Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~5

 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part5/+18/eveel

 

 

 

Malam menjelang. Sunny terbangun dari tidurnya karena ummanya membangunkannya.

“sunny..sunny bangun..diluar ada hyoyeon dan keluarganya.

“mwooo?? Jinnjaa??

Aaaaaaaaaa…sunny kaget dan terbangun. Ottoekkee..”sunny langsung masuk kamar mandi. Lalu keluar lagi mengambil handuk dan masuk kembali.

Ummanya hanya tersenyum melihat tinggah sunny. “ sunny setelah mandi dandan yang rapi lalu kebawah ya..? keluarga hyoyeon menunggu.”triak ummanya.

“nee ummaa..” sunny berteriak juga di dalam kamar mandi.

Setelah  satu jam berlalu sunny turun menuju ruang tamu. Disana sudah terlihat keluarga hyoyeon dan keluarganya duduk rapi disana.

“anyeonghaseo..mianhae aku terlambat” ucap sunny malu.

“waahh sunny cantik sekali ya “ ucap ny dan tn.kim

Hyoyeon hanya memandang sunny dengan takjub

“ kamshamanidda ajumma, ajushi..”sunny membungkukkan badannya dan duduk disamping ummanya.

 

Baiklah semua sudah berkumpul disini. Kita ke pokok pembicaraan langsung.

Biarkan saja anak saya yang akan menjelaskan” ucap tn.kim

“begini ajumma, ajushi.saya berniat melamar anak anda, Lee sunny untuk menjadi istri saya. Saya berharap kalian merestui kami.”ucap hyoyeon. Seketika wajah sunny memerah.

“wahh..tentus aja kami akan senang mempunya seorang menantu baik sepertimu hyo. Aku sudah lama mengenalmu. Jadi kami berdua merestui kalian saja. Bagaimana denganmu sunny??” Tanya tn.lee

“a..aku…mau appa..”ucap sunny malu-malu.

Waahhh..sebentar lagi kita akan menjadi besan. Selamat –selamat” kedua keluarga itu bahagia. Terutama hyoyeon dan sunny.

Setelah beberapa jam akhirnya pertemuan itu berakhir dan persiapan pesta penikahan akan dimulai.

 

Oh..ya chagy..sooyoung dimana? Sejak tadi dia tidak ada “ Tanya tn.lee ke istirnya.

“astagaa kenapa aku bisa lupa dimana anakku.. aku juga tak melihatnya. “ ny.lee mulai panic dan menelepon sooyoung. Namun hp-nya tak aktif.

“sudahlah mungkin dia sedang dikantor atau bersmaa temannya” ucap tn.lee menenangkan istirnya.

 

Sunny Pov

 

Sunny masih terduduk diruang tamu. Tiba-tiba dia teringat akan kejadian tadi yang dialaminya.

First Kiss-ku..”sunny memegang bibirnya.

“ ANDWEEEE….”sunny berteriak histeris. Dasar namja gila..!!.

dia tak tahu apa kalau aku ini Nuunanyaa…

Hyaaaaaaaaaa……sampai kapan aku menghadapi dia seperti itu…”sunny menjambak rambutnya seperti orang gila.” Ahhh..tapi..kalau perhatikan dia cukup.mm..lumayanlah..sayang saja dia sudah menjadi dongsaengku..

Kyaaaaaaaa…..aku ini ngomong apaan sih..

Namun tiba-tiba sunny menyadari sooyoung tak ada sejak tadi. Kemana dia? “ gumamnya.

“ahh bodo..aku tak mau bertemu dengannya. Menyebalkan. “ sunny beranjak menuju kamarnya.

 

Normal Pov.

 

Sunny….”kamu baik-baik dirumah. Jaga diri juga tolong awasi sooyoung ya” pesan  ny.lee

“nee umma..angguk sunny

“ingat baik-baik dirumah selama kami ada tugas diluar negeri. Cuma 3 hari saja nak. “ tn lee.” Oh ya..sooyoung menginap dirumah halmoninya jadi mungkin besok dia pulang.

“nee appa sanaa masuk, nanti ditinggal pesawat” sunny mendorong kedua orang tuanya masuk ke pintu masuk pesawat.

 

Setelah pesawat lepas landas, sunny kembali ke rumah.

Sunny berjalan gontai dan langsung menghempaskan tubuhnya di sofa. Wajahnya terlihat kusut.

“hh…membosankan sekali.. rumah ini sepi seperti dulu. Semua orang sibuk. Ahhh…AKU KESEPIANN….!!! “teriak sunny.

 

CLekkk….

Tiba-tiba pintu terbuka. Sooyoung melangkah masuk tanpa menoleh. Sunny hanya diam memandang sooyoung dan mengikuti langkah gerak sooyoung. Namun tiba-tiba sooyoung berhenti melangkah dan menoleh kearah sunny. Sunnypun gelagapan dan terlambat untuk memalingkan wajahnya. Terpaksa saling pandang.

 

Sunny Pov

 

Whutt….dia melihatku…iahsss…ketahuan kalo aku melihatnya terus dari tadi. Ahh terpaksa aku menatapnya.

Ehh…matanya terihat sayu. What happen with him?” gumamku.

Aku mencoba mendekatinya. “ sooyoung..kamu sakit “ aku menempelkan tanganku kedahinya. “ panas sekali, kamu sakit sooyoung “ ucapku cemas

Namun dia hanya diam menatapku. Apa yang terjadi dengannya sampai-sampai dia terlihat seperti itu.

namun tiba-tiba sooyoung terjatuh pingsan.

 

Normal Pov

 

Tiba – tiba sooyoung pingsan. “Sooyoung..sooyoung..” sunny cemas dan mengguncang-gungcangkan bahunya, namun sooyoung diam.

“astagaa badannya panas sekali.

 

Sunny membawa sooyoung ke kamarnya dibantu pembantunya. Sunny mengompres sooyoung dan membuatkannya bubur. Sunny merawat sooyoung sebagaimana seorang kakak merawat adiknya.

