-hari biasanya. Sekolah tempat sooyoung jadikan ajang keusilannya. Namun kali ini siapa yang akan kena? Entahlah….lihat saja nanti…
Bell masuk kelas berbunyi. Semua murid masuk ke kelas. Begitupun sooyoung. Duduk paling depan sendirian.
sooyoung : woii napa gue duduk paling depan hah?ga tau gue raja usil? Mau dibawa
muka guee…
author: terserah gue dunk cerita-cerita gue. Gue lempar lu ke lubang buaya mau?
sooyoung : diam tak bertepi..u,u
hahahhahahaa

oke balik ke skript…

tak ada yang berani duduk dengannya. Memangnya siapa yang mau membunuh diri sendiri coba??
seongsangnim dengan langkah hati-hati dengan penuh kekhawtiran masuk ke dalam kelas. Setelah memeriksa meja dan kursi miliknya dan merasa aman. Baru seongsangnim bisa menghela nafas untuk sejenak.
“ selamat pagi anak-anak. Hari ini kita mendapatkan murid baru. Mulai hari ini dia akan belajar bersama dengan kita. “ ujar park seongsangnim.
Sang murid barupun melangkah masuk kedalam kelas. Semua siswa menatap aneh.mungkin dipikirannya masing-masing berkata,” yang benar saja dia akan sekelas dengan kita atau mungkin dia akan menjadi korban sooyoung selanjutkan kasihan, dan mungkin gadis yang aneh dan jelek. Namun sooyoung terdiam menatap gadis itu.
“hey bukankan dia gadis yang aku lihat kemarin?” gumamnya.

“baiklah perkenalkanlah dirimu..ujar park seongsangnim
“anyeonghaseo choneun Lee Sunny  imnidda. Aku murid pindahan dari busan. Semoga kalian senang berteman denganku. Dengan bungkukan sunny mengakhiri perkenalannya.

Sekarang kau duduk dengan……”park seongsangnim melihat-lihat apa ada bangku kosong untuk murid barunya. “kelihatannya nasib beruntung belum berpihak padamu nak” gumam sang guru. Hanya ada satu bangku kosong yaoitu milik sooyoung. Dengan trpaksa sang guru menyuruhnya duduk bersama sooyoung.
Para siswa kaget.” Dia akan mendapat masalah” gumam salah seorang murid.
Sunny berjalan kearah sooyoung dan meminta ijin untuk duduk dengannya.

Semua murid didalam kelas langsung berhamburan keluar. Terkecuali sooyoung dan sunny. Sunny sedang merapikan buku pelajarannya. Sedangkan sooyoung dengan santai melihat sunny. Merasa ada yg memperhatikan sunny menoleh kearah sooyoung. Dengan takut-takut sunny berkata” kee..kenapa kau melihatku seperti itu??
Namun sooyoung tetap menatap aneh sunny. “ kamu tak budek kan?” ucap sunny
“ aku menyukaimu “ ucap sooyoung tanpa dosa.
“ kau sinting…” sunny meninggalkannya didalam kelas. Namun sooyoung mengejar sunny. Aku memang sinting. Sinting karenamu “ goda sooyoung.
Sunny hanya menghela napas dan pergi secepatnya dari sooyoung.

@Home..

Seseorang kakak laki-laki sedang melihat dengan heran wajah adik perempuannya.
“ sunny oppa heran denganmu. Kenapa kalau keluar rumah wajahmu kamu rias jelek dan sedangkan dirumah kamu canttik??
“memangnya salah tae oppa??” ucap sunny
“sedikit heran..tak seperti gadis lainnya. Mereka keluar merias dan mempercantik untuk mendapatkan pesona namja dan mendapatkan banyak teman. Tapi kamu?” taeyeon garuk-garuk kepala
“ aku bukan gadis yang mengandalkan kecantikanku untuk hal itu oppa.”ucap sunny
“selain itu juga Appa tak memperbolehkanku untuk pacaran dan dekat dengan namja. Kau tahu itu kan? Aku akan dijodohkan nanti..hhh….”sunny menghela nafas beratnya. Dan setiap kali mengingat itu.

Flasback

Sunny..kamu tidak boleh dekat dengan namja atau berpacaran. “ ucap sang Appa
“ waeyo appa? Apa aku salah lagi? Kenapa aku tak boleh dekat dengan namja? Apa lagi pacaran.” Sunny heran
“ karena kamu sudah appa jodohkan dengan namja pilihan appa. “ ujar sang appa mantap
“ apa??? Tapi appa..kenapa??” sunny benar-benar kaget.
“ tak ada tapi-tapian. Dengarkan dan turuti perintah appa” ujar sang appa kemudian pergi meninggalkan anak perempuannya yang sedang shock atas apa yang dikatakan oleh sang ayah.

