UNPREDICTEBLE #2

halooooo 😀

ada yang menungguku??

“….”

ya udah deh kalo ga ada..#plaakkkk

author mau lanjutin part 2 nih..semoga kalian suka…

dan bagiaan heem…

hahhhahaa #evil

Kamu akan tahu bagaimana dia akan mencintaimu dan menyayangimu.
Memberikan semua kasih sayangnya padamu.
Mencurahkan seluruh hidupnya untukmu

Sejak saat itu, kedekatan Sooyoung dan Sunny semakin erat. Kemanapun mereka bersama. Dan masalah tentang pemukulan yang dilakukan sooyoung terhadap gurunya itu clear. Dan memang adanya sang guru tersebut ternyata buronan yang sedang dicari pihak kepolisian. Sang guru dijebloskan kepenjara dan sooyoung akhirnya kembali kesekolah setelah pak kepala sekolah menarik gugatannya.

Youngiee…”bisik sunny pelan.
“waeyo bunny??” sooyoung menoleh arah sunny
“nanti aku kerumahmu ya?kita belajar bareng.
“mm..boleh..jam berapa??
“ setelah pulang ini aku mandi dulu baru kerumahmu”
“apa aku jemput?
“tidak aku pakai taxi saja youngie..
“baiklah..bunny..”sooyoung mencubit hidung sunny pelan.

@sooyoung home..

“cepat sekali bunny?? Rasanya baru  saja kita pulang sekolah?
“hehehe..”sunny hanya nyengir.
Ayo naik..kita belajar diteras kamarku saja.
“ruangan kamarmu rapi. Wangi dan bersih “puji sunny
“sekarang kita mau belajar apa??”sooyoung mengeluarkan smeua peralatan sekolahnya.
“PR yang tadi disekolah. Hehe “sunny hanya nyengir
“dari tadi kerjaanmu hanya senyum-senyum ga jelas?kenapa?kau sakit?
“tidak..”jawab sunny singkat
“atau kau senang bertemu denganku bukan??
“ahh bilang saja kau menyukaiku “goda sooyoung
“aishh…kau benar-benar PD..”elak sunny
“dasar jaim” gumam sooyoung
 
beberapa jam kemudian.
“huahh…aku capek bunny. Kita istirahat yah?? Lagian pr yang kita kerjakan itu untuk mapel lusa. Aku lapar. “ ucap sooyoung.
Sunny menghela nafasnya. “baiklah terserah dirimu. Begini saja sudah menyerah.
“bukan begitu. Ini sudah berjam-jam. Kau lihat sudah sore hari? Apa kau tak mau makan? Juga mandi??
“aigooo..benar juga. “sunny menepuk jidatnya sendiri
“mm..bagaimana kalau kita mandi bersama??”ajak sooyoung dengan tatapan nakalnya
“kyaaaaaaaaaa…..kau gila. Mandi.ber..bersama??”sunny melihat tubuhnya dan seketika menutup tubuhnya dengan kedua tangannya. “ apa kau? Jangan coba-coba ya?
“ahhh bilang saja mau. Lihatlah wajahmu merah begitu.”sooyoung menggoda sunny terus
“aish….
TUKKK..”sunny menjitak kepala sooyoung
Soo : “hyaaa kenapa kamu memukul kepalaku?? Sakit tau “sooyoung mengelus-elus kepalanya.
Sun : “siapa suruh menggunakan pikiran kotormu itu. “ ketus sunny
Soo :“gitu aja marah. Lagian Cuma bercanda. Kalau mau aku juga mau :p
Sun : “aishh….mau kupukul lagi??
Soo : “iya..iyaa..sensi banget sih..u,u

——————————
Youngie aku pulang yah..”ucap sunny
“heh??..pulang? apa aku antar?
“tidak..tidak usah..
“ mm..baiklah..kalau begitu kamu hati-hati pulangnya.
“okee…”sunny memberikan senyum manisnya ke sooyoung.
Seketika sooyoung diam memandang kepergian gadis itu.
“Oh..My…jantungku berdebar…”gumam sooyoung.

@school

“sooyoung..sooyoung…”teriak sunny sambil membawa sebuah koran
“aishh…bisakah kamu tidak berteriak sunny. Sakit telingaku.
“lihatlah..ini..beritanya..”sunny menunjuk pada sebuah kolom berita.
Sooyoung melihatnya dan membaca berita itu. Seketika matanya terbelalak.
“apa ini benar? Aishh..sialan kenapa guru gadungan itu bisa melarikan diri dari terali besi itu?? Sangat kecil kemungkinan kecuali ada orang dalam yang membantu “
“bagaimana ini soo?? Aku takut jika dia membalas dendam padamu. “cemas sunny
“ini tak bisa dibiarkan. “sooyoung meremas koran tersebut dan membuangnya.
“gimana ini sooyoung?? “tanya sunny
“biarkan saja. Hanya saja aku harus lebih berhati-hati sekarang. Siapa tau dia menggunakan taktik dan bantuan orang lain untuk mencelakaiku. “ujar sooyoung.

Sejak berita itu sampai ketelinga Sooyoung, dia selalu berhati-hati dimanapun diberada.
Sebenarnya sooyoung itu sangat tahu sunny itu bagaimana. Sooyoung selalu mengikuti sunny diam-diam saat dia pulang. Sampai didepan rumah sunny, sooyoung diam menunggu sunny. Dari jauh kelihatan jendela kamar sunny.
    
Flashback

“soo aku pulang ya..”pamit sunny dan menumpang sebuah taksi.
Tanpa sunny ketahui, sooyoung mengikuti dirinya sampai dirumah dan bahkan menunggu beberapa jam hingga sunny terlihat dari luar rumahnya.
Tak disangka penantiannya berhasil, sooyoung melihat sesosok dewi  dari luar rumah sunny. Sooyoung yakin dia sunny. Siapa lagi perempuan muda yang tinggal dirumahnya.
Sooyoung mengambil gambar sunny dari kamera handphonenya.
Rambutnya pirang, matanya indah, bibirnya seksi, semua perfect.
Sooyoung mencocokan foto sunny dari kedua gambar berbeda. Dan akhirnya benar. Itu sunny. Tapi banyak pertanyaan yang menghinggapi pikiran sooyoung.
Kenapa sunny harus menyamar jika dirinya begitu cantik?

—————————————

Sejak saat itu dan sejak saat pertama kali bertemu sooyoung jatuh cinta kepada sunny.

Sooyoung Pov

“Dia begitu cantik. Lebih cantik dari yang kubayangkan. Seorang bidadari telah turun.
Apakah ak mungkin bisa menggapainya? Ak tahu itu tak akan mungkin.
Cinta sejenis itu sangat rumit. Tak bisa diterima oleh akal sehat. Namun benih cinta itu terus muncul.
Dadaku bergetar, jantungku berdekat keras. Ketika aku melihat wajahnya.
 Mendengar suaranya, menggenggam tangannya, memeluk tubuhnya, sangat membuatku nyaman dan tenang. Mungkinkah dia….

Jika kita mencintai seseorang berusahalah untuk tampil apa adanya.
Karena Cinta sejati selalu dapat menerima Kelebihan dan Kekurangan. Dan jika kamu telah mencintainya. Berusahalah sekuat hatimu melindungi hatinya
Ketika kamu memutuskan utk mencintainya. Melangkahlah dengan mantap dan yakinkan hatinya agar bisa kau genggam selamanya.

—————————————-
Sunny-ahh,,
“ne..wae soo?”sunny memiringkan kepalanya menghadap sooyoung.
“ahh…aniyaa..” sooyoung terdiam memandang wajah sunny yang begitu lucu saat melakukan ekspresi itu. Apalagi ketika aegyonya keluar. Itu sangat lucu.
“kau tahu..kamu itu sangat lucu seperti itu. “ sooyoung mencubit kdua pipi sunny dan menggoyangkan kekiri dan kekanan.
“ahh.,,appo..”sunny meringis pipinya dicubit trlalu kencang
“ah..mianhaee..jeongmal? ‘sooyoung mendekatkan tubuhnya dan mengelus pelan kedua pipi sunny dengan tangan halusnya. Ketika itu kedua mata mereka bertemu.
Sooyoung memandang lekat-lekat wajah sunny. Ketika keduanya tersadar dan memalingkan wajah mereka.
Terlihat seulas senyuman diwajah sooyoung.
How about sunny??

Sunny Pov

“Hikss..Appo..”ak meringis kesakitan. Dia mencubit pipiku terlalu kencang. Namun ketika kutatap matanya. Sangat indah. Ak baru pertama kali melihatnya sengan seksama. Mata ini sangat indah. Wajahnya sungguh mempesona.
“aishh,..aniya…ak kenapa? Tidak…ini tak boleh terjadi. Sejak kapan aku berubah seperti ini. Ak tak mungkin suka..
aishh jinjja….
“ak tersadar dan memalingkan wajahku darinya.
Kenapa ak merasa aneh?
Wajahku memerah. Degub jantungku terasa berbeda.
Ahh…..

Author Pov

Keheningan menyelimuti kedua insan itu. Pikiran mereka melayang jauh.
Hening dan hampa..
“heem…”sooyoung berdehem menghilangkan keheningan diantara mereka.
“…..”
sunny hanya diam dan terus melayangkan pikirannya.
“sunny-ahh…
“…..”
“sunny..
“….”
Yah..!! Lee Sunkyu Ya..!! “sooyoung berteriak marah karena dari tadi tak digubris olehnya.
“”Ya.. Choi Sooyoung-sshi..kenapa kau panggil nama koreaku huh.?
Pikiranmu kemana? Sedari tadi ak memanggil namamu, kau tak menjawabnya. Apa yang kau pikirkan sunny?”sooyoung memirignkan kepalanya.
Aishh..jinjja..”sunny kesal dan  beranjak pergi meniggalkan sooyung sendirian.

Semakin lama perasaan itu semakin terasa. Semakin kuat dan semakin dalam. Apa ini sebuah perasaan didalam dunia nyata atau hanya mimpi. Ini perasaan yang salah. Tapi perasaan ini semakin dalam. Ak tak mampu mengelak dari kenyataan ini bahwa ak mencintainya lebih dari seorang teman . apakah perasaan ini salah?
Apakah perasaan ini dosa?
Tapi…..
Setiap manusia takkan bisa mengelak dan menjauh atau bertahan jika perasaan mereka sudah tersentuh cinta. Walaupun  itu sejenis atau tidak. Siapa yg akan disalahkan? Siapa yang salah? Apakah semuanya bisa menghentikan ini? Dan mengatur hak orang yang sedang dilanda cinta?apakah kita akan menyalahkan mereka?
Itu sangat rumit. Biarkan mereka bebas layaknya manusia normal lainnya karena mereka punya hak untuk itu.

—————————–

Mereka berdua tak tahu jika bahaya besar mengintai.
Malam yang dingin. Terdapat dua orang berada disebuah taman yang indah.
Seseorang bertubuh tinggi sedang menunggu kedatangan seseorang yang telah dinanti.
Seseorang yang dia nantikanpun datang.
“aish,,kamu lama sekali. Aku sudah lama menantimu sunny “ sooyoung sedikit kesal karena sunny datang telat.

Pdahal sudah berjanji sebelumnya akan datang lebih awal.
“Hosh..hosh..”mianhae youngie, aku telat. Tadi aku susah mendapatkan sebuah taksi. “ sunny terengah-engah setelah sampai ditempat yang telat dijanjikannya dengan sooyoung. “ apa yang kamu ingin katakan? Kan bisa tadi pagi disekolah. Memangnya hal ini pentingkah??
“hey jangan menghinaku. Ini hal terpenting yang pernah aku pikirkan. Sekarang duduklah. Dan ini. Kau pasti sangat haus “ menyodorkan sebotol air mineral kepada sunny
“gomaweo sooyoung” sunny menerimanya dan menghadiahkan sebuah eye smile terbaiknya. Kemudian meneguknya.
“ ahh..yeppotaa..”gumam sooyoung.
“apa??
“tidak..
“ehemm..sunny..bagaimana ya? Aku..aku..”sooyoung mulai gugup.
“apa?? Kenapa kau gemeteran seperti itu?
“ahh..aniya..hemm..”sooyoung mulai mengatur nafasnya dan mencoba untuk tenang.

“sunny..aku..sebenarnya ini sudah lama ingin aku ungkapkan. Tapi aku takut. Takut untuk mengungkapkannya dan mungkin kamu akan berfikir ak sudah gila. Tapi semakin lama perasaan ini semakin dalam. Sooyoung menggenggam tangan sunny dan menatapnya lekat-lekat. “ sunny aku sangat susah mengungkapkan hal ini tapi. Would You Be My Girlfrend??
Sunny hanya diam dan mencerna semua yang telat dia dengar. Shock. Itulah yang dirasanya sekarang. Bagaimana mungkin seorang gadis mengungkapkan cinta kepada gadis?? “apa.apa kamu tak salah?? Aku.. kita…
“apa aku harus mengulangnya kembali? Maukah kamu menjadi pacarku? Aku mencintamu sunny-ah..aku tahu semua tentangmu. Termasuk ini “ sooyoung melepas kacamata sunny dan sebuah tompel yang barada diwajahnya.
Kamu itu cantik. Tapi kenapa kamu harus menyiksa dirimu seperti ini.
“tidak..itu tidak benar. Aku..aku..
“apa aku slah lagi?
“ini…ini tidak…” sunny berlari menjauhi sooyoung. Dia tidak bisa mencerna semuanya. Pikirannya berkecamuk. Entah yang mana yang harus dia turuti. Sooyoung mengejarnya dari belakang mencoba untuk meraihnya.

Tapi tiba-tiba seseorang menariknya dengan kasar.
“ahhhh…”sunny berteriak kesakitan. “ yah..lepaskan aku..kamu siapa?” sunny berusaha berontak melepaskan pegangan tangan seseorang.
“Ya..”Lepaskan dia…”sooyoung berteriak
seseorang itu tersenyum licik” kita bertemu kembali Choi Sooyoung.!!
“Ternyata kau rupanya namja tua yang tak tahu diri “ sooyoung mengepalkan tangannya.
“aku ingin balas dendam denganmu atas apa yang kamu lakukan. “ mungkin..yoeja ini cocok aku jadikan korban sebelum dirimu “ namja itu mengarahkan senjata api kekepala sunny.
Sunny hanya menangis pasarah. Berharap dia bisa lepas dari semua ini. Kebencian sooyoung semakin membara. Dari belakang beberapa orang tinggi besar yg ternyata adalah anak buah namja itu muncul.
“cih…beraninya main keroyokan. Licik…”sooyoung menatap namja itu. Kemudian beralih kesunny.

Namja tua itu mngisyaratkan beberapa anak buahnya untuk menghajar sooyoung. Sooyoung hampir kewalahan menghadapi semua anak buah namja tua itu.
Bagaimanapun sooyoung seorang yoeja. Ketika semuanya telah kalah. Dengan terdesak namja tua itu mengancam sooyoung akan membunuh sunny jika dia berani menyentuhnya. Ketika sooyoung tak bisa melawan. Orang-orang tinggi besar itu berhasil menghajar sooyoung tanpa perlawanan.