Tak terasa saking kecapeannya sunny sampai tertidur disamping sooyoung. Sore menjelang sooyoung akhirnya terbangun.

“sooyoung membuka matanya dan melihat sunny tertidur disampingnya. Sooyoung bangun dan memandang wajah sunny.

“seandainya aku bukan adikmu, mungkin aku dan kamu sudah menjadi sepasang suami istri yang bahagia mungkin “ batinnya.

 

Sooyoung membelai wajah sunny. Ingin sekali dia memeluk dengan erat nuunanya itu. Orang yang dia sangat cintai.

“nngggg..” sunny menggeliat dna akhirnya membuka kedua matanya.

“sooyoung..kau sudah bangun. Bagaimana keadaanmu” ucap sunny dan memeriksa dahinya.

Sooyoung tersenyum dan memegang tangan sunny yang menempel didahinya.

“aku tak apa-apa sunny”

“Ya..panggil aku nuunaa…jika nanti aku nikah kau tak akan melihatku lagi “ sunny menjulurkan lidahnya  ke sooyoung

“Ya…kau tak boleh menikah selain denganku “ ancam sooyoung

“heyy..kau masih sakit. Dasar nglantur. Sudah makan sana ada mie sedap O.o

(ga gtu juga kale skrripnya)

Sudah makan aku sudah buatkan bubur untukmu. “sunny menyuapi sooyoung makanan sampai habis. Dan sekarang kau istirahatlah. Aku tak bisa menemanimu. Aku ada kencan dengan hyoyeon Oppa “ bisik sunny dan tersenyum meninggalkan sooyoung.

“lihatlah nanti nuuna, aku tak akan membiarkan pernikahanmu dengannya terjadi “ gumam sooyoung.

 

Beberapa hari kemudian

 

Pasangan hyosun sedang menyiapkan surat undangan dirumah sunny. Tampak kebahagiaan menyertai mereka.

“ oppa..apa semua sudah siap?” Tanya sunny

“mm…kurang lebih sudah bunny. Catering, tempatnya, pakaian dll sudah hanya ini saja yang belum bukan??” hyoyeon menggoda calon istrinya.

Waja sunny memerah karena ulah hyoyeon. “ ahh oppaa..jangan menggodaku teruss

“hehehe mianhae sunny. Aku suka menggodamu “ hyoyeon nyengir

“oh ya oppa semua teman kita sudah tercantum disini??” sunny menunjukkan kertas catatan

“mm..aku kira sudah kok bunny. Besok kita akan menyebarkan undangan ini.

“baiklah oppa hehehe “ sunny nyengir. Sejenak mereka bercanda sambil mengisi nama di kartu undangan

 

Kesenangan mereka terganggu karena ulah sooyoung. (lagi lagi dah =,=)

“nuunaaa..temenin aku yuk keluar” sooyoung mengeluarkan aegyonya

“ishh..aku jadi ingin mutah. Hentikan aegyo burukmu itu “ sindir sunny

“ okay..okay..temenin aku” sooyoung bertingkah lagi

“ya…!! Kau tak lihat aku sedang sibuk??” kesal sunny

“ tidak.Cuma menulis saja sibuk” jawab sooyoung enteng

“haishhh..what happen this kid??” gumam sunny

“ayoolahh ..lagian hyoyeon hyung ga akan keberatan kan?” sooyoung menekankan kata” keberatan dan melirik hyoyeon seraya menarik lengan sunny

“Ya..kau kira ini main-main huh?sunny kesal dan melepaskan tanganya dari sooyoung“ sunny tak mau ditarik olehnya.

Ayolah nuunaaa” sooyoung menarik sunny kembali.

“Ya…!!! Aku bilang tak mau..aku sibuk..” sunny berusaha berontak

“ Lee Sooyoung “ teriak hyoyeon dan langsung berdiri dan langsung melepaskan tangan sunny darinya.

sooyoung menatap hyoyeon dengan tatapan marah. Mereka berdua saling tatap satu sama lain. Sunnypun ikut menatap mereka dan akhirnya memisahkan mereka.

“Oppa sudahlah ayo kita melanjutkan pekerjaan kita lagi “ sunny menarik tangan hyoyeon. Namun mata hyoyeon menatap tajam menatap sooyoung.

“sooyoung hanya tersenyum sinis dan pergi dari rumah. Tangannya dia kepalkan dan wajahmu menunjukan ekspresi marah.

 

YoonHyun…..

 

Oppa..apa ini sudah dipikirkan matang-matang? Apa kita tidak terlalu cepat memutuskan ini???” seohyun tampak cemas.

“kenapa seperti itu? Bukankah orangtua kita sudah setuju?” yoona menatap seohyun dengan tenang.

“mm…aku..aku gugup oppa” terlihat kecemasan diwajah seohyun.

“ nee..tak apa..ini memang tak mudah. Tapi bukankah kita saling mencintai hyunie?

Dan juga bukankah hal ini yangs angat kita nantikan?

Apa kamu tak mau menikah denganku dan menjadi istriku??” ucap yoona

“aniyaa oppa..aku sangat-sangat ingin, aku Cuma gugup” seohyun menundukan kepalanya.

Yoona tersenyum dan mengangkat dagu seohyun dengan tangannya.” Gugup itu wajar. Nanti kamu akan biasa-biasa saja kok. Aku jamin “ yoona mengedipkan matanya ke seohyun.

Seketika wajah seohyun memerah dan malu.” Nee…oppa..aku ingin oppa selalu berada disisiku

“ tentu hyunie sayang, kamu dan aku sebentar lagi akan menjadi sah. Jadi tak sedetikpun aku akan meninggalkanmu dan tak seorangpun aku biarkan menyakitipun chagy “ yoona menatap wajah seohyun.

“jinjja oppa??” seohyun  berbinar-binar.

Yoona menganggukkan kepalanya dan tersenyum kepada calon istrinya. Kemudian membelai rambut seohyun. “ dengarkan aku chagy. Aku mencintaimu,,sangat mencintaimu. Tak ada yang bisamemisahkan kita. Tak ada kata-kata yang bisa uungkapkan lagi selain aku mencintaimu hyunie..