Sejak saat itu, sunny merubah dirinya menjadi sejelek mungkin kecuali dirumah. Dia marah, kesal dan bingung atas semua yang dilakukan oleh orangtuanya. Ini menurutnya tak adil.
Kenapa harus dirinya??
Sedangkan kakak laki-lakinya Kim taeyeon, bebas mencari pacar atau yoeja.

Flashback end

Taeyeon memeluk dongsaeng kesayangannya itu dan mengusap-usap rambutnya.
“ mianhae Sunny.. oppa tidak bisa membantumu untuk hal ini. Kau tahu-kan bagaimana appa? Sekali bertindak tak bisa satu orangpun melarang apa lagi mencegah. Oppa berdoa semoga namja yang dijodohkan denganmu itu baik. Kalau tidak oppa akan membantu untuk menolak perjodohan ini.
“ nee..oppa sudahlah..lupakan..aku lelah..aku mau tidur” ucap sunny dan berjalan menuju kamarnya meninggalkan oppa kesayangannya itu.
Taeyeon hanya melihat sunny dengan sedih. Bagaimana bisa seorang kakak melihat dongsaengnya seperti itu. Seharusnya dia bisa tersenyum, gembira atau mungkin sekarang dia mempunyai seorang teman untuk diajaknya belajar bersama atau pergi jalan-jalan. Sayangnya itu tak terjadi.

Keesokan harinya….

Haii,,,yoejaa manis..”ujar sooyoung yang tiba-tiba mengagetkan sunny yang sedang berjalan menuju kelas.
Sunny hanya diam dan terus memandang aneh sooyoung
“ yoeja manis…kok diam? “goda sooyoung
“aishhh..apa maumu? Jangan ganggu aku..ganggu saja orang lain” ketus sunny dan berjalan melewati sooyoung..” ahh dasar orang aneh. Dia itu namja apa yoeja sih? “gumam sunny

Entah kenapa Sooyoung selalu menggoda Sunny. Sunny benar-benar tak bisa berfikir kembali bagaimana caranya menghindar darinya.  Apalagi ketika seongsangnim memberikan tugas kelompok dengannya. Semakin tak bisa terhindarkan.
Sunny berjalan menelusuri lorong sekolah. Sooyoung mengikuti dari belakang. Entah kenapa sooyoung seperti menurut dengan sunny. Padahal sunny tak melakukan apapun padanya. Aneh..!!
“Yaa..! kenapa kamu mengikutiku terus huh??? “ sunny kesal dengan kelakuan aneh sooyoung.
Sooyoung hanya bersiul seperti tak mendengar sesuatu. Sooyoung mengikuti setiap langkah kaki sunny. Sunny mendengus kesal karena kelakuan sooyoung.
“aishh…apa maunya..” gumam sunny
“isshh….maumu apa sih? Sampai kapan kau akan mengikutiku
“ sampai kapanpun “ ujar sooyoung
“are you crazy??
“yes iam crazy because of you “ jawab sooyoung
“ahh whatever…” sunny pergi begitu saja dari hadapan sooyoung dan sooyoung tetap mengikutinya dari belakang
dan sooyoung terus menggoda sunny disekolah.

sunny berfiki keras dirumahnya. Bagaimana caranya menghindari sooyoung. Sunny bingung apakah sooyoung itu namja apa yoeja.
Sunny mengacak-acak rambutnya.
“hey..kenapa kamu saeng?´taeyeon menepuk pudak saengnya
“engg..oppa…aniyaa gwecanaa “ ucap sunny
“ benarkah? Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal. Apa ini tentang namja?
Apa kamu menyukai seseorang?? “ goda taeyeon.
“aishh..oppa..aku tak menyukai siapapun, apa lagi namja “teriak sunny
namun tiba-tiba sang apa muncul entah dari mana .” NAMJA??? Siapa yang suka dengan namja?? Sunny.. apa kamu sedang pacaran?
“Appa…aa..akuu tak pacarann..akuu tak punya pacar appa” jawab sunny dengan gugup
“ apa kamu jujur? “ selidik sang appa
“ appa..aku masih ingat perkatataanmu tentang perjodohan itu “ ucap sunny
“baguslah..appa harap kamu bisa menuruti keinginan appa. Dan kamu Taeyeon.. jaga adikmu dan kamu juga tidak boleh bermain-main dengan wanita “ ujar mr.kim dan pergi begitu saja
“GLEEEEKKK….Taeyeon menelan ludahnya. “kenapa aku jadi kenaa…
taeyeon melihat wajah sunny berubah murung. Dan melangkah pergi begitu saja dari hadapannya
“ kasihan dia..”gumam taeyeon

@school

dikelas semua siswa sedang heboh membicarakan guru baru. Bukan heboh karena gurunya tapi kehebohan yang nanti akan dibuat sooyoung.
“selamat siang anak-anak..perkenalkan ini guru baru kalian. Semoga senang dengan guru baru kalian.
Singkat cerita. Setelah sooyoung melihatnya, emosi sooyoung tiba-tiba memuncak. Sooyoung mengepalkan tangannya kuat-kuat.
Ketika sang guru menjelaskan sooyoung tiba-tiba mengoceh tak jelas. Semua ocehannya itu penuh amarah dan emosi. Namun terkadang dia pergi begitu saja tanpa pamit. Sunny yang melihat merasa heran. Apakah dia sakit? Tapi kenapa melihat sang guru dengan penuh amarah?