“Sooyoung..!!! “sunny berteriak histeris ketika tubuh sooyoung dijadikan mainan bola oleh mereka. “apa yang harus kulakukan youngie…”batin sunny.
Sunny dengan sengaja mengigit lengan namja tua itu dan berlari kearah sooyung yang sudah tak berdaya dipenuhi luka dan darah disekujur tubuhnya. Menyedihkan.. memilukan…
“Arghhh,,,”pekik namja tua itu. Seketika senjatanya terpental jatuh ketanah.
“youngie..hiksshh…gwechana??? “ hatinya sakit dan pedih melihat keadaan sooyoung yang berlumuran luka dan darah.
“eenghh…Su..Sunny-ahh..”ringis sooyoung . “gwechanayo??
“aniya…kamu yang tak baik..hikss..ayo kita pergi dari sini “ sunny menangis sedih
“tidak..peegilah sendiri. Selamatkan dirimu bunny ‘ sooyoung tersenyum menahan sakitnya.
“Anweee..aku tak mau..”sunny berusaha membopong tubuh sooyoung. Namun beberapa orang tinggi besar menarik sunny dengan paksa.
“arhhhh…”pekik sunny.
“cukup dramatisnya. Menyedihkan sekali. Dasar yoeja babo..!!! “ bentak pria tua itu.
“lihatlah kekasihmu itu. Bahkan dia tak bisa menolongmu kan?
Sooyoung yang tak terima mulai bangkit dan menghajar wajah pria tua itu dan dan beberapa orang anak buahnya kemudian kabur membawa sunny dari sana.
“Yah…!! Kalian kejar mereka dan bunuh..!! “pekik namja tua itu.

SooSun dan beberapa orang anak buah namja tua itu saling berlari.
“arhhh…Sunny..ak..aku tak kuat lagi “ rintih sooyoung
“aniya…kamu kuat youngie..”sunny berusaha menegarkan sooyoung walaupun air matanya deras.
Sooyoung terjatuh dan tak kuat menahan sakit yang menjalar ditubuhnya. Seketika mengejaran terhenti. Mereka berdua terkepung.
“hahahhaa…kalian tak akan bisa lari lagi. Sudah saatnya kalian mati “pekik namja tua itu. “kalian semuaa..hajar yoeja itu “menunjuk sooyoung.
“ANDWEEEE…”teriak sunny dan berusaha memeluk sooyoung erat-erat. Namun terlepas karena mereka menarik tubuh sunny dan menjatuhkannya ketanah. Sunny meringis kesakitan ketika tubuh mungilnya terpental. Berusaha menyelamatnya sooyoung. Namun gagal. Tubuh sooyoung makin tak terbentuk (?).

tiba-tiba sirine polisi terdengar. Namja tua itu beserta anak buahnya kocar kacir menyelamatkan diri.
Namun tak bisa lagi karena polisi mengepungnya.
“Sooyoung…”sunny mendekap tubuh sooyoung dan wajahnya telah dibanjiri air mata.
“bunny..gwechana?? “sooyoung tersenyum dan mengusap pipi sunny. “ aku sayang kamu sunny. Aku akan selalu sayang padamu.
“ maukah kamu menungguku??
“aku..aku..kamu tak akan pergi kemana-mana youngie..”
“aku yakin kamu juga cinta padaku.
Ahhh….”sooyoung tak bisa lagi menahan sakit yang begitu mendera. “please wait me..!! sooyoung pingsan.
“CHOI SOOYOUNG…”pekik sunny.

 

 

hahahahhaa..#evil laugh..

mian mungkin banyak typo..

dan ceritanya agak…errrr..

ya begitulah u,u

semoga kalian sukaaa…

author mau semedi lagi yah

paipai…#triiinggg….

Iklan

UNPREDICTEBLE #1

hoiii semuaa ada yang kangenkah kepada saiia???

iam back to the home…

hehe maav baru nongol..abis sibuk banget..walau lama yg penting ngepost ehhe…

thanks yah yang udah setia menungguku…

*bow*

hheee..

kali ini author bawa ff SooSun..

semoga senang..:D

Image

Kisah bahagia, sedih, susah dan mungkin tak bisa digambarkan dengan kata-kata bisa dialami oleh semua manusia. Ini adalah kisah seseorang yang sulit diprediksi atau digambarkan dengan kata-kata. Seorang namjakah?? Apa seorang yoeja. Hanya tuhan yang tahu.
#halah kata-kata gue…
Siapapun mempunyai kisah yang sama dengan story diriku ini lebih tepatnya mimpiku . UNBELIEVE…

“YA…!! Choi Sooyoung-sshi…tak puas-puasnya dirimu membuat ulah. Apa yang kamu lakukan. “ ujar prk seongsaengnim
seseorang yang dimarahi itu hanya cengengesan seperti tak berdosa.
“kau ini seorang yoeja tapi kenakalanmu melebihi yoeja maupun namja. Aku sudah bosan mengurusmu terus. Diam disini sampai istirahat usai..!!! gertak seongsangnim

Selalu begitu. Tiap hari tanpa hukuman. Itulah choi sooyoung. Tak bisa diprediksi apakah dia benar-benar seorang yoeja apa namja. Kekuatannya, kelebihannya,kelakuannya melebihi namja manapun. Sejak kapan dia menjadi seperti itu? Entahlah tak ada yang tahu, termasuk orangtuanya sendiri.

Yoeja yang begitu nakal, bandel, usil, namun sangat pintar. Setiap hari pekerjaannya disekolah mengusili teman-teman, guru atau siapapun yang menjadi obyek kenakalannya. Membuang tas temannya ke bak sampah, menggantung sepatu temannya di tiang bendera, memberi lem di bangku guru atau siswa, mengunci temannya digudang, dan banyak yang tak bisa dipikirkan lagi. Hukuman dan surat perinmgatanpun sudah diterima. Namun dibuang begitu saja seperti tak ada dosa apapun yang dibuat olehnya. Semua gurupun sudah menyerah. Sampai beberapa gurupun mengundurkan diri karenanya. Semua teman-temannya takut dengannya.
Kali ini dia membuat seorang guru hampir mati atas ulah yang dibuatnya. Sooyoung menyembunyikan obat milik gurunya sehingga sang guru kolaps tanpa obat.
Ckckckckc…sungguh tak bisa dipercaya. Rambut menyerupai potongan namja, style dan semuanya kelakuannya namja. Punya kekayaan dan martabat itu sangat mudah baginya. Namun tak pernah menyombongkan dirinya. Walaupun dia nakal beberapa temannya tetap memujanya. Kau tahu kenapa? Pesona seorang choi sooyoung sangat menawan. Namja maupun yoeja tak akan bisa melawan pesonanya.

Bel istirahat telah berbunyi di salah satu SMU ternama di Korea. Tanpa aba-aba Sooyoung berjalan meninggalkan lapangan. Dengan langkah santai dia menuju kantin sekolah. Semua murid selalu melihatnya. Ada yg terpesona, ada menatap aneh entahlah apa yng ada dipikiran semuanya.
Duduk dan memesan makanan. Dipikirannya seperti tak ada beban apapun. Sungguh misteri.
Beberapa namja menghampirinya. “ hey Sooyoung kau datang ke party  taeyeon malam ini??
“ayolah datang kita akan bersenang-senang disana sooyoung” ajak salah satu dari namja itu.
Dengan santai sooyoung menjawab “ mungkin. Tapi thanks sudah mengajakku “ lalu sooyoung pergi begitu saja.

Malampun tiba…
Dan ternyata sooyoung datang ke party taeyeon. Kau tahu kan bagaimana keadaan sebuah party??? Oke author ga perlu jelasin karena reader udah tau gimana keadaan seuatu party..kalau ga tau,,tanya sama kakek-kakek gaul hahhaaa…

Sooyoung bosan dengan keadaan pesta. Dia beranjak dari tempat duduknya dan akan pergi dari pesta itu. Namun, tak sengaja seorang yoeja dengan kacamata, rambut berkepang dua dan berkawat gigi menubruknya dari belakang. Sooyoung diam dan berbalik menatap gadis itu. Sebelum sooyoung mengucapkan sesuatu, keburu gadis itu meminta maaf padanya.
Sooyoung hanya menatap gadis itu dan merasakan sesuatu aneh. “ sepertinya dia menarik. Tapi dia siapa? gumamnya.
“ mianhae aku tak sengaja tuan.” Ucap gadis itu dengan rasa bersalah. Dan langsung pergi begitu saja.
Sooyoung menatap punggung gadis itu sampai tak kelihatan apapun. Aku tak pernah melihatnya. Siapa dia? Apa hubungannya dengan taeyeon?” sooyoung hanya berfikir sendiri dan akhirnya mengabaikan itu semua dan pergi begitu saja.

Seperti hari-hari biasanya. Sekolah tempat sooyoung jadikan ajang keusilannya. Namun kali ini siapa yang akan kena? Entahlah….lihat saja nanti…
Bell masuk kelas berbunyi. Semua murid masuk ke kelas. Begitupun sooyoung. Duduk paling depan sendirian.
sooyoung : woii napa gue duduk paling depan hah?ga tau gue raja usil? Mau dibawa
muka guee…
author: terserah gue dunk cerita-cerita gue. Gue lempar lu ke lubang buaya mau?
sooyoung : diam tak bertepi..u,u
hahahhahahaa

oke balik ke skript…

tak ada yang berani duduk dengannya. Memangnya siapa yang mau membunuh diri sendiri coba??
seongsangnim dengan langkah hati-hati dengan penuh kekhawtiran masuk ke dalam kelas. Setelah memeriksa meja dan kursi miliknya dan merasa aman. Baru seongsangnim bisa menghela nafas untuk sejenak.
“ selamat pagi anak-anak. Hari ini kita mendapatkan murid baru. Mulai hari ini dia akan belajar bersama dengan kita. “ ujar park seongsangnim.
Sang murid barupun melangkah masuk kedalam kelas. Semua siswa menatap aneh.mungkin dipikirannya masing-masing berkata,” yang benar saja dia akan sekelas dengan kita atau mungkin dia akan menjadi korban sooyoung selanjutkan kasihan, dan mungkin gadis yang aneh dan jelek. Namun sooyoung terdiam menatap gadis itu.
“hey bukankan dia gadis yang aku lihat kemarin?” gumamnya.

“baiklah perkenalkanlah dirimu..ujar park seongsangnim
“anyeonghaseo choneun Lee Sunny  imnidda. Aku murid pindahan dari busan. Semoga kalian senang berteman denganku. Dengan bungkukan sunny mengakhiri perkenalannya.

Sekarang kau duduk dengan……”park seongsangnim melihat-lihat apa ada bangku kosong untuk murid barunya. “kelihatannya nasib beruntung belum berpihak padamu nak” gumam sang guru. Hanya ada satu bangku kosong yaoitu milik sooyoung. Dengan trpaksa sang guru menyuruhnya duduk bersama sooyoung.
Para siswa kaget.” Dia akan mendapat masalah” gumam salah seorang murid.
Sunny berjalan kearah sooyoung dan meminta ijin untuk duduk dengannya.

Semua murid didalam kelas langsung berhamburan keluar. Terkecuali sooyoung dan sunny. Sunny sedang merapikan buku pelajarannya. Sedangkan sooyoung dengan santai melihat sunny. Merasa ada yg memperhatikan sunny menoleh kearah sooyoung. Dengan takut-takut sunny berkata” kee..kenapa kau melihatku seperti itu??
Namun sooyoung tetap menatap aneh sunny. “ kamu tak budek kan?” ucap sunny
“ aku menyukaimu “ ucap sooyoung tanpa dosa.
“ kau sinting…” sunny meninggalkannya didalam kelas. Namun sooyoung mengejar sunny. Aku memang sinting. Sinting karenamu “ goda sooyoung.
Sunny hanya menghela napas dan pergi secepatnya dari sooyoung.

@Home..

Seseorang kakak laki-laki sedang melihat dengan heran wajah adik perempuannya.
“ sunny oppa heran denganmu. Kenapa kalau keluar rumah wajahmu kamu rias jelek dan sedangkan dirumah kamu canttik??
“memangnya salah tae oppa??” ucap sunny
“sedikit heran..tak seperti gadis lainnya. Mereka keluar merias dan mempercantik untuk mendapatkan pesona namja dan mendapatkan banyak teman. Tapi kamu?” taeyeon garuk-garuk kepala
“ aku bukan gadis yang mengandalkan kecantikanku untuk hal itu oppa.”ucap sunny
“selain itu juga Appa tak memperbolehkanku untuk pacaran dan dekat dengan namja. Kau tahu itu kan? Aku akan dijodohkan nanti..hhh….”sunny menghela nafas beratnya. Dan setiap kali mengingat itu.

Flasback

Sunny..kamu tidak boleh dekat dengan namja atau berpacaran. “ ucap sang Appa
“ waeyo appa? Apa aku salah lagi? Kenapa aku tak boleh dekat dengan namja? Apa lagi pacaran.” Sunny heran
“ karena kamu sudah appa jodohkan dengan namja pilihan appa. “ ujar sang appa mantap
“ apa??? Tapi appa..kenapa??” sunny benar-benar kaget.
“ tak ada tapi-tapian. Dengarkan dan turuti perintah appa” ujar sang appa kemudian pergi meninggalkan anak perempuannya yang sedang shock atas apa yang dikatakan oleh sang ayah.

Sejak saat itu, sunny merubah dirinya menjadi sejelek mungkin kecuali dirumah. Dia marah, kesal dan bingung atas semua yang dilakukan oleh orangtuanya. Ini menurutnya tak adil.
Kenapa harus dirinya??
Sedangkan kakak laki-lakinya Kim taeyeon, bebas mencari pacar atau yoeja.

Flashback end

Taeyeon memeluk dongsaeng kesayangannya itu dan mengusap-usap rambutnya.
“ mianhae Sunny.. oppa tidak bisa membantumu untuk hal ini. Kau tahu-kan bagaimana appa? Sekali bertindak tak bisa satu orangpun melarang apa lagi mencegah. Oppa berdoa semoga namja yang dijodohkan denganmu itu baik. Kalau tidak oppa akan membantu untuk menolak perjodohan ini.
“ nee..oppa sudahlah..lupakan..aku lelah..aku mau tidur” ucap sunny dan berjalan menuju kamarnya meninggalkan oppa kesayangannya itu.
Taeyeon hanya melihat sunny dengan sedih. Bagaimana bisa seorang kakak melihat dongsaengnya seperti itu. Seharusnya dia bisa tersenyum, gembira atau mungkin sekarang dia mempunyai seorang teman untuk diajaknya belajar bersama atau pergi jalan-jalan. Sayangnya itu tak terjadi.

Keesokan harinya….