Yoona menatap mata seohyun lekat-lekat. Begitu juga dengan seohyun. Dia terharu atas apa yang diungkapkan yoona.

Perlahan-lahan Yoona mendekatkan wajahnya ke wajah Seohyun.

“Saranghae Seohyun~naa…”ucap Yoona

 

Yoona perlahan bibir yoona mencium bibir seohyun dengan lembut. Sesekali Yoona menggigit lembut bibir seohyun. Seohyun hanya diam menerima perlakuan seobangnya itu. Tangan seohyun memeluk erat tubuh yoona. Perlahan tapi pasti  lidah yoona menelusup masuk kedalam mulut seohyun dan bermain-main dengan lidah seohyun. Seohyunpun membalas perlakuan seobangnya itu dan makin mempererat dekapannya. Setelah lama beradu mulut, akhirnya mereka melepaskan ciuman mereka dan menghirup udara segar kembali.

 

“ gomaweo chagy. Saranghaeyo “ yoona memeluk seohyun dengan erat. Begitupun dengan seohyun, memluk tubuh yoona dengan penuh kasih.

————————————————————————————————–

 

Tiga hari menjelang pernikahan HyoSun dilaksanakan, semua tampak sibuk menyiapkan segala kelengkapan. Dan rasa gugup selalu menghantui perasaan Sunny. Namun dia bisa menghilangkan sejenak dengan beraktiftas. Sebentar lagi dia akan menjadi istri seorang dokter muda yang penuh bakat. Namun disaat yang sama juga, Sooyoung tak pernah pulang kerumah sejak tiga hari yang lalu. Orangtua mereka tampak tak mengerti dengan sikap sooyoung akhir-akhir ini.

Selalu pulang larut dan bahkan tak pulang sama sekali. Dan sunnypun juga. Hingga akhirnya suatu malam ketika orangtua sunny dan sooyoung pergi kerumah orangtua mereka untuk menginap, dan sunny hanya tinggal dirumah sendirian. Tiba-tiba pintu rumah terbuka lebar dan dengan keras. Sesosok namja yang sunny dan orangtuanya nantikan datang dengan keadaan mabuk dan berantakan. Sunny yang melihat sangat terkejut dan langsung menghampirinya.

 

 

TBC……..

apakah yang akan terjadi? lihat saja nanti yah

hahahahaha *Evil laugh*

see..yaaa my friendss..

thanks for your support…^___^

Iklan

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~4


A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part4/+18/eveel

 

Tak seorangpun tahu sebenarnya Sooyoung sangat mencintai dan menyayangi nuunanya sendiri, Sunny.

Bukan perasaan adik ke kakak tapi perasaan namja ke seorang Yoeja. Itulah alas an kenapa sooyoung selalu mengganggu kencan sunny dengan hyoyeon atau namja lain tidak boleh mendekatinya.

Namun sunny tidak tahu hal itu dan siapapun juga. Karena sooyoung sangat pandai menyembunyikannya dari semua orang. Apa lagi dengan sifat dan kelakuannya itu. Siapa yang tahu bagaimana dia sebenarnya.

Sooyoung berkeliling kelas dan tempat disekolah setelah kelas usai. Sepertinya dia mencari sesuatu.

“ Yul Kau tahu dimana sunny” ucapnya

“ tuh diaa “ yuri menunjuk kerah ornag yang dimaksud.

Sunny sedang bersama pasangan Taeny, seohyun dan Hyoyeon.

Sooyoungpun berlari menghampiri sunny.

“nuuna ayo kita pulang” ajak sooyoung.

“ aku tak mauu..kau mengganggu saja. Aku akan pulang sama mereka” tolak sunny

“ Ya..nunnaa pulang sekarang.. appa menyuruhku pulang denganmu” sooyoung mulai tak sabar.

“ishhh ,,kau bilang tak mau..” sunny kesal dengan sooyoung

“ baiklah kalau begitu. Tiba-tiba sooyoung menggendong sunny dan membawanya.

“Ya..Sooyoung turunkan aku…!!” sunny memukul punggung sooyoung. Semua siswa melihat dan hanya heran. Sahabat sunny juga hanya diam tak bisa mencegah.karena mereka tahu bagaimana sooyoung itu.

“ sooyoung turunkan aku sekarang..!!! “ teriak sunny

Sooyoung tidak menjawab dan langsung memasukan suny ke mobil lalu pulang kerumah.

Sesampai dirumah sunny langsung turun dan membanting pintu mobil dengan keras.

Sooyoung hanya tersenyum melihat kelakuan sunny.

“ nuuna..tunggu aku,,,” teriak sooyoung

“sunny tak menjawab karena kesal dengan sooyoung.

“ nuunaa..” sooyoung menarik dan memgang tangan sunny erat

“ishh apaan kamu.. kenapa berbuat seenaknya denganku..” kesal sunny

“ mm…kenapa? Aku suka “ sooyoung hanya nyengir

“ lihatlah wajah menyebalkanmu itu.”

“ kenapa? Wajahku tampan?? “ sooyoung mendekatkan wajahnya kesunny dan tersenyum,. “ tampankah nuuna?


ishh,,kau aneh..” sunny kelihatan gelagapan.” Sana menjauh..” sunny pergi menuju kamarnya.

“you are will be mine nuuna” batin sooyoung dan tersenyum evil.

“kau merasa aneh dengan hubungan sooyoung dan sunny yul hyung?? Ucap yoona

“mm..aneh bagaimana Yoong?” heran yul

“ sooyoung menatap sunny seperti ada sesuatu. Tatapannya berbeda. Sikapnya juga’ jelas yoona

“mm..aku rasa iya..tak mungkin kan kalau yoongie suka dengan nuunanya sendiri” yuri kelihatan berfikir.

“ iya sih hyung, tapi yang jelas aku merasa aneh dengan sikapnya akhir-akhir ini setelah mengenal sunny nuuna” tambah yoona

“ sudahlah biarkan saja apa maunya. Kau tahu sooyoung kan??