Sunny menyusuri lorong sekolah. Mencari seseorang yang membuatnya semakin bingung dengan kejadian dan sikap yang mendadak berubah seolah-olah tyerjadi sesuatu yang besar dan mengerikan. Ketika sebuah belokan lorong, sunny melihat seseorang yang ingin dia temui. Namun ketika semakin dekat dengannya, tak sengaja mendengar percapakanny dengan seorang guru. Namun percakapan itu bukan layaknya guru dengan murid. Tapi seorang penjahat dan pendendam.
Apa yang sebenarnya terjadi? Bunuh?? Siapa yang dibunuh? Siapa yang membunuh?? Balas dendam? Ahhhkkk…aku semakin  bingung dengan semua ini..” pikiran sunny berkecamuk. Begitu lama suny bekecamuk dengan pikirannya, sehingga dia tak sadar bahwa percakapan itu berakhir. Sunny yang menyadari itu, langsung gelagapan mencari tempat persembunyian atau kabur dari tempat itu secepatnya. Namun kecerobohannya membuat sebuah tong sampah terjatuh. Seseorang itu kaget. Dan cepat-cepat menjauhkan dirinya dan melihat apa itu. Sunny cepat-cepat menjauh.
“ kenapa kau disini??
“emm.aku sedang mencari..ehh maksudnya aku mau keperpus. “ sunny gugup[ dan berusaha membuat alasan. “ kamu kenapa disini soo??
Sooyoung terdiam dan memandang aneh sunny “ apa dia mendengar percakapab tadi? Ahh..mana mungkin. Tapi aku harus waspada kepadanya” gumam sooyoung dan beranjak dari hadapan sunny tanpa melihatnya.
“huhhh..amaann..” ujar sunny sambil mengelus-elus dadanya?.
Tapi pikirannya kembali mengingat hal yang dia alami. Kenapa sooyoung seperti itu?? Apa yang terjadi? Kenapa dia benci dengan park seongsangnim?
Ahhkk..suatu saat nanti aku akan mengetahui semuanya.” Gumamnya dan beranjak dari tempat itu.

Setiap hari ketika sunny menyapa sooyoung. Sooyoung hanya diam. Dan menghindar. Apa yang terjadi? Apa salahku? Setahuku aku tak punya salah padanya.
“akkkkk….kenapa aku yang kebalik sekarang?
Kenapa aku mengejarnya? Ahh memangnya siapa dia??
Pusinggg…” sunny seperti orang gila yang kehilangan arah.

TaeSun Home…

Sunny..”panggil taeyeon pelan.
“iya Oppa??waeyo?
“ akhir-akhir ini kamu terlihat bingung, apa ada masalah?
Sunny mengenyitkan keningnya “ kenapa?? Masalah?tidak..”jawab sunny singkat dan meneruskan kegiatannya didepan laptop.
“ ahh ..jangan bohong..kamu pasti sedang jatuh cinta kan? Atau patah hati “ bisik taeyeon.
Sunny menatap oppanya tajam. Seketika taeyeon menjauh darinya. “hehhe..peace bunny “ taeyeon menaikkan kedua jarinya membentuk tanda V…
Sudahlah oppa aku sibuk belajar, jangan ganggu aku..
“ahh..aku belum selesai..lagi pula aku mau menemani dongsaeng kesayanganku dulu “  ujar taeyeon menggoda sunny.
“oh iya bunny..kau cantik diruma tapi mm..jelek diluar hahaha..kau aneh..”celetuk taeyeon yang sukses mendapat pukulan dikepalanya..
“awww…bunny..kenapa kau memukul oppamu yang paling imut ini “ taeyeon mengusap-usap kepalanya.
Iahh…berisik..”ujar suny sambil pergi membawa lappynya..
“kenapa dia?? Apa dia sedang haid?? Punya dongsaeng aneh itu sulit..ckckkc…”bingung taeyeon.

Sooyoung,,…..
“seseorang yang dipanggil namanya menoleh kearah sumber suara..
“hosh..hosh…dipanggil nyahut kek..capek tau cari-cari kamu..”protes sunny
sooyoung hanya memandang aneh sunny..
“kau kenapa sih..sudah sebulan lebih sikapmu aneh. Sejak guru baru itu datang kesekolah ini, kau aneh. Dan aku sering memergokimu bersikap aneh padanya. Marah, benci itu yang kamu lakukan setiap hari. Apa aku boleh tahu??