Haii,,,yoejaa manis..”ujar sooyoung yang tiba-tiba mengagetkan sunny yang sedang berjalan menuju kelas.
Sunny hanya diam dan terus memandang aneh sooyoung
“ yoeja manis…kok diam? “goda sooyoung
“aishhh..apa maumu? Jangan ganggu aku..ganggu saja orang lain” ketus sunny dan berjalan melewati sooyoung..” ahh dasar orang aneh. Dia itu namja apa yoeja sih? “gumam sunny

Entah kenapa Sooyoung selalu menggoda Sunny. Sunny benar-benar tak bisa berfikir kembali bagaimana caranya menghindar darinya.  Apalagi ketika seongsangnim memberikan tugas kelompok dengannya. Semakin tak bisa terhindarkan.
Sunny berjalan menelusuri lorong sekolah. Sooyoung mengikuti dari belakang. Entah kenapa sooyoung seperti menurut dengan sunny. Padahal sunny tak melakukan apapun padanya. Aneh..!!
“Yaa..! kenapa kamu mengikutiku terus huh??? “ sunny kesal dengan kelakuan aneh sooyoung.
Sooyoung hanya bersiul seperti tak mendengar sesuatu. Sooyoung mengikuti setiap langkah kaki sunny. Sunny mendengus kesal karena kelakuan sooyoung.
“aishh…apa maunya..” gumam sunny
“isshh….maumu apa sih? Sampai kapan kau akan mengikutiku
“ sampai kapanpun “ ujar sooyoung
“are you crazy??
“yes iam crazy because of you “ jawab sooyoung
“ahh whatever…” sunny pergi begitu saja dari hadapan sooyoung dan sooyoung tetap mengikutinya dari belakang
dan sooyoung terus menggoda sunny disekolah.

sunny berfiki keras dirumahnya. Bagaimana caranya menghindari sooyoung. Sunny bingung apakah sooyoung itu namja apa yoeja.
Sunny mengacak-acak rambutnya.
“hey..kenapa kamu saeng?´taeyeon menepuk pudak saengnya
“engg..oppa…aniyaa gwecanaa “ ucap sunny
“ benarkah? Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal. Apa ini tentang namja?
Apa kamu menyukai seseorang?? “ goda taeyeon.
“aishh..oppa..aku tak menyukai siapapun, apa lagi namja “teriak sunny
namun tiba-tiba sang apa muncul entah dari mana .” NAMJA??? Siapa yang suka dengan namja?? Sunny.. apa kamu sedang pacaran?
“Appa…aa..akuu tak pacarann..akuu tak punya pacar appa” jawab sunny dengan gugup
“ apa kamu jujur? “ selidik sang appa
“ appa..aku masih ingat perkatataanmu tentang perjodohan itu “ ucap sunny
“baguslah..appa harap kamu bisa menuruti keinginan appa. Dan kamu Taeyeon.. jaga adikmu dan kamu juga tidak boleh bermain-main dengan wanita “ ujar mr.kim dan pergi begitu saja
“GLEEEEKKK….Taeyeon menelan ludahnya. “kenapa aku jadi kenaa…
taeyeon melihat wajah sunny berubah murung. Dan melangkah pergi begitu saja dari hadapannya
“ kasihan dia..”gumam taeyeon

@school

dikelas semua siswa sedang heboh membicarakan guru baru. Bukan heboh karena gurunya tapi kehebohan yang nanti akan dibuat sooyoung.
“selamat siang anak-anak..perkenalkan ini guru baru kalian. Semoga senang dengan guru baru kalian.
Singkat cerita. Setelah sooyoung melihatnya, emosi sooyoung tiba-tiba memuncak. Sooyoung mengepalkan tangannya kuat-kuat.
Ketika sang guru menjelaskan sooyoung tiba-tiba mengoceh tak jelas. Semua ocehannya itu penuh amarah dan emosi. Namun terkadang dia pergi begitu saja tanpa pamit. Sunny yang melihat merasa heran. Apakah dia sakit? Tapi kenapa melihat sang guru dengan penuh amarah?

Sunny menyusuri lorong sekolah. Mencari seseorang yang membuatnya semakin bingung dengan kejadian dan sikap yang mendadak berubah seolah-olah tyerjadi sesuatu yang besar dan mengerikan. Ketika sebuah belokan lorong, sunny melihat seseorang yang ingin dia temui. Namun ketika semakin dekat dengannya, tak sengaja mendengar percapakanny dengan seorang guru. Namun percakapan itu bukan layaknya guru dengan murid. Tapi seorang penjahat dan pendendam.
Apa yang sebenarnya terjadi? Bunuh?? Siapa yang dibunuh? Siapa yang membunuh?? Balas dendam? Ahhhkkk…aku semakin  bingung dengan semua ini..” pikiran sunny berkecamuk. Begitu lama suny bekecamuk dengan pikirannya, sehingga dia tak sadar bahwa percakapan itu berakhir. Sunny yang menyadari itu, langsung gelagapan mencari tempat persembunyian atau kabur dari tempat itu secepatnya. Namun kecerobohannya membuat sebuah tong sampah terjatuh. Seseorang itu kaget. Dan cepat-cepat menjauhkan dirinya dan melihat apa itu. Sunny cepat-cepat menjauh.
“ kenapa kau disini??
“emm.aku sedang mencari..ehh maksudnya aku mau keperpus. “ sunny gugup[ dan berusaha membuat alasan. “ kamu kenapa disini soo??
Sooyoung terdiam dan memandang aneh sunny “ apa dia mendengar percakapab tadi? Ahh..mana mungkin. Tapi aku harus waspada kepadanya” gumam sooyoung dan beranjak dari hadapan sunny tanpa melihatnya.
“huhhh..amaann..” ujar sunny sambil mengelus-elus dadanya?.
Tapi pikirannya kembali mengingat hal yang dia alami. Kenapa sooyoung seperti itu?? Apa yang terjadi? Kenapa dia benci dengan park seongsangnim?
Ahhkk..suatu saat nanti aku akan mengetahui semuanya.” Gumamnya dan beranjak dari tempat itu.

Setiap hari ketika sunny menyapa sooyoung. Sooyoung hanya diam. Dan menghindar. Apa yang terjadi? Apa salahku? Setahuku aku tak punya salah padanya.
“akkkkk….kenapa aku yang kebalik sekarang?
Kenapa aku mengejarnya? Ahh memangnya siapa dia??
Pusinggg…” sunny seperti orang gila yang kehilangan arah.

TaeSun Home…

Sunny..”panggil taeyeon pelan.
“iya Oppa??waeyo?
“ akhir-akhir ini kamu terlihat bingung, apa ada masalah?
Sunny mengenyitkan keningnya “ kenapa?? Masalah?tidak..”jawab sunny singkat dan meneruskan kegiatannya didepan laptop.
“ ahh ..jangan bohong..kamu pasti sedang jatuh cinta kan? Atau patah hati “ bisik taeyeon.
Sunny menatap oppanya tajam. Seketika taeyeon menjauh darinya. “hehhe..peace bunny “ taeyeon menaikkan kedua jarinya membentuk tanda V…
Sudahlah oppa aku sibuk belajar, jangan ganggu aku..
“ahh..aku belum selesai..lagi pula aku mau menemani dongsaeng kesayanganku dulu “  ujar taeyeon menggoda sunny.
“oh iya bunny..kau cantik diruma tapi mm..jelek diluar hahaha..kau aneh..”celetuk taeyeon yang sukses mendapat pukulan dikepalanya..
“awww…bunny..kenapa kau memukul oppamu yang paling imut ini “ taeyeon mengusap-usap kepalanya.
Iahh…berisik..”ujar suny sambil pergi membawa lappynya..
“kenapa dia?? Apa dia sedang haid?? Punya dongsaeng aneh itu sulit..ckckkc…”bingung taeyeon.

Sooyoung,,…..
“seseorang yang dipanggil namanya menoleh kearah sumber suara..
“hosh..hosh…dipanggil nyahut kek..capek tau cari-cari kamu..”protes sunny
sooyoung hanya memandang aneh sunny..
“kau kenapa sih..sudah sebulan lebih sikapmu aneh. Sejak guru baru itu datang kesekolah ini, kau aneh. Dan aku sering memergokimu bersikap aneh padanya. Marah, benci itu yang kamu lakukan setiap hari. Apa aku boleh tahu??

Sooyoung tetap terdiam. Dan tiba-tiba beranjak dari hadapan sunny. Namun sunny langsung menggenggam tangannya erat. “ sooyoung..”bisik sunny pelan.
Sooyoungpun diam dan menghadapkan dirinya. Sehingga mereka berdua saling tatap mata dan saling terdiam.
“sampai kapan kau akan menggenggam tanganku? “ujar sooyoung
sunny yang tersadar langsung menoleh kerah tangannya dan melepaskan genggamannya.
“mianhaee..aku..hanyaa…”sunny langsung pergi dari hadapan sooyoung.
“dasar yoeja aneh…tapi aku suka..” sooyoung tersenyum dan mengusap-usap tangannya bekas genggaman sunny.

Ketika sunny sedang berada perpustakaan sekolah, dilihatnya banyak teman-temannya berlari menuju aula sekolah. Terfikir olehnya apa yang terjadi sehingga semua siswa berlarian kerah sana..sunnypun ikut menuju keaula. Menerobos kerumunan anak-anak dan betapa terkejutnya sunny ketika melihat perkelahian sooyoung dengan guru baru itu.

“kau manusia setan..kau pantas mendapatkan ini.
“BUKKK…ini untuk ummaku…
“BUKK….ini untuk Appaku..
BUKK…ini untuk adikku
Dan ini.. untuk keluargaku yang kau bunuh..
Sooyoung menmukul wajah guru itu bertubi-tubi ..
“akan kubunuh kau seperti kau membunuh keluargaku bajingan…”teriak sooyoung penuh dengan amarah.
Semua murid berteriak, menutup matanya.,.
Sunny tak percaya apa yang dilihatnya. Bukan seperti sooyoung yang dia kenal. Marah, sangat pemarah dan pendendam…

Sang guru terkapar tak berdaya berlumuran darah..
“HENTIKAN INI CHOI SOOYOUNG-SSHI..”teriak sang kepala sekolah.
Perbuatanmu sudah tak bisa diampuni lagi.”

“cih..perbuatan apa maksudmu pak kepala sekolah yang terhormat? Justru aku sedang menghukum seorang pembunuh bajingan. Kau tahu..hidupku seperti ini karenanya.
“jangan berkata tanpa bukti dan berdalih..”MULAI SEKARANG KAU DIKELUARKAN DARI SEKOLAH” emosi sang kepala sekolah memuncak.
“silahkan saja..aku tak takut. “ choi sooyoung menelepon polisi dan pergi setelah puas membalaskan emosinya.

Sooyoung…”panggil sunny dan berlari mengejarnya. Sooyoung diam dan terus berjalan. Sudah lama sunny mengikuti kemanapun sooyoung pergi.
Soo :“aishh,,,sampai kapan kau akan mengikuti terus huh??
Sun :“sampai kamu menjelaskan semuanya. Kamu kenapa? Sebenarnya apa yang terjadi?
Soo : “apa urusanmu? Apa penting bagimu..
Sun “iya…kenapa memang??
Soo : “sudahlah pulanglah kerumah..
Sun :“tak mau..
Soo : “ishh…apa maumu…
Sun :“aku bilang jelaskan..aku temanmu kan?
Soo : taulah..
Sooyoung terus berjalan sampai Dia didepan rumahnya dan sunny terus mengikuti.
“apa kau juga ikut masuk juga?? Atau jangan-jangan kamu menyukaiku?? “ sooyoung menyipitkan matanya kerah sunny dan sedikit menunduk
“hey,,apa-apaan ini? Suka padamu? Pedemu gede juga..aku hanya ingin berteman denganmu saja. Memangnya tak boleh?”sunny menyilangkan tangannya didada?
“ahh kau berdalih. Bilang saja iya. Repot amat “
“ishh..terserahlah…”sunny meninggalkan sooyoung begitu saja.
Sooyoung tersenyum dan masuk kerumahnya.

“huh,,,apa-apaan dia. Saat seperti ini bisa-bisanya dia bersikap seperti itu?
Apa dia tak memikirnya bagaimana masalahnya dan sekolahnya?
Haahh…”dasar aneh..”sunny mengrutu dan akhirnya sadar bahwa dia salah jalan dan tak tahu harus bagaimana.
“ottoekeee..???
aku tak tahu jalan..aku harus bagaimana??
Ini dimanaa?.”sunny bingung mencari jalan. Stelah lama akhirnya dia duduk ditepi jalan.
Tiba-tiba sebuah motor sport berhenti didepannya.
Seorang pengendara itu membuka helmnya. “ sampai kapan kau akan disini??
Ternyata dugaanku benar. Pasti kau tak tahu jalan kan? Ayo naik aku antar”
Sunny hanya diam memandang seseorang didepannya.
“hallooo..mau pulang tidak??
“aish…kau..ini semua gara-gara kau youngie..”ucap sunny kesal
“youngie??”sooyoung memiringkan kepalanya
“yah..aku memanggilmu youngie..kenapa?
“tidak…panggilan yang bagus..ayo naik aku antarkan “
“sejak kapan kauu..seperti ini?? Apa kau bisa mengendarai motor? Aku belum mau muda “ ucap sunny
“aish…naik atau kau kutinggal”sooyoung mulai kesal dengan keanehan sunny
“iyaa..iyaa…tapi hati-hati “ sunny pun dibonceng sooyoung hingga didepan rumahnya.
“thanks youngie..
“okay babe “ sooyoung tersenyum dan pergi begitu saja
“what?? Babe..??? u,u
dia gilaa “ sunny menggelengkan kepalanya.

Setelah seminggu sooyoung dikeluarkan..
Kenapa aku malas sekali datang kesekolah?? Aku merasa sendirian..tapi memang sebelum perasaan ini muncul bukankah aku sendirian yah???
Kenmapa sejka tak ada youngie aku merasa kesepian??
“signn… aku akan kerumahnya sekarang “ sunny segera melangkahkan kakinya menuju rumah sooyoung.
Ting tong…bell rumah berbunyi ketika sunny menekal bell itu.
Seseorang membukakan pintu rumah itu.
“anyeonghaseo .ini rumah choi sooyoung-kah??sapa sunny
“ohh.benar..aggashi ingin bertemu dengan  majikan saya?” jawab sang pembantu
“iyaa ajumma..apa dia ada dirumah??
“ohh..iya silahkan masuk..
“nee ajumma kamsahamnidda..
“sebentar saya buatkan minum dan saya panggilkan “

“ternyata rumahnya besar dan luas. Tapi sepi. “batin sunny
soo : “untuk apa kau kesini???
Sun : menjengukmu. Tak boleh? Bagaimana kabarmu??
soo : yah seperti yang kau lihat sekarang.
Sun : “sembari mengeluarkan semua isi tasnya.”oh ya. Aku sudah membawakan semua bahan pelajaran kita selama seminggu ini. Karena kamu sudah banyak ketinggalan pelajaran jadi aku memcatat semuanya.

Sooyoung menatap aneh gadis yang ada didepannya. “untuk apa kau susah-susah melakukan ini?bukankah aku sudah dikeluarkan?
“aish…walau aku baru mengenalmu, tapi aku yakin kamu seseorang yang baik dan ada alasan kuat kau melakukan hal itu “ujar sunny mantap.”kau tak sibuk kan? Ayo belajar
“aku ngantuk..mau tidur “ucap sooyoung
“aishh..tak ada waktu. Cepat belajar “ sunny menarik tangannya dan ikut duduk.
“aish..arra…arra..aku ambil buku dan peralatan lainnya.
“kenapa aku nurut dengannya?padahal..aishh…sudahlah..”sooyoung bergumam sendiri merasa kebingungan.

Tak terasa malam tiba. SooSun yang kelelahan tertidur, namun beberapa saat sooyoung terbangun. “hoaam….sudah malam ternyata.”sooyoung memandangi sunny yang tertidur pulas. “ternyata dia cantik kalau dilihat dari dekat…” sooyoung melepas kacamata sunny dengan hati-hati. Dia lebih cantik seperti ini.
“hey,,ini apa?? Sooyoung melihat tompel yang ada dipipi kanan sunny.
“palsu?? “kaget sooyoung.