“hh..ohh ya..bagaimana hubunganmu dengan jessica nuuna?? “ tanya yoona

“mm..baik hehe..dia cantik dan aku rasa aku mulai sangat mencintainya “ yuri nyengir

“wahh…setelah lulus nanti lamarlah dia. Jangan sampai namja lain mendahuluimu” goda yoona

“ hahaha…itu yang akan aku lakukan yoong” yuri tertawa puas.” Bagaimana denganmu??dengan yoeja itu “ yuri merapatkan matanya dan menyenggol tangan yoona

“hehhe,,itu hyung “ yoona menggaruk kepalanya.” Aku sudah menembaknya. Tapi, dia bilang setelah lulus kuliah baru bisa. Aku juga akan menunggunya. Dia wanita yang mempesona “ yoona mulai menghayal wajah seohyun.

“setelah kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Aku akan melamarnya “ ujar yuri dengan mantap

“ aku juga hyung…” tambah yoona dengan semangat.

Beberapa bulan kemudian pesta kelulusan di Seoul University dilaksanakan.

Yuri, Jessica, Sunny, Sooyoung dan Yoona bekerja diperusahaan ayahnya. Taeyeon bekerja sebagai arsitek, cita-citanya sejak dulu tercapai. Hyoyeon menyandang gelar dokter dan bekerja disebuah rumah sakit terkenal si korea.

Tiffany membuka dan menjalankan sebuah butik. Seohyun  menjalankan bisnis restorant keluarganya.

Semua telah mendapatkan impian dan jalan masing-masing. Walaupun sibuk bekerja mereka semua masih sempat untuk bertemu. Sesekali berbincang-bincang melepas kerinduan.

SooSun Home…

Sunny baru pulang dari kantor. Wajahnya terlihat capek. Namun dia teringat akan sesuatu hal. “ Ya ampun hari ini ulangtahun umma..kenapa bias lupa..aku harus bagimana ya??

Hemm,,,aku akan buatkan dia kejutan.” Gumam sunny dan langsung mengganti bajunya.

 

Didapur sunny mempersiapkan semua bahan yang akan digunakan untuk membuat kue ulang tahun dan beberapa masakan. Sunny sibuk mempersiapkan semuanya. Tak beberapa lama sooyoung pulang dari kantor dan tak sengaja melihat Sunny di dapur. Karena penasaran sooyoung menghampiri sunny kedapur.

“ Sunny Nuuna lagi ngapain kamu?? Sepertinya sibuk sekali “ sooyoung penasaran.

“wae?? Tak ingatkah kamu hari ini hari apa?? “ sunny menjawab tanpa menoleh ke sooyoung.

“umm,,,hari selasa bukan?? “ sooyoung masang tampang bloonnya.

“ini hari ulang tahun umma..kau sebagai anaknya tak tahu “ sunny masih sibuk dengan pekerjaannya.

“oh..yaa..astaga aku sampai lupa..nuuna aku Bantu yah” ucap sooyoung

“andwee…nanti km merusak semuanya “

“yayaya,,nuunaa jebal..ya?? “sooyoung mendekatkan mukanya kearah sunny.

Ketika sunny menoleh keraah sooyoung….

Deg,,,,,,

Tatapan mereka bertemu..

Saling diam dan memandang..sunny mengedipkan matamnya beberapa kali.

Lalu…hyaaaaaaa…..

Sunny menjauhkan dirinya dari sooyoung..”Ya..apa yang kamu lakukan haaa??

“aku tak melakukan apapun. “ jawab sooyoung dengan santai.

“ishh,,kau…sana pergi mengganggu saja “ sunny kesal dan kembali melanjutkan pekerjaannya.

“ andwee..pokoknya aku mau Bantu dulu. Kalau tidak aku akan mengganggumu “ sooyoung melipat kedua tangannya didada.

“arraseyo..arraseyo…lagian aku juga lagi butuh tenaga..sana ganti bajumu..

Sooyoungpun berlari kekamar dan dengan cepat sudah mengganti bajunya.

“sunny yang mana mau dibantu?? Ujar sooyoung

“ya..cepat sekali kau..ehh,,apa? Kau memanggilku sunny tadi?? Tatap sunny

“ umm,,iya,,bukankah itu namamu? Ujar sooyoung santai

“heh..tak hormat kau. Aku lebih gede darimu panggil aku nuuna” ujar sunny

“andweee..aku tak mau,,sudah cukup memanggilmu nuuna..” tolak sooyoung

“ishh terserah..nihhh rasakan” sunny melempar tepung kemuka sooyoung. Alhasil muka sooyoung jadi penuh dengan tepung.

“ya…sunny~ahh..” sooyoung membalas perlakuan sunny.

Beberapa menit dapur berantakan.

“ hey lihat kerjaanmu..dapur berantakan dan belum satupun selesai. Sudah sekarang selesaikan sebelum umma datang..ujar sunny

Merekapun menyelesaikan pekerjaannya. Kue dan masakanpun selesai dalam beberapa jam.

“ahh,,cape..tinggal mengatur pesta kejutan buat umma..”kajja soo..kita rapikan ini semua setelah itu kita menata ini semua dan mandi. Setelah itu terakhir sambutan buat umma..” sunny bergegas akan mandi setelah membereskan semuanya.

 

“sunny..” sooyoung menggenggam tangan sunny kemudian menariknya kepelukan sunny. “ gomaweo buat semuanya nuuna..

Chuu..~

“sooyoung mencium pipi sunny. Alhasil sunny kaget dan diam. Sooyoung meninggalkan sunny yang terdiam dan meninggalkan sunny dengan senyum penuh arti.

 

YulSIc….

 

Sicababy..”panggil yuri

“Nee seobang..what happen?” Jessica menoleh dan duduk di sebelah yuri

“ aku sudah mendapatkan pekerjaan yang layak. Dan aku sudah berubah sekarang sica.”jelas yuri.

“lalu apa yul”? Jessica benar-benar tak mengerti dengan omongan yuri.

“aku mencintaimu Jung Jessica. Dan selamanya akan mencintaimu. Aku akan buktikan dan aku tak akan berbicara apa-apa. Aku mencintaimu sampai aku tak bernyawa lagi.