Sooyoung tetap terdiam. Dan tiba-tiba beranjak dari hadapan sunny. Namun sunny langsung menggenggam tangannya erat. “ sooyoung..”bisik sunny pelan.
Sooyoungpun diam dan menghadapkan dirinya. Sehingga mereka berdua saling tatap mata dan saling terdiam.
“sampai kapan kau akan menggenggam tanganku? “ujar sooyoung
sunny yang tersadar langsung menoleh kerah tangannya dan melepaskan genggamannya.
“mianhaee..aku..hanyaa…”sunny langsung pergi dari hadapan sooyoung.
“dasar yoeja aneh…tapi aku suka..” sooyoung tersenyum dan mengusap-usap tangannya bekas genggaman sunny.

Ketika sunny sedang berada perpustakaan sekolah, dilihatnya banyak teman-temannya berlari menuju aula sekolah. Terfikir olehnya apa yang terjadi sehingga semua siswa berlarian kerah sana..sunnypun ikut menuju keaula. Menerobos kerumunan anak-anak dan betapa terkejutnya sunny ketika melihat perkelahian sooyoung dengan guru baru itu.

“kau manusia setan..kau pantas mendapatkan ini.
“BUKKK…ini untuk ummaku…
“BUKK….ini untuk Appaku..
BUKK…ini untuk adikku
Dan ini.. untuk keluargaku yang kau bunuh..
Sooyoung menmukul wajah guru itu bertubi-tubi ..
“akan kubunuh kau seperti kau membunuh keluargaku bajingan…”teriak sooyoung penuh dengan amarah.
Semua murid berteriak, menutup matanya.,.
Sunny tak percaya apa yang dilihatnya. Bukan seperti sooyoung yang dia kenal. Marah, sangat pemarah dan pendendam…

Sang guru terkapar tak berdaya berlumuran darah..
“HENTIKAN INI CHOI SOOYOUNG-SSHI..”teriak sang kepala sekolah.
Perbuatanmu sudah tak bisa diampuni lagi.”

“cih..perbuatan apa maksudmu pak kepala sekolah yang terhormat? Justru aku sedang menghukum seorang pembunuh bajingan. Kau tahu..hidupku seperti ini karenanya.
“jangan berkata tanpa bukti dan berdalih..”MULAI SEKARANG KAU DIKELUARKAN DARI SEKOLAH” emosi sang kepala sekolah memuncak.
“silahkan saja..aku tak takut. “ choi sooyoung menelepon polisi dan pergi setelah puas membalaskan emosinya.

Sooyoung…”panggil sunny dan berlari mengejarnya. Sooyoung diam dan terus berjalan. Sudah lama sunny mengikuti kemanapun sooyoung pergi.
Soo :“aishh,,,sampai kapan kau akan mengikuti terus huh??
Sun :“sampai kamu menjelaskan semuanya. Kamu kenapa? Sebenarnya apa yang terjadi?
Soo : “apa urusanmu? Apa penting bagimu..
Sun “iya…kenapa memang??
Soo : “sudahlah pulanglah kerumah..
Sun :“tak mau..
Soo : “ishh…apa maumu…
Sun :“aku bilang jelaskan..aku temanmu kan?
Soo : taulah..
Sooyoung terus berjalan sampai Dia didepan rumahnya dan sunny terus mengikuti.
“apa kau juga ikut masuk juga?? Atau jangan-jangan kamu menyukaiku?? “ sooyoung menyipitkan matanya kerah sunny dan sedikit menunduk
“hey,,apa-apaan ini? Suka padamu? Pedemu gede juga..aku hanya ingin berteman denganmu saja. Memangnya tak boleh?”sunny menyilangkan tangannya didada?
“ahh kau berdalih. Bilang saja iya. Repot amat “
“ishh..terserahlah…”sunny meninggalkan sooyoung begitu saja.
Sooyoung tersenyum dan masuk kerumahnya.