T. B.C

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~ 6 END


huaahhh….anyeonghaseo semua…

ada yang kangen? hehehe

mian author kelaamaan..abis author sibuk sekali. jadi belum sempet nulis..

para READERS maaf ya koment kalian belum sempet aku balas. mianhae *bow* benar-benar sibuk. semoga kalian memakluminya…dan terimakasih telah setia menungguku…

KAMSAHAMNIDDA,…. ^___^

Silahkan dibaca..and keep Enjoy….


A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part6/+18/eveel

 

 

Dia sooyoung perlahan berjalan dengan sempoyongan kedalam rumah. Sunny melihatnya langsung kaget dan menghampiri sooyoung. Samar-samar mata sooyoung melihat sunny.

“ Sooyoung..kamu kenapa seperti ini? Apa yang terjadi?” sunny cemas

Sooyoung hanya tersenyum pahit.

“omoo…kamu mabuk berat. “ dengan susah payah sunny membopong tubuh sooyoung ke kemarnya kemudian menidurkannya.

Ketika akan keluar dari kamar sooyoung, tiba-tiba sooyoung memegang erat tangan sunny. Sunny kaget dan menoleh kearah sooyoung.

“sunny..aku mencintaimu..menikahlah denganku. Jangan menikah dengan orang itu. Ucap sooyoung.

So..sooyoungiee..kamu lagi mabuk istirahatlah “ sunny berusaha melepaskan pegangan tangan sooyoung

“ aku tak mabuk..jika kamu tetap menikah dengannya, jangan salahkan aku jika aku melakukan sesuatu yang buruk sunny “ ancam sooyoung

“ya…!!! Sooyoung..kamu sedang mabuk. Istirahatlah “ ucap sunny

“ baiklah sunny..jika itu maumu, maafkan aku “ sooyoung menarik tubuh sunny hingga jatuh diatas tubuhnya kemudian sooyoung mencium bibir sunny dengan paksa.

 

Sunny berontak namun tenaganya tidak mempan karena tenaga sooyoung lebih kuat darinya. Sunny berusaha melepaskan dirinya namun sia-sia. Sooyoung membalikkan tubuhnya sehingga sunny berada dibawah dan sooyoung kembali mencium bibir sunny.

 

Tangan sooyoung merobek kemeja yang sunny kenakan dengan paksa dan melucuti semua pakaian yang ada ditubuh sunny. Hingga sunny dalam keadaan naked sekarang.

Sunny menangis dan berusaha berontak namun semua sia-sia. Sunny hanya pasrah dan menangis.

Perlahan sooyoung mencium sunny dari bibir lalu turun keleher dan meninggalkan kissmark disana.

 

SKIIPPP…….

(ehhehee maaf yah author lagi ga minat buat NC. Bukan ga minat sih..author mau tobat dulu..ada sesuatu yang mesti dikerjakan. Maaf yah readersku tersayang hhehee….Jadi lain kali saja yah..hehehe maaf *bow*)

 

Keesokan harinya….

 

Sooyoung terbangun karena hanphonenya berdering.

“yoboseyo??

“ohh..nee.nee saya akan segera kesana

Pip..”

Sooyoung menutup sambungan telepon kemudian menatap sunny yang sedang tertidur disampingnya. Sooyoung ingat apa yang dia lakukan ke nuuna-nya sendiri. Ada rasa penyesalan, namun disisi lain jika sunny hamil, dia kan menikahinya dengan begitu sunny akan seutuhnya menjadi milik sooyoung.

Sooyoung membelai rambut sunny dan mengecup pelan kening sunny. “ maafkan aku sunny, aku tak bermaksud jahat. Aku sangat mencintaimu. Semoga kamu mengerti sunny” ucap sooyoung dan segera mandi kemudian berpakaian kantor dan menuju kekantor. Tak lupa dia meninggalkan secarik kertas diatas meja.

 

Beberapa puluh menit sunny terbangun…

“awhhhh…”sunny merasakan sakit disekitar selangkangannya dan melihat bercak darah dikasur.sunny terduduk dan menangis. Menangisi keadaannya yang sudah berantakan dan *kalian pasti taulah ekkeke*

Dia teringat apa yang sooyoung lakukan kepadanya. Sooyoung telah mengambil paksa kesuciannya alias diperkosa.

“hikss…apa yang harus kulakukan??

“Apa yang harus kukatakan kepada hyoyeon oppa dan orangtuaku?”

“Sooyoung kenapa kau tega melakukan ini padaku…”

Sunny menangis dan stress dengan keadaannya. Dia bingung apa yang harus dia lakukan dan katakana nanti kepada orangtuanya juga dengan calon suaminya. Kenapa disaat seperti ini terjadi.

Sunny turun dari ranjang dan berjalan tertatih-tatih sembari menanggis. Sunny menuju kamar mandi di kamarnya dan langsung menghidupkan shower. Sunny duduk tergeletak dibawah guyuran air. Menangis dan teriak itulah yang dia lakukan seharian.

 

Stress dan tak bisa berfikir, sunny mengambil jalan singkat. Memotong urat nadinya dengan pisau.

“ maafkan aku umma..

“maafkan aku appa….

“maafkan aku hyo oppa…

 

Sunny menangis dan seketika memotong urat tangannya. Darah mengalir dari pergelangan  tangannya. Sunny merintih kesakitan. Namun dirinya lebih sakit dengan keadaan seperti itu. Lebih baik dia mati dari pada menanggung malu nantinya.

Air bercampur darah dari tubuh sunny. Seakan-akan di wc kamarnya berubah menjadi lautan darah. Darah semakin banyak keluar dan sunny semakin kehilangan kesadarannya da akhirnya pingsan.

 

Sooyoung Pov

 

Arhhh..aku tak bisa brfikir jernih.

“ apa yang kulakukan….”teriakknya diruangan kantornya

“ aku salah…bagaimanakah keadaannya sekarang?

“aku meninggalkannya begitu saja dirumah. Apakah dia baik-baik saja?”

“maafkan aku sunny nuuna..aku tak bermaksud.”

“arghhhhh :” sooyoung bingung dna mengacak rambutnya.

Namun dia tak bisa pulang karena pekerjaan begitu menumpuk. Ingin pulang dan memastikan keadaan sunny apakah dia baik-baik saja.? “

“sunny nuuna…maafkan aku…perbuatanku tak bisa dimaafkan “ batinku

 

Normal Pov

 

“ aku kangen  padamu sunny bunny “ ucap hyoyeon dirungannya dirumah sakit.

Hari ini jadwalnya tak begitu padat jadi hyoyeon bisa bersantai sambil memandang foto calon istrinya itu.

Aku senang akhirnya sebentar lagi kita akan bersatu sunny, sebentar lagi kita akan menikah dan menjadi pasangan suami istri yang bahagia dan mempunyai anak-anak yang manis dan lucu “ senyum mengembang tak henti-henti terpancar di wajah hyoyeon.

Sembari melihat foto sunny. Rasa rindunya semakin tak bisa dibendung lagi. Hyoyeon melepaskan jaket putihnya dan mengambil jas namun..

 

PRankkkkkk………

 

Foto sunny terjatuh dan kacanya pecah..

Tiba-tiba perasaan hyoyeon menjadi tak enak.
”ahhh kenapa perasanku tak enak?

“ahh tidak mungkin Cuma perasaanku saja.

“Dan semoga tak terjadi sesuatu. Mungkin aku harus kesana untuk memastikan keadaan sunny.” Ucap hyoyeon dan segera keluar dari rumah sakit dan menancapkan gas mobilnya menuju rumah sunny.

 

Sesampainya dirumah sunny, hyoyeon langsung masuk dan mencari-cari keberadaan sunny. Dia tahu kalau orangtua sunny nanti malam baru pulang dari japan. Sedangkan sooyoung sedang bekerja dikantor. Jadi rumah sepi. Dengan cemas hyoyeon melangkah ke kamar sunny namun tak menemukan sunny disana. Ketika akan berbalik menuju rungan lain. Samara-samar hyoyeon m,endengar suara air di dalam kamar mandi sunny.

Hyoyoen mendekat dan mengetuk pintu kamar mandi sunny

“ tok..tokk…

“sunny…sunny..kamu disana??

Namun tak terdengar jawaban dari sunny

“ sunnny~ahh,,apa kau didalam?” teriak hyoyeon.

“dia yakin kalau sunny didalam. Kecemasannya makin menjadi sehingga hyoyeon mendobrak pintu dan seketika terbelakak tak percaya apa yang dilihatnya sekarang.

Darah berceceran dan air sudha bercampur dengan darah sunny.

Hyoyeon tak percaya apa yang dilihatnya sekarang.

 

Hyoyeon Pov

 

“Aku tak percaya..

“apa aku bermimpi?

“Tidak mungkiin ini terjadi.

Aku masih memandang ruangan penuh darah disana dan hatiku sangat sakit.

“Sunny..Sunny…”hyoyeon segera  merangkul tubuh sunny dan segera membawanya kerumah sakit.

Hyoyeon menancapkan gas mobilnya dengan kencang biar cepats ampai dirumah sakit.

Sesampai dirumah sakit dengan segera hyoyeon menangangi calon istrinya dan dibantu oleh beberapa suster.

Hatinya sakit melihat tubuh sunny yang tak berdaya, kekurangan darah, dan tak bisa diungkapkan selain menangis. Dia tahu ini bukan saatnya untuk menangis dan ini saatnya bagaimana caranya membuat sunny selamat .

Setelah beberapa jam penanganan akhirnya sunny bisa diselamatkan namun, kondisinya begitu kritis dan memprihatinkan. Hanya beberapa persen saja hidupnya.

 

Hyoyeon memandang sunny dari luar jendela kamar rumah sakit dengan perasaan sedih dan bertanya-tanya.

“ apa kamu tak mau menikah denganku sunny? Sehingga kamu melakukan perbuatan ini” batin hyoyeon

Namun jika iya kenapa sunny menerima lamarannya dan 5 hari lagi mereka akan menikah. Entahlah aku pusing dan tak bisa berfikir untuk saat ini

 

 

Normal Pov

 

Hyoyeon dengan segera menelfon kedua orangtua sunny dan teman-temannya.

Beberapa jam kemudian teman-teman mereka datang dengan wajah cemas dan ketakutan.

( Disini author skip langsung biar ga kebanyakan nanti )

 

Berbagai pertanyaan terlontar dari mereka. Kenapa ini bisa terjadi. Entahlah hanya sunny yang bisa memberi jawaban atas kejadian ini.

Beberapa jam kemudian kedua orang tua sunny dan sooyoung datang dengan keadaan cemas dan panik

“ hyo bagaimana sebenarnya terjadi? “ujar mr.lee

Begitupun juga dengan istrinya.

“aku tak mengetahui bagaimana jelasnya? Tapi aku menemukannya sudah bersimbah darah” isak hyoyeon.

Setelah menceritakan sebenarnya yang dia lihat.

Kedua orangtua sunny shock dan hampir pingsan. Namun teman-teman sunny menegarkan mereka sampai sunny sadar dan menceritakan apa yang terjadi.

 

Setelah berhari-hari kondisi sunny tak memeperlihatkan semakin baik, malah semakin buruk. Semua sangat cemas. Sooyoung tak pernah pulang hingga saat itu

*kek melarikan diri dia sehabis dapat enaknya =,=*

 

Ketika appa sunny sedang berada dikamar sooyoung, tak sengaja menemukan secarik kertas bertuliskan

 

Sunny nuuna..

Maafkan aku telah melakukan hal ini kepadamu..

Sungguh aku tak pernah berbuat jahat kepadamu

Aku hanya mencintaimu  sunny

Aku tak mau kamu dimiliki oleh orang lain.

Aku tahu perbuatanku tak bisa dimaafkan..

Tapi hanya cara inilah yang bisa membuatmu menjadi milikku..

Mianhae…..Saranghae…

 

From “ Sooyoung..

 

Mr.lee terkejut melihat tulisan ini. Pasti ini ada kaitannya dengan kejadian sunny dan sooyoung akhir-akhir ini jarang pulang.  Dan bisa dipastikan memang semua ini ada hubungannya dengan sooyoung.

 

Kedua orang tua sunny menunjukan secarik kertas itu kepada hyoyeon.. dan seeketika hyoyeon marah dan langsung berlari menuju kantor mencari hyoyeon.

Ketika hyoyeon sampai dikantor sooyoung. Dengan kasar sooyoung mmenbuka pintu dan langsung memukul wajah sooyoung.

“yaa..ada apa denganmu..

Datang-datang main pukul “ kesal sooyoung

“harusnya aku yang bertanya seperti itu kepadamu” teriak hyo

“apa maksudmu?? Aku tak mengerti “ ucap sooyoung

“kau..,lihat ini..dan apa yang kau lakukan dengan calon istriku.”hyoyeon melempar kertas ke wajah sooyoung.

Sooyoung terkejut ketika melihat ini

Dari mana.kau…”kaget sooyoung

“kenapa? Terkejut??  Apa kau MELAKUKAN INI..!!! “ teriak hyoyeon dengan nada amarah. Dan sekarang kau ikut aku “ hyoyeon menyeret sooyoung dan membawanya kerumah sakit.

 

Sesampai dirumah sakit hyoyeon langsung menghempaskan sooyoung didepan orangtua nya dan depan kamar sunny sedang dirawat.

Sooyoung diam menatap kedua orang tua mereka dan apa yang terjadi “ hanya itu yang ada dibenaknya.

“lee sooyoungg…” dengan anda setengah teriak mr.lee seperti ingin mengdengar langsung kejelasan tentang semua ini.

 

Ummanya hanya menangis melihat semua ini. Tak sanggup melihat dan berkata.

Dan appanya marah namun sedih.

“kau lihat siapa itu didalam? APA KAU LIHAAT HAAAHHH “ kemarahan hyoyeon sudah diubun-ubun.

Ketika sooyoung menolehkan kepalanya dan melihat siapa yang tengah terbaring didalam sana, dia amat terkejut karena yang terbaring disana adalah sunny. Lemas tak berdaya. Seakan tak akan hidup kembali. Wajahnya tampak pucat pasi.

“ su..ssunny …keenapaa “ batin sooyoung.

Sooyoung bersimpuh dan hanya menundukan kepalanya didepan appanya

“mianhae appa…aku…” sooyoung mulai menangis

“aku apa? Jelaskan semua ini sooyoung..” gertak appanya

“ aku..akuu….

“apa yang kau lakukan dengan sunny???” mr.lee sudah tak bersabar mendengar pengakuan dari sooyoung. “ cepat katakan lee sooyoung..

 

“jeongsonghamnidda appa..aku..aku telah melakukannya..

“aku menyetubuhinya..

Mianhae appa…sungguh aku tak ada niat dan sengaja..

“itu terjadi begitu saja..” sesal sooyoung

“APA….!!! “ mr.lee terkejut setengah mati. Dan terlebih tak percaya apa yang telah sooyoung lakukan kepada sunny. Dia jatuh terduduk. Istrinya memeganginya diiukti sooyoung. Namun tangan sooyoung dihempaskan oleh mr.lee

“ jauhkan tanganmu dari diriku..kau anak tak tahu diri. Apa yang kau lakukaaannn sooyoung`ssi..” marahnya.