Yuri berlutut dihadapan Jessica dan mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah. Dan membukanya. Sebuah cincin terselip didalamnya.

“Jung Jessica..Would You Marry Me?? “ yuri menatap Jessica berharap mendapat jawaban yang pasti.

“ Yuri~ahh..” Jessica menetskan air matanya.

“ Sica..kenapa kamu menangis? Apa aku salah?? “ yuri cemas.

Jessica hanya mengggelengkan kepala. “ aku terharu Yul. Aku juga mencintaimu.

“lalu…” yuri menunggu jawaban Jessica.

“Yes I Do Kwon Yuri. I Can Be Your Wife..” ucap Jessica berkaca-kaca.

“JinjjaA?? “ yuri kaget.

“ ne..Kwon Yuri..

“Hyaaaaaaa…..Gomapta Jung Soyeon.” Yuri Memeluk Tubuh Jessica dengan erat.

“ Yul..aku bisa mati kehabisan nafas nanti “ ujar Jessica

“Ah Maafkan aku sicababy..aku terlalu senang. Terimakasih.. aku akan menjagamu semampuku. “ yuri tersenyum dan memandangi calon istirnya.

“Saranghae Jung Jessica..” yuri mendekatkan wajahnya kewajah Jessica. Semakin lama semakin dekat hingga tak ada jarak lagi diantara mereka.

Malam yang indah bagi pasangan YulSic itu…

Sunny duduk manis diruang tamu. Wajahnya menyiratkan kalalu dia sangat senang hari ini. Senyum-senyum terus dan tak tahu membayangkan apa..

“heh…kau sudah gila nun…” sooyoung membuyarkan segala lamunannya.

“heh..untung aku tak jantungan. Kalau iya aku bisa mati. “ sunny kesal

“jangan marah-marah gtu dunk sunny nuuna..jelek.. hehee..habisnya dari tadi senyum-senyum terus, kenapa? “sooyoung penasaran.

“umm,,,itu..sunny tersenyum kembali.

“sepertinya kamu sudah gila “ asal sooyoung.

“Ya..aku tak gila…” teriak sunny

“terus apa??

Tadi hyoyeon oppa melamarku.. nanti malam dia akan datang kesini bersama orang tuanya. Waaa..dia ternyata romantis sekali “ ujar sunny penuh arti.

Seketika wajah sooyoung berubah 180°.matanya berubah tajam. Dan ada emosi yang besar didalamnya. “ kau tak boleh menikah dengannya.” Ucap sooyoung

“Ya,,,kenapa tidak? Aku dan dia saling mencintai. Apa hubungannya denganmu “ sunny tiba-tiba kesal dengan ucapan sooyoung.

“pokoknya tidak boleh..” bentak sooyoung dan kemudian beranjak pergi.

Sunny mengikuti sooyoung. “ hey,,apa mksdmu hah? Terserah aku mau menikah dengan siapa. Bukan urusanmu “ teriak sunny.

Mendengar teriakan sunny, sooyoung menghentikan langkah kakinya dan berbarik menuju sunny.

“kau mau tahu kenapa aku tak suka kau dengan namja lain?? Hanya aku yang boleh memilikimu Sunny.

“apa?? Kauu gila..kau dongsaengku “ sunny kaget dengan perkataan sooyoung. Terlihat raut wajah sooyoung yang hanya memandang lekat sunny.

“ ya,,aku memang gila..gila karenamu sunny..aku mencintaimu sunny “dengan tatapan tajam sooyoung menatap sunny lekat-lekat.

“APA….!!!!..

Kau,,,”sunny tampak tidak menerima kenyataan dari mulut sooyoung. Berharap ini mimpi. Tapi sayangnya ini kenyataan.

“ kenapa Lee Sunny?? “ sooyoung mendekat kearahnya.

“ya..hentikan langkahmu..kau bukan sooyoung” sunny berjalan mundur

“aku sooyoung. Tapi bukan sooyoung sebagai adikmu. Sooyoung tetap melangkah.

“hey b..berhenti…” sunny mundur, namun terhenti ketika tembok menghentikannya. Sunny semakin panik. Dia pasrah.

“sunny..kau tahu..aku sangat mencintaimu sejak dulu. Namun sayang orantgtua kita menikah. Tapi aku akan tetap sengan pendirianmu. Hanya aku yang boleh menikahimu.

“ Sooyoung..kaau..”sebelum sempat sunny menyelesaikan kata-katanya, sooyoung lebih dulu membungkap bibir sunny dengan bibirnya..

OMG…Sooyoung mencium sunny..

Sunny kaget setengah mati. Dia hanya diam dan mengedipkan matanya berulang kali..naum beberapa detik kemudian..

“Hyaaaaaaaaaaaaaa….Choi Soyoung..apa yang kamu lakukan,,,,!!!” sunny berteriak dan menangis.” Aku membencimu…” sunny berlari kedalam kamar sambil menangis.

Sunny menangis didalam kamarnya. Sampai-sampai dia tertidur saking lelahnya menangis.

 

 

sebelumnya maav buat readers semua karena aku postiing kependekan.

bener deh aku ga tw itu pendek..hehehe..

maklum aku pendek..*apadah*

terimakasih atas semuanya..:D

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~3


 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part3/+18/eveel

 

 

 

Beberapa hari telah berlalu, setelah pesta pernikahan orang tua mereka, Sunny dan sooyoung makin dekat tapi dekat karena seringnya bertengkar dan umma menyuruh sunny untuk menjaga sooyoung.

“ hhhh…kalau bukan karena umma, aku tak akan mengurusinya” dengus sunny kesal.

“Sunnyy,,,sunny,,sooyoung berantem lagi. Kamu harus lihat dihalaman sekolah “ ujar Jessica yang ngosh-ngoshan sehabis berlari.

“arghh anak itu membuat masalah lagi.

Beberapa hari yang lalu tawuran, terus membolos sekarang malah disekolah bikin keributan. Benar-benar menyebalkan.