“huh,,,apa-apaan dia. Saat seperti ini bisa-bisanya dia bersikap seperti itu?
Apa dia tak memikirnya bagaimana masalahnya dan sekolahnya?
Haahh…”dasar aneh..”sunny mengrutu dan akhirnya sadar bahwa dia salah jalan dan tak tahu harus bagaimana.
“ottoekeee..???
aku tak tahu jalan..aku harus bagaimana??
Ini dimanaa?.”sunny bingung mencari jalan. Stelah lama akhirnya dia duduk ditepi jalan.
Tiba-tiba sebuah motor sport berhenti didepannya.
Seorang pengendara itu membuka helmnya. “ sampai kapan kau akan disini??
Ternyata dugaanku benar. Pasti kau tak tahu jalan kan? Ayo naik aku antar”
Sunny hanya diam memandang seseorang didepannya.
“hallooo..mau pulang tidak??
“aish…kau..ini semua gara-gara kau youngie..”ucap sunny kesal
“youngie??”sooyoung memiringkan kepalanya
“yah..aku memanggilmu youngie..kenapa?
“tidak…panggilan yang bagus..ayo naik aku antarkan “
“sejak kapan kauu..seperti ini?? Apa kau bisa mengendarai motor? Aku belum mau muda “ ucap sunny
“aish…naik atau kau kutinggal”sooyoung mulai kesal dengan keanehan sunny
“iyaa..iyaa…tapi hati-hati “ sunny pun dibonceng sooyoung hingga didepan rumahnya.
“thanks youngie..
“okay babe “ sooyoung tersenyum dan pergi begitu saja
“what?? Babe..??? u,u
dia gilaa “ sunny menggelengkan kepalanya.

Setelah seminggu sooyoung dikeluarkan..
Kenapa aku malas sekali datang kesekolah?? Aku merasa sendirian..tapi memang sebelum perasaan ini muncul bukankah aku sendirian yah???
Kenmapa sejka tak ada youngie aku merasa kesepian??
“signn… aku akan kerumahnya sekarang “ sunny segera melangkahkan kakinya menuju rumah sooyoung.
Ting tong…bell rumah berbunyi ketika sunny menekal bell itu.
Seseorang membukakan pintu rumah itu.
“anyeonghaseo .ini rumah choi sooyoung-kah??sapa sunny
“ohh.benar..aggashi ingin bertemu dengan  majikan saya?” jawab sang pembantu
“iyaa ajumma..apa dia ada dirumah??
“ohh..iya silahkan masuk..
“nee ajumma kamsahamnidda..
“sebentar saya buatkan minum dan saya panggilkan “

“ternyata rumahnya besar dan luas. Tapi sepi. “batin sunny
soo : “untuk apa kau kesini???
Sun : menjengukmu. Tak boleh? Bagaimana kabarmu??
soo : yah seperti yang kau lihat sekarang.
Sun : “sembari mengeluarkan semua isi tasnya.”oh ya. Aku sudah membawakan semua bahan pelajaran kita selama seminggu ini. Karena kamu sudah banyak ketinggalan pelajaran jadi aku memcatat semuanya.

Sooyoung menatap aneh gadis yang ada didepannya. “untuk apa kau susah-susah melakukan ini?bukankah aku sudah dikeluarkan?
“aish…walau aku baru mengenalmu, tapi aku yakin kamu seseorang yang baik dan ada alasan kuat kau melakukan hal itu “ujar sunny mantap.”kau tak sibuk kan? Ayo belajar
“aku ngantuk..mau tidur “ucap sooyoung
“aishh..tak ada waktu. Cepat belajar “ sunny menarik tangannya dan ikut duduk.
“aish..arra…arra..aku ambil buku dan peralatan lainnya.
“kenapa aku nurut dengannya?padahal..aishh…sudahlah..”sooyoung bergumam sendiri merasa kebingungan.

Tak terasa malam tiba. SooSun yang kelelahan tertidur, namun beberapa saat sooyoung terbangun. “hoaam….sudah malam ternyata.”sooyoung memandangi sunny yang tertidur pulas. “ternyata dia cantik kalau dilihat dari dekat…” sooyoung melepas kacamata sunny dengan hati-hati. Dia lebih cantik seperti ini.
“hey,,ini apa?? Sooyoung melihat tompel yang ada dipipi kanan sunny.
“palsu?? “kaget sooyoung.

T. B.C

Iklan

BE MINE [Chap 8]

 


 

 

Auhtor              : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast        : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre               : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated               : T = Teenager

Length              : Chaptered

Disclamer         : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning           : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Plagiator..!!!

 

 

Sunny~sshi..” teriak sooyoung dengan nada amarah.

Sunny takut dengan sikap sooyoung. Sooyoung melangkah kerahnya dan menariknya, kemudian menghempaskan tubuh sunny ke sofa. Kau mulai berani denganku huh” ujar sooyoung dan melempar beberapa lembar foto kearahnya. Sunny memungut dan melihatnya begitu kaget.

“ ini…ini tidak seperti yang kamu lihat.” Gugupnya

“ tidak apa? Sudah jelas kamu denganya. Alasan apa lagi yang mau kamu katakan huh “ sooyoung mendekati sunny dan langsung menggendong tubuhnya. Sunny berontak dan berteriak. Namun sooyoung tak menggubrisnya. Setelah sampai dikamar sooyoung menghempaskan tubuh sunny dan langsung menindih tubuh sunny.