“jeongsonghamnidda appa..aku salah..aku memang pantas dihukum” sesal sooyoung

“kau memang pantas dihukum sooyoung. kau biadab..” hyoyeon memukul wajah dan tubuh sooyoung. Amarahnya tak bias dibendung lagi. Sooyoung hanya diam dipukul. Karena dia pantas diperlakukan seperti itu.

Mr dan mrs.lee menangisi semua ini kenapa bisa terjadi.

 

Tiba-tiba…

 

KREEEEEKKKK…

 

Pintu kamar terbuka. Sunny berdiri dengan sekuat tenanganya. Wajahnya tampak semakin pucat. Tubuhnya lemas. Dan dia menangis.

“ Appa..Ummaa…” ucap sunny

Mr & mrs.lee, hyoyeon juga sooyoung menoleh kesumber suara. Mereka sungguh terkejut karena sunny sudah terbangun.

“SUNNY..” teriak mereka semua..

 

Sunny hanya tersenyum kecil.

“mianhae Oppa hyo..

“Mianhae appa….

“mianhae umma

Setelah mengatakan itu, tubuh sunny lemas dan terjatuh. Namun dengan sigap hyoyeon menangkap tubuhnya kemudian membawanya kedalam ruangan kembali. Namun ketika akan menangani sunny, pekerjaan hyoyeon terhenti karena sunny terbangun dan memegang tangannya .

“Oppa..berhentilah melakukan ini. Aku sudah tidak kuat oppa “ air mata sunny jatuh.

“ sunny…sudahlah..kamu harus sembuh sunny” isak hyoyeon.

“anhi…oppa..aku hanya ingin bicara dengannmu..

“Oppa..jeongsonghamnidda..aku…aku tak pantas untukmu oppa..aku..telah ternoda.

Aku….aku..” isak sunny

“sttt..aku sudah mengetahui semuanya sunny..” ucap hyoyeon.

“oppa..mianahee..jika nanti aku tak disisimu.jangan sedih…pasti ada yeoja yang lebih baik dariku yang bias membuatmu bahagia oppa” ucap sunny lemah.

“sunny..jangan begitu..aku mencintaimu sunny. Tak ada yeoja lain yang bisa menggantikanmu. Kamu tak akan pergi kemana-mana sunny. Aku mencintaimu” hyoyeon memeluk tubuh sunny erat.

“ aku juga sangat mencintaimu oppa…”balas sunny. “Tolong panggilkan orangtuaku oppa..

Kedua orangtua sunnypun masuk kesana. Setelah beberapa menit sunny meminta  ditemui dengan sooyoung. Namun hyoyeon menolaknya. Tapi setelah dibujuk sunny, akhirnya hyoyeon mengijinkan sooyoung masuk. Hanya mereka berdua disana. Sednagkan hyoyeon cemas berada diluar begitu juga dengan kedua ornag tua SooSun.

Sooyoung berdiri tak jauh dari tempat sunny tidur. Mereka diam.

Tiba-tiba sooyoung jatuh bersimpuh dan menangis.

“sunny..jeongsonghamanidda..maafkan perbuatanku..sungguh aku tak bermaksud membuat seperti ini. Aku hanya berfikir bagaimana bisa memilikimu..sungguh aku mencintaimu..aku sangat mencintaimu sunny..maafkan perbuatan bodohku..”sesal sooyoung.

 

Sunny menangis. Air matanya semakin deras. “ kenapa kamu melakukan ini?

Kau jahat sooyoung..kau tega padaku..” ucap sunny

Tiba-tiba sooyoung memeluknya erat.” Maafkan aku…maafkan aku…

“namun hyoyeon masukd dan menarik tubuh sooyoung hingga menjauh dari sunny.

“ jauhkan tubuh kotormu itu dari sunny..!!!kau tak pantas menyentuhnya” gertas hyoyeon.

Oppa..”hyoo oppa…” sunny hendak bangkit namun tiba-tiba dia merintih kesakitan .” ahh…oppa…

 

Hyoyeon segera mendekat dan memeluk sunny. “ Opp..paa..aku sudha tak kuat oppa…

“oppa…terimakasih untuk semuanya oppa..tolong maafkan aku..

“ semoga ada wanita lain yang membuatmmu bahagia oppa..

Saa..ranghaa..aee…” sunny memejamkan matanya. Tangannya terjatuh..

“hyoyeon yang telah menyadari kepergian sunny, air matanya tak bisa dibendung lagi. Hyoyeon berteriak sambil memeluk tubuh sunny. Dia tak rela sunny pergi. Namun apa daya.. Tuhan telah mengambilnya untuk selamanya.

“SUNNNY….!!!!!! Teriak hyoyeon.

Sooyoung diam menangis. Kedua orang tua sunny masuk dan sudah melihat tubuh kaku sunny.

Tak kuat melihat semua ini, mrs. Lee pingsan seketika. Sooyoung berlari sambil berteriak tak terima kepergian sunny. Sooyoung tak melihat sebuah truk lewat akhirnya tubuh sooyoung tertabrak dan terpental sejauh 8 meter. Dan seketika sooyoung tewas ditempat.

 

Dua hari kemudian…

Semua kerabat..teman-teman sunny & sooyoung juga kedua orangtuanya termasuk hyoyeon menghadiri pemakaman kedua insan itu.

Semua menangis dan terisak. Tak pernah terfikirkan akan terjadi seperti ini. Seorang yang baik telah meninggalkan mereka untuk selamanya.

Terlebih hyoyeon dan kedua orangtua soosun. Kedua anaknya telah meninggalkan mereka. Orangtua itu akan kesepian. Tak ada merawat mereka nanti jika tak bias berjalan lagi.

Sedangkan Hyoyeon, ditinggalkan kekasih yang sangat dicintai itu sangat menyakitkan. Amat sangat. Namun apa daya, dia harus menerimanya meski belum sepenuhnya mengikhlaskan sunny.

 

Ini adalah Takdir. Dan mereka harus menerima semua ini. Ikhlas ataupun tidak. Manusia akan kembali kepada sang pencipta dalam keadaan apapun.

 

 

 *** THE END ***

 

 

akhirnya selesai juga…

jadi author bisa bernapas sedikit. tinggal menyelesaikan yang satunya hehehe..mian ya lama…semoga kalian menyukai ini. author mau rehat dulu yah..!!

pay..pay…..

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~5

 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part5/+18/eveel

 

 

 

Malam menjelang. Sunny terbangun dari tidurnya karena ummanya membangunkannya.

“sunny..sunny bangun..diluar ada hyoyeon dan keluarganya.

“mwooo?? Jinnjaa??

Aaaaaaaaaa…sunny kaget dan terbangun. Ottoekkee..”sunny langsung masuk kamar mandi. Lalu keluar lagi mengambil handuk dan masuk kembali.

Ummanya hanya tersenyum melihat tinggah sunny. “ sunny setelah mandi dandan yang rapi lalu kebawah ya..? keluarga hyoyeon menunggu.”triak ummanya.

“nee ummaa..” sunny berteriak juga di dalam kamar mandi.

Setelah  satu jam berlalu sunny turun menuju ruang tamu. Disana sudah terlihat keluarga hyoyeon dan keluarganya duduk rapi disana.

“anyeonghaseo..mianhae aku terlambat” ucap sunny malu.

“waahh sunny cantik sekali ya “ ucap ny dan tn.kim

Hyoyeon hanya memandang sunny dengan takjub

“ kamshamanidda ajumma, ajushi..”sunny membungkukkan badannya dan duduk disamping ummanya.

 

Baiklah semua sudah berkumpul disini. Kita ke pokok pembicaraan langsung.

Biarkan saja anak saya yang akan menjelaskan” ucap tn.kim

“begini ajumma, ajushi.saya berniat melamar anak anda, Lee sunny untuk menjadi istri saya. Saya berharap kalian merestui kami.”ucap hyoyeon. Seketika wajah sunny memerah.

“wahh..tentus aja kami akan senang mempunya seorang menantu baik sepertimu hyo. Aku sudah lama mengenalmu. Jadi kami berdua merestui kalian saja. Bagaimana denganmu sunny??” Tanya tn.lee

“a..aku…mau appa..”ucap sunny malu-malu.

Waahhh..sebentar lagi kita akan menjadi besan. Selamat –selamat” kedua keluarga itu bahagia. Terutama hyoyeon dan sunny.

Setelah beberapa jam akhirnya pertemuan itu berakhir dan persiapan pesta penikahan akan dimulai.

 

Oh..ya chagy..sooyoung dimana? Sejak tadi dia tidak ada “ Tanya tn.lee ke istirnya.

“astagaa kenapa aku bisa lupa dimana anakku.. aku juga tak melihatnya. “ ny.lee mulai panic dan menelepon sooyoung. Namun hp-nya tak aktif.

“sudahlah mungkin dia sedang dikantor atau bersmaa temannya” ucap tn.lee menenangkan istirnya.

 

Sunny Pov

 

Sunny masih terduduk diruang tamu. Tiba-tiba dia teringat akan kejadian tadi yang dialaminya.

First Kiss-ku..”sunny memegang bibirnya.

“ ANDWEEEE….”sunny berteriak histeris. Dasar namja gila..!!.

dia tak tahu apa kalau aku ini Nuunanyaa…

Hyaaaaaaaaaa……sampai kapan aku menghadapi dia seperti itu…”sunny menjambak rambutnya seperti orang gila.” Ahhh..tapi..kalau perhatikan dia cukup.mm..lumayanlah..sayang saja dia sudah menjadi dongsaengku..

Kyaaaaaaaa…..aku ini ngomong apaan sih..

Namun tiba-tiba sunny menyadari sooyoung tak ada sejak tadi. Kemana dia? “ gumamnya.

“ahh bodo..aku tak mau bertemu dengannya. Menyebalkan. “ sunny beranjak menuju kamarnya.

 

Normal Pov.

 

Sunny….”kamu baik-baik dirumah. Jaga diri juga tolong awasi sooyoung ya” pesan  ny.lee

“nee umma..angguk sunny

“ingat baik-baik dirumah selama kami ada tugas diluar negeri. Cuma 3 hari saja nak. “ tn lee.” Oh ya..sooyoung menginap dirumah halmoninya jadi mungkin besok dia pulang.

“nee appa sanaa masuk, nanti ditinggal pesawat” sunny mendorong kedua orang tuanya masuk ke pintu masuk pesawat.

 

Setelah pesawat lepas landas, sunny kembali ke rumah.

Sunny berjalan gontai dan langsung menghempaskan tubuhnya di sofa. Wajahnya terlihat kusut.

“hh…membosankan sekali.. rumah ini sepi seperti dulu. Semua orang sibuk. Ahhh…AKU KESEPIANN….!!! “teriak sunny.

 

CLekkk….

Tiba-tiba pintu terbuka. Sooyoung melangkah masuk tanpa menoleh. Sunny hanya diam memandang sooyoung dan mengikuti langkah gerak sooyoung. Namun tiba-tiba sooyoung berhenti melangkah dan menoleh kearah sunny. Sunnypun gelagapan dan terlambat untuk memalingkan wajahnya. Terpaksa saling pandang.

 

Sunny Pov

 

Whutt….dia melihatku…iahsss…ketahuan kalo aku melihatnya terus dari tadi. Ahh terpaksa aku menatapnya.

Ehh…matanya terihat sayu. What happen with him?” gumamku.

Aku mencoba mendekatinya. “ sooyoung..kamu sakit “ aku menempelkan tanganku kedahinya. “ panas sekali, kamu sakit sooyoung “ ucapku cemas

Namun dia hanya diam menatapku. Apa yang terjadi dengannya sampai-sampai dia terlihat seperti itu.

namun tiba-tiba sooyoung terjatuh pingsan.

 

Normal Pov

 

Tiba – tiba sooyoung pingsan. “Sooyoung..sooyoung..” sunny cemas dan mengguncang-gungcangkan bahunya, namun sooyoung diam.

“astagaa badannya panas sekali.

 

Sunny membawa sooyoung ke kamarnya dibantu pembantunya. Sunny mengompres sooyoung dan membuatkannya bubur. Sunny merawat sooyoung sebagaimana seorang kakak merawat adiknya.

Tak terasa saking kecapeannya sunny sampai tertidur disamping sooyoung. Sore menjelang sooyoung akhirnya terbangun.

“sooyoung membuka matanya dan melihat sunny tertidur disampingnya. Sooyoung bangun dan memandang wajah sunny.

“seandainya aku bukan adikmu, mungkin aku dan kamu sudah menjadi sepasang suami istri yang bahagia mungkin “ batinnya.

 

Sooyoung membelai wajah sunny. Ingin sekali dia memeluk dengan erat nuunanya itu. Orang yang dia sangat cintai.

“nngggg..” sunny menggeliat dna akhirnya membuka kedua matanya.

“sooyoung..kau sudah bangun. Bagaimana keadaanmu” ucap sunny dan memeriksa dahinya.

Sooyoung tersenyum dan memegang tangan sunny yang menempel didahinya.

“aku tak apa-apa sunny”

“Ya..panggil aku nuunaa…jika nanti aku nikah kau tak akan melihatku lagi “ sunny menjulurkan lidahnya  ke sooyoung

“Ya…kau tak boleh menikah selain denganku “ ancam sooyoung

“heyy..kau masih sakit. Dasar nglantur. Sudah makan sana ada mie sedap O.o

(ga gtu juga kale skrripnya)

Sudah makan aku sudah buatkan bubur untukmu. “sunny menyuapi sooyoung makanan sampai habis. Dan sekarang kau istirahatlah. Aku tak bisa menemanimu. Aku ada kencan dengan hyoyeon Oppa “ bisik sunny dan tersenyum meninggalkan sooyoung.

“lihatlah nanti nuuna, aku tak akan membiarkan pernikahanmu dengannya terjadi “ gumam sooyoung.

 

Beberapa hari kemudian

 

Pasangan hyosun sedang menyiapkan surat undangan dirumah sunny. Tampak kebahagiaan menyertai mereka.

“ oppa..apa semua sudah siap?” Tanya sunny

“mm…kurang lebih sudah bunny. Catering, tempatnya, pakaian dll sudah hanya ini saja yang belum bukan??” hyoyeon menggoda calon istrinya.

Waja sunny memerah karena ulah hyoyeon. “ ahh oppaa..jangan menggodaku teruss

“hehehe mianhae sunny. Aku suka menggodamu “ hyoyeon nyengir

“oh ya oppa semua teman kita sudah tercantum disini??” sunny menunjukkan kertas catatan

“mm..aku kira sudah kok bunny. Besok kita akan menyebarkan undangan ini.

“baiklah oppa hehehe “ sunny nyengir. Sejenak mereka bercanda sambil mengisi nama di kartu undangan

 

Kesenangan mereka terganggu karena ulah sooyoung. (lagi lagi dah =,=)

“nuunaaa..temenin aku yuk keluar” sooyoung mengeluarkan aegyonya

“ishh..aku jadi ingin mutah. Hentikan aegyo burukmu itu “ sindir sunny

“ okay..okay..temenin aku” sooyoung bertingkah lagi

“ya…!! Kau tak lihat aku sedang sibuk??” kesal sunny

“ tidak.Cuma menulis saja sibuk” jawab sooyoung enteng

“haishhh..what happen this kid??” gumam sunny

“ayoolahh ..lagian hyoyeon hyung ga akan keberatan kan?” sooyoung menekankan kata” keberatan dan melirik hyoyeon seraya menarik lengan sunny

“Ya..kau kira ini main-main huh?sunny kesal dan melepaskan tanganya dari sooyoung“ sunny tak mau ditarik olehnya.