 

Sunny berlari kearaa keributan yang dibuat sooyoung. Semua mahasiswa melihat adegan tersebut. Bukannya melerai tapi malah menonton =,=

Sunny menerobos kerumunan orang dan melihat kelakuan dongsaengnya itu.

“Yaa ..Lee Sooyoung…”teriak sunny alhasil semua anak diam dan melihat padanya.

Bubar semuaaa…kenapa masih disini” pekik sunny

“semua siswa bubar dan kecewa tidak melihat tontonan gratis.

Sunny mendekat kerah sooyoung dan langsung menjewer kupingnya.

“Lee Sooyoung..apa-apaan ini…tidak kapok dirimu?? Sekarang ikut aku…” sunny menjewer kuping sooyoung. “ dan kalian,,,bubarrr..kalau tidak akan kusate kalian “ ancam sunny ke siswa yang diajak sooyoung berantem. Alhasil siswa itu lari ketakutan.

 

“aduhh Nuunaa…lepass…kalau tidakk..” sooyoung memegang kupingnya yang dijewer sunny.

“kalau tidak apa? Kau tidak kasihan kepada umma dan appa huh? Dasar anak kurang ajar “ pulang,,ikut aku..menyebalkan kamu…” sunny membawa sooyoung pulang kerumah dengan kesal.

 

“ teman-temannya hanya bisa menggelengkan kepala. Kebiasaa mereka seerti itu. Kalau tidak sekolah tidak rame.

 

Sesampai dirumah sunny menyeret sooyoung sambil menjewer telingannya dna kebetulan orangtua mereka ada dirumah

“ sunny apa yang kamu lakukan sama sooyoung” ucap tn.lee

“lihat umma kelakuan sooyoung.. tidak disekolah atau diluar kerjaannya buat keributan terus. Arhghhhh…”sunny kemudian pergi meninggalkan mereka dan beralih kekamarnya.

 

“Ya..Sooyoung..apa lagi yang kamu lakukan huh. Sampai-sampai nuunamu marah seperti itu?? “ Tanya ny.lee

“sooyoung..kamu berbuat apa lagi? Kamu sudah dewasa seharusnya kamu ubah sikapnya yang seperti itu. Stop become bad boys sooyoung” ujar tn.lee

Sooyoung hanya nyengir. Dasar sooyoung…=,=

 

Saat makan malam….

 

“ chagi..sunny dimana??” Tanya tn.lee kepada istrinya.

“ahh tadi dia baru saja membantuku memasak. Tapi mungkin dia dikamar.

“Ya..sooyoung..panggil nuunamu sekarang. Kita akan makan bersama “ tn.lee menyuruh sooyoung memanggil sunny.

“Arraseyo Appa “ sooyoung bangkit dan berjalan menujur kamar sunny.

Setelah sampai didepan kamar sunny, sooyoung berdiam diri dan menyandarkan dirinya disamping pintu. Sooyoung melihat sunny menyanyi dan menggerakan sedikit badannya.

 

 

Just Let It Rain..

Let it Rain..

Let It rain…

 

Dengan menggerakan tangannya sambil menghadap kaca sunny menyanyi seakan dia sedang berada diatas panggung.

Sooyoung yang melihat tersenyum dan melipat kedua tangannya.

“ sampai kapan kau akan bernyanyi seperti itu? Suaramu jelek sekali. Lihats aja dancemu? Payah “ ejek sooyoung

“ mwooo?? “ sunny terkejut melihat sooyoung yang sudah ada didepan pintu dan seketika menghentikan aktifitasnya. “ sejak kapan kau disitu?? Sunny menajamkan matanya.

“sejak kau bertindak bodoh seperti itu “ kau dipanggil appa untuk turun karena kita akan makan bersama “ ucap sooyoung.” Tapi lumayan juga dirimu “ sooyoung beranjak pergi.
”ishh..menyebalkan. memangnya dia siapa? Sok tahu “ sunny mengerutu dan kemudian beranjak turun.

Semuapun sekarang duduk rapi dimeja makan.

“ selamat makaaannn “ koor sooyoung dan langsung melahap makanannya.

Sunny melihat cara sooyoung makan, tidak jadi makan dan hanya memandang aneh sooyoung. Kedua orangtuanya merasa biasa.mungkin mereka sudah terbiasa dan sunny yang jarang makan bersama dengan keluarga barunya itu.

“sunny..kenapa piringmu kosong? Apa kamu tidak mau makan??” ny.lee bingung melihat piring sunny kosong.

Sunny menatap sooyoung dengan makannya seperti orang kelaparan seminggu hingga ucapan umma barunya itu dia tak mendengar.

“Sunny…Lee Sunny..”Koor tn.lee

“ehh,.appa..wae??sunny tersadar oleh teriakan appanya.

“kamu kenapa??”Tanya appanya

“ahh aniya..itu…”sunny menunjuk sooyoung yang sedang makan dengan lahap.

Appanya hanya tertawa.”kamu baru pertama melihatnya jadi heran. Biasakanlah dia memang seperti itu.

“heh,,,tiang…kau berapa hari tak makan?? Sampai-sampai makanmu seperti itu huhh “ sunny heran melihatnya.

“waeyo?? Kau suka dengan cara makanku??” goda sooyoung.

“isshhh.,,,kau aneh..” ketus sunny.

 

 

♥♥♥…YoonHyun….♥♥♥

 

 

Seohyun berjalan kaki menuju rumahnya karena tidak ada yang menjemputnya. Dikegelapan malam dengan rasa takut-takut berjalan. Langkahnya makin dipercepat

Namun tiga orang preman telah menghadangkan.

“ hey cantik..kenapa sendirian malam-malam ditengah jalan??” goda preman berbadan tinggi.

“m..miaanhaee..saya..mau pulang “ seohyun ketakutan dan gugup.

“ nanti saja pulangnya manis..ikutlah dengan kami..

“ yoii coii..kita bersenang-senang “ preman berbadan gemuk lalu mendekati seohyun dan memegang tangannya.

“tolong..jangan ganggu aku, aku mau pulang.”seohyun mulai merasa dirinya akan dalam bahaya.