“ jeball..jangan lakukan ini “ sunny memohon dan menangis.

“ kenapa huh..? jika dia menciumu kenapa aku tak bisa melakukan lebih padamu?”soyooung berusaha mencium sunny.

“ hiks,,jebal..sooyoung~sshi…itu tidak seperti yang kamu lihat “ sunny menangis ketakutan

Ketika mata mereka bertemu, sooyoung menatap mata sunny lekat-lekat, dilihatnya mata indah sunny tanpa dosa seperti ingin mengatakan” jangan sakiti aku”…karena terpesona dengan matanya dan jantungnyapun berdetak tak karuan, sooyoung melepaskan sunny dan berjalan mundur tanpa mangalihkan pandangannya kearah sunny.

 

“arghhh…otteoo….kenapa aku …ahhh,hampir saja..apa aku….ahh tidak..tidak…tidak mungkin aku menyukainya..”sooyoung menjambak rambutnya seperti orang stress.

 

Sunny duduk diranjang sembari memeluk lututnya sambil menangis.

“umma..aku takutt,,”sunny terisak ketakutan. Andai kejadian ini benar-benar terjadi, dia tak bisa membayangkan bagaimana nanti hidupnya.

 

TaeNy….

 

Tae oppa untuk apa menyuruhku kemari ? tiffany bingung untuk apa taeyeon menyuruhnya ke taman sekolah saat semua murid sudah pulang.

Heemm..ituu sebenarnya fany..”taeyeon gugup

“itu apa oppa?? Oppa tidak mikir macam-macam kan?? “ tiffany curiga

“omoo,,aniyaa aku tak mikir seperti itu. Aku,aku…” taeyeon semakin tak bias mengusai dirinya. Jantungnya seakan mau lepas.

“oppa….katakan “ tiffany tak sabar

“heem..sebenarnya aku mengajakmu kesini karena..” taeyeon berlutut dan memberikan bunga ketiffany “ Hwang Tiffany.. Would you be my girlfriend??

“tiffany seakan tak percaya, taeyeon menyatakan cintanya. “oppa aku bermimpi kan?”tiffany mencubit pipinya.

“aww…sakit oppaa “ tiffany tersadr dan mengelus-elus pipinya

“ ini nyata fany “  taeyeon hanya tersenyum. Lalu bagaimana???

“bagaimana apanya ya “ tiffany memasang tampang bloonnya.

Taeyeon menggeleng-gelengkan kepalanya “ bagaimana kau mau menjadi pacarku?

“oppa sungguh-sungguh? Oppa tidak bermaksud mempermainkan aku bukan?

“sungguh tiffany, aku benar-benar mencintaimu. Ini pertama kalinya untukku bias merasakan hal ini. Aku sendiri tak tau. Mungkin memang benar ini cinta. Kamu bias pegang janjiku. Jika aku mempermainkanmu. Aku akan menerima semua konsekuensinya.” Taeyeon berusaha meyakinkan tiffany bahwa dia benar-benar tulus.

“ nae oppa…yes I do..”aku juga menyukaimu..oppa…

Taeyeon memandnag tiffany dengan wajah berbinar-binar” jinjja??

Tiffany mengangguk malu

“ gomapta tiffanyyy “ taeyeon mmeluk tiffany erat

“uhukk..oppaaa aku bisa kehabisan nafas

“ehh mianhaee tiffany, mulai sekarang kita pacaran dan aku akan berusaha tidak membuatmu sedih.

 

Akhirnya dua sejoli itu bersatu…

 

 

Soyoung Pov

 

“ ahh apa yang aku pikrkan..!! aku pusing..kenap aku smapai kejam padany? Ahh molaa..molaaa “ sooyoung teriak-teriak sendiri dirungan tamu. Mengacak-acak rambutnya sendiri. Teringat kembali akan mimpi bertemu Umma dan semua nasehat umma.

Jujur jika bukan karena umma meningalkanku dan appa seperti itu, aku mungkin tidak akan seperti ini.

“ Baiklah.umma..aku akan menurut dan mengikuti nasehatmu umma. Aku akan berubah demi dirimu dan hidupku.

Juga demi wanita itu yang kini menjadi istriku. “ batinnya.

Sooyoung membuka dompetnya dan meraih selembar foto. Dia sesungguhnya cantik dan mempessona. Sungguh aku baru mengetahui dia itu sangat cantik, bukan luarnya saja tapi dalamnya.

‘astagaaa apa aku mencintainya??” perasaan soyoung berkecamuk. Menatap foto sunny dengan penuh makna dan menyimpannya kembali kedalam dompet dengan hati-hati.

 

Normal Pov

 

Seseorang masuk kerumah dan sudah berada didepan sooyoung.

Sooyoung melihatnya tampak sedikit terkejut. “ appa…sejak kapan kau datang?

“kenapa memangnya? Bagaimana kabarmu juga gadis itu? Apa kau sudah menyiksanya? “tn.choi sedikit menajamkan matanya.

“selalu begitu? Menanyakan hal yang tak penting. Anak sendiri sampai tak ditanyakan. Siall..” gumam sooyoung.

“wae? Pulang hanya menanyakan hal itu? Sudahlah aku capek “ sooyoung berdiri dan beranjak menuju kamarnya.

“hey choi sooyoung..sejak kapan kau mulai tak sopan dengan ayahmu sendiri “ teriak tn.choi

“dan sampai kapan kau akan benar-benar menganggapku tn choi “ teriak sooyoung

“ sejak kapan kau membentakku? Apa gadis itu menyuruhmu?

“ sejak aku mulai bosan dan tak mau disuruh dirimu lagi. Aku bosan.. aku bosan appa. Kau tak pernah menganggapku sebagai anak. Aku hanya robot bagimu yang bisa kau suruh. Sejak umma meninggalkan kita, kau mulai berubah. Aku butuh kasih sayang bukan jadi pesuruh dirimu. Dan aku berubah dan menjadi seperti sekarang ini karena ulahmu “ sooyoung mengeluarkan unek-uneknya

 

Tanpa diketahui sunny melihat pertengkaran keluarga choi itu. Jadi ini sebabnya sooyoung menjadi seperti itu.

 

YulSic….

 

Sica tunggu aku..” yuri setengah berlari mengejar Jessica di malam yang dingin

Sebenarnya kedua insan ini mau kemana sih =,=

Jessica terus berjalan tanpa menghiraukan yuri. Wajahnya terlihat kesal.

“haishh kenapa namja babo itu terus membuntutiku??

Apa sih maunya dia. “ rutuknya

 

Jessica berhenti secara tiba-tiba yang membuat yuri tak bias menghentikan langkahnya dan akhirnya menabrak tubuh Jessica.

“ouchhh…kamu kenapa sih..aku ga ngerti sama kamu. Maunya apa coba “ ujar Jessica dingin

“mm..mian..aku ga sengaja abis km berhenti mendadak sih “ yuri mulai takut dengan sikap Jessica

“ sica menatap yuri tajam “ kenapa kamu mengikutiku terus? Aku bosan diikuti dirimu terus..

“ aku Cuma takut km kenapa-kenapa. Lagian ini sudah malam, tak baik untuk wanita sepertimu “ ujar yuri

“ sudah berapa wanita kamu gombalin dna ikutin  hah?

Aku tak akan kena jebakmu Kwon Yuri “ bentak sica

“ ga pernah. aku ga pernah lakuin hal ini sebelumnya dan aku sudah berubah Jessica Jung. Satu hal, walaupun aku suka gombal atau apapun itu hanya bercandaan dan tak pernah aku main-main dengan yoeja. Karena aku tau ibuku juga seorang yoeja. Jadi aku tak bisa menyakiti seorang yoeja” tegas yuri

“terserahmu..paling itu Cuma kata-katamu merayuku” acuh Jessica dan pergi keseberang jalan.

Namun tiba-tiba…

“Jessicaaaaa…….”teriak Yuri kemudian berlari kearah Jessica.

“Aaa……”teriak jessica

Tiiiitttttt,..

BRAKKKKK…

 

“Yuri~aahhhhh “ teriak Jessica

 

 

 

Wajah sunny kelihatan takut. Dia takut kedua anak dan ayah itu menyiksanya kembali.

“ heh gadis sialan.. jangan mencoba berani kabur atau macam-macam denganku jika keluargamu juga dirimu mau selamat” ancam tn.choi membuat sunny snagat ketakutan dna hanya bisamenundukkan kepalanya.

 

“ YA..Sooyoung bawa dia dan terserah kau mau apakan dia “ perintah tn.choi kepada anaknya.

Tanpa aba-aba lagi sooyoung segera menyeret sunny ke kamar kembali

“ ampun..jangan sakiti aku lagi “ mohon sunny

“ sooyoung hanya diam dan terus menyeret sunny paksa.

Setelah sampai dikamar sooyoung mengunci pintu kamar dan mendekati sunny. Sunny hanya bisa pasrah dan menangis.

 

Namun tiba-tiba sooyoung berlutut dan menangis dihadapan sunny. Sunny tampak terkejut. Dia kira dirinya akan disiksa lagi. Namun sunny sendiri bingung kenapa sooyoung bersikap seperti itu?

“ Lee Sunny.. Jeongmal mianhae..jeongmal mianhae atas perbuatanku selama ini. Sikapku, perkataanku dan hingga sampai menyakitimu. Aku sungguh bodoh melakukan itu. Padahal kamu sama sekali tidak pernah jahat padaku. Aku bodoh melakukan itu dan aku bodoh mengikuti perkataan orang tua itu (appanya sendiri). Sungguh aku minta maaf atas perbuatanku dna sungguh aku sudah mulai berubah sekarang. Aku takut eommaku semakin marah dan sedih jika aku terus  bersikap seperti ini.” Sooyoung menangis dan memeluk kaki sunny

“ sunny hanya diam dan air matanya mengalir semakin deras. Dia tak tahu harus bagaimana. Antara senang atau sedih mungkin terharu. Apakan sooyoung benar-benar akan berubah?

“ sekali jeongmal mianhae sunny. Maafkan aku” sooyoung terisak semakin keras.

“ bangunlah oppa..

“andwee..sebelum kamu memaafkan aku. Tapi mungkin perbuatanklu tak bisa dimaafkan. Itu sudah cupuk keterlaluan. Aku seharusnya sudah km laporkan kepolisi” ujar sooyoung.

“soo oppa..stand up “ sunny membantu sooyoung berdiri.

Tapi sunny..mohon maafkan aku “ isak sooyoung

“ bangunlah dulu..” sunny mengajak sooyoung duduk diranjang. Dan mereka saling tatap.

(haaeeemmm…XD)

 

“sunny maafkan aku “ ucap sooyoung

“ sudah berapa kali oppa mengatakan itu?” ekspresi wajah sunny datar

Sampai kamu benar-benar memafkan aku” ucap sooyoung tertunduk

“hhh…sunny menghela nafas beratnya. Aku sudah memafkan dirimu oppa sejak dulu.

“ sooyoung mengangkat wajahnya dan melihat sunny” jinjja? Tapi semudah itu kamu memaafkan aku sunny

“ tapi aku sudah memafkan kamu oppa, sudah lupakan yang dulu. Jika kamu mau benar-benar berubah berjanjilah tak akan melakukan perbuatan buruk lagi. Dan minta maaflah kepada semua orang yang pernah kamu sakiti” ucap sunny

“ jeongmalyo?? Jeongmal gomaweo sunny” aku berjanji akan melakukan apapun yang terbaik, tak akan mengulangi kesalahanku. Dan aku akan membantu kamu juga keluargamu sunny” jawab sooyoung

“ nee oppa.tapi kenapa kamu mendadak berubah?? Sunny heran

“ itu…karena ummaku.” Sooyoung kembali menunduk

“Umma?? Kalau boleh tau dimana Ummanya oppa?

“ Beliau sudah tiada.” Sooyoung mengubah ekspresi wajahnya kembali sedih.

“mianhae oppa.aku…” belum sunny melanjutkan kata-katanya sooyoung memotongnya

“ anhy sunny kamu tak salah.” Ummaku meninggal ketika aku masih duduk di bangku SMP. Sejak saat itu aku berubah menjadi seperti ini. Nakal, bandel dan jahat. Karena pria tua itu juga. “ sooyoung penuh emosi.

“sttt..oppa..jangan berkata begitu. Tak baik. “ mulai sekarang lakukanlah hal yang baik, berfikirlah yang baik “ sunny tersenyum kepada sooyoung.

 

Sooyoung Pov

 

“ omoo senyumannya..baru pertama aku melihatnya.

Sungguh mempesona. Ottoekke?

Jantungku serasa ingin keluar. Dia itu begitu cantik. Apa aku benar-benar menyukainya??

Aku selalu ingin melihat wajahnya seperti ini. Sungguh teduh” batinku

Sunny melambaikan tangannya didepan wajah sooyoung.”oppa…oppaa..Gwechanaaa” ucap sunny

 

Normal Pov

 

Oppa..Gwechanaaa” sunny melaambaikan tangannya didepan wajah sooyoung seketika sooyoung langsung tersadar dari lamunannya.

“ohh..aku tak apa sunny. Sekali lagi terimakasih sudah memaafkan aku. Aku berjanji akan membantumu dan keluargamu sebagai permintaan maafku” ujar sooyoung mantap

“nee oppa sudahlah..sudah cukup minta maafnya” ucap sunny

“ kamu begitu baik sekali. Seperti dewi “ gumam sooyoung

“ appa oppa??

“ahh any..gwechanaa “ sooyoung tersenyum.

“ohh iya sunny. Jika didepan appaku dan yang lain kita berpura-pura saja. Kau tahu mata-mata appaku banyak jadi aku tak mw rencanaku ini gagal “ ucap sooyoung

Sunny mengerti dengan ucapan sooyoung hanya membalas dengan anggukan.

 

Umma..Doakan aku..

Umma..Saranghaeyo…

“Batin Sooyoung

 

TBC….

 

 

Sampai sini dulu yah para Readersku tersayang..

mianhae lama soalnya aku sibuk hari raya + sakit = apadeh

kekekeke

thanks udah pada nunggu n setia

aku terharuu..:’)