Ayolah nuunaaa” sooyoung menarik sunny kembali.

“Ya…!!! Aku bilang tak mau..aku sibuk..” sunny berusaha berontak

“ Lee Sooyoung “ teriak hyoyeon dan langsung berdiri dan langsung melepaskan tangan sunny darinya.

sooyoung menatap hyoyeon dengan tatapan marah. Mereka berdua saling tatap satu sama lain. Sunnypun ikut menatap mereka dan akhirnya memisahkan mereka.

“Oppa sudahlah ayo kita melanjutkan pekerjaan kita lagi “ sunny menarik tangan hyoyeon. Namun mata hyoyeon menatap tajam menatap sooyoung.

“sooyoung hanya tersenyum sinis dan pergi dari rumah. Tangannya dia kepalkan dan wajahmu menunjukan ekspresi marah.

 

YoonHyun…..

 

Oppa..apa ini sudah dipikirkan matang-matang? Apa kita tidak terlalu cepat memutuskan ini???” seohyun tampak cemas.

“kenapa seperti itu? Bukankah orangtua kita sudah setuju?” yoona menatap seohyun dengan tenang.

“mm…aku..aku gugup oppa” terlihat kecemasan diwajah seohyun.

“ nee..tak apa..ini memang tak mudah. Tapi bukankah kita saling mencintai hyunie?

Dan juga bukankah hal ini yangs angat kita nantikan?

Apa kamu tak mau menikah denganku dan menjadi istriku??” ucap yoona

“aniyaa oppa..aku sangat-sangat ingin, aku Cuma gugup” seohyun menundukan kepalanya.

Yoona tersenyum dan mengangkat dagu seohyun dengan tangannya.” Gugup itu wajar. Nanti kamu akan biasa-biasa saja kok. Aku jamin “ yoona mengedipkan matanya ke seohyun.

Seketika wajah seohyun memerah dan malu.” Nee…oppa..aku ingin oppa selalu berada disisiku

“ tentu hyunie sayang, kamu dan aku sebentar lagi akan menjadi sah. Jadi tak sedetikpun aku akan meninggalkanmu dan tak seorangpun aku biarkan menyakitipun chagy “ yoona menatap wajah seohyun.

“jinjja oppa??” seohyun  berbinar-binar.

Yoona menganggukkan kepalanya dan tersenyum kepada calon istrinya. Kemudian membelai rambut seohyun. “ dengarkan aku chagy. Aku mencintaimu,,sangat mencintaimu. Tak ada yang bisamemisahkan kita. Tak ada kata-kata yang bisa uungkapkan lagi selain aku mencintaimu hyunie..

Yoona menatap mata seohyun lekat-lekat. Begitu juga dengan seohyun. Dia terharu atas apa yang diungkapkan yoona.

Perlahan-lahan Yoona mendekatkan wajahnya ke wajah Seohyun.

“Saranghae Seohyun~naa…”ucap Yoona

 

Yoona perlahan bibir yoona mencium bibir seohyun dengan lembut. Sesekali Yoona menggigit lembut bibir seohyun. Seohyun hanya diam menerima perlakuan seobangnya itu. Tangan seohyun memeluk erat tubuh yoona. Perlahan tapi pasti  lidah yoona menelusup masuk kedalam mulut seohyun dan bermain-main dengan lidah seohyun. Seohyunpun membalas perlakuan seobangnya itu dan makin mempererat dekapannya. Setelah lama beradu mulut, akhirnya mereka melepaskan ciuman mereka dan menghirup udara segar kembali.

 

“ gomaweo chagy. Saranghaeyo “ yoona memeluk seohyun dengan erat. Begitupun dengan seohyun, memluk tubuh yoona dengan penuh kasih.

————————————————————————————————–

 

Tiga hari menjelang pernikahan HyoSun dilaksanakan, semua tampak sibuk menyiapkan segala kelengkapan. Dan rasa gugup selalu menghantui perasaan Sunny. Namun dia bisa menghilangkan sejenak dengan beraktiftas. Sebentar lagi dia akan menjadi istri seorang dokter muda yang penuh bakat. Namun disaat yang sama juga, Sooyoung tak pernah pulang kerumah sejak tiga hari yang lalu. Orangtua mereka tampak tak mengerti dengan sikap sooyoung akhir-akhir ini.

Selalu pulang larut dan bahkan tak pulang sama sekali. Dan sunnypun juga. Hingga akhirnya suatu malam ketika orangtua sunny dan sooyoung pergi kerumah orangtua mereka untuk menginap, dan sunny hanya tinggal dirumah sendirian. Tiba-tiba pintu rumah terbuka lebar dan dengan keras. Sesosok namja yang sunny dan orangtuanya nantikan datang dengan keadaan mabuk dan berantakan. Sunny yang melihat sangat terkejut dan langsung menghampirinya.

 

 

TBC……..

apakah yang akan terjadi? lihat saja nanti yah

hahahahaha *Evil laugh*

see..yaaa my friendss..

thanks for your support…^___^

BE MINE [Chap 8]

 


 

 

Auhtor              : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast        : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre               : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated               : T = Teenager

Length              : Chaptered

Disclamer         : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning           : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Plagiator..!!!

 

 

Sunny~sshi..” teriak sooyoung dengan nada amarah.

Sunny takut dengan sikap sooyoung. Sooyoung melangkah kerahnya dan menariknya, kemudian menghempaskan tubuh sunny ke sofa. Kau mulai berani denganku huh” ujar sooyoung dan melempar beberapa lembar foto kearahnya. Sunny memungut dan melihatnya begitu kaget.

“ ini…ini tidak seperti yang kamu lihat.” Gugupnya

“ tidak apa? Sudah jelas kamu denganya. Alasan apa lagi yang mau kamu katakan huh “ sooyoung mendekati sunny dan langsung menggendong tubuhnya. Sunny berontak dan berteriak. Namun sooyoung tak menggubrisnya. Setelah sampai dikamar sooyoung menghempaskan tubuh sunny dan langsung menindih tubuh sunny.

“ jeball..jangan lakukan ini “ sunny memohon dan menangis.

“ kenapa huh..? jika dia menciumu kenapa aku tak bisa melakukan lebih padamu?”soyooung berusaha mencium sunny.

“ hiks,,jebal..sooyoung~sshi…itu tidak seperti yang kamu lihat “ sunny menangis ketakutan

Ketika mata mereka bertemu, sooyoung menatap mata sunny lekat-lekat, dilihatnya mata indah sunny tanpa dosa seperti ingin mengatakan” jangan sakiti aku”…karena terpesona dengan matanya dan jantungnyapun berdetak tak karuan, sooyoung melepaskan sunny dan berjalan mundur tanpa mangalihkan pandangannya kearah sunny.

 

“arghhh…otteoo….kenapa aku …ahhh,hampir saja..apa aku….ahh tidak..tidak…tidak mungkin aku menyukainya..”sooyoung menjambak rambutnya seperti orang stress.

 

Sunny duduk diranjang sembari memeluk lututnya sambil menangis.

“umma..aku takutt,,”sunny terisak ketakutan. Andai kejadian ini benar-benar terjadi, dia tak bisa membayangkan bagaimana nanti hidupnya.

 

TaeNy….

 

Tae oppa untuk apa menyuruhku kemari ? tiffany bingung untuk apa taeyeon menyuruhnya ke taman sekolah saat semua murid sudah pulang.

Heemm..ituu sebenarnya fany..”taeyeon gugup

“itu apa oppa?? Oppa tidak mikir macam-macam kan?? “ tiffany curiga

“omoo,,aniyaa aku tak mikir seperti itu. Aku,aku…” taeyeon semakin tak bias mengusai dirinya. Jantungnya seakan mau lepas.

“oppa….katakan “ tiffany tak sabar

“heem..sebenarnya aku mengajakmu kesini karena..” taeyeon berlutut dan memberikan bunga ketiffany “ Hwang Tiffany.. Would you be my girlfriend??

“tiffany seakan tak percaya, taeyeon menyatakan cintanya. “oppa aku bermimpi kan?”tiffany mencubit pipinya.

“aww…sakit oppaa “ tiffany tersadr dan mengelus-elus pipinya

“ ini nyata fany “  taeyeon hanya tersenyum. Lalu bagaimana???

“bagaimana apanya ya “ tiffany memasang tampang bloonnya.

Taeyeon menggeleng-gelengkan kepalanya “ bagaimana kau mau menjadi pacarku?

“oppa sungguh-sungguh? Oppa tidak bermaksud mempermainkan aku bukan?

“sungguh tiffany, aku benar-benar mencintaimu. Ini pertama kalinya untukku bias merasakan hal ini. Aku sendiri tak tau. Mungkin memang benar ini cinta. Kamu bias pegang janjiku. Jika aku mempermainkanmu. Aku akan menerima semua konsekuensinya.” Taeyeon berusaha meyakinkan tiffany bahwa dia benar-benar tulus.

“ nae oppa…yes I do..”aku juga menyukaimu..oppa…

Taeyeon memandnag tiffany dengan wajah berbinar-binar” jinjja??

Tiffany mengangguk malu

“ gomapta tiffanyyy “ taeyeon mmeluk tiffany erat

“uhukk..oppaaa aku bisa kehabisan nafas

“ehh mianhaee tiffany, mulai sekarang kita pacaran dan aku akan berusaha tidak membuatmu sedih.

 

Akhirnya dua sejoli itu bersatu…

 

 

Soyoung Pov

 

“ ahh apa yang aku pikrkan..!! aku pusing..kenap aku smapai kejam padany? Ahh molaa..molaaa “ sooyoung teriak-teriak sendiri dirungan tamu. Mengacak-acak rambutnya sendiri. Teringat kembali akan mimpi bertemu Umma dan semua nasehat umma.

Jujur jika bukan karena umma meningalkanku dan appa seperti itu, aku mungkin tidak akan seperti ini.

“ Baiklah.umma..aku akan menurut dan mengikuti nasehatmu umma. Aku akan berubah demi dirimu dan hidupku.

Juga demi wanita itu yang kini menjadi istriku. “ batinnya.

Sooyoung membuka dompetnya dan meraih selembar foto. Dia sesungguhnya cantik dan mempessona. Sungguh aku baru mengetahui dia itu sangat cantik, bukan luarnya saja tapi dalamnya.

‘astagaaa apa aku mencintainya??” perasaan soyoung berkecamuk. Menatap foto sunny dengan penuh makna dan menyimpannya kembali kedalam dompet dengan hati-hati.

 

Normal Pov

 

Seseorang masuk kerumah dan sudah berada didepan sooyoung.

Sooyoung melihatnya tampak sedikit terkejut. “ appa…sejak kapan kau datang?

“kenapa memangnya? Bagaimana kabarmu juga gadis itu? Apa kau sudah menyiksanya? “tn.choi sedikit menajamkan matanya.

“selalu begitu? Menanyakan hal yang tak penting. Anak sendiri sampai tak ditanyakan. Siall..” gumam sooyoung.

“wae? Pulang hanya menanyakan hal itu? Sudahlah aku capek “ sooyoung berdiri dan beranjak menuju kamarnya.

“hey choi sooyoung..sejak kapan kau mulai tak sopan dengan ayahmu sendiri “ teriak tn.choi

“dan sampai kapan kau akan benar-benar menganggapku tn choi “ teriak sooyoung

“ sejak kapan kau membentakku? Apa gadis itu menyuruhmu?

“ sejak aku mulai bosan dan tak mau disuruh dirimu lagi. Aku bosan.. aku bosan appa. Kau tak pernah menganggapku sebagai anak. Aku hanya robot bagimu yang bisa kau suruh. Sejak umma meninggalkan kita, kau mulai berubah. Aku butuh kasih sayang bukan jadi pesuruh dirimu. Dan aku berubah dan menjadi seperti sekarang ini karena ulahmu “ sooyoung mengeluarkan unek-uneknya

 

Tanpa diketahui sunny melihat pertengkaran keluarga choi itu. Jadi ini sebabnya sooyoung menjadi seperti itu.

 

YulSic….

 

Sica tunggu aku..” yuri setengah berlari mengejar Jessica di malam yang dingin

Sebenarnya kedua insan ini mau kemana sih =,=

Jessica terus berjalan tanpa menghiraukan yuri. Wajahnya terlihat kesal.

“haishh kenapa namja babo itu terus membuntutiku??

Apa sih maunya dia. “ rutuknya

 

Jessica berhenti secara tiba-tiba yang membuat yuri tak bias menghentikan langkahnya dan akhirnya menabrak tubuh Jessica.

“ouchhh…kamu kenapa sih..aku ga ngerti sama kamu. Maunya apa coba “ ujar Jessica dingin

“mm..mian..aku ga sengaja abis km berhenti mendadak sih “ yuri mulai takut dengan sikap Jessica

“ sica menatap yuri tajam “ kenapa kamu mengikutiku terus? Aku bosan diikuti dirimu terus..

“ aku Cuma takut km kenapa-kenapa. Lagian ini sudah malam, tak baik untuk wanita sepertimu “ ujar yuri

“ sudah berapa wanita kamu gombalin dna ikutin  hah?

Aku tak akan kena jebakmu Kwon Yuri “ bentak sica

“ ga pernah. aku ga pernah lakuin hal ini sebelumnya dan aku sudah berubah Jessica Jung. Satu hal, walaupun aku suka gombal atau apapun itu hanya bercandaan dan tak pernah aku main-main dengan yoeja. Karena aku tau ibuku juga seorang yoeja. Jadi aku tak bisa menyakiti seorang yoeja” tegas yuri

“terserahmu..paling itu Cuma kata-katamu merayuku” acuh Jessica dan pergi keseberang jalan.

Namun tiba-tiba…

“Jessicaaaaa…….”teriak Yuri kemudian berlari kearah Jessica.

“Aaa……”teriak jessica

Tiiiitttttt,..

BRAKKKKK…

 

“Yuri~aahhhhh “ teriak Jessica

 

 

 

Wajah sunny kelihatan takut. Dia takut kedua anak dan ayah itu menyiksanya kembali.

“ heh gadis sialan.. jangan mencoba berani kabur atau macam-macam denganku jika keluargamu juga dirimu mau selamat” ancam tn.choi membuat sunny snagat ketakutan dna hanya bisamenundukkan kepalanya.

 

“ YA..Sooyoung bawa dia dan terserah kau mau apakan dia “ perintah tn.choi kepada anaknya.

Tanpa aba-aba lagi sooyoung segera menyeret sunny ke kamar kembali

“ ampun..jangan sakiti aku lagi “ mohon sunny

“ sooyoung hanya diam dan terus menyeret sunny paksa.

Setelah sampai dikamar sooyoung mengunci pintu kamar dan mendekati sunny. Sunny hanya bisa pasrah dan menangis.

 

Namun tiba-tiba sooyoung berlutut dan menangis dihadapan sunny. Sunny tampak terkejut. Dia kira dirinya akan disiksa lagi. Namun sunny sendiri bingung kenapa sooyoung bersikap seperti itu?