“disini sepi. Tidak ada yang akan menolongmu”

Tiba-tiba…

 

“heh..lepaskan yoeja itu..”teriak seorang namja.

“Yoong Oppaa” batin seohyun.

“hey..anak ingusan tak usah ikut campur. Sana pulang ummamu nanti mencarimu” ledek salah satu preman tersebut.

 

Brukkkk…Brakkk…

“Yoona memukul dan menendang preman itu sampai jatuh tersungkur. Perkelahianpun tak terelakkan lagi. Saling memukul dan menendang.

“Yoong Oppa…awaasss…” teriak Seohyun

“Brukkk..Yoona berhasil mendapat pukulan keras diwajahnya hingga bibirnya mengeluarkan darah. Namun yoona dengan cepat berhasil membuat preman-preman itu kabur ketakutan.

Seohyun menghampiri Yoona “ oppa gwechana??

“ahh..nee…aku tidak apa-apa..kamu bagaimana? Kenapa bias semalam ini masih berada dijalan?? Untung saja aku lewat. Kalau tidak bagaimana nasibmu sekarang.”ucap yoona.

“jeongmal kamsahmnidda oppa sudah menolongku. Aku baru pulang dari Bimbel dan tak ada yang menjemputku. Sekali lagi kamsahamnidda oppa “ seohyun membungkukkan badannya.

“ahh arraseo..tak apa. Oh ya..kamu tahu dari mana namaku?”” yoona sedikit kaget.

“siapa yang tak kenal kamu, sooyoung oppa dan yul oppa. Namja paling suka buat keributan “ goda seohyun.

“omoo,.aku bukan suka keributan. Aku ini orang baik. Cumin aku tidak suka diatur makanya aku berontak “ ujar yoona malu.” Siapa namamu? Anyeonghaseo Im Yoona Imnidda “ yoona membungkukkan badannya.

“anyeonghaseo..choneun Seohyun Imnidda. Bangapseumnidda oppa” ujar seohyun sambil membungkukkan badannya.

“ahh seohyun..aku panggil hyunie saja bagaimana?
”umm…baiklah.sekali lagi terimakasih oppa…”ujar seohyun.

“nee aku antar kamu pulang sampai kerumah dengan selamat”pinta yoona.

YoonHyun-pun pulang bersama…

 

 

 

Sejak kejadian malam itu Yoona dan Seohyun menjadi akrab. Bahkan yoona sudah berubah menjadi anak baik dan penurut. Tidak lagi suka berantem dan melakukan hal-hal bodoh.

 

Begitu juga dengan pasangan Yulsic. Setelah susah payah Yuri membuktikan dirinya itu benar-benar berubah, Jessica akhirnya percaya dengannya. Dan bisa akrab layaknya seorang teman.

 

Kakak beradik ini entah kenapa terlihat aneh.

Setiap sunny dengan hyoyeon, sooyoungs elalu menggganggunya. Bahkan ketika akan heemm,,ciuman, tiba-tiba sooyoung mengacaukan semuanya.

 

“ Ya..Sooyoung..kenapa kau selalu mengganggu kencanku dengan hyo Oppa..” sunny kesal dengan sooyoung.

“aku tidak suka kamu dengan dia. Tidak sukaaa “ teriak sooyoung.

“wae??apa kau dengan dia ada masalah hah?

“tidak..kenapa? pokoknya aku tidak suka” sooyoung mendekat dan menatap sunny tajam

“hehh…jangan mendekat.” Sunny mundur perlahan-lahan sampai tembok menghentikannya.

 

Sooyoung menaruh tangannya ditembok dan menopang tubuhnya. “ aku tak suka dia denganmu. Kau tau dia tak cocok denganmu” bisik sooyoung.

“ heh..itu bukan urusanmu tau…”sunny gugup

“hey jelas itu urusanku karena kau nuunaku

“hey itu bukan alasan yang tepat “sunny mulai kesal dengan perlakuan sooyoung.

“apa?? Hentikan hubunganmu dengannya. Kalau tidak..” ancam sooyoung

“kalau tidak apa hah??” teriak sunny

“ lihat saja nanti..” sooyoung pergi meninggalkan sunny.

“heyy apa yang kau lakukan youngiee “ teriak sunny

sooyoung hanya tersenyum kearah sunny dan membuat sunny bingung. “ tumben dia tersenyum seperti itu? Rasanya aneh sekali, seperti bukan dia. Dasar aneh “ batinnya.

 

 

jika ada yang tak berkenan tolong tell me.. ^^

pay..pay..

 

WUzzzzzzzzzzzz……!!!!!!!!!!

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~2

 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part2/+18/eveel

 

“Ka..kau…” teriak Sunny seketika melihat namja yang sedang duduk didepannya.

“ehhh kamu sudah mengenalnya sunny?” Tanya tn.lee

“aa…aany..aku tidak kenal dengannya Appa “ sunny duduk dan berusaha menenangkan diri. Disaat itu Namja itu menatapnya dengan evil smilenya.

“ Sunny…kenalkan ini calon Umma dan Calon Dongsaengmu..” tn.lee memperkenalkan calon keluarga barunya ke anak kesayangannya.

Anyeong sunny, mrs. Choi imniida dan ini Anak saya Choi Sooyoung “ wanita itu memperkenalkan dirinya dengan anaknya..

“ Anyeonghaseo Nuuna..Choneun Choi Sooyoung Imnidda. Panggil saja Sooyoung.. bangapseumnidda Nuunaa “ sooyoung membungkukkan badannya kemudian bberdiri tegap lagi dan menatap sunny dengan evil smilenya.

Sunny Pov

Ishh,,kenapa harus dia sih jadi bagian dari hidup aku.

Kesel sumpah. Dunia sempit banget sih.!!. mimpi apa aku semalam mendapat dongsaeng seperti dia. Bisa-bisa hidupku kacau.

Apa kata sahabat-sahabatku nanti??

OMG,,aku ga bisa bayangin,,arghh,,,apa yang sebenarnya ada dipikirannya??

“ aku harus lebih berhati-hati dengannya. Ok..Choi Sooyoung, Welcome To The Hell…

Normal Pov

Anyeonghase Lee Sunny Imnidda..Bangapseumnidda Ajumma..Sooyoung “ ucap sunny dan matanya tak lepas dari pandangan mata sooyoung. Seakan ada suatu pembicaran dan perdebatan antara mereka.

Sunny kemudian duduk disamping Appanya.

“ oh ya..bukankah kalian kuliah ditempat yang sama?” Tanya umma sooyoung.

“ jinjja?? Aku kurang tahu ajumma..aku hanya memikirkan kuliah dan sahabatku saja “ ujar sunny dan menatap sooyoung dengan jutek.

“ omo…jinjja? Aku kira kenal “ ujar mrs.choi kaget.

Setelah membicarakan urusan pernikahan mereka. Akhirnya dengan terpaksa Sunny menyetujuinya. Dan akan melihat bagaimana sikap mereka nantinya. Walau dia sangat kesal kenapa harus choi sooyoung?? Menyebalkan “ rutukknya dalam hati.

“ ohh..ya..karena ini sudah terlalu malam, bagaimana kalau kalian menginap disini? Dan besok aku akan mengantar kalian pulang “ ujar tn.lee.

“What?? APA?? Menginap Appa??? “ sunny kaget dan langsung berdiri.

‘Kenapa bunny?? Kasihan mereka, ini sudah malam. Apa kamu tega?” ujar tn.lee

“ tidak usah lee..lebih baik kita pulang saja tidak enak. Lagipula jika sunny tak mengijinkan tidak apa-apa “ ujar mrs.choi.

“aa.ani..aniya ajumma bukan begitu.aku.aku hanyaa..” hhh,,sudahlah terserah appa saja. Aku capek..aku kekamar dulu “ ujar sunny dan meninggalkan mereka menuju kamarnya.

Sunny memasuki kamarnya dan langsung melempar tubuhnya keranjang.

“hhh,…aku Sstressss….arghhhh!!!..wae..wae..” kenapa tidak seohyun saja menjadi dongsaengku. Dan itu lebih bagus, nah ini?? Ahhhh terima nasibmu Sunny.

“ lebih baik aku meluapkan emosiku dengan menari. Itu lebih bagus.” Ujarnya.

Setelah mengganti bajunya, sunny menuju ruangan dance miliknya. Ruangan itu khusus untuknya. Sunny suka meluapkan emosinya dengan cara dance dan itu membuatnya merasa lebih baik.

Sunny menghidupkan music dan mulai menari.

Keobi naseo shijakjocha anhae bwattdamyeon
Geudaen tudeoldaeji mara jom!
GG!
Jujeohamyeon gihweneun modu neoreul bikyeoga
Gaseum pyeogo nawabwara jom!
T.R.X.!
Bring the boys out

Yeah~ You know?
B-Bring the boys out
We bring the boys out
We bring the boys out
Yeah~
B-Bring the boys out

 

 

Music mengalun dengan cepat. The Boys remix adalah andalannya. Mengikuti irama dengan tepat, itulah sunny.

Girls’ generation make you feel the heat!
Jeon segega neoreul jumoghae
B-Bring the boys out
Wipungdo dangdanghaji ppyeossokbuteo neon
Wonllae myeotjyeosseo
You know the girls
B-Bring the boys out

Semakin kencang music mengalun, semakin cepat juga gerakan sunny. Peluhnya telah menetes dari tubuhnya. Hanya memakai tank top dan celana pendek. Terlihat sexy.

Tak sadar dari luar sooyoung melihatnya dari tadi. Hanya berdiri didepan pintu dan menatap sunny dengan tatapan menggoda. Entah apa yang ada dipikirannya.

aseum pyeogo nawabwara jom!
Bring the boys out
Cause the girls
Bring the boys out
Girls Bring the boys out
Girls Bring the boys out
Girls Bring the boys out

Girls’ generation make’em feel the heat!
Jeon segega uri jumokgae
B-Bring the boys out

Sesangeurikkeul namja
Myeotjin yeojadeul yeogi moyeora
You know the girls
B-Bring the boys out

 

Music berhenti dan gerakan sunnypun berhenti. Sunny jatuh terlentang diruangan dance dan nafasnya memburu. Peluhnya menetes.

“ ahh,,a,,k,hirnya…aku harus mandi sekarang dan supaya besok bisa fit kuliah.

Sunny bangkit dan meneguk sebotol air mineral dan berjalan menuju kamar. Namun saat akan berbalik dan menuju pintu, sunny melihat sooyoung dengan tatapan aneh.

“ “Ya…!!!! Kau..kenapa kau disini huhh??” sunny kaget melihat sooyoung.

Ya..kenapa kau menatapku seperti itu?? Minggir aku mau keluar “ sunny berjalan mendahului sooyoung. Namun sebelum itu dia mengunci pintu ruangan dance-nya dan berjalan kembali.

“ Hey..Nuuna sangat sexy seperti itu “ ucapan sooyoung membuat sunny berhenti melangkah dan berbalik menatapnya tajam.

“Apa kau bilang??” sunny melangkah mendekati sooyoung dan menajamkan matanya.

Se.xy?? pikiran yadongmu harus dibuang. “ sunny berbalik akan pergi namun tangan sooyoung telah memegang erat lengan sunny.

“ nuuna…” ucap sooyoung

“ YA..Lepaskan aku. Tidak sopan.” Sunny menghempaskan tangannya namun pegangan sooyoung terlalu kuat.

“ Nunnaa..apa nuuna tidak menerimaku?mulai sekarang kita akan jadi keluarga bukan?” sooyoung berusaha memasang muka polosnya.

“ isshhh,kaauu…” pekik sunny

“ sunny..sooyoung..ada apa ini??” ucap tn.lee

“appa..nuuna tidak menerimaku sebagai namdongsaengnya “ sooyoung berusaha mencari muka dihadapan appa sunny.

“ mwoo,,,Appa??? Sejak kapan kau memanggil appaku dengan sebutan A.P.P.A??” sunny kembali memