UNPREDICTEBLE #1

hoiii semuaa ada yang kangenkah kepada saiia???

iam back to the home…

hehe maav baru nongol..abis sibuk banget..walau lama yg penting ngepost ehhe…

thanks yah yang udah setia menungguku…

*bow*

hheee..

kali ini author bawa ff SooSun..

semoga senang..:D

Image

Kisah bahagia, sedih, susah dan mungkin tak bisa digambarkan dengan kata-kata bisa dialami oleh semua manusia. Ini adalah kisah seseorang yang sulit diprediksi atau digambarkan dengan kata-kata. Seorang namjakah?? Apa seorang yoeja. Hanya tuhan yang tahu.
#halah kata-kata gue…
Siapapun mempunyai kisah yang sama dengan story diriku ini lebih tepatnya mimpiku . UNBELIEVE…

“YA…!! Choi Sooyoung-sshi…tak puas-puasnya dirimu membuat ulah. Apa yang kamu lakukan. “ ujar prk seongsaengnim
seseorang yang dimarahi itu hanya cengengesan seperti tak berdosa.
“kau ini seorang yoeja tapi kenakalanmu melebihi yoeja maupun namja. Aku sudah bosan mengurusmu terus. Diam disini sampai istirahat usai..!!! gertak seongsangnim

Selalu begitu. Tiap hari tanpa hukuman. Itulah choi sooyoung. Tak bisa diprediksi apakah dia benar-benar seorang yoeja apa namja. Kekuatannya, kelebihannya,kelakuannya melebihi namja manapun. Sejak kapan dia menjadi seperti itu? Entahlah tak ada yang tahu, termasuk orangtuanya sendiri.

Yoeja yang begitu nakal, bandel, usil, namun sangat pintar. Setiap hari pekerjaannya disekolah mengusili teman-teman, guru atau siapapun yang menjadi obyek kenakalannya. Membuang tas temannya ke bak sampah, menggantung sepatu temannya di tiang bendera, memberi lem di bangku guru atau siswa, mengunci temannya digudang, dan banyak yang tak bisa dipikirkan lagi. Hukuman dan surat perinmgatanpun sudah diterima. Namun dibuang begitu saja seperti tak ada dosa apapun yang dibuat olehnya. Semua gurupun sudah menyerah. Sampai beberapa gurupun mengundurkan diri karenanya. Semua teman-temannya takut dengannya.
Kali ini dia membuat seorang guru hampir mati atas ulah yang dibuatnya. Sooyoung menyembunyikan obat milik gurunya sehingga sang guru kolaps tanpa obat.
Ckckckckc…sungguh tak bisa dipercaya. Rambut menyerupai potongan namja, style dan semuanya kelakuannya namja. Punya kekayaan dan martabat itu sangat mudah baginya. Namun tak pernah menyombongkan dirinya. Walaupun dia nakal beberapa temannya tetap memujanya. Kau tahu kenapa? Pesona seorang choi sooyoung sangat menawan. Namja maupun yoeja tak akan bisa melawan pesonanya.

Bel istirahat telah berbunyi di salah satu SMU ternama di Korea. Tanpa aba-aba Sooyoung berjalan meninggalkan lapangan. Dengan langkah santai dia menuju kantin sekolah. Semua murid selalu melihatnya. Ada yg terpesona, ada menatap aneh entahlah apa yng ada dipikiran semuanya.
Duduk dan memesan makanan. Dipikirannya seperti tak ada beban apapun. Sungguh misteri.
Beberapa namja menghampirinya. “ hey Sooyoung kau datang ke party  taeyeon malam ini??
“ayolah datang kita akan bersenang-senang disana sooyoung” ajak salah satu dari namja itu.
Dengan santai sooyoung menjawab “ mungkin. Tapi thanks sudah mengajakku “ lalu sooyoung pergi begitu saja.

Malampun tiba…
Dan ternyata sooyoung datang ke party taeyeon. Kau tahu kan bagaimana keadaan sebuah party??? Oke author ga perlu jelasin karena reader udah tau gimana keadaan seuatu party..kalau ga tau,,tanya sama kakek-kakek gaul hahhaaa…

Sooyoung bosan dengan keadaan pesta. Dia beranjak dari tempat duduknya dan akan pergi dari pesta itu. Namun, tak sengaja seorang yoeja dengan kacamata, rambut berkepang dua dan berkawat gigi menubruknya dari belakang. Sooyoung diam dan berbalik menatap gadis itu. Sebelum sooyoung mengucapkan sesuatu, keburu gadis itu meminta maaf padanya.
Sooyoung hanya menatap gadis itu dan merasakan sesuatu aneh. “ sepertinya dia menarik. Tapi dia siapa? gumamnya.
“ mianhae aku tak sengaja tuan.” Ucap gadis itu dengan rasa bersalah. Dan langsung pergi begitu saja.
Sooyoung menatap punggung gadis itu sampai tak kelihatan apapun. Aku tak pernah melihatnya. Siapa dia? Apa hubungannya dengan taeyeon?” sooyoung hanya berfikir sendiri dan akhirnya mengabaikan itu semua dan pergi begitu saja.

Seperti hari-hari biasanya. Sekolah tempat sooyoung jadikan ajang keusilannya. Namun kali ini siapa yang akan kena? Entahlah….lihat saja nanti…
Bell masuk kelas berbunyi. Semua murid masuk ke kelas. Begitupun sooyoung. Duduk paling depan sendirian.
sooyoung : woii napa gue duduk paling depan hah?ga tau gue raja usil? Mau dibawa
muka guee…
author: terserah gue dunk cerita-cerita gue. Gue lempar lu ke lubang buaya mau?
sooyoung : diam tak bertepi..u,u
hahahhahahaa

oke balik ke skript…

tak ada yang berani duduk dengannya. Memangnya siapa yang mau membunuh diri sendiri coba??
seongsangnim dengan langkah hati-hati dengan penuh kekhawtiran masuk ke dalam kelas. Setelah memeriksa meja dan kursi miliknya dan merasa aman. Baru seongsangnim bisa menghela nafas untuk sejenak.
“ selamat pagi anak-anak. Hari ini kita mendapatkan murid baru. Mulai hari ini dia akan belajar bersama dengan kita. “ ujar park seongsangnim.
Sang murid barupun melangkah masuk kedalam kelas. Semua siswa menatap aneh.mungkin dipikirannya masing-masing berkata,” yang benar saja dia akan sekelas dengan kita atau mungkin dia akan menjadi korban sooyoung selanjutkan kasihan, dan mungkin gadis yang aneh dan jelek. Namun sooyoung terdiam menatap gadis itu.
“hey bukankan dia gadis yang aku lihat kemarin?” gumamnya.

“baiklah perkenalkanlah dirimu..ujar park seongsangnim
“anyeonghaseo choneun Lee Sunny  imnidda. Aku murid pindahan dari busan. Semoga kalian senang berteman denganku. Dengan bungkukan sunny mengakhiri perkenalannya.

Sekarang kau duduk dengan……”park seongsangnim melihat-lihat apa ada bangku kosong untuk murid barunya. “kelihatannya nasib beruntung belum berpihak padamu nak” gumam sang guru. Hanya ada satu bangku kosong yaoitu milik sooyoung. Dengan trpaksa sang guru menyuruhnya duduk bersama sooyoung.
Para siswa kaget.” Dia akan mendapat masalah” gumam salah seorang murid.
Sunny berjalan kearah sooyoung dan meminta ijin untuk duduk dengannya.

Semua murid didalam kelas langsung berhamburan keluar. Terkecuali sooyoung dan sunny. Sunny sedang merapikan buku pelajarannya. Sedangkan sooyoung dengan santai melihat sunny. Merasa ada yg memperhatikan sunny menoleh kearah sooyoung. Dengan takut-takut sunny berkata” kee..kenapa kau melihatku seperti itu??
Namun sooyoung tetap menatap aneh sunny. “ kamu tak budek kan?” ucap sunny
“ aku menyukaimu “ ucap sooyoung tanpa dosa.
“ kau sinting…” sunny meninggalkannya didalam kelas. Namun sooyoung mengejar sunny. Aku memang sinting. Sinting karenamu “ goda sooyoung.
Sunny hanya menghela napas dan pergi secepatnya dari sooyoung.

@Home..

Seseorang kakak laki-laki sedang melihat dengan heran wajah adik perempuannya.
“ sunny oppa heran denganmu. Kenapa kalau keluar rumah wajahmu kamu rias jelek dan sedangkan dirumah kamu canttik??
“memangnya salah tae oppa??” ucap sunny
“sedikit heran..tak seperti gadis lainnya. Mereka keluar merias dan mempercantik untuk mendapatkan pesona namja dan mendapatkan banyak teman. Tapi kamu?” taeyeon garuk-garuk kepala
“ aku bukan gadis yang mengandalkan kecantikanku untuk hal itu oppa.”ucap sunny
“selain itu juga Appa tak memperbolehkanku untuk pacaran dan dekat dengan namja. Kau tahu itu kan? Aku akan dijodohkan nanti..hhh….”sunny menghela nafas beratnya. Dan setiap kali mengingat itu.

Flasback

Sunny..kamu tidak boleh dekat dengan namja atau berpacaran. “ ucap sang Appa
“ waeyo appa? Apa aku salah lagi? Kenapa aku tak boleh dekat dengan namja? Apa lagi pacaran.” Sunny heran
“ karena kamu sudah appa jodohkan dengan namja pilihan appa. “ ujar sang appa mantap
“ apa??? Tapi appa..kenapa??” sunny benar-benar kaget.
“ tak ada tapi-tapian. Dengarkan dan turuti perintah appa” ujar sang appa kemudian pergi meninggalkan anak perempuannya yang sedang shock atas apa yang dikatakan oleh sang ayah.

Sejak saat itu, sunny merubah dirinya menjadi sejelek mungkin kecuali dirumah. Dia marah, kesal dan bingung atas semua yang dilakukan oleh orangtuanya. Ini menurutnya tak adil.
Kenapa harus dirinya??
Sedangkan kakak laki-lakinya Kim taeyeon, bebas mencari pacar atau yoeja.

Flashback end

Taeyeon memeluk dongsaeng kesayangannya itu dan mengusap-usap rambutnya.
“ mianhae Sunny.. oppa tidak bisa membantumu untuk hal ini. Kau tahu-kan bagaimana appa? Sekali bertindak tak bisa satu orangpun melarang apa lagi mencegah. Oppa berdoa semoga namja yang dijodohkan denganmu itu baik. Kalau tidak oppa akan membantu untuk menolak perjodohan ini.
“ nee..oppa sudahlah..lupakan..aku lelah..aku mau tidur” ucap sunny dan berjalan menuju kamarnya meninggalkan oppa kesayangannya itu.
Taeyeon hanya melihat sunny dengan sedih. Bagaimana bisa seorang kakak melihat dongsaengnya seperti itu. Seharusnya dia bisa tersenyum, gembira atau mungkin sekarang dia mempunyai seorang teman untuk diajaknya belajar bersama atau pergi jalan-jalan. Sayangnya itu tak terjadi.

Keesokan harinya….

Haii,,,yoejaa manis..”ujar sooyoung yang tiba-tiba mengagetkan sunny yang sedang berjalan menuju kelas.
Sunny hanya diam dan terus memandang aneh sooyoung
“ yoeja manis…kok diam? “goda sooyoung
“aishhh..apa maumu? Jangan ganggu aku..ganggu saja orang lain” ketus sunny dan berjalan melewati sooyoung..” ahh dasar orang aneh. Dia itu namja apa yoeja sih? “gumam sunny

Entah kenapa Sooyoung selalu menggoda Sunny. Sunny benar-benar tak bisa berfikir kembali bagaimana caranya menghindar darinya.  Apalagi ketika seongsangnim memberikan tugas kelompok dengannya. Semakin tak bisa terhindarkan.
Sunny berjalan menelusuri lorong sekolah. Sooyoung mengikuti dari belakang. Entah kenapa sooyoung seperti menurut dengan sunny. Padahal sunny tak melakukan apapun padanya. Aneh..!!
“Yaa..! kenapa kamu mengikutiku terus huh??? “ sunny kesal dengan kelakuan aneh sooyoung.
Sooyoung hanya bersiul seperti tak mendengar sesuatu. Sooyoung mengikuti setiap langkah kaki sunny. Sunny mendengus kesal karena kelakuan sooyoung.
“aishh…apa maunya..” gumam sunny
“isshh….maumu apa sih? Sampai kapan kau akan mengikutiku
“ sampai kapanpun “ ujar sooyoung
“are you crazy??
“yes iam crazy because of you “ jawab sooyoung
“ahh whatever…” sunny pergi begitu saja dari hadapan sooyoung dan sooyoung tetap mengikutinya dari belakang
dan sooyoung terus menggoda sunny disekolah.

sunny berfiki keras dirumahnya. Bagaimana caranya menghindari sooyoung. Sunny bingung apakah sooyoung itu namja apa yoeja.
Sunny mengacak-acak rambutnya.
“hey..kenapa kamu saeng?´taeyeon menepuk pudak saengnya
“engg..oppa…aniyaa gwecanaa “ ucap sunny
“ benarkah? Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal. Apa ini tentang namja?
Apa kamu menyukai seseorang?? “ goda taeyeon.
“aishh..oppa..aku tak menyukai siapapun, apa lagi namja “teriak sunny
namun tiba-tiba sang apa muncul entah dari mana .” NAMJA??? Siapa yang suka dengan namja?? Sunny.. apa kamu sedang pacaran?
“Appa…aa..akuu tak pacarann..akuu tak punya pacar appa” jawab sunny dengan gugup
“ apa kamu jujur? “ selidik sang appa
“ appa..aku masih ingat perkatataanmu tentang perjodohan itu “ ucap sunny
“baguslah..appa harap kamu bisa menuruti keinginan appa. Dan kamu Taeyeon.. jaga adikmu dan kamu juga tidak boleh bermain-main dengan wanita “ ujar mr.kim dan pergi begitu saja
“GLEEEEKKK….Taeyeon menelan ludahnya. “kenapa aku jadi kenaa…
taeyeon melihat wajah sunny berubah murung. Dan melangkah pergi begitu saja dari hadapannya
“ kasihan dia..”gumam taeyeon

@school

dikelas semua siswa sedang heboh membicarakan guru baru. Bukan heboh karena gurunya tapi kehebohan yang nanti akan dibuat sooyoung.
“selamat siang anak-anak..perkenalkan ini guru baru kalian. Semoga senang dengan guru baru kalian.
Singkat cerita. Setelah sooyoung melihatnya, emosi sooyoung tiba-tiba memuncak. Sooyoung mengepalkan tangannya kuat-kuat.
Ketika sang guru menjelaskan sooyoung tiba-tiba mengoceh tak jelas. Semua ocehannya itu penuh amarah dan emosi. Namun terkadang dia pergi begitu saja tanpa pamit. Sunny yang melihat merasa heran. Apakah dia sakit? Tapi kenapa melihat sang guru dengan penuh amarah?

Sunny menyusuri lorong sekolah. Mencari seseorang yang membuatnya semakin bingung dengan kejadian dan sikap yang mendadak berubah seolah-olah tyerjadi sesuatu yang besar dan mengerikan. Ketika sebuah belokan lorong, sunny melihat seseorang yang ingin dia temui. Namun ketika semakin dekat dengannya, tak sengaja mendengar percapakanny dengan seorang guru. Namun percakapan itu bukan layaknya guru dengan murid. Tapi seorang penjahat dan pendendam.
Apa yang sebenarnya terjadi? Bunuh?? Siapa yang dibunuh? Siapa yang membunuh?? Balas dendam? Ahhhkkk…aku semakin  bingung dengan semua ini..” pikiran sunny berkecamuk. Begitu lama suny bekecamuk dengan pikirannya, sehingga dia tak sadar bahwa percakapan itu berakhir. Sunny yang menyadari itu, langsung gelagapan mencari tempat persembunyian atau kabur dari tempat itu secepatnya. Namun kecerobohannya membuat sebuah tong sampah terjatuh. Seseorang itu kaget. Dan cepat-cepat menjauhkan dirinya dan melihat apa itu. Sunny cepat-cepat menjauh.
“ kenapa kau disini??
“emm.aku sedang mencari..ehh maksudnya aku mau keperpus. “ sunny gugup[ dan berusaha membuat alasan. “ kamu kenapa disini soo??
Sooyoung terdiam dan memandang aneh sunny “ apa dia mendengar percakapab tadi? Ahh..mana mungkin. Tapi aku harus waspada kepadanya” gumam sooyoung dan beranjak dari hadapan sunny tanpa melihatnya.
“huhhh..amaann..” ujar sunny sambil mengelus-elus dadanya?.
Tapi pikirannya kembali mengingat hal yang dia alami. Kenapa sooyoung seperti itu?? Apa yang terjadi? Kenapa dia benci dengan park seongsangnim?
Ahhkk..suatu saat nanti aku akan mengetahui semuanya.” Gumamnya dan beranjak dari tempat itu.

Setiap hari ketika sunny menyapa sooyoung. Sooyoung hanya diam. Dan menghindar. Apa yang terjadi? Apa salahku? Setahuku aku tak punya salah padanya.
“akkkkk….kenapa aku yang kebalik sekarang?
Kenapa aku mengejarnya? Ahh memangnya siapa dia??
Pusinggg…” sunny seperti orang gila yang kehilangan arah.

TaeSun Home…

Sunny..”panggil taeyeon pelan.
“iya Oppa??waeyo?
“ akhir-akhir ini kamu terlihat bingung, apa ada masalah?
Sunny mengenyitkan keningnya “ kenapa?? Masalah?tidak..”jawab sunny singkat dan meneruskan kegiatannya didepan laptop.
“ ahh ..jangan bohong..kamu pasti sedang jatuh cinta kan? Atau patah hati “ bisik taeyeon.
Sunny menatap oppanya tajam. Seketika taeyeon menjauh darinya. “hehhe..peace bunny “ taeyeon menaikkan kedua jarinya membentuk tanda V…
Sudahlah oppa aku sibuk belajar, jangan ganggu aku..
“ahh..aku belum selesai..lagi pula aku mau menemani dongsaeng kesayanganku dulu “  ujar taeyeon menggoda sunny.
“oh iya bunny..kau cantik diruma tapi mm..jelek diluar hahaha..kau aneh..”celetuk taeyeon yang sukses mendapat pukulan dikepalanya..
“awww…bunny..kenapa kau memukul oppamu yang paling imut ini “ taeyeon mengusap-usap kepalanya.
Iahh…berisik..”ujar suny sambil pergi membawa lappynya..
“kenapa dia?? Apa dia sedang haid?? Punya dongsaeng aneh itu sulit..ckckkc…”bingung taeyeon.

Sooyoung,,…..
“seseorang yang dipanggil namanya menoleh kearah sumber suara..
“hosh..hosh…dipanggil nyahut kek..capek tau cari-cari kamu..”protes sunny
sooyoung hanya memandang aneh sunny..
“kau kenapa sih..sudah sebulan lebih sikapmu aneh. Sejak guru baru itu datang kesekolah ini, kau aneh. Dan aku sering memergokimu bersikap aneh padanya. Marah, benci itu yang kamu lakukan setiap hari. Apa aku boleh tahu??

Sooyoung tetap terdiam. Dan tiba-tiba beranjak dari hadapan sunny. Namun sunny langsung menggenggam tangannya erat. “ sooyoung..”bisik sunny pelan.
Sooyoungpun diam dan menghadapkan dirinya. Sehingga mereka berdua saling tatap mata dan saling terdiam.
“sampai kapan kau akan menggenggam tanganku? “ujar sooyoung
sunny yang tersadar langsung menoleh kerah tangannya dan melepaskan genggamannya.
“mianhaee..aku..hanyaa…”sunny langsung pergi dari hadapan sooyoung.
“dasar yoeja aneh…tapi aku suka..” sooyoung tersenyum dan mengusap-usap tangannya bekas genggaman sunny.

Ketika sunny sedang berada perpustakaan sekolah, dilihatnya banyak teman-temannya berlari menuju aula sekolah. Terfikir olehnya apa yang terjadi sehingga semua siswa berlarian kerah sana..sunnypun ikut menuju keaula. Menerobos kerumunan anak-anak dan betapa terkejutnya sunny ketika melihat perkelahian sooyoung dengan guru baru itu.

“kau manusia setan..kau pantas mendapatkan ini.
“BUKKK…ini untuk ummaku…
“BUKK….ini untuk Appaku..
BUKK…ini untuk adikku
Dan ini.. untuk keluargaku yang kau bunuh..
Sooyoung menmukul wajah guru itu bertubi-tubi ..
“akan kubunuh kau seperti kau membunuh keluargaku bajingan…”teriak sooyoung penuh dengan amarah.
Semua murid berteriak, menutup matanya.,.
Sunny tak percaya apa yang dilihatnya. Bukan seperti sooyoung yang dia kenal. Marah, sangat pemarah dan pendendam…

Sang guru terkapar tak berdaya berlumuran darah..
“HENTIKAN INI CHOI SOOYOUNG-SSHI..”teriak sang kepala sekolah.
Perbuatanmu sudah tak bisa diampuni lagi.”

“cih..perbuatan apa maksudmu pak kepala sekolah yang terhormat? Justru aku sedang menghukum seorang pembunuh bajingan. Kau tahu..hidupku seperti ini karenanya.
“jangan berkata tanpa bukti dan berdalih..”MULAI SEKARANG KAU DIKELUARKAN DARI SEKOLAH” emosi sang kepala sekolah memuncak.
“silahkan saja..aku tak takut. “ choi sooyoung menelepon polisi dan pergi setelah puas membalaskan emosinya.

Sooyoung…”panggil sunny dan berlari mengejarnya. Sooyoung diam dan terus berjalan. Sudah lama sunny mengikuti kemanapun sooyoung pergi.
Soo :“aishh,,,sampai kapan kau akan mengikuti terus huh??
Sun :“sampai kamu menjelaskan semuanya. Kamu kenapa? Sebenarnya apa yang terjadi?
Soo : “apa urusanmu? Apa penting bagimu..
Sun “iya…kenapa memang??
Soo : “sudahlah pulanglah kerumah..
Sun :“tak mau..
Soo : “ishh…apa maumu…
Sun :“aku bilang jelaskan..aku temanmu kan?
Soo : taulah..
Sooyoung terus berjalan sampai Dia didepan rumahnya dan sunny terus mengikuti.
“apa kau juga ikut masuk juga?? Atau jangan-jangan kamu menyukaiku?? “ sooyoung menyipitkan matanya kerah sunny dan sedikit menunduk
“hey,,apa-apaan ini? Suka padamu? Pedemu gede juga..aku hanya ingin berteman denganmu saja. Memangnya tak boleh?”sunny menyilangkan tangannya didada?
“ahh kau berdalih. Bilang saja iya. Repot amat “
“ishh..terserahlah…”sunny meninggalkan sooyoung begitu saja.
Sooyoung tersenyum dan masuk kerumahnya.

“huh,,,apa-apaan dia. Saat seperti ini bisa-bisanya dia bersikap seperti itu?
Apa dia tak memikirnya bagaimana masalahnya dan sekolahnya?
Haahh…”dasar aneh..”sunny mengrutu dan akhirnya sadar bahwa dia salah jalan dan tak tahu harus bagaimana.
“ottoekeee..???
aku tak tahu jalan..aku harus bagaimana??
Ini dimanaa?.”sunny bingung mencari jalan. Stelah lama akhirnya dia duduk ditepi jalan.
Tiba-tiba sebuah motor sport berhenti didepannya.
Seorang pengendara itu membuka helmnya. “ sampai kapan kau akan disini??
Ternyata dugaanku benar. Pasti kau tak tahu jalan kan? Ayo naik aku antar”
Sunny hanya diam memandang seseorang didepannya.
“hallooo..mau pulang tidak??
“aish…kau..ini semua gara-gara kau youngie..”ucap sunny kesal
“youngie??”sooyoung memiringkan kepalanya
“yah..aku memanggilmu youngie..kenapa?
“tidak…panggilan yang bagus..ayo naik aku antarkan “
“sejak kapan kauu..seperti ini?? Apa kau bisa mengendarai motor? Aku belum mau muda “ ucap sunny
“aish…naik atau kau kutinggal”sooyoung mulai kesal dengan keanehan sunny
“iyaa..iyaa…tapi hati-hati “ sunny pun dibonceng sooyoung hingga didepan rumahnya.
“thanks youngie..
“okay babe “ sooyoung tersenyum dan pergi begitu saja
“what?? Babe..??? u,u
dia gilaa “ sunny menggelengkan kepalanya.

Setelah seminggu sooyoung dikeluarkan..
Kenapa aku malas sekali datang kesekolah?? Aku merasa sendirian..tapi memang sebelum perasaan ini muncul bukankah aku sendirian yah???
Kenmapa sejka tak ada youngie aku merasa kesepian??
“signn… aku akan kerumahnya sekarang “ sunny segera melangkahkan kakinya menuju rumah sooyoung.
Ting tong…bell rumah berbunyi ketika sunny menekal bell itu.
Seseorang membukakan pintu rumah itu.
“anyeonghaseo .ini rumah choi sooyoung-kah??sapa sunny
“ohh.benar..aggashi ingin bertemu dengan  majikan saya?” jawab sang pembantu
“iyaa ajumma..apa dia ada dirumah??
“ohh..iya silahkan masuk..
“nee ajumma kamsahamnidda..
“sebentar saya buatkan minum dan saya panggilkan “

“ternyata rumahnya besar dan luas. Tapi sepi. “batin sunny
soo : “untuk apa kau kesini???
Sun : menjengukmu. Tak boleh? Bagaimana kabarmu??
soo : yah seperti yang kau lihat sekarang.
Sun : “sembari mengeluarkan semua isi tasnya.”oh ya. Aku sudah membawakan semua bahan pelajaran kita selama seminggu ini. Karena kamu sudah banyak ketinggalan pelajaran jadi aku memcatat semuanya.

Sooyoung menatap aneh gadis yang ada didepannya. “untuk apa kau susah-susah melakukan ini?bukankah aku sudah dikeluarkan?
“aish…walau aku baru mengenalmu, tapi aku yakin kamu seseorang yang baik dan ada alasan kuat kau melakukan hal itu “ujar sunny mantap.”kau tak sibuk kan? Ayo belajar
“aku ngantuk..mau tidur “ucap sooyoung
“aishh..tak ada waktu. Cepat belajar “ sunny menarik tangannya dan ikut duduk.
“aish..arra…arra..aku ambil buku dan peralatan lainnya.
“kenapa aku nurut dengannya?padahal..aishh…sudahlah..”sooyoung bergumam sendiri merasa kebingungan.

Tak terasa malam tiba. SooSun yang kelelahan tertidur, namun beberapa saat sooyoung terbangun. “hoaam….sudah malam ternyata.”sooyoung memandangi sunny yang tertidur pulas. “ternyata dia cantik kalau dilihat dari dekat…” sooyoung melepas kacamata sunny dengan hati-hati. Dia lebih cantik seperti ini.
“hey,,ini apa?? Sooyoung melihat tompel yang ada dipipi kanan sunny.
“palsu?? “kaget sooyoung.

T. B.C

Iklan

BE MINE [Chap 8]

 


 

 

Auhtor              : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast        : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre               : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated               : T = Teenager

Length              : Chaptered

Disclamer         : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning           : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Plagiator..!!!

 

 

Sunny~sshi..” teriak sooyoung dengan nada amarah.

Sunny takut dengan sikap sooyoung. Sooyoung melangkah kerahnya dan menariknya, kemudian menghempaskan tubuh sunny ke sofa. Kau mulai berani denganku huh” ujar sooyoung dan melempar beberapa lembar foto kearahnya. Sunny memungut dan melihatnya begitu kaget.

“ ini…ini tidak seperti yang kamu lihat.” Gugupnya

“ tidak apa? Sudah jelas kamu denganya. Alasan apa lagi yang mau kamu katakan huh “ sooyoung mendekati sunny dan langsung menggendong tubuhnya. Sunny berontak dan berteriak. Namun sooyoung tak menggubrisnya. Setelah sampai dikamar sooyoung menghempaskan tubuh sunny dan langsung menindih tubuh sunny.

“ jeball..jangan lakukan ini “ sunny memohon dan menangis.

“ kenapa huh..? jika dia menciumu kenapa aku tak bisa melakukan lebih padamu?”soyooung berusaha mencium sunny.

“ hiks,,jebal..sooyoung~sshi…itu tidak seperti yang kamu lihat “ sunny menangis ketakutan

Ketika mata mereka bertemu, sooyoung menatap mata sunny lekat-lekat, dilihatnya mata indah sunny tanpa dosa seperti ingin mengatakan” jangan sakiti aku”…karena terpesona dengan matanya dan jantungnyapun berdetak tak karuan, sooyoung melepaskan sunny dan berjalan mundur tanpa mangalihkan pandangannya kearah sunny.

 

“arghhh…otteoo….kenapa aku …ahhh,hampir saja..apa aku….ahh tidak..tidak…tidak mungkin aku menyukainya..”sooyoung menjambak rambutnya seperti orang stress.

 

Sunny duduk diranjang sembari memeluk lututnya sambil menangis.

“umma..aku takutt,,”sunny terisak ketakutan. Andai kejadian ini benar-benar terjadi, dia tak bisa membayangkan bagaimana nanti hidupnya.

 

TaeNy….

 

Tae oppa untuk apa menyuruhku kemari ? tiffany bingung untuk apa taeyeon menyuruhnya ke taman sekolah saat semua murid sudah pulang.

Heemm..ituu sebenarnya fany..”taeyeon gugup

“itu apa oppa?? Oppa tidak mikir macam-macam kan?? “ tiffany curiga

“omoo,,aniyaa aku tak mikir seperti itu. Aku,aku…” taeyeon semakin tak bias mengusai dirinya. Jantungnya seakan mau lepas.

“oppa….katakan “ tiffany tak sabar

“heem..sebenarnya aku mengajakmu kesini karena..” taeyeon berlutut dan memberikan bunga ketiffany “ Hwang Tiffany.. Would you be my girlfriend??

“tiffany seakan tak percaya, taeyeon menyatakan cintanya. “oppa aku bermimpi kan?”tiffany mencubit pipinya.

“aww…sakit oppaa “ tiffany tersadr dan mengelus-elus pipinya

“ ini nyata fany “  taeyeon hanya tersenyum. Lalu bagaimana???

“bagaimana apanya ya “ tiffany memasang tampang bloonnya.

Taeyeon menggeleng-gelengkan kepalanya “ bagaimana kau mau menjadi pacarku?

“oppa sungguh-sungguh? Oppa tidak bermaksud mempermainkan aku bukan?

“sungguh tiffany, aku benar-benar mencintaimu. Ini pertama kalinya untukku bias merasakan hal ini. Aku sendiri tak tau. Mungkin memang benar ini cinta. Kamu bias pegang janjiku. Jika aku mempermainkanmu. Aku akan menerima semua konsekuensinya.” Taeyeon berusaha meyakinkan tiffany bahwa dia benar-benar tulus.

“ nae oppa…yes I do..”aku juga menyukaimu..oppa…

Taeyeon memandnag tiffany dengan wajah berbinar-binar” jinjja??

Tiffany mengangguk malu

“ gomapta tiffanyyy “ taeyeon mmeluk tiffany erat

“uhukk..oppaaa aku bisa kehabisan nafas

“ehh mianhaee tiffany, mulai sekarang kita pacaran dan aku akan berusaha tidak membuatmu sedih.

 

Akhirnya dua sejoli itu bersatu…

 

 

Soyoung Pov

 

“ ahh apa yang aku pikrkan..!! aku pusing..kenap aku smapai kejam padany? Ahh molaa..molaaa “ sooyoung teriak-teriak sendiri dirungan tamu. Mengacak-acak rambutnya sendiri. Teringat kembali akan mimpi bertemu Umma dan semua nasehat umma.

Jujur jika bukan karena umma meningalkanku dan appa seperti itu, aku mungkin tidak akan seperti ini.

“ Baiklah.umma..aku akan menurut dan mengikuti nasehatmu umma. Aku akan berubah demi dirimu dan hidupku.

Juga demi wanita itu yang kini menjadi istriku. “ batinnya.

Sooyoung membuka dompetnya dan meraih selembar foto. Dia sesungguhnya cantik dan mempessona. Sungguh aku baru mengetahui dia itu sangat cantik, bukan luarnya saja tapi dalamnya.

‘astagaaa apa aku mencintainya??” perasaan soyoung berkecamuk. Menatap foto sunny dengan penuh makna dan menyimpannya kembali kedalam dompet dengan hati-hati.

 

Normal Pov

 

Seseorang masuk kerumah dan sudah berada didepan sooyoung.

Sooyoung melihatnya tampak sedikit terkejut. “ appa…sejak kapan kau datang?

“kenapa memangnya? Bagaimana kabarmu juga gadis itu? Apa kau sudah menyiksanya? “tn.choi sedikit menajamkan matanya.

“selalu begitu? Menanyakan hal yang tak penting. Anak sendiri sampai tak ditanyakan. Siall..” gumam sooyoung.

“wae? Pulang hanya menanyakan hal itu? Sudahlah aku capek “ sooyoung berdiri dan beranjak menuju kamarnya.

“hey choi sooyoung..sejak kapan kau mulai tak sopan dengan ayahmu sendiri “ teriak tn.choi

“dan sampai kapan kau akan benar-benar menganggapku tn choi “ teriak sooyoung

“ sejak kapan kau membentakku? Apa gadis itu menyuruhmu?

“ sejak aku mulai bosan dan tak mau disuruh dirimu lagi. Aku bosan.. aku bosan appa. Kau tak pernah menganggapku sebagai anak. Aku hanya robot bagimu yang bisa kau suruh. Sejak umma meninggalkan kita, kau mulai berubah. Aku butuh kasih sayang bukan jadi pesuruh dirimu. Dan aku berubah dan menjadi seperti sekarang ini karena ulahmu “ sooyoung mengeluarkan unek-uneknya

 

Tanpa diketahui sunny melihat pertengkaran keluarga choi itu. Jadi ini sebabnya sooyoung menjadi seperti itu.

 

YulSic….

 

Sica tunggu aku..” yuri setengah berlari mengejar Jessica di malam yang dingin

Sebenarnya kedua insan ini mau kemana sih =,=

Jessica terus berjalan tanpa menghiraukan yuri. Wajahnya terlihat kesal.

“haishh kenapa namja babo itu terus membuntutiku??

Apa sih maunya dia. “ rutuknya

 

Jessica berhenti secara tiba-tiba yang membuat yuri tak bias menghentikan langkahnya dan akhirnya menabrak tubuh Jessica.

“ouchhh…kamu kenapa sih..aku ga ngerti sama kamu. Maunya apa coba “ ujar Jessica dingin

“mm..mian..aku ga sengaja abis km berhenti mendadak sih “ yuri mulai takut dengan sikap Jessica

“ sica menatap yuri tajam “ kenapa kamu mengikutiku terus? Aku bosan diikuti dirimu terus..

“ aku Cuma takut km kenapa-kenapa. Lagian ini sudah malam, tak baik untuk wanita sepertimu “ ujar yuri

“ sudah berapa wanita kamu gombalin dna ikutin  hah?

Aku tak akan kena jebakmu Kwon Yuri “ bentak sica

“ ga pernah. aku ga pernah lakuin hal ini sebelumnya dan aku sudah berubah Jessica Jung. Satu hal, walaupun aku suka gombal atau apapun itu hanya bercandaan dan tak pernah aku main-main dengan yoeja. Karena aku tau ibuku juga seorang yoeja. Jadi aku tak bisa menyakiti seorang yoeja” tegas yuri

“terserahmu..paling itu Cuma kata-katamu merayuku” acuh Jessica dan pergi keseberang jalan.

Namun tiba-tiba…

“Jessicaaaaa…….”teriak Yuri kemudian berlari kearah Jessica.

“Aaa……”teriak jessica

Tiiiitttttt,..

BRAKKKKK…

 

“Yuri~aahhhhh “ teriak Jessica

 

 

 

Wajah sunny kelihatan takut. Dia takut kedua anak dan ayah itu menyiksanya kembali.

“ heh gadis sialan.. jangan mencoba berani kabur atau macam-macam denganku jika keluargamu juga dirimu mau selamat” ancam tn.choi membuat sunny snagat ketakutan dna hanya bisamenundukkan kepalanya.

 

“ YA..Sooyoung bawa dia dan terserah kau mau apakan dia “ perintah tn.choi kepada anaknya.

Tanpa aba-aba lagi sooyoung segera menyeret sunny ke kamar kembali

“ ampun..jangan sakiti aku lagi “ mohon sunny

“ sooyoung hanya diam dan terus menyeret sunny paksa.

Setelah sampai dikamar sooyoung mengunci pintu kamar dan mendekati sunny. Sunny hanya bisa pasrah dan menangis.

 

Namun tiba-tiba sooyoung berlutut dan menangis dihadapan sunny. Sunny tampak terkejut. Dia kira dirinya akan disiksa lagi. Namun sunny sendiri bingung kenapa sooyoung bersikap seperti itu?

“ Lee Sunny.. Jeongmal mianhae..jeongmal mianhae atas perbuatanku selama ini. Sikapku, perkataanku dan hingga sampai menyakitimu. Aku sungguh bodoh melakukan itu. Padahal kamu sama sekali tidak pernah jahat padaku. Aku bodoh melakukan itu dan aku bodoh mengikuti perkataan orang tua itu (appanya sendiri). Sungguh aku minta maaf atas perbuatanku dna sungguh aku sudah mulai berubah sekarang. Aku takut eommaku semakin marah dan sedih jika aku terus  bersikap seperti ini.” Sooyoung menangis dan memeluk kaki sunny

“ sunny hanya diam dan air matanya mengalir semakin deras. Dia tak tahu harus bagaimana. Antara senang atau sedih mungkin terharu. Apakan sooyoung benar-benar akan berubah?

“ sekali jeongmal mianhae sunny. Maafkan aku” sooyoung terisak semakin keras.

“ bangunlah oppa..

“andwee..sebelum kamu memaafkan aku. Tapi mungkin perbuatanklu tak bisa dimaafkan. Itu sudah cupuk keterlaluan. Aku seharusnya sudah km laporkan kepolisi” ujar sooyoung.

“soo oppa..stand up “ sunny membantu sooyoung berdiri.

Tapi sunny..mohon maafkan aku “ isak sooyoung

“ bangunlah dulu..” sunny mengajak sooyoung duduk diranjang. Dan mereka saling tatap.

(haaeeemmm…XD)

 

“sunny maafkan aku “ ucap sooyoung

“ sudah berapa kali oppa mengatakan itu?” ekspresi wajah sunny datar

Sampai kamu benar-benar memafkan aku” ucap sooyoung tertunduk

“hhh…sunny menghela nafas beratnya. Aku sudah memafkan dirimu oppa sejak dulu.

“ sooyoung mengangkat wajahnya dan melihat sunny” jinjja? Tapi semudah itu kamu memaafkan aku sunny

“ tapi aku sudah memafkan kamu oppa, sudah lupakan yang dulu. Jika kamu mau benar-benar berubah berjanjilah tak akan melakukan perbuatan buruk lagi. Dan minta maaflah kepada semua orang yang pernah kamu sakiti” ucap sunny

“ jeongmalyo?? Jeongmal gomaweo sunny” aku berjanji akan melakukan apapun yang terbaik, tak akan mengulangi kesalahanku. Dan aku akan membantu kamu juga keluargamu sunny” jawab sooyoung

“ nee oppa.tapi kenapa kamu mendadak berubah?? Sunny heran

“ itu…karena ummaku.” Sooyoung kembali menunduk

“Umma?? Kalau boleh tau dimana Ummanya oppa?

“ Beliau sudah tiada.” Sooyoung mengubah ekspresi wajahnya kembali sedih.

“mianhae oppa.aku…” belum sunny melanjutkan kata-katanya sooyoung memotongnya

“ anhy sunny kamu tak salah.” Ummaku meninggal ketika aku masih duduk di bangku SMP. Sejak saat itu aku berubah menjadi seperti ini. Nakal, bandel dan jahat. Karena pria tua itu juga. “ sooyoung penuh emosi.

“sttt..oppa..jangan berkata begitu. Tak baik. “ mulai sekarang lakukanlah hal yang baik, berfikirlah yang baik “ sunny tersenyum kepada sooyoung.

 

Sooyoung Pov

 

“ omoo senyumannya..baru pertama aku melihatnya.

Sungguh mempesona. Ottoekke?

Jantungku serasa ingin keluar. Dia itu begitu cantik. Apa aku benar-benar menyukainya??

Aku selalu ingin melihat wajahnya seperti ini. Sungguh teduh” batinku

Sunny melambaikan tangannya didepan wajah sooyoung.”oppa…oppaa..Gwechanaaa” ucap sunny

 

Normal Pov

 

Oppa..Gwechanaaa” sunny melaambaikan tangannya didepan wajah sooyoung seketika sooyoung langsung tersadar dari lamunannya.

“ohh..aku tak apa sunny. Sekali lagi terimakasih sudah memaafkan aku. Aku berjanji akan membantumu dan keluargamu sebagai permintaan maafku” ujar sooyoung mantap

“nee oppa sudahlah..sudah cukup minta maafnya” ucap sunny

“ kamu begitu baik sekali. Seperti dewi “ gumam sooyoung

“ appa oppa??

“ahh any..gwechanaa “ sooyoung tersenyum.

“ohh iya sunny. Jika didepan appaku dan yang lain kita berpura-pura saja. Kau tahu mata-mata appaku banyak jadi aku tak mw rencanaku ini gagal “ ucap sooyoung

Sunny mengerti dengan ucapan sooyoung hanya membalas dengan anggukan.

 

Umma..Doakan aku..

Umma..Saranghaeyo…

“Batin Sooyoung

 

TBC….

 

 

Sampai sini dulu yah para Readersku tersayang..

mianhae lama soalnya aku sibuk hari raya + sakit = apadeh

kekekeke

thanks udah pada nunggu n setia

aku terharuu..:’)

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~4


A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part4/+18/eveel

 

Tak seorangpun tahu sebenarnya Sooyoung sangat mencintai dan menyayangi nuunanya sendiri, Sunny.

Bukan perasaan adik ke kakak tapi perasaan namja ke seorang Yoeja. Itulah alas an kenapa sooyoung selalu mengganggu kencan sunny dengan hyoyeon atau namja lain tidak boleh mendekatinya.

Namun sunny tidak tahu hal itu dan siapapun juga. Karena sooyoung sangat pandai menyembunyikannya dari semua orang. Apa lagi dengan sifat dan kelakuannya itu. Siapa yang tahu bagaimana dia sebenarnya.

Sooyoung berkeliling kelas dan tempat disekolah setelah kelas usai. Sepertinya dia mencari sesuatu.

“ Yul Kau tahu dimana sunny” ucapnya

“ tuh diaa “ yuri menunjuk kerah ornag yang dimaksud.

Sunny sedang bersama pasangan Taeny, seohyun dan Hyoyeon.

Sooyoungpun berlari menghampiri sunny.

“nuuna ayo kita pulang” ajak sooyoung.

“ aku tak mauu..kau mengganggu saja. Aku akan pulang sama mereka” tolak sunny

“ Ya..nunnaa pulang sekarang.. appa menyuruhku pulang denganmu” sooyoung mulai tak sabar.

“ishhh ,,kau bilang tak mau..” sunny kesal dengan sooyoung

“ baiklah kalau begitu. Tiba-tiba sooyoung menggendong sunny dan membawanya.

“Ya..Sooyoung turunkan aku…!!” sunny memukul punggung sooyoung. Semua siswa melihat dan hanya heran. Sahabat sunny juga hanya diam tak bisa mencegah.karena mereka tahu bagaimana sooyoung itu.

“ sooyoung turunkan aku sekarang..!!! “ teriak sunny

Sooyoung tidak menjawab dan langsung memasukan suny ke mobil lalu pulang kerumah.

Sesampai dirumah sunny langsung turun dan membanting pintu mobil dengan keras.

Sooyoung hanya tersenyum melihat kelakuan sunny.

“ nuuna..tunggu aku,,,” teriak sooyoung

“sunny tak menjawab karena kesal dengan sooyoung.

“ nuunaa..” sooyoung menarik dan memgang tangan sunny erat

“ishh apaan kamu.. kenapa berbuat seenaknya denganku..” kesal sunny

“ mm…kenapa? Aku suka “ sooyoung hanya nyengir

“ lihatlah wajah menyebalkanmu itu.”

“ kenapa? Wajahku tampan?? “ sooyoung mendekatkan wajahnya kesunny dan tersenyum,. “ tampankah nuuna?


ishh,,kau aneh..” sunny kelihatan gelagapan.” Sana menjauh..” sunny pergi menuju kamarnya.

“you are will be mine nuuna” batin sooyoung dan tersenyum evil.

“kau merasa aneh dengan hubungan sooyoung dan sunny yul hyung?? Ucap yoona

“mm..aneh bagaimana Yoong?” heran yul

“ sooyoung menatap sunny seperti ada sesuatu. Tatapannya berbeda. Sikapnya juga’ jelas yoona

“mm..aku rasa iya..tak mungkin kan kalau yoongie suka dengan nuunanya sendiri” yuri kelihatan berfikir.

“ iya sih hyung, tapi yang jelas aku merasa aneh dengan sikapnya akhir-akhir ini setelah mengenal sunny nuuna” tambah yoona

“ sudahlah biarkan saja apa maunya. Kau tahu sooyoung kan??

“hh..ohh ya..bagaimana hubunganmu dengan jessica nuuna?? “ tanya yoona

“mm..baik hehe..dia cantik dan aku rasa aku mulai sangat mencintainya “ yuri nyengir

“wahh…setelah lulus nanti lamarlah dia. Jangan sampai namja lain mendahuluimu” goda yoona

“ hahaha…itu yang akan aku lakukan yoong” yuri tertawa puas.” Bagaimana denganmu??dengan yoeja itu “ yuri merapatkan matanya dan menyenggol tangan yoona

“hehhe,,itu hyung “ yoona menggaruk kepalanya.” Aku sudah menembaknya. Tapi, dia bilang setelah lulus kuliah baru bisa. Aku juga akan menunggunya. Dia wanita yang mempesona “ yoona mulai menghayal wajah seohyun.

“setelah kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Aku akan melamarnya “ ujar yuri dengan mantap

“ aku juga hyung…” tambah yoona dengan semangat.

Beberapa bulan kemudian pesta kelulusan di Seoul University dilaksanakan.

Yuri, Jessica, Sunny, Sooyoung dan Yoona bekerja diperusahaan ayahnya. Taeyeon bekerja sebagai arsitek, cita-citanya sejak dulu tercapai. Hyoyeon menyandang gelar dokter dan bekerja disebuah rumah sakit terkenal si korea.

Tiffany membuka dan menjalankan sebuah butik. Seohyun  menjalankan bisnis restorant keluarganya.

Semua telah mendapatkan impian dan jalan masing-masing. Walaupun sibuk bekerja mereka semua masih sempat untuk bertemu. Sesekali berbincang-bincang melepas kerinduan.

SooSun Home…

Sunny baru pulang dari kantor. Wajahnya terlihat capek. Namun dia teringat akan sesuatu hal. “ Ya ampun hari ini ulangtahun umma..kenapa bias lupa..aku harus bagimana ya??

Hemm,,,aku akan buatkan dia kejutan.” Gumam sunny dan langsung mengganti bajunya.

 

Didapur sunny mempersiapkan semua bahan yang akan digunakan untuk membuat kue ulang tahun dan beberapa masakan. Sunny sibuk mempersiapkan semuanya. Tak beberapa lama sooyoung pulang dari kantor dan tak sengaja melihat Sunny di dapur. Karena penasaran sooyoung menghampiri sunny kedapur.

“ Sunny Nuuna lagi ngapain kamu?? Sepertinya sibuk sekali “ sooyoung penasaran.

“wae?? Tak ingatkah kamu hari ini hari apa?? “ sunny menjawab tanpa menoleh ke sooyoung.

“umm,,,hari selasa bukan?? “ sooyoung masang tampang bloonnya.

“ini hari ulang tahun umma..kau sebagai anaknya tak tahu “ sunny masih sibuk dengan pekerjaannya.

“oh..yaa..astaga aku sampai lupa..nuuna aku Bantu yah” ucap sooyoung

“andwee…nanti km merusak semuanya “

“yayaya,,nuunaa jebal..ya?? “sooyoung mendekatkan mukanya kearah sunny.

Ketika sunny menoleh keraah sooyoung….

Deg,,,,,,

Tatapan mereka bertemu..

Saling diam dan memandang..sunny mengedipkan matamnya beberapa kali.

Lalu…hyaaaaaaa…..

Sunny menjauhkan dirinya dari sooyoung..”Ya..apa yang kamu lakukan haaa??

“aku tak melakukan apapun. “ jawab sooyoung dengan santai.

“ishh,,kau…sana pergi mengganggu saja “ sunny kesal dan kembali melanjutkan pekerjaannya.

“ andwee..pokoknya aku mau Bantu dulu. Kalau tidak aku akan mengganggumu “ sooyoung melipat kedua tangannya didada.

“arraseyo..arraseyo…lagian aku juga lagi butuh tenaga..sana ganti bajumu..

Sooyoungpun berlari kekamar dan dengan cepat sudah mengganti bajunya.

“sunny yang mana mau dibantu?? Ujar sooyoung

“ya..cepat sekali kau..ehh,,apa? Kau memanggilku sunny tadi?? Tatap sunny

“ umm,,iya,,bukankah itu namamu? Ujar sooyoung santai

“heh..tak hormat kau. Aku lebih gede darimu panggil aku nuuna” ujar sunny

“andweee..aku tak mau,,sudah cukup memanggilmu nuuna..” tolak sooyoung

“ishh terserah..nihhh rasakan” sunny melempar tepung kemuka sooyoung. Alhasil muka sooyoung jadi penuh dengan tepung.

“ya…sunny~ahh..” sooyoung membalas perlakuan sunny.

Beberapa menit dapur berantakan.

“ hey lihat kerjaanmu..dapur berantakan dan belum satupun selesai. Sudah sekarang selesaikan sebelum umma datang..ujar sunny

Merekapun menyelesaikan pekerjaannya. Kue dan masakanpun selesai dalam beberapa jam.

“ahh,,cape..tinggal mengatur pesta kejutan buat umma..”kajja soo..kita rapikan ini semua setelah itu kita menata ini semua dan mandi. Setelah itu terakhir sambutan buat umma..” sunny bergegas akan mandi setelah membereskan semuanya.

 

“sunny..” sooyoung menggenggam tangan sunny kemudian menariknya kepelukan sunny. “ gomaweo buat semuanya nuuna..

Chuu..~

“sooyoung mencium pipi sunny. Alhasil sunny kaget dan diam. Sooyoung meninggalkan sunny yang terdiam dan meninggalkan sunny dengan senyum penuh arti.

 

YulSIc….

 

Sicababy..”panggil yuri

“Nee seobang..what happen?” Jessica menoleh dan duduk di sebelah yuri

“ aku sudah mendapatkan pekerjaan yang layak. Dan aku sudah berubah sekarang sica.”jelas yuri.

“lalu apa yul”? Jessica benar-benar tak mengerti dengan omongan yuri.

“aku mencintaimu Jung Jessica. Dan selamanya akan mencintaimu. Aku akan buktikan dan aku tak akan berbicara apa-apa. Aku mencintaimu sampai aku tak bernyawa lagi.

Yuri berlutut dihadapan Jessica dan mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah. Dan membukanya. Sebuah cincin terselip didalamnya.

“Jung Jessica..Would You Marry Me?? “ yuri menatap Jessica berharap mendapat jawaban yang pasti.

“ Yuri~ahh..” Jessica menetskan air matanya.

“ Sica..kenapa kamu menangis? Apa aku salah?? “ yuri cemas.

Jessica hanya mengggelengkan kepala. “ aku terharu Yul. Aku juga mencintaimu.

“lalu…” yuri menunggu jawaban Jessica.

“Yes I Do Kwon Yuri. I Can Be Your Wife..” ucap Jessica berkaca-kaca.

“JinjjaA?? “ yuri kaget.

“ ne..Kwon Yuri..

“Hyaaaaaaa…..Gomapta Jung Soyeon.” Yuri Memeluk Tubuh Jessica dengan erat.

“ Yul..aku bisa mati kehabisan nafas nanti “ ujar Jessica

“Ah Maafkan aku sicababy..aku terlalu senang. Terimakasih.. aku akan menjagamu semampuku. “ yuri tersenyum dan memandangi calon istirnya.

“Saranghae Jung Jessica..” yuri mendekatkan wajahnya kewajah Jessica. Semakin lama semakin dekat hingga tak ada jarak lagi diantara mereka.

Malam yang indah bagi pasangan YulSic itu…

Sunny duduk manis diruang tamu. Wajahnya menyiratkan kalalu dia sangat senang hari ini. Senyum-senyum terus dan tak tahu membayangkan apa..

“heh…kau sudah gila nun…” sooyoung membuyarkan segala lamunannya.

“heh..untung aku tak jantungan. Kalau iya aku bisa mati. “ sunny kesal

“jangan marah-marah gtu dunk sunny nuuna..jelek.. hehee..habisnya dari tadi senyum-senyum terus, kenapa? “sooyoung penasaran.

“umm,,,itu..sunny tersenyum kembali.

“sepertinya kamu sudah gila “ asal sooyoung.

“Ya..aku tak gila…” teriak sunny

“terus apa??

Tadi hyoyeon oppa melamarku.. nanti malam dia akan datang kesini bersama orang tuanya. Waaa..dia ternyata romantis sekali “ ujar sunny penuh arti.

Seketika wajah sooyoung berubah 180°.matanya berubah tajam. Dan ada emosi yang besar didalamnya. “ kau tak boleh menikah dengannya.” Ucap sooyoung

“Ya,,,kenapa tidak? Aku dan dia saling mencintai. Apa hubungannya denganmu “ sunny tiba-tiba kesal dengan ucapan sooyoung.

“pokoknya tidak boleh..” bentak sooyoung dan kemudian beranjak pergi.

Sunny mengikuti sooyoung. “ hey,,apa mksdmu hah? Terserah aku mau menikah dengan siapa. Bukan urusanmu “ teriak sunny.

Mendengar teriakan sunny, sooyoung menghentikan langkah kakinya dan berbarik menuju sunny.

“kau mau tahu kenapa aku tak suka kau dengan namja lain?? Hanya aku yang boleh memilikimu Sunny.

“apa?? Kauu gila..kau dongsaengku “ sunny kaget dengan perkataan sooyoung. Terlihat raut wajah sooyoung yang hanya memandang lekat sunny.

“ ya,,aku memang gila..gila karenamu sunny..aku mencintaimu sunny “dengan tatapan tajam sooyoung menatap sunny lekat-lekat.

“APA….!!!!..

Kau,,,”sunny tampak tidak menerima kenyataan dari mulut sooyoung. Berharap ini mimpi. Tapi sayangnya ini kenyataan.

“ kenapa Lee Sunny?? “ sooyoung mendekat kearahnya.

“ya..hentikan langkahmu..kau bukan sooyoung” sunny berjalan mundur

“aku sooyoung. Tapi bukan sooyoung sebagai adikmu. Sooyoung tetap melangkah.

“hey b..berhenti…” sunny mundur, namun terhenti ketika tembok menghentikannya. Sunny semakin panik. Dia pasrah.

“sunny..kau tahu..aku sangat mencintaimu sejak dulu. Namun sayang orantgtua kita menikah. Tapi aku akan tetap sengan pendirianmu. Hanya aku yang boleh menikahimu.

“ Sooyoung..kaau..”sebelum sempat sunny menyelesaikan kata-katanya, sooyoung lebih dulu membungkap bibir sunny dengan bibirnya..

OMG…Sooyoung mencium sunny..

Sunny kaget setengah mati. Dia hanya diam dan mengedipkan matanya berulang kali..naum beberapa detik kemudian..

“Hyaaaaaaaaaaaaaa….Choi Soyoung..apa yang kamu lakukan,,,,!!!” sunny berteriak dan menangis.” Aku membencimu…” sunny berlari kedalam kamar sambil menangis.

Sunny menangis didalam kamarnya. Sampai-sampai dia tertidur saking lelahnya menangis.

 

 

sebelumnya maav buat readers semua karena aku postiing kependekan.

bener deh aku ga tw itu pendek..hehehe..

maklum aku pendek..*apadah*

terimakasih atas semuanya..:D

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~2

 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part2/+18/eveel

 

“Ka..kau…” teriak Sunny seketika melihat namja yang sedang duduk didepannya.

“ehhh kamu sudah mengenalnya sunny?” Tanya tn.lee

“aa…aany..aku tidak kenal dengannya Appa “ sunny duduk dan berusaha menenangkan diri. Disaat itu Namja itu menatapnya dengan evil smilenya.

“ Sunny…kenalkan ini calon Umma dan Calon Dongsaengmu..” tn.lee memperkenalkan calon keluarga barunya ke anak kesayangannya.

Anyeong sunny, mrs. Choi imniida dan ini Anak saya Choi Sooyoung “ wanita itu memperkenalkan dirinya dengan anaknya..

“ Anyeonghaseo Nuuna..Choneun Choi Sooyoung Imnidda. Panggil saja Sooyoung.. bangapseumnidda Nuunaa “ sooyoung membungkukkan badannya kemudian bberdiri tegap lagi dan menatap sunny dengan evil smilenya.

Sunny Pov

Ishh,,kenapa harus dia sih jadi bagian dari hidup aku.

Kesel sumpah. Dunia sempit banget sih.!!. mimpi apa aku semalam mendapat dongsaeng seperti dia. Bisa-bisa hidupku kacau.

Apa kata sahabat-sahabatku nanti??

OMG,,aku ga bisa bayangin,,arghh,,,apa yang sebenarnya ada dipikirannya??

“ aku harus lebih berhati-hati dengannya. Ok..Choi Sooyoung, Welcome To The Hell…

Normal Pov

Anyeonghase Lee Sunny Imnidda..Bangapseumnidda Ajumma..Sooyoung “ ucap sunny dan matanya tak lepas dari pandangan mata sooyoung. Seakan ada suatu pembicaran dan perdebatan antara mereka.

Sunny kemudian duduk disamping Appanya.

“ oh ya..bukankah kalian kuliah ditempat yang sama?” Tanya umma sooyoung.

“ jinjja?? Aku kurang tahu ajumma..aku hanya memikirkan kuliah dan sahabatku saja “ ujar sunny dan menatap sooyoung dengan jutek.

“ omo…jinjja? Aku kira kenal “ ujar mrs.choi kaget.

Setelah membicarakan urusan pernikahan mereka. Akhirnya dengan terpaksa Sunny menyetujuinya. Dan akan melihat bagaimana sikap mereka nantinya. Walau dia sangat kesal kenapa harus choi sooyoung?? Menyebalkan “ rutukknya dalam hati.

“ ohh..ya..karena ini sudah terlalu malam, bagaimana kalau kalian menginap disini? Dan besok aku akan mengantar kalian pulang “ ujar tn.lee.

“What?? APA?? Menginap Appa??? “ sunny kaget dan langsung berdiri.

‘Kenapa bunny?? Kasihan mereka, ini sudah malam. Apa kamu tega?” ujar tn.lee

“ tidak usah lee..lebih baik kita pulang saja tidak enak. Lagipula jika sunny tak mengijinkan tidak apa-apa “ ujar mrs.choi.

“aa.ani..aniya ajumma bukan begitu.aku.aku hanyaa..” hhh,,sudahlah terserah appa saja. Aku capek..aku kekamar dulu “ ujar sunny dan meninggalkan mereka menuju kamarnya.

Sunny memasuki kamarnya dan langsung melempar tubuhnya keranjang.

“hhh,…aku Sstressss….arghhhh!!!..wae..wae..” kenapa tidak seohyun saja menjadi dongsaengku. Dan itu lebih bagus, nah ini?? Ahhhh terima nasibmu Sunny.

“ lebih baik aku meluapkan emosiku dengan menari. Itu lebih bagus.” Ujarnya.

Setelah mengganti bajunya, sunny menuju ruangan dance miliknya. Ruangan itu khusus untuknya. Sunny suka meluapkan emosinya dengan cara dance dan itu membuatnya merasa lebih baik.

Sunny menghidupkan music dan mulai menari.

Keobi naseo shijakjocha anhae bwattdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom!
GG!
Jujeohamyeon gihweneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawabwara jom!
T.R.X.!
Bring the boys out

Yeah~ You know?
B-Bring the boys out
We bring the boys out
We bring the boys out
Yeah~
B-Bring the boys out

 

 

Music mengalun dengan cepat. The Boys remix adalah andalannya. Mengikuti irama dengan tepat, itulah sunny.

Girls’ generation make you feel the heat!
Jeon segega neoreul jumoghae
B-Bring the boys out
Wipungdo dangdanghaji ppyeossokbuteo neon
Wonllae myeotjyeosseo
You know the girls
B-Bring the boys out

Semakin kencang music mengalun, semakin cepat juga gerakan sunny. Peluhnya telah menetes dari tubuhnya. Hanya memakai tank top dan celana pendek. Terlihat sexy.

Tak sadar dari luar sooyoung melihatnya dari tadi. Hanya berdiri didepan pintu dan menatap sunny dengan tatapan menggoda. Entah apa yang ada dipikirannya.

aseum pyeogo nawabwara jom!
Bring the boys out
Cause the girls
Bring the boys out
Girls Bring the boys out
Girls Bring the boys out
Girls Bring the boys out

Girls’ generation make’em feel the heat!
Jeon segega uri jumokgae
B-Bring the boys out

Sesangeurikkeul namja
Myeotjin yeojadeul yeogi moyeora
You know the girls
B-Bring the boys out

 

Music berhenti dan gerakan sunnypun berhenti. Sunny jatuh terlentang diruangan dance dan nafasnya memburu. Peluhnya menetes.

“ ahh,,a,,k,hirnya…aku harus mandi sekarang dan supaya besok bisa fit kuliah.

Sunny bangkit dan meneguk sebotol air mineral dan berjalan menuju kamar. Namun saat akan berbalik dan menuju pintu, sunny melihat sooyoung dengan tatapan aneh.

“ “Ya…!!!! Kau..kenapa kau disini huhh??” sunny kaget melihat sooyoung.

Ya..kenapa kau menatapku seperti itu?? Minggir aku mau keluar “ sunny berjalan mendahului sooyoung. Namun sebelum itu dia mengunci pintu ruangan dance-nya dan berjalan kembali.

“ Hey..Nuuna sangat sexy seperti itu “ ucapan sooyoung membuat sunny berhenti melangkah dan berbalik menatapnya tajam.

“Apa kau bilang??” sunny melangkah mendekati sooyoung dan menajamkan matanya.

Se.xy?? pikiran yadongmu harus dibuang. “ sunny berbalik akan pergi namun tangan sooyoung telah memegang erat lengan sunny.

“ nuuna…” ucap sooyoung

“ YA..Lepaskan aku. Tidak sopan.” Sunny menghempaskan tangannya namun pegangan sooyoung terlalu kuat.

“ Nunnaa..apa nuuna tidak menerimaku?mulai sekarang kita akan jadi keluarga bukan?” sooyoung berusaha memasang muka polosnya.

“ isshhh,kaauu…” pekik sunny

“ sunny..sooyoung..ada apa ini??” ucap tn.lee

“appa..nuuna tidak menerimaku sebagai namdongsaengnya “ sooyoung berusaha mencari muka dihadapan appa sunny.

“ mwoo,,,Appa??? Sejak kapan kau memanggil appaku dengan sebutan A.P.P.A??” sunny kembali memekik.

“sunny….appa yang menyuruhnya memanggil seperti itu. Lagipula sebentar lagi kita akan menjadi satu keluarga kan?mulai sekarang baik-baiklah kamu dengan calon umma dan dongsaengmu “ ucap tn.lee.

“Ahh,,terserah appa “ sunny berjalan meningalkan appa dan sooyoung menuju kamarnya.

Keeseokan harinya di Seoul University…

Sunny sudah berada diruangan kelasnya. Memasang muka suntuk.

“Hey bunny kenapa nih…”mukanya suntuk amat “ Jessica kebingungan melihat sahabatnya seperti itu.

“ahh..molla..menyebalkan pokoknya “ pekik sunny

“ dia kenapa sih fany? Apa otaknya sudah tak waras lagi” bisik taeyeon ke tiffany

Pletakkkk….

Sebuah pulpen melayang ke kepala taeyeon.

“aduh….Ya siapa yang melempar kekepalaku” ujar taeyeon smabil mengelus kepalanya

“aku wae?? Kau piker aku tak dengar hah “ sunny menatap taeyeon tajam.

“ Pany,,pany liat sahabatmu itu. Galak sekali padaku, lihat dia seperti medusa kalau seperti itu, sama seperti Jessica.” Taeyeon beraegyo didepan tiffany.

“YA…kau apa yang kau bilang tadi Kim taeyeon? “ pekik Sunny dan Jessica bersamaan dengan tatapan tajam mereka seperti akan memakan orang.

“Kyaaaaaa…..sebaiknya aku kaburrrr…” taeyeon melesat secepat kilat menjauh dari SunSica. Jika tidak habislah dia.

Setelah pelajaran berlalu semua mahasiswa bersiap untuk mengikut aktifitas mereka selanjutnya.

Sunny, Tiffany, Jessica, Taeyeon,Hyoyeon dan Seohyun sedang makan dan berbincang-bincang dikantin. Namun ketika akan beranjang pulang, Sooyoung, Yuri dan Yoona datang menghampiri mereka.

“hai Nunna..kajja kita pulang bersama. APpa dan Umma sudah menanti kita dirumah. Katanya kita diajak foto preweding “ ucap Sooyoung yang membuat mereka semua kaget. Namun sunny hanya menunduk lesu.

“Kajja Nuunaa..”Sooyoung menarik tangan sunny, namun sunny menolak.

“ ishh apaan sih kamu..sana pergi..aku tak mau pulang. Aku masih banyak tugas.” Sunny kesal dengan tingkah sok polos sooyoung.

“ tapi Nuuna..kalau tidak mau aku akan adukan ke APpa dan Umma pasti mereka akan sedih “ sooyoung memasang muka polosnya kembali.

“ishh,,duluan sana..nanti aku menyusul.” Suny semakin kesal dengan sooyoung.” Dan jangan memasang muka seperti itu padaku. Lama-lama aku mual.

Yasudahlah Nuuna..sampai nanti..” sooyoung beranjak dari kantin. Namun sebelum dia pergi, sooyoung menatap sunny penuh kemenangan.

Sunny duduk lemas menunduk sambil memgang kepalanya.

“ awas saja dia nanti akan kubalas.”batinnya.

Sunny terdiam namun kemudian mengangkat kepalanya menleh kesahabat-sahabatnya.

Mereka menatap sunny dengan penuh pertanyaan.

“Apaa??? Ujar sunny

“bisa jelaskan?? “ ujar hyoyeon.

“hhh…baiklah…appaku dengan ummanya akan menikag seminggu lagi. Otomatis dia dan aku akan menjadi saudara tiri.

Kalian bisa bayangkan gimana nasibku nanti?

Melihat mukanya saja aku ingin mual. Bagaimana sifat sok polosnya itu,.

Sigh,,,,lama” bisa gila aku punya doongsaeng sepertinya. Mimpi apa aku semalam ya tuhan. Arghhh “ sunny tanpa bernafas menjelaskan semuanya.

Hahahhahahahahaa…”taeyeon tertawa panjang. Semua melihat kearahnya.

“kenapa kamu tertawa taetae?”ujar fany heran

“kan jarang tikus sama macam bersatu jadi keluarga.” Goda taeyeon

“Ya..apa maksudmu hah?” kau bilang aku macam?”pekik sunny. Alhasil taeyeon kabur lagi.

Seminggu kemudian..

Pernikahan Appa sunny dan Umma Soyoung telah berlangsung. Semua undangan dan kerabat telah hadir disana dan member ucapan selamat kepada keluarga mereka. Kini Sooyoung dan Ummanya resmi menyandang gelar Lee..bukan Choi lagi.

Teman-teman sunny mengucapkan selamat. Namun sunny hanya tersenyum tipis.

Bukan tidak bahagia. Cuma sooyooung jadi masalahnya. Entah kenapa…

Sorry Nuuna, Saranghae.~!! Part~1

 

 

 

Auhtor            : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Tragedy/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : Chaptered

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

 

Anyeonghaseo..

Author kembali lagi nih,,bawain FF SooSun..

Mian lama yah,,author sibuk + sakit = pusing??? Hahaha…

Maav membuat kalian menunggu..

ahh senang sekali berada disini dan melihat kalian semua..

Thank you very much yah *bow*

  K.A.M.S.A.H.A.M.N.N.I.D.A…!!!!!! ^^

 

 

Lee Sunkyu atau dikenal Lee Sunny seorang yoeja imut, cantik, manis, pintar , kaya dan mempesona. Walaupun dikenal ceria dan selalu semangat, sunny selalu merasa kesepian ketika berada dirumah. Alasannya. Appanya sibuk bekerja dan jarang meluangkan waktu untuknya, ummanya sudah lama meninggal ketika sunny masih SMP. Dan otomatis sunny tak mempunya saudara. Walaupun begitu sunny tak merasa sendirian karena dia mempunyai sahabat yang selalu menemaninya. Tiffany, Jessica, Seohyun, dan Taeyeon, Hyoyeon. Taeyeon dan Tiffany adalah sepasang kekasih. Mereka semuapun sekarang sudah memasuki  Masa kuliah yang hampir berakhir alias mau Sarjana. Namun ada tiga namja yang bisa dibilang Nappeun Namja. Sooyoung, Yuri dan Yoona. Namun yang paling bad boy itu Sooyoung. Suka berantem, membolos, berani dengan dosen, bandel dan super jahil. Tak ayal semua mahasiswa takut dan tak berani padanya. Secara Seoul University tempat dia kuliah bersama Sunny Dkk adalah milik Alm Appanya.

 

Kwon Yuri dan Im Yoona teman dari Choi Sooyoung tidak sebandel sooyoung. Bias dibilang maish lumayan baiklah.

Tap..tap..tap…”suara laangkah kaki menyusuri lorong kelas. Seorang yoeja berambut blonde panjang sedang melangkah menuju ruangan kelasnya dimana sunny dan yang lain berada. Namun langkah kaki itu terhenti ketika bebrapa orang namja menghadangnya.

Yoeja itu terus melangkah dan mencari cara agar bisa melewati namja itu,namun tetap saja mereka menghadangnya.

“ Ya..~biarkan aku lewat. Aku buru-buru jika aku telat  Kim Soengsangnim akan marah padaku “ ujarnya

“ Bentar dulu. Aku mau kenalan bolehkan. Gadis cantik sepertimu tak boleh kusia-siakan ujar namja itu. Kenalkan aku Yuri, Kwon Yuri “ ucapnya dengan smirk smilenya.

“ Jessica.,,” ujarnya jutek “ dan sekarang sudah bukan? Biarkan aku lewat ‘ Jessica mengeluarkan ice glarenya.

“ Yuri sepertinya yoeja ini cocok jadi mainan kita “ ujar Sooyoung evil

“ Ya…aku bukan mainan bodoh “ teriak Jessica

“ What?? Apa kau bilang? Aku bodoh?” sooyoung marah

“ wae? Memangkan? Berani dengan wanita dan orang lemah saja kalian. Minggir aku mau lewat “ Jessica berjalan melewati mereka tapi yuri keburu memegang tangannya.

“ Ya`..lepaskan aku “ Jessica teriak dan berusaha melepaskan tangannya dengan sekuat tenaga dari yuri namun hanya sia-sia.

Tiba-tiba Sunny sudah ada dibelakang mereka dan segera menolong Jessica.

“ Hey..!! lepaskan Temanku “ ujar sunny dan menghempaskan tangan yuri dari tangan Jessica.” Kalian tak sopan dengan wanita. Apa-apaan ini. Tak punya kerjaankah? Mending belajar sana biar pinter. Bukannnya pinter malah bodoh “ ejek sunny. “ Kajja Sica  kita kekelas “ sunny menarik tangan Jessica

“ hey kau..awas kau gadis pendek “ ujar sooyoung

Sunny berhenti melangkah kemudian berbalik menatap sooyoung dan menmgeluarkan evil smirk-nya. Kemudian melangkah kembali menuju kelas.

 

Sesampainya didalam kelas.

Jessica membanting tasnya kemeja dan membuat taeyeon, hyoyeon, tiffany dan seohyun kaget. “ kamu kenapa sih sica? Datang-datang main banting aja “ heran Fany

Kesel..kesell..awas tuh namja, aku pengen jambak mulutnya “ kesal Jessica

“ kenapa sih : taeyeon makin penasaran.

“ Sunny.. Jessica kenapa? “ ujar hyoyeon

“ umm…a,,,,itu oppa,,,dia dijailin sama siapa aku tak tahu pokoknya tiga orang namja. “ ucap sunny gugup ketika melihat wajah hyoyeon. Namja yang membuat hari-harinya bahagia.

“ heemm.,..sunny kenapa mukamu merah” goda tiffany

“sunny~ah kamu sakit “ hyoyeon menaruh tangannya dijidat sunny

Paras sunny makin memerah. “itu bukan sakit hyo. Tapi sakit cinta “ celetuh Taeyeon

“ huhsss..sudah jangan menggodanya lagi “ hyoyeon membela sunny

“ ciee..ciee,,langsung aja tuh “ goda Jessica.

ehh seongsangnim datang “ ujar Seohyun.

Pelajaranpun dimulai….

 

Sunny…”teriak Hyoyeon

“ ehh Oppa..waeyo?” ucap sunny

“ aku boleh meminjam buku catatan ekonomimu?

“ ohh nee oppaa “ sunny memberikan buku kepada hyoyeon.

“ eitss,,,pacaran mulu nih..inget ini masih disekolah “ goda pasangan Taeny

“ ehh..siapa yang pacaran huh? Kalian yang pacaran. Lihat saja pegangan tangans emsra itu “ ujar sunny

Psangan taeny wajahnya seketika memerah. Hyoyeon hanya tersenyum melihat tingkah teman-temannya.

Kajja kita pulang. Aku akan mengantarmu sunny” ucap hyoyeon.

“huumm,,ne oppa..gomapta..” sunny tesipu-sipu.

 

Sesampainya didepan rumah Sunny..

 

Sunny turun dari mobil Hyoyeon.” Oppa gomapta buat tumpangannya “ ucap sunny

“ ahh nee gwechana sunny. Sana masuk..~! lain kali aku mampir yah.byee bunny..” seru hyoyeon.

Sunny melambaikan tangannya kemudian masuk kedalam rumah.

“ aku pulangg..~!!!” teriak sunny dan appanya langsung menyambutnya .

“ Sunny,,kemari dulu nak..~” ucap tn .lee..

Waeyo appa..tumben masih dirumah? Kenapa tak kerja “ ucap sunny

“ kamu menyindir appa? Mianhae,.appa jarang ada waktu untukmu sayang” tn.lee mengelus rambut purti kesayangannya itu.” Mulai besok kamu tak akan sendirian lagi sayang “ ucap tn .lee membuat sunny menaikkan alisnya.

“ waeyo APpa? Appa besok libur?” ucap sunny

“ bukan sayang. Appa memutuskan akan menikah lagi. Dan appa sudah menemukan seseorang yang akan menjadi ummamu nanti “ ucap tn. Lee

Mwo??” Sunny kaget.” Appa..kenapa tidak pernah bilang padaku tentang hal ini? Appa aku tidak punya hak?

“ mianhae sayang.. appa baru bisa mengatakannya sekarang. Appa sudah memikirkan hal ini.. dia yoeja baik. Dia cocok menjadi ibumu nak. Percayalah..besok dia akan appa undang kesini untuk berkenalan denganmu. Besok kamu tak ada acara bukan?” Tanya tn.lee kepada anaknya.

“ mwo..appa ini terlalu mendadak. Aku ..aku belum siap.” Apa appa yakin dengannya?” sunny menaikkan alisnya kembali

“ nee appa yakin, appa sudha kenal dengannya. Percayalah nak, dia ibu yang baik untukmu selain alm. “ ucap tn. Lee meyakinkan anaknya itu.

“ ,mmm…baiklah appa..demi appa aku akan mencoba menerimanya “ ucap sunny. “ appa aku mau kekamar dulu. Aku cape..” sunny menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya diranjang..entah apa yang dia pikirkan. Pikirannya berkecamuk sampai-sampai matanya terlelap dan dia tidur untuk beberapa saat.

 

Keesokan harinya..

 

Sunny berangkat pagi-pagi kesekolah. Namun langkahnya terhenti ketika dilorong kelas.

“ Heyy Gadis pendek..” teriak seseorang yang membuat sunny sedikit kesal karena memanggilnya pendek.

“ kau,,,beraninya kau memanggilku dengan kata” pendek”. Kau tiang listrik” ejek sunny

“ kenapa? Tidka suka huh? Kau tak takut padaku”? seorang Choi Sooyoung . The Prince of  Seducion. Ujar sooyoung cool.

“ hahahaa,.apa? prince?? Dari mana? Tak ada muka bagusnya dirimu. Yang ada poerusuh seperti tikus. Hahaha “ ejek sunny

“Ya,,,kau,,,” sooyoung menunjuk kerah sunny

“ apa? Huhh mau apa kau? Kau kira aku takut dengan orang sepertimu?sana pergi merusak pemandangan saja kau “ sunny berjalan mendahuli sooyoung.

“ isshh….namun..” boleh juga yoeja itu.” Sooyoung mengeluarkan evil smilenya. Entah pikirannya tersimpan rencana apa untuk sunny.

 

Huhh,,dia pikir dia itu siapa? Beraninya dengan kakak kelas, beraninya dengan wanita. Dasar tikus got. Arghh,,sunny mengumpat-umpat kekesalahnya.

“ sunny..ada apa?” pasangan Taeny menyapa.

“ kalian.. tidak disekolah, dimana-mana selalu aja dempet kayak pisang dempet?. O.o

“ kesal sunny

“ loh,,kamu kenapa sih? Ko malah kesal pada kami.

“ehh mianhae,,abis bisa ga sih ga mersa-mesraan terus. Ini kuliah bukan taman hiburan” ucap sunny

Ehh kamu cemburu ya? Hahaha…makanya punya pacar.” Goda Taeyeon

Anyeong semuanya..anyeong sunny” sapa hyoyeon yang tiba-tiba datang.

Anyeong semuanyaaa “ sapa Jessica yang berada dibelakang hyoyeon.

Anyeong hyo..anyeong sicaa “ sapa pasangan taeny

Anyeong sica..” sapa sunny

“ ehh,,anyeonghaseo oppa…” sunny tersipu-sipu malu

“ heeemm…” a..mm…tenggorokanku gmn gtu “ sindir tiffany

” ishhh,,,kalian…” sunny kesal dengan pasangan Taeny. Namun wajahnya terukir sebuah senyuman dna menatap namja tampan yang duduk disebelahnya sekarang.” Hyoyeon oppa…kyeopta…” batin sunny.

 

Kriinggg…..

Bell-pun berbunyi menandakan kelas sudah bubar. Taeyeon, tiffany, sunny, hyoyeon dan Jessica keluar dari kelas dan akan menuju kantin..namun si maknae seohyun langsung ikut bergabung. “ anyeong,,oppa,unniee…” sapa seohyun

“ehh seo..ayo ikut kekantin, kami mau makan..aku sudah lapar “ ujap Jessica.

Nee…” angguk seo polos.

 

Merekapun duduk dikantin dan kemudian makan bersama dikantin. Namun keasikan mereka diusik oleh Sooyoung cs.

“ ada apa lagi sih kalian..merusak selera makanku “ kesal sunny

“ heh,,gadis pendek..urusan kita belum selesai” ujar sooyoung dengan evil smilenya itu.

Semua orang yang ada dikanting berusaha menjauh.

“ ehmm,,maav..tolong jangan ganggu kami..kami tak ingin ada keributan “ ujar hyoyeon sopan.

“ aku tak berbicara padamu “ sooyoung menunjuk kearah hyoyeon.

“ bisa sopan sedikit tidak..ish…” sunny mulai kesal dengan tingkah sooyoung yang sok.

“ teman-teman,,kajja kita pergi dari sini..aku bisa-bisa muntah kalau lama-lama disini “ sunny mengajak sahabatnya pergi. Namun tangan sunny keburu ditarik sooyoung.

“ ishh,,,lepaskan..sunny menatap tajam sooyoung begitu juga sebaliknya.

“ hemm..mianhae,,sooyoung~ssi,,lepaskan sunny.” Hyoyeon berusaha melerai mereka.

“ oh..jadi sunny namanya..” batin sooyoung,.

“ ishh lepas..” sunny marah dan langsung menghempaskan tangannya dari tangan sooyoung.

Sunny dan temannya langsung pergi meningalkan sooyoung cs.

Sooyoung hanya tersenyum evil menatap sunny.

Sementara itu. Tak disangka Yoona terpesona melihat seohyun. Yoona terus menatap seohyun ketika berdebatan antara sunny vs sooyoung berlangsung.

 

Yoona Pov

 

O..My Gosh…ada bidadari didepanku..kenapa aku baru mengetahui dan menyadarinya.

Cantik. Sungguh mempesona. Aku ingin sekali kenal dengannya. Namun apa dia mau kenal denganku? Mungkin dia tidak mau kenal denganku. Dia saja menatapku dengan pandangan takut. Ahh,,,siapa namanya.? Aku harus tau siapa namanya. Apapun yang terjadi.

 

Normal Pov

 

Yoona menatap Seohyun yang kini menjauh dari pandangannya. Jantungnya merasa ingin keluar. Yeah that’s right,,it fallin love..

 

Ishh…awas dia..beraninya memegang tanganku” kesal sunny

“sabar-sabar unnie..jangan marah “ ujar seohyun

Gimana bisa sbar hyunie,,aku sangat kesal padanya. sudah tiga kali dia membuatku kesal . huhh,,awas saja dia..” kesal sunny

Teman-temannya hanya menggelengkan kepala.

 

Malampun tiba…

 

Sunny bersiap-siap menyambut kedatangan calon ibunya.

Ahh mendebarkan dan jujur dia belum siap dengan semua ini. Terlalu mendadak.

“ sunny agasshi.. anda dipanggil oleh tn.lee.” ucap pembantunya.

Ahh nee..kamshamanidda ajumma…”sunny kemudian bersiap dan turun menuju ruang tamu.

 

Sunny Pov

 

Aku turun dan menuju ruangan tamu.

Terlihat appa dan seorang wanita dan juga laki-laki..

“ ehh,,dia punya anak laki-laki-kah?

Siapa mereka. Ahh aku sangat gugup sekali. Semoga semua ini lancer. Huhh…

 

Normal Pov

 

“.. anyeonghase….o….” sapa sunny. Namun sapaannya terputus ketika dia tahu dan melihat siapa namja  yang bersama wanita itu.

 

“K..kaauu….” mata sunny terbelalak kaget.

 

 

kenapa dengan Sunny?

dan siapakan Namja itu??

lihat next Cha..

See U all..

Mwaahh,,,:*

kkekeke.e..

To Late / One Shoot

 

 

Auhtor            : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast       : Yuri & Jessica’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Angst

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : One Shoot

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

Anyeong author bawain FF YULSIC. Siapa YulSic Shiper disini?? Hehhee..

Ini ff inspirasi dari seorang temen. Ceritanya sangat menyedihkan kalau terus diingat. Author sempet nangis dengerin cerita dia. Makanya author terinspirasi menjadikan ini FF dan cocok untuk karakter YulSic. Jeongmal Kamsahamnidda..^^

SARANGHAE…:* (I Hope She’s Seeing This One ) kekekekee 😛

Yuri…Kwon Yuri adalah seorang namja yang sangat tampan dan kaya raya. Tapi kekurangannya adalah dia tak pernah mengenal yang namanya pacaran ataupun yoeja. Dia tak percaya dengan hal itu. Pada suatu hari Yuri dan temannya Kim Taeyeon pergi kesuatu pesta. Taeyeon mengatakan kepada Yuri “ aku jamin malam ini kamu akan jatuh cinta Yuri.

“ tak mungkin Taeyeon. Jangan bercanda” ujar Yuri.

“ orang yang kamu lihat akan menjaid cinta pertamamu Yuri “ ujar taeyeon lagi.

Yuri hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Ketika Yuri masuk kepesta itu, dia merasa biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa.” Yuri mengira ucapan taeyeon hanya bohong belaka, namun ketika disuatu ruangan Yuri mengambil air, tak sengaja dia melihat seorang gadis dan tatapannya tertuju dengan gadis tersebut. Lama-kelamaan yuri ingat ucapan taeyeon. Dan yuripun jatuh cinta kepada yeoha itu. Namun ketika Yuri memberikan senyuman kepada Yoeja itu, dia malah cuek dan tak menyambut senyuman Yuri. Karena yeoja itu cuek kepadanya, Yuri semakin  penasaran kepada Yeoja itu.

Yuri berusaha mendekati yoeja itu namun respon yoeja itu sama, cuek. Namun yuri sangat penasaran dengan yoeja tersebut dan jatuh cinta dengan yoeja itu.yuri ingin tahu asal usul yoeja itu. Segala hal tentang dia. Dengan bantuan taeyeon, yuri akhirnya berhasil mendapatkan informasi mengenai yoeja itu. Ternyata yoeja itu adalah anak dari bosnya itu.yoeja itu bernama Im Yoona. Panggilan akrabnya Yoona. Akhirnya yuri dan yoona kenalan berkat Taeyeon. Namun tetap saja respon yonna masih sama, yaitu cuek dan dingin padanya.

Ketika yuri minta nomor handphone yoona, yoona tak memberikan no hpnya. Akhirnya yuri pulang kerumah, namun sepanjang perjalanan yuri selalu ingat dengan yoona. Ketika dia tidur, makan, kerja, dimanapun dan kapanpun wajah yoona membayangi yuri. akhirnya yuri nekat menemui yoona dirumahnya karena yoona adalah anak buah dari ayahnya. Akhirnya mereka bertemu dan ternyata sikap yoona berubah ke yuri. Yoona terbuka dengan yuri.

Ketika yuri memberikan senyuman ke yoona, yoonapun merespon dengan senyuman juga. Tapi disisi lain, Umma yuri telah menjodohkan dirinya dengan seorang yoeja yang lebih tua 2 tahun darinya. Yuri sangat menentang keinginan Ummanya dan menolak perjodohan itu. Yuri bilang ke Ummanya “ dia itu yoeja kampungan, aku tak mau menikah dengan yoeja kampungan seperti dia. Dia cocoknya menjadi Nuunaku”. Namun Ummanya tetap bersikeras menjodohkan Yuri dengan Yoeja pilihannya.

Ummanya sudah menjodohkan Yuri dengan yoeja itu sejak mereka kecil. Pada suatu hari umma Yuri mengajaknya kesuatu tempat dan ternyata kerumah yoeja itu. Yuri tak merespon yoeja itu karena hatinya sudah tertaut kepada Yoona. Gadis yang membuatnya jatuh cinta.

Ternyata Appa dari yoeja yang bernama Jung Jessica itu, yoeja yang akan dijodohkan kepada Yuri itu sakit. Sampai-sampai sudah mau meninggal. Ketika Appa Jessica dibawa kerumah sakit, appa Jessica akhirnya meninggal karena skait yang dideritanya sudah sangat parah dan terlambat diberikan pertolongan. Akhirnya Yuri dan Jessica dinikah paksakan oleh Orangtua mereka. Yuri tak menerima Jessica menjadi istrinya.

Setiap hari Jessica diperlakukan dengan kasar dan dimaki-maki dengan kata-kata kasar oleh Yuri. Biasanya kalau suami istri itu harus tidur seranjang, satu selimut, atau apa yang harus suami istri lakukan. Namun yuri tega membiarkan Jessica tidur di lantai, disofa setiap malam dan yuri tak mau tidur dengannya.

Yuri bilang” untuk yoeja kampungan sepertimu, ruangan ini sudah terlalu mewah untukmu. Tidur dilantai saja sudah termasuk beruntung buatmu” ujar yuri dengan kasar dan penuh hinaan. Alhasil setiap malam yuri menghina Jessica dan memperlakukan Jessica dengan kasar. Namun Jessica sangat sabar menghadapi Yuri, suaminya itu.

Yuri jarang sekali pulang. Yuri pulang jika dia hanya ingin tidur saja. Jessica setiap hari menunggu yuri hingga yuri pulang. Tapi hingga Jessica ketiduran disofa, yuri tak pulang kerumah. Namun Jessica tetap sabar menanti kedatangan suaminya yang tak kunjung datang.

Suatu hari yuri merokok, namun rokoknya itu dilempar kearah Jessica. Jessica membuatkannya makanan, yuri menumpahkannya dan membuangnya kelantai. Namun Jessica tetap sabar atas perlakuan Yuri, suaminya. Tak sedikitpun dia membalas perlakuan yuri.

Lama-kelamaan yuri kelakuan Yuri mulai melunak dan biasa saja terhadap jessica. Suatu hari Umma Yuri meminta cucu dari mereka. Dan yuri melakukannya untuk ummanya. Yuripun melakukan hal itu kepada Jessica sampai kemudian Jessica hamil anaknya. (ih,,gimana sih,,kasarin Jessica tapi pas adegan itu aja mau. >< ).

Namun yuri tetap saja menemui yoona. Padahal Yuri belum tahu perasaan Yoona yang sebenarnya ke yuri bagaimana. karena yoona tak pernah bilang perasaannya ke yuri. Mereka Cuma dekat saja satu sama lain tanpa tahu perasaan masing-masing. Yuri masih belum bisa menerima Jessica walau Jessica sudah mengandung anaknya.

Berbulan-bulan telah berlalu. Sifat yuripun semakin melunak dan akhirnya sadar bahwa cinta istrinya ke dia lebih besar disbanding cinta yoona kepadanya. Jessica sabar dan sangat sabar menghadapi yuri sehingga sifat yuri melunak kepada Jessica. Yuri mulai sadar. Betapa tidak.?? Saat yuri sakit, jessica istrinyalah yang merawatnya. Membuatkan bubur dan susu hangat buatnya. Membersihkan badannya yang kotor dan pokoknya Jessica telaten sekali melayani suaminya.

Suatu ketika yuri bertemu dengan Taeyeon sahabatnya dan taeyeon mengatakan sesuatu lagi kepada Yuri.

“ Yuri,,kamu itu sangat beruntung. seharusnya kamu bahagia karena mendapat seorang istri seperti Jessica yang baik, sabar dan selalu menyayangimu dibanding cinta pertamamu yang entah bagaimana perasaannya kepadamu. Mungkin dia hanya bermain-main denganmu.

Sadarlah Yul “ ucapan taeyeon membuat Yuri tersadar akan Jessica istrinya yang selama ini dia sakiti ternyata sangat istimewa dan lebih baik dibanding cinta pertamanya itu.

Yuripun pulang dan tak sabar bertemu Jessica istrinya. Dalam perjalanan pulang Yuri terus mengingat-ingat Jessica dan meneteskan air matanya. Tak henti-hentinya yuri menyebut nama Jessica. “ istriku yang sangat kucinta. Istriku yang aku sia-siakan..maafkan aku. Aku pria bodoh tak sadar akan kebesaran cintamu. Istriku yang kucinta.

Yuri selalu mengatakan hal itu disepanjang perjalanan menuju rumah.

Sesampainya yuri dirumah, dia tak melihat istrinya. Setelah mencari kemana-mana tetap saja yuri tak menemukan dimana Jessica berada.

Ketika sampai dikamarnya, yuri mengambil bantal. Namun tak sengaja dia menemukan buku diary milik Jessica. Yuri penasaran dan membuka buku diary itu.

Halaman pertama dia membacanya..

To diary.

“Aku sangat bahagia menikah dengan seorang namja yang tampan dan sempurna sepertinya.”

Halaman kedua dia buka kembali

“ diary..aku sangat mencintai suamiku..laki laki yang sempurna dimataku”

Halaman ketiga..

“ aku semakin mencintainya tuhan. Suami sempurna sepertinya. Sungguh snagat beruntung aku memilikinya.

Halaman selanjutnya.

“Aku akan sabar menghadapinya. Tuhan berikan aku kekuatan. Aku sangat mencintainya ya tuhan. Semoga nanti dia menyadari kehadiranku dan mencintaiku sebagai istrinya.

Halaman demi halaman dia baca. Sungguh menyesakan hatinya.

Sampai-sampai yuri tak kuasa meneteskan air matanya.

Istrinya begitu tangguh, baik, penyabar. Tapi dia malah memperlakukannya dengan kasar. Sungguh sangat disayangkan sikapnya itu. Kenapa terlambat dia menyadari hal ini.

Yui membaca selembar demi selembar diary milik Jessica. Hingga 3 minggu kemudian yuri tak menyadari waktu secepat itu berlalu. Ketika akan bangun dari duduknya, yuri menemukan selembar kertas. Yuri memungut dna kemudian membacanya.

 

“ To Yuri Suamiku..

 

Aku pergi ke rumah Ummaku..

Mungkin sebentar lagi aku akan melahirkan. Jadi aku pulang keruamh saja.

Aku sudah lama menunggumu tapi kamu tak pernah pulang. Mianhaee aku hanya meningalkan sepucuk surat ini. Semoga kamu membacanya

 

Salam hangat

Jessica

12 april 2007

 

 

Yuri kaget ketika melihat tanggal yang tertera.. ini 3 minggu yang lalu. Tapi kenapa dia baru melihat dan membacanya. Dengan cepat Yuri langsung menuju kerumah ibunya Jessica di desa. Yuri melaju dengan mobilnya cepat. Dia tak sabar bertemu dengan istri tercintanya. Setelah sampai di depan rumah Ibu Jessica, Yuri melihat banyak orang dirumahnya. Dia bingung dan takut menduga-duga.

“ Apa anaknya sudah lahir? Hanya itu yang ada dipikirannya. Namun kenapa semua pakaiannya hitam dan seperti terlihat raut muka mereka sedih. Yuri penasraan dan langsung masuk kedalam rumah.

Didapatinya Umma Jessica menangis dan membaca doa. Yuri penasran apa yang terjadid engan mereka. Yuri bertanya dimana Jessica dan ada apa semua ini.

Dan ternyata  ini acara mengenang 7 hari kematian/ kepergian Jessica dan Anaknya.

Yuri kaget. Yuri sedih. Dia tak bisa mempercayai semua ini. Begitu cepat waktu berlalu.

Yuri menangis sejadi-jadinya.

FlashBack

Jessica sedang duduk didalam rumah bersama ibunya. Ibunya hendak kedapur mengambil sesuatu untuknya. Namun Jessica ingin ke kamar mandi untuk pipis. Namun sesuatu kecelakaan tak dapat dia hindari.

Jessica terpeleset didalam kamar mandi dan kemudian terjatuh. Jessica berteriak da ibunya mendengar teriakan itu. Langsung saja ibu Jessica menghampiri Jessica.

Sungguh sangat tragis, Jessica berlumuran darah. Dengan segera ibu Jessica meminta pertolongan tetangga untuk membawanya ke Rumah sakit terdekat. Namun sayang, nyawa Jessica dan Bayi dalam kandungannya tak bisa diselamatkan. Mereka berdua pergi untuk selamanya. Jessica dan bayinya kemudian dimakamkan.

Flashback end

“ Umma kenapa tidak tidak bilang padaku “ isak Yuri

“ bagaimana aku mengatakan padamu, kamu saja tak jelas keberadaanmu. Semua nomer dihubungi tapi nihil.” Ucap Umma Jessica.

Yuri manenangisi kesalahannya. Kenapa dia bisa sejahat itu, sebodoh itu. Setega itu. Apa aku manusia “ batin yuri

Umma maafkan aku. Aku jahat, aku tak patut dimaafkan. Aku tak bisa menjaga sica dengan baik sampai akhir hidupnya.” Yuri menangis dna terus menangis.

“ Umma..antarkan aku ke makan Jessica dan anakku “ mohon yuri.

Merekapun akhirnya pergi bersama ke makan Jessica dan anaknya. Sesampai dimakan yuri langsung jatuh terduduk memeluk makan Jessica.

“ Jessica…maafkan aku..maafkan aku..selama ini jahat padamu, tak pernah sayang padamu, selalu membuatmu sakit. Maafkan aku Jessica “ yuri terus-terusan menangis dan mengucapkan kata maaf dimakan Jessica smabil memeluk makamnya.

Yuri berpindah ke makam anaknya. “ maafkan appa sayang..appa tidak bisa menjaga kamu dan Ummamu dengan baik. Jika ada mesiin waktu, aku akan memutar waktu untuk bisa bersama kalian lagi. Maafkan appa nak “ ucap yuri.

Jessica sayang tadinya jika aku bertemu denganmu aku akan memberikan kalung ini untukmu “ yuri mengeluarkan sebuah liontin perak dari saku jasnya.

“ ini sebuah liontin untukmu. Sebagai tanda sayangku dan akan berusaha mencintaimu. Tapi sudah terlambat. Aku menemuimu dengan keadaan seperti ini. Tapi aku makan tetap memberikan ini padamu sayang” ucap yuri seraya mengalungkan liontin itu dinisan Jessica. Semoga kamu dan anak kita tenang disana sayang. Maafkan aku, beribu-ribu maaf. Mungkin kamu tak akan memaafkanku. Aku tak pantas mendapat maaf darimu. Maafkan aku Jessica.

Sampai malam menjelang yuri terus berada dimakam Jessica dan anaknya. Terus menangis, meminta maaf dan berdoa untuk alm. Istri dan anaknya.

Hatinya sangat sakit, pedih dan hancur. Kehilangan dua orang sekaligus yang dia cintai. Namun terlambat menyadari dan menyesali semua itu. Sampai yuri mati dia tak pernah menikah dengan wanita manapun karena Jessica selalu ada dihatinya dan akan selamanya mencintai Jessica.

 

 

Np : perjodohan itu tak selamanya buruk. Tidak salah dan dosa mengenal seseorang. Siapa tau orang yang dijodohkan dengan kita jauh lebih baik dibanding orang yang kita cintai. Belajarlah menerima sesuatu dengan ikhlas. Cernalah dulu baru ditelan. Jangan langsung menelan karena kamu tidak tahu apa yang kamu telan.

 

 

 

hikss,,,author benar-benar nangis sekarang jalan ceritanya sedih banget, athor ga bisa bayangin kalo ada orang seperti dicerita ini. sangat menyakitkan banget.

author mw nenangin diri dulu yah,,

byee byee…

BE MINE [Chap 7]

 

 

Auhtor            : Eveel

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : Chaptered

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

 

 

Beberapa bulan ini Taeyeon dan Tiffany diam-siam saling menyukai sejak satu sekolah dan tak sengaja mereka bertemu dalam kejadian yang cukup konyol. Sehingga muncullah rasa itu dalam hati mereka masing-masing. Namun mereka tak tahu perasaan satu sama lain. Malu mengungkapkannya dan malu terhadap orang lain. Malu nelan ludah sendiri sepertinya. Ahhahahaha….

Saat tiffany membawa buku yang lumayan banyak, tak sengaja buku-bukunya terjatuh dan pada saat itu taeyeonlah yang menolongnya membawakan buku-buku itu. Kemudian saat tiffany terpeleset, taeyeon menolongnya, namun malah seperti akan ciuman dan saling pandang. Sooyoung. Hyoyeon dan Yuri heran melihat Taeyeon begitu banyak berubah sejak kehadiran Tiffany. Taeyeon perlahan-lahan berubah. Berangkat sekolah pagi-pagi sekali, rajin belajar dan sifatnyapun sudah berubah total. Semua penghuni sekolah geger dibuatnya. Seorang Kim Taeyeon bisa berubah. Tiffany hwang memang hebat. Hanya itu kata-kata yang dilontarkan semua siswa. Jessica dan Sunny bingung, tumben sahabatnya itu..bisa dibilang suka dengan cowok yang keras seperti taeyeon.

*aduhh jadi pengen ketawa*

“ Yaa..Fany~ahh,,kamu tak salah bukan? Apa kamu sedang sadar sekarang huh??” ucap Jessica heran.

“ waeyo jessie? Memangnya kenapa denganku?aku ini sedang sadar “ ucap fany

“ kamu tak salah suka dengan taeyeon?? Apa kamu yakin taeyeon baik untukmu huh?? Apa kamu tak takut dia akan menyakitimu nanti?” Tanya Jessica

“sepertinya tidak..aku percaya padany. Untuk urusan itu, lihat saja nanti. Yang pasti aku suka padanya “senyum tiffany mengembang seakan sedang berada dalam surga dunia.

“ahh terserah padamulah. Jika nanti ada apa-apa urusin sendiri. Jangan lari padaku “ ujar Jessica dan pergi meninggalkan tiffany sendirian.

“ Ya..Sica~ya,,,sicaaa “ teriak tiffany dan berlari mengejar Jessica.

 

Saat ditaman sekolah…

 

“ Oppa..kenapa oppa mengajakku disini? Apa yang ingin kamu katakana” ucap Sunny dengan penuh kebingungan.

“heem..aku..aku..” hyomin gugup “ Aduhh,,ottoekke..kenapa susah banget rasanya. Cuma bilang sarangahe saja susah..ahh tuhan tolonglah…”batin Hyomin.

“aku apa oppa?? Katakanlah” ujar sunny

“hhhh..”hyomin menghela nafasnya dan bersiap-siap untuk mengutarakan isi hatinya.” Sunny~ahh…aku,,,aku…” ayoo hyomin pasti bisaa” batinnya.

Oppa..katakanlah?” sunny tak sabar

“ hhh,,,Sunny..sejak lama aku menyukaimu. Entah kenapa perasaan ini ada. Ketika melihatmu, bersamamu ada disisimu aku bahagia. Aku mencintaimu Lee Sunny. Saranghaee..maukah kamu menjadi yoejachinguku??” ucap hyomin.

DEGGGG..!!!!!!!!

Sunny bingung,sedih,senang semua jadi satu. Dia senang karena namja yang sangat dia suka mengutarakan isi hatinya namun, disisi lain dia sudah menikah. Apa yang harus dia lakukan. Tanpa sadar sunny menangis dan itu membuat hyomin bingung.

“ sunny~ahh..gwechana?” cemas hyomin.” Mianhae sunny seharusnya aku tidak mengatakannya.mianahe “ hyomin merasa bersalah.

“ aniya Oppa..aniya..bukan salahmu. Aku takut menyakitimu oppa. Aku takut setelah mengatakan ini kamu menjauh dariku.” Mianhae oppa…aku tidak bisa..jeongmal mianhae oppa..hikss” isak sunny

“ maksudmu sunny~ahh” hyomin takut

“ mianhae oppa..jeongmal.aku tidak bisa manjadi yeojachingumu.aku..aku hanya menganggapmu sebagai kakak ku saja..aku tidak memiliki perasaan lebih padamu oppa” tangisan sunny semakin deras. Sunny terpaksa berbohong. Membohongi hatinya. Bagaimana bisa dia menerima sedangkan dia sudah menjadi istri orang lain. Walau tak cinta tapi tetap saja tidak bisa. Meskipun sakit, sunny harus bisa.

Bagaikan petir menyambar. Hyomin tak percaya mendengar ucapan sunny, orang yang sangat dia cintai menolaknya.” Aa.apa..sunny..aku..aku tidak salah mendengarnya bukan? Kamu bercanda sunny~ahh,..

Sunny menggelengkan kepalanya “ jeongmal mianhae oppa..aku tidak bisa. Aku hanya mengganggapmu oppa saja. Mianhae..aku harap oppa masih mau berteman denganku oppa..

“ apa tidak ada cinta untukku sedikit saja sunny?apa semua yang pernah kita lakukan hanya teman semata??”ujar hyomin mencoba meyakinkan sunny

“jeongmal mianhae oppa…mianhae…” sunny semakin deras meneteskan air matanya dan tertunduk lemah.

“tapi…hhh…baiklah sunny~ahh…mungkin aku saja yang terlalu berharap. Maafkan aku dna setidaknya aku tahu perasaanmu sebenarnya padaku “ hyomin kecewa namun untuk beberapa saat dia menarik tubuh sunny dan memeluknya erat. Sunny hanya diam menangis dalam pelukan hyomin. Merasa bersalah dan harus terpaksa memilih dalam pilihan yang sulit. Coba saja keadaaannya tidak seperti ini. Mungkin dia an hyomin akan menjadi pasangan yang bahagia. Coba saja lihat, hyomin namja yang sangat ganteng, baik hati, rajin belajar dan bersekolah, suka menolong dan senyumnya itu sangat menawan. Yoeja siapa yang tak mau dengannya. Namun saat seperti ini sunny terpaksa demi keluarganya.

“ hyomin oppa..saranghae,,mianhae..semoga oppa mengerti “ batin sunny.

“ baiklah sunny jika itu maumu, aku tak akan memaksa. Tapi untuk terakhir kali bolehkan aku menciummu?” ucap hyomin yang membuat sunny gugup dan kaget.

“ci..cium oppa?” lirih sunny. Hyomin mengangguk tersenyum walau hatinya sakit ditolak yoeja kesayangannya itu.

Tanpa aba-aba sunny, hyomin mencium keningnya dengan hangat membuat sunny memejamkan matanya untuk beberapa saat. “ oppa…aku harap oppa tidak marah dan benci padaku. Aku harap oppa masih mau berteman denganku. Maafkan aku oppa. Maaf..” isak sunny dengan hati yang snagat hancur.

“ ne sunny~ahh,,,gwechana…kita masih berteman. Jangan sedih okay? Jelek wajahmu seperti itu” hyomin mengacak-acak rambut sunny.” Aku pergi dulu yah..ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Byee sunny..” ucap hyomin meninggalkan sunny, namun ketika membalikkan tubuhnya dari sunny, hyomin menangis.

Sunnt terduduk lemas. Hanya bisa menangis. Ada rasa penyesalan, sedih, sakit. Namun semua membuatnya lega karena dia berani menyelesaikan satu masalahnya walaupun dia harus membohongi perasaannya.

 

Sementaran itu….

 

“Ya..berhenti mengikutiku.!! Bisa tidak kau pergi dari hadapanku..aku muak melihat tingkah sok kerenmu itu” teriak Jessica kesal

Yuri terus saja mengikuti Jessica tanpa wajah berdosa sambil bersiul-siul sedangkan Jessica sangat terganggu oleh kelakuan yuri. Saat yuri lengah Jessica sembunyi menghindari yuri.

Setelah aman Jessica keluar namun tiba-tiba yuri sudah didepannya

“ mau kemana? Kenapa menghindariku terus huh” ucap yuri dengan wajah inocencenya

“kau menyebalkan. Aku tak suka dengan sikapmu seperti itu, sangat menggangguku. Apa semua yeoja kamu perlakukan seperti itu jika kamu suka padanya huh” kesal Jessica

“ tidak..aku tak pernah menyukai yoeja sebelumnya setelah bertemu denganmu” ucap yuri to the point.

“hhhh…”Jessica menghela nafasnya

Tiba-tiba fany datang…” Jessie..hosh..hosh..untung kamu dapat. Aku cari-cariin kemna-mana ternyata pacaran disini sama yuri ya “ goda tiffany sambil mengatur nafasnya

Tukkkk..!!!!!… Jessica mendaratkan jitakan ke kepala tiffany. “ kalau ngomong yang bener. Siapa yang pacaran huh..ada apa kamu mencariku

“ isshh sakit tau..” tiffany mengelus-elus kepalanya.” Sunny dimana? Sejak tadi pagi dia tak ada. Aku cemas.

“ ayo cari dia kalau begitu. Kajjaa..” Jessica menyeret tangan tiffany pergi. “ huhh selamat…” batinnya

“ yuri byeee….” Ucap tiffany.

Yuri hanya bengong sendirian..

 

Tiffany dan Jessica berpapasan dengan hyomin. Wajahnya terlihat sedih dan tak ada senyuman sedikitpun. Duo America itu penasaran dna menanyakan keadaannya. Setelah didesak akhirnya hyomin menceritakan semua yang terjadi dengan dia dan sunny. Tiffany dan Jessica terkejut. Antara percaya dan tidak. Bukankah mereka saling menyukai? Tapi kenapa sunny menolaknya. Apa ada sesuatukah setelah menghibur hyomin, mereka mencari sunny. Setelah mendapati sunny sedang duduk ditaman, mereka menghampirinya.

“ sunny~ah…” Jessica menepuk bahu sunny. Namun dengan sigap sunny menghapus air matanya.

“ gwechana..apa yang terjadi denganmu dan hyomin oppa?” ujar Tiffany

Sunny hanya menggelengkan kepalanya.

“ jangan bohong pada kami sunny. Kami ini sahabatmu. Kenapa kau menolaknya? Bukankah kamu menyukainya?” Jessica penasaran dengan keputusan sunny

“ aku hanya menganggapnya kakak saja sica. Aku hanya menyukainya sebatas teman saja” jelas sunny

“ yakin.??” Desak Jessica

“ ne..waeyo? salah?” ucap sunny

“ tapi sunny kenapa kamu menangis kalau kamu hanya menganggapnya oppa saja” Tanya tiffany

“ aku…aku…” sunny menundukan kepalanya

“ aku apa sunny~ah..kamu mencintainya kan” desak tiffany

“ andwe..aku menyakitinya. Aku takut dengan kejadian ini dia menjauhiku atau mungkin membenciku” jelas sunny

“ jinjja? Apa kamu yakin sunny” tiffany mencoba meyakinkan perasaannya

“ ne..aku mohon jangan ungkit ini lagi. Jebal..” mohon sunny

“ baiklah..semoga keputusanmu benar.” Ucap Jessica

 

 

YoonHyun…..

 

Yoona dan Seohyun sangat giat bekerja dan membantu orangtuanya. Demi kelangsungan hidup mereka. Walau lelah tapi demi keluarga mereka, mereka kuat.

“ umma..appa..aku rindu Nuunaku” desah Yoona ke orangtua mereka.

“ kami juga merindukannya yoong. Tapi bagaimana bisa, jika kita menemuinya disana mungkin kita atau sunny akan disakiti” isak ny.lee.

“ umma…bagaimana keadaan unnie disana. Aku takut mereka menyakiti unniee” seohyun menangis dan memeluk ny. Lee.

“ kita berdoa saja ya nak. Semoga unnie dan nuuna kalian selamat dan kita bisa bertemu nanti” tegar ny.lee.

Tuan lee meneteskan air matanya. Tak bisa berbuat banyak.

“ aku besok mau menemui nuuna disana umma” ujar yoona

“ aku juga ikut oppa” ujar seohyun.

“ andwee..tidak boleh. Kalian bisa celaka. Sabarlah sayang, nuunamu pasti akan baik-baik saja.  Doakan kakak kalian. Umma mohon jangan ya” mohon ny.lee

Tapi umma…” ujar yoona

“ jebal.jangan yoong,,kita pikirkan saja nanti bagaimana agar kalian bisa bertemu dengan kakak kalian “ ujar ny.lee menenangklan kedua anaknya.

Si kembarpun nurut.

 

Sepulang sekolah sunny langsung bekerja. Setelah malam dia pulang kerumah sooyoung.

Namun sooyoung menyambutnya dengan wajah penuh amarah. Sunny takut melihat sooyoung. Sepertinya akan ada sesuatu lagi dengannya.

 

To Be continued…..

 

Saranghaee para readersku..tanpa kalian aku tak bisa semangat. kalian adalah vitaminku selain SNSD unnie tentunya.

aku tak bisa mengucapkan apa-apa selain terimakasih atas pujian, koment, kunjungan dan semuanya…