“ Lee Sunny.. Jeongmal mianhae..jeongmal mianhae atas perbuatanku selama ini. Sikapku, perkataanku dan hingga sampai menyakitimu. Aku sungguh bodoh melakukan itu. Padahal kamu sama sekali tidak pernah jahat padaku. Aku bodoh melakukan itu dan aku bodoh mengikuti perkataan orang tua itu (appanya sendiri). Sungguh aku minta maaf atas perbuatanku dna sungguh aku sudah mulai berubah sekarang. Aku takut eommaku semakin marah dan sedih jika aku terus  bersikap seperti ini.” Sooyoung menangis dan memeluk kaki sunny

“ sunny hanya diam dan air matanya mengalir semakin deras. Dia tak tahu harus bagaimana. Antara senang atau sedih mungkin terharu. Apakan sooyoung benar-benar akan berubah?

“ sekali jeongmal mianhae sunny. Maafkan aku” sooyoung terisak semakin keras.

“ bangunlah oppa..

“andwee..sebelum kamu memaafkan aku. Tapi mungkin perbuatanklu tak bisa dimaafkan. Itu sudah cupuk keterlaluan. Aku seharusnya sudah km laporkan kepolisi” ujar sooyoung.

“soo oppa..stand up “ sunny membantu sooyoung berdiri.

Tapi sunny..mohon maafkan aku “ isak sooyoung

“ bangunlah dulu..” sunny mengajak sooyoung duduk diranjang. Dan mereka saling tatap.

(haaeeemmm…XD)

 

“sunny maafkan aku “ ucap sooyoung

“ sudah berapa kali oppa mengatakan itu?” ekspresi wajah sunny datar

Sampai kamu benar-benar memafkan aku” ucap sooyoung tertunduk

“hhh…sunny menghela nafas beratnya. Aku sudah memafkan dirimu oppa sejak dulu.

“ sooyoung mengangkat wajahnya dan melihat sunny” jinjja? Tapi semudah itu kamu memaafkan aku sunny

“ tapi aku sudah memafkan kamu oppa, sudah lupakan yang dulu. Jika kamu mau benar-benar berubah berjanjilah tak akan melakukan perbuatan buruk lagi. Dan minta maaflah kepada semua orang yang pernah kamu sakiti” ucap sunny

“ jeongmalyo?? Jeongmal gomaweo sunny” aku berjanji akan melakukan apapun yang terbaik, tak akan mengulangi kesalahanku. Dan aku akan membantu kamu juga keluargamu sunny” jawab sooyoung

“ nee oppa.tapi kenapa kamu mendadak berubah?? Sunny heran

“ itu…karena ummaku.” Sooyoung kembali menunduk

“Umma?? Kalau boleh tau dimana Ummanya oppa?

“ Beliau sudah tiada.” Sooyoung mengubah ekspresi wajahnya kembali sedih.

“mianhae oppa.aku…” belum sunny melanjutkan kata-katanya sooyoung memotongnya

“ anhy sunny kamu tak salah.” Ummaku meninggal ketika aku masih duduk di bangku SMP. Sejak saat itu aku berubah menjadi seperti ini. Nakal, bandel dan jahat. Karena pria tua itu juga. “ sooyoung penuh emosi.

“sttt..oppa..jangan berkata begitu. Tak baik. “ mulai sekarang lakukanlah hal yang baik, berfikirlah yang baik “ sunny tersenyum kepada sooyoung.

 

Sooyoung Pov

 

“ omoo senyumannya..baru pertama aku melihatnya.

Sungguh mempesona. Ottoekke?

Jantungku serasa ingin keluar. Dia itu begitu cantik. Apa aku benar-benar menyukainya??

Aku selalu ingin melihat wajahnya seperti ini. Sungguh teduh” batinku

Sunny melambaikan tangannya didepan wajah sooyoung.”oppa…oppaa..Gwechanaaa” ucap sunny

 

Normal Pov

 

Oppa..Gwechanaaa” sunny melaambaikan tangannya didepan wajah sooyoung seketika sooyoung langsung tersadar dari lamunannya.

“ohh..aku tak apa sunny. Sekali lagi terimakasih sudah memaafkan aku. Aku berjanji akan membantumu dan keluargamu sebagai permintaan maafku” ujar sooyoung mantap

“nee oppa sudahlah..sudah cukup minta maafnya” ucap sunny

“ kamu begitu baik sekali. Seperti dewi “ gumam sooyoung

“ appa oppa??

“ahh any..gwechanaa “ sooyoung tersenyum.

“ohh iya sunny. Jika didepan appaku dan yang lain kita berpura-pura saja. Kau tahu mata-mata appaku banyak jadi aku tak mw rencanaku ini gagal “ ucap sooyoung

Sunny mengerti dengan ucapan sooyoung hanya membalas dengan anggukan.

 

Umma..Doakan aku..

Umma..Saranghaeyo…

“Batin Sooyoung

 

TBC….

 

 

Sampai sini dulu yah para Readersku tersayang..

mianhae lama soalnya aku sibuk hari raya + sakit = apadeh

kekekeke

thanks udah pada nunggu n setia

aku terharuu..:’)

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~4


A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part4/+18/eveel

 

Tak seorangpun tahu sebenarnya Sooyoung sangat mencintai dan menyayangi nuunanya sendiri, Sunny.

Bukan perasaan adik ke kakak tapi perasaan namja ke seorang Yoeja. Itulah alas an kenapa sooyoung selalu mengganggu kencan sunny dengan hyoyeon atau namja lain tidak boleh mendekatinya.

Namun sunny tidak tahu hal itu dan siapapun juga. Karena sooyoung sangat pandai menyembunyikannya dari semua orang. Apa lagi dengan sifat dan kelakuannya itu. Siapa yang tahu bagaimana dia sebenarnya.

Sooyoung berkeliling kelas dan tempat disekolah setelah kelas usai. Sepertinya dia mencari sesuatu.

“ Yul Kau tahu dimana sunny” ucapnya

“ tuh diaa “ yuri menunjuk kerah ornag yang dimaksud.

Sunny sedang bersama pasangan Taeny, seohyun dan Hyoyeon.

Sooyoungpun berlari menghampiri sunny.

“nuuna ayo kita pulang” ajak sooyoung.

“ aku tak mauu..kau mengganggu saja. Aku akan pulang sama mereka” tolak sunny

“ Ya..nunnaa pulang sekarang.. appa menyuruhku pulang denganmu” sooyoung mulai tak sabar.

“ishhh ,,kau bilang tak mau..” sunny kesal dengan sooyoung

“ baiklah kalau begitu. Tiba-tiba sooyoung menggendong sunny dan membawanya.

“Ya..Sooyoung turunkan aku…!!” sunny memukul punggung sooyoung. Semua siswa melihat dan hanya heran. Sahabat sunny juga hanya diam tak bisa mencegah.karena mereka tahu bagaimana sooyoung itu.

“ sooyoung turunkan aku sekarang..!!! “ teriak sunny

Sooyoung tidak menjawab dan langsung memasukan suny ke mobil lalu pulang kerumah.

Sesampai dirumah sunny langsung turun dan membanting pintu mobil dengan keras.

Sooyoung hanya tersenyum melihat kelakuan sunny.

“ nuuna..tunggu aku,,,” teriak sooyoung

“sunny tak menjawab karena kesal dengan sooyoung.

“ nuunaa..” sooyoung menarik dan memgang tangan sunny erat

“ishh apaan kamu.. kenapa berbuat seenaknya denganku..” kesal sunny

“ mm…kenapa? Aku suka “ sooyoung hanya nyengir

“ lihatlah wajah menyebalkanmu itu.”

“ kenapa? Wajahku tampan?? “ sooyoung mendekatkan wajahnya kesunny dan tersenyum,. “ tampankah nuuna?


ishh,,kau aneh..” sunny kelihatan gelagapan.” Sana menjauh..” sunny pergi menuju kamarnya.

“you are will be mine nuuna” batin sooyoung dan tersenyum evil.

“kau merasa aneh dengan hubungan sooyoung dan sunny yul hyung?? Ucap yoona

“mm..aneh bagaimana Yoong?” heran yul

“ sooyoung menatap sunny seperti ada sesuatu. Tatapannya berbeda. Sikapnya juga’ jelas yoona

“mm..aku rasa iya..tak mungkin kan kalau yoongie suka dengan nuunanya sendiri” yuri kelihatan berfikir.

“ iya sih hyung, tapi yang jelas aku merasa aneh dengan sikapnya akhir-akhir ini setelah mengenal sunny nuuna” tambah yoona

“ sudahlah biarkan saja apa maunya. Kau tahu sooyoung kan??

“hh..ohh ya..bagaimana hubunganmu dengan jessica nuuna?? “ tanya yoona

“mm..baik hehe..dia cantik dan aku rasa aku mulai sangat mencintainya “ yuri nyengir

“wahh…setelah lulus nanti lamarlah dia. Jangan sampai namja lain mendahuluimu” goda yoona

“ hahaha…itu yang akan aku lakukan yoong” yuri tertawa puas.” Bagaimana denganmu??dengan yoeja itu “ yuri merapatkan matanya dan menyenggol tangan yoona

“hehhe,,itu hyung “ yoona menggaruk kepalanya.” Aku sudah menembaknya. Tapi, dia bilang setelah lulus kuliah baru bisa. Aku juga akan menunggunya. Dia wanita yang mempesona “ yoona mulai menghayal wajah seohyun.

“setelah kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Aku akan melamarnya “ ujar yuri dengan mantap

“ aku juga hyung…” tambah yoona dengan semangat.

Beberapa bulan kemudian pesta kelulusan di Seoul University dilaksanakan.

Yuri, Jessica, Sunny, Sooyoung dan Yoona bekerja diperusahaan ayahnya. Taeyeon bekerja sebagai arsitek, cita-citanya sejak dulu tercapai. Hyoyeon menyandang gelar dokter dan bekerja disebuah rumah sakit terkenal si korea.

Tiffany membuka dan menjalankan sebuah butik. Seohyun  menjalankan bisnis restorant keluarganya.

Semua telah mendapatkan impian dan jalan masing-masing. Walaupun sibuk bekerja mereka semua masih sempat untuk bertemu. Sesekali berbincang-bincang melepas kerinduan.

SooSun Home…

Sunny baru pulang dari kantor. Wajahnya terlihat capek. Namun dia teringat akan sesuatu hal. “ Ya ampun hari ini ulangtahun umma..kenapa bias lupa..aku harus bagimana ya??

Hemm,,,aku akan buatkan dia kejutan.” Gumam sunny dan langsung mengganti bajunya.

 

Didapur sunny mempersiapkan semua bahan yang akan digunakan untuk membuat kue ulang tahun dan beberapa masakan. Sunny sibuk mempersiapkan semuanya. Tak beberapa lama sooyoung pulang dari kantor dan tak sengaja melihat Sunny di dapur. Karena penasaran sooyoung menghampiri sunny kedapur.

“ Sunny Nuuna lagi ngapain kamu?? Sepertinya sibuk sekali “ sooyoung penasaran.

“wae?? Tak ingatkah kamu hari ini hari apa?? “ sunny menjawab tanpa menoleh ke sooyoung.

“umm,,,hari selasa bukan?? “ sooyoung masang tampang bloonnya.

“ini hari ulang tahun umma..kau sebagai anaknya tak tahu “ sunny masih sibuk dengan pekerjaannya.

“oh..yaa..astaga aku sampai lupa..nuuna aku Bantu yah” ucap sooyoung

“andwee…nanti km merusak semuanya “

“yayaya,,nuunaa jebal..ya?? “sooyoung mendekatkan mukanya kearah sunny.

Ketika sunny menoleh keraah sooyoung….

Deg,,,,,,

Tatapan mereka bertemu..

Saling diam dan memandang..sunny mengedipkan matamnya beberapa kali.

Lalu…hyaaaaaaa…..

Sunny menjauhkan dirinya dari sooyoung..”Ya..apa yang kamu lakukan haaa??

“aku tak melakukan apapun. “ jawab sooyoung dengan santai.

“ishh,,kau…sana pergi mengganggu saja “ sunny kesal dan kembali melanjutkan pekerjaannya.

“ andwee..pokoknya aku mau Bantu dulu. Kalau tidak aku akan mengganggumu “ sooyoung melipat kedua tangannya didada.

“arraseyo..arraseyo…lagian aku juga lagi butuh tenaga..sana ganti bajumu..

Sooyoungpun berlari kekamar dan dengan cepat sudah mengganti bajunya.

“sunny yang mana mau dibantu?? Ujar sooyoung

“ya..cepat sekali kau..ehh,,apa? Kau memanggilku sunny tadi?? Tatap sunny

“ umm,,iya,,bukankah itu namamu? Ujar sooyoung santai

“heh..tak hormat kau. Aku lebih gede darimu panggil aku nuuna” ujar sunny

“andweee..aku tak mau,,sudah cukup memanggilmu nuuna..” tolak sooyoung

“ishh terserah..nihhh rasakan” sunny melempar tepung kemuka sooyoung. Alhasil muka sooyoung jadi penuh dengan tepung.

“ya…sunny~ahh..” sooyoung membalas perlakuan sunny.

Beberapa menit dapur berantakan.

“ hey lihat kerjaanmu..dapur berantakan dan belum satupun selesai. Sudah sekarang selesaikan sebelum umma datang..ujar sunny

Merekapun menyelesaikan pekerjaannya. Kue dan masakanpun selesai dalam beberapa jam.

“ahh,,cape..tinggal mengatur pesta kejutan buat umma..”kajja soo..kita rapikan ini semua setelah itu kita menata ini semua dan mandi. Setelah itu terakhir sambutan buat umma..” sunny bergegas akan mandi setelah membereskan semuanya.

 

“sunny..” sooyoung menggenggam tangan sunny kemudian menariknya kepelukan sunny. “ gomaweo buat semuanya nuuna..

Chuu..~

“sooyoung mencium pipi sunny. Alhasil sunny kaget dan diam. Sooyoung meninggalkan sunny yang terdiam dan meninggalkan sunny dengan senyum penuh arti.

 

YulSIc….

 

Sicababy..”panggil yuri

“Nee seobang..what happen?” Jessica menoleh dan duduk di sebelah yuri

“ aku sudah mendapatkan pekerjaan yang layak. Dan aku sudah berubah sekarang sica.”jelas yuri.

“lalu apa yul”? Jessica benar-benar tak mengerti dengan omongan yuri.

“aku mencintaimu Jung Jessica. Dan selamanya akan mencintaimu. Aku akan buktikan dan aku tak akan berbicara apa-apa. Aku mencintaimu sampai aku tak bernyawa lagi.

Yuri berlutut dihadapan Jessica dan mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah. Dan membukanya. Sebuah cincin terselip didalamnya.

“Jung Jessica..Would You Marry Me?? “ yuri menatap Jessica berharap mendapat jawaban yang pasti.

“ Yuri~ahh..” Jessica menetskan air matanya.

“ Sica..kenapa kamu menangis? Apa aku salah?? “ yuri cemas.

Jessica hanya mengggelengkan kepala. “ aku terharu Yul. Aku juga mencintaimu.

“lalu…” yuri menunggu jawaban Jessica.

“Yes I Do Kwon Yuri. I Can Be Your Wife..” ucap Jessica berkaca-kaca.

“JinjjaA?? “ yuri kaget.

“ ne..Kwon Yuri..

“Hyaaaaaaa…..Gomapta Jung Soyeon.” Yuri Memeluk Tubuh Jessica dengan erat.

“ Yul..aku bisa mati kehabisan nafas nanti “ ujar Jessica

“Ah Maafkan aku sicababy..aku terlalu senang. Terimakasih.. aku akan menjagamu semampuku. “ yuri tersenyum dan memandangi calon istirnya.

“Saranghae Jung Jessica..” yuri mendekatkan wajahnya kewajah Jessica. Semakin lama semakin dekat hingga tak ada jarak lagi diantara mereka.

Malam yang indah bagi pasangan YulSic itu…

Sunny duduk manis diruang tamu. Wajahnya menyiratkan kalalu dia sangat senang hari ini. Senyum-senyum terus dan tak tahu membayangkan apa..

“heh…kau sudah gila nun…” sooyoung membuyarkan segala lamunannya.

“heh..untung aku tak jantungan. Kalau iya aku bisa mati. “ sunny kesal

“jangan marah-marah gtu dunk sunny nuuna..jelek.. hehee..habisnya dari tadi senyum-senyum terus, kenapa? “sooyoung penasaran.

“umm,,,itu..sunny tersenyum kembali.

“sepertinya kamu sudah gila “ asal sooyoung.

“Ya..aku tak gila…” teriak sunny

“terus apa??

Tadi hyoyeon oppa melamarku.. nanti malam dia akan datang kesini bersama orang tuanya. Waaa..dia ternyata romantis sekali “ ujar sunny penuh arti.

Seketika wajah sooyoung berubah 180°.matanya berubah tajam. Dan ada emosi yang besar didalamnya. “ kau tak boleh menikah dengannya.” Ucap sooyoung

“Ya,,,kenapa tidak? Aku dan dia saling mencintai. Apa hubungannya denganmu “ sunny tiba-tiba kesal dengan ucapan sooyoung.

“pokoknya tidak boleh..” bentak sooyoung dan kemudian beranjak pergi.

Sunny mengikuti sooyoung. “ hey,,apa mksdmu hah? Terserah aku mau menikah dengan siapa. Bukan urusanmu “ teriak sunny.

Mendengar teriakan sunny, sooyoung menghentikan langkah kakinya dan berbarik menuju sunny.

“kau mau tahu kenapa aku tak suka kau dengan namja lain?? Hanya aku yang boleh memilikimu Sunny.

“apa?? Kauu gila..kau dongsaengku “ sunny kaget dengan perkataan sooyoung. Terlihat raut wajah sooyoung yang hanya memandang lekat sunny.

“ ya,,aku memang gila..gila karenamu sunny..aku mencintaimu sunny “dengan tatapan tajam sooyoung menatap sunny lekat-lekat.

“APA….!!!!..

Kau,,,”sunny tampak tidak menerima kenyataan dari mulut sooyoung. Berharap ini mimpi. Tapi sayangnya ini kenyataan.

“ kenapa Lee Sunny?? “ sooyoung mendekat kearahnya.

“ya..hentikan langkahmu..kau bukan sooyoung” sunny berjalan mundur

“aku sooyoung. Tapi bukan sooyoung sebagai adikmu. Sooyoung tetap melangkah.

“hey b..berhenti…” sunny mundur, namun terhenti ketika tembok menghentikannya. Sunny semakin panik. Dia pasrah.

“sunny..kau tahu..aku sangat mencintaimu sejak dulu. Namun sayang orantgtua kita menikah. Tapi aku akan tetap sengan pendirianmu. Hanya aku yang boleh menikahimu.

“ Sooyoung..kaau..”sebelum sempat sunny menyelesaikan kata-katanya, sooyoung lebih dulu membungkap bibir sunny dengan bibirnya..

OMG…Sooyoung mencium sunny..

Sunny kaget setengah mati. Dia hanya diam dan mengedipkan matanya berulang kali..naum beberapa detik kemudian..

“Hyaaaaaaaaaaaaaa….Choi Soyoung..apa yang kamu lakukan,,,,!!!” sunny berteriak dan menangis.” Aku membencimu…” sunny berlari kedalam kamar sambil menangis.

Sunny menangis didalam kamarnya. Sampai-sampai dia tertidur saking lelahnya menangis.

 

 

sebelumnya maav buat readers semua karena aku postiing kependekan.

bener deh aku ga tw itu pendek..hehehe..

maklum aku pendek..*apadah*

terimakasih atas semuanya..:D

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~3


 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part3/+18/eveel

 

 

 

Beberapa hari telah berlalu, setelah pesta pernikahan orang tua mereka, Sunny dan sooyoung makin dekat tapi dekat karena seringnya bertengkar dan umma menyuruh sunny untuk menjaga sooyoung.

“ hhhh…kalau bukan karena umma, aku tak akan mengurusinya” dengus sunny kesal.

“Sunnyy,,,sunny,,sooyoung berantem lagi. Kamu harus lihat dihalaman sekolah “ ujar Jessica yang ngosh-ngoshan sehabis berlari.

“arghh anak itu membuat masalah lagi.

Beberapa hari yang lalu tawuran, terus membolos sekarang malah disekolah bikin keributan. Benar-benar menyebalkan.

 

Sunny berlari kearaa keributan yang dibuat sooyoung. Semua mahasiswa melihat adegan tersebut. Bukannya melerai tapi malah menonton =,=

Sunny menerobos kerumunan orang dan melihat kelakuan dongsaengnya itu.

“Yaa ..Lee Sooyoung…”teriak sunny alhasil semua anak diam dan melihat padanya.

Bubar semuaaa…kenapa masih disini” pekik sunny

“semua siswa bubar dan kecewa tidak melihat tontonan gratis.

Sunny mendekat kerah sooyoung dan langsung menjewer kupingnya.

“Lee Sooyoung..apa-apaan ini…tidak kapok dirimu?? Sekarang ikut aku…” sunny menjewer kuping sooyoung. “ dan kalian,,,bubarrr..kalau tidak akan kusate kalian “ ancam sunny ke siswa yang diajak sooyoung berantem. Alhasil siswa itu lari ketakutan.

 

“aduhh Nuunaa…lepass…kalau tidakk..” sooyoung memegang kupingnya yang dijewer sunny.

“kalau tidak apa? Kau tidak kasihan kepada umma dan appa huh? Dasar anak kurang ajar “ pulang,,ikut aku..menyebalkan kamu…” sunny membawa sooyoung pulang kerumah dengan kesal.

 

“ teman-temannya hanya bisa menggelengkan kepala. Kebiasaa mereka seerti itu. Kalau tidak sekolah tidak rame.

 

Sesampai dirumah sunny menyeret sooyoung sambil menjewer telingannya dna kebetulan orangtua mereka ada dirumah

“ sunny apa yang kamu lakukan sama sooyoung” ucap tn.lee

“lihat umma kelakuan sooyoung.. tidak disekolah atau diluar kerjaannya buat keributan terus. Arhghhhh…”sunny kemudian pergi meninggalkan mereka dan beralih kekamarnya.

 

“Ya..Sooyoung..apa lagi yang kamu lakukan huh. Sampai-sampai nuunamu marah seperti itu?? “ Tanya ny.lee

“sooyoung..kamu berbuat apa lagi? Kamu sudah dewasa seharusnya kamu ubah sikapnya yang seperti itu. Stop become bad boys sooyoung” ujar tn.lee

Sooyoung hanya nyengir. Dasar sooyoung…=,=

 

Saat makan malam….

 

“ chagi..sunny dimana??” Tanya tn.lee kepada istrinya.

“ahh tadi dia baru saja membantuku memasak. Tapi mungkin dia dikamar.

“Ya..sooyoung..panggil nuunamu sekarang. Kita akan makan bersama “ tn.lee menyuruh sooyoung memanggil sunny.

“Arraseyo Appa “ sooyoung bangkit dan berjalan menujur kamar sunny.

Setelah sampai didepan kamar sunny, sooyoung berdiam diri dan menyandarkan dirinya disamping pintu. Sooyoung melihat sunny menyanyi dan menggerakan sedikit badannya.

 

 

Just Let It Rain..

Let it Rain..

Let It rain…

 

Dengan menggerakan tangannya sambil menghadap kaca sunny menyanyi seakan dia sedang berada diatas panggung.

Sooyoung yang melihat tersenyum dan melipat kedua tangannya.

“ sampai kapan kau akan bernyanyi seperti itu? Suaramu jelek sekali. Lihats aja dancemu? Payah “ ejek sooyoung

“ mwooo?? “ sunny terkejut melihat sooyoung yang sudah ada didepan pintu dan seketika menghentikan aktifitasnya. “ sejak kapan kau disitu?? Sunny menajamkan matanya.

“sejak kau bertindak bodoh seperti itu “ kau dipanggil appa untuk turun karena kita akan makan bersama “ ucap sooyoung.” Tapi lumayan juga dirimu “ sooyoung beranjak pergi.
”ishh..menyebalkan. memangnya dia siapa? Sok tahu “ sunny mengerutu dan kemudian beranjak turun.

Semuapun sekarang duduk rapi dimeja makan.

“ selamat makaaannn “ koor sooyoung dan langsung melahap makanannya.

Sunny melihat cara sooyoung makan, tidak jadi makan dan hanya memandang aneh sooyoung. Kedua orangtuanya merasa biasa.mungkin mereka sudah terbiasa dan sunny yang jarang makan bersama dengan keluarga barunya itu.

“sunny..kenapa piringmu kosong? Apa kamu tidak mau makan??” ny.lee bingung melihat piring sunny kosong.

Sunny menatap sooyoung dengan makannya seperti orang kelaparan seminggu hingga ucapan umma barunya itu dia tak mendengar.

“Sunny…Lee Sunny..”Koor tn.lee

“ehh,.appa..wae??sunny tersadar oleh teriakan appanya.

“kamu kenapa??”Tanya appanya

“ahh aniya..itu…”sunny menunjuk sooyoung yang sedang makan dengan lahap.

Appanya hanya tertawa.”kamu baru pertama melihatnya jadi heran. Biasakanlah dia memang seperti itu.

“heh,,,tiang…kau berapa hari tak makan?? Sampai-sampai makanmu seperti itu huhh “ sunny heran melihatnya.

“waeyo?? Kau suka dengan cara makanku??” goda sooyoung.

“isshhh.,,,kau aneh..” ketus sunny.

 

 

♥♥♥…YoonHyun….♥♥♥

 

 

Seohyun berjalan kaki menuju rumahnya karena tidak ada yang menjemputnya. Dikegelapan malam dengan rasa takut-takut berjalan. Langkahnya makin dipercepat

Namun tiga orang preman telah menghadangkan.

“ hey cantik..kenapa sendirian malam-malam ditengah jalan??” goda preman berbadan tinggi.

“m..miaanhaee..saya..mau pulang “ seohyun ketakutan dan gugup.

“ nanti saja pulangnya manis..ikutlah dengan kami..

“ yoii coii..kita bersenang-senang “ preman berbadan gemuk lalu mendekati seohyun dan memegang tangannya.

“tolong..jangan ganggu aku, aku mau pulang.”seohyun mulai merasa dirinya akan dalam bahaya.

“disini sepi. Tidak ada yang akan menolongmu”

Tiba-tiba…

 

“heh..lepaskan yoeja itu..”teriak seorang namja.

“Yoong Oppaa” batin seohyun.

“hey..anak ingusan tak usah ikut campur. Sana pulang ummamu nanti mencarimu” ledek salah satu preman tersebut.

 

Brukkkk…Brakkk…

“Yoona memukul dan menendang preman itu sampai jatuh tersungkur. Perkelahianpun tak terelakkan lagi. Saling memukul dan menendang.

“Yoong Oppa…awaasss…” teriak Seohyun

“Brukkk..Yoona berhasil mendapat pukulan keras diwajahnya hingga bibirnya mengeluarkan darah. Namun yoona dengan cepat berhasil membuat preman-preman itu kabur ketakutan.

Seohyun menghampiri Yoona “ oppa gwechana??

“ahh..nee…aku tidak apa-apa..kamu bagaimana? Kenapa bias semalam ini masih berada dijalan?? Untung saja aku lewat. Kalau tidak bagaimana nasibmu sekarang.”ucap yoona.

“jeongmal kamsahmnidda oppa sudah menolongku. Aku baru pulang dari Bimbel dan tak ada yang menjemputku. Sekali lagi kamsahamnidda oppa “ seohyun membungkukkan badannya.

“ahh arraseo..tak apa. Oh ya..kamu tahu dari mana namaku?”” yoona sedikit kaget.

“siapa yang tak kenal kamu, sooyoung oppa dan yul oppa. Namja paling suka buat keributan “ goda seohyun.

“omoo,.aku bukan suka keributan. Aku ini orang baik. Cumin aku tidak suka diatur makanya aku berontak “ ujar yoona malu.” Siapa namamu? Anyeonghaseo Im Yoona Imnidda “ yoona membungkukkan badannya.

“anyeonghaseo..choneun Seohyun Imnidda. Bangapseumnidda oppa” ujar seohyun sambil membungkukkan badannya.

“ahh seohyun..aku panggil hyunie saja bagaimana?
”umm…baiklah.sekali lagi terimakasih oppa…”ujar seohyun.

“nee aku antar kamu pulang sampai kerumah dengan selamat”pinta yoona.

YoonHyun-pun pulang bersama…

 

 

 

Sejak kejadian malam itu Yoona dan Seohyun menjadi akrab. Bahkan yoona sudah berubah menjadi anak baik dan penurut. Tidak lagi suka berantem dan melakukan hal-hal bodoh.

 

Begitu juga dengan pasangan Yulsic. Setelah susah payah Yuri membuktikan dirinya itu benar-benar berubah, Jessica akhirnya percaya dengannya. Dan bisa akrab layaknya seorang teman.

 

Kakak beradik ini entah kenapa terlihat aneh.

Setiap sunny dengan hyoyeon, sooyoungs elalu menggganggunya. Bahkan ketika akan heemm,,ciuman, tiba-tiba sooyoung mengacaukan semuanya.

 

“ Ya..Sooyoung..kenapa kau selalu mengganggu kencanku dengan hyo Oppa..” sunny kesal dengan sooyoung.

“aku tidak suka kamu dengan dia. Tidak sukaaa “ teriak sooyoung.

“wae??apa kau dengan dia ada masalah hah?

“tidak..kenapa? pokoknya aku tidak suka” sooyoung mendekat dan menatap sunny tajam

“hehh…jangan mendekat.” Sunny mundur perlahan-lahan sampai tembok menghentikannya.

 

Sooyoung menaruh tangannya ditembok dan menopang tubuhnya. “ aku tak suka dia denganmu. Kau tau dia tak cocok denganmu” bisik sooyoung.

“ heh..itu bukan urusanmu tau…”sunny gugup

“hey jelas itu urusanku karena kau nuunaku

“hey itu bukan alasan yang tepat “sunny mulai kesal dengan perlakuan sooyoung.

“apa?? Hentikan hubunganmu dengannya. Kalau tidak..” ancam sooyoung

“kalau tidak apa hah??” teriak sunny

“ lihat saja nanti..” sooyoung pergi meninggalkan sunny.

“heyy apa yang kau lakukan youngiee “ teriak sunny

sooyoung hanya tersenyum kearah sunny dan membuat sunny bingung. “ tumben dia tersenyum seperti itu? Rasanya aneh sekali, seperti bukan dia. Dasar aneh “ batinnya.

 

 

jika ada yang tak berkenan tolong tell me.. ^^

pay..pay..

 

WUzzzzzzzzzzzz……!!!!!!!!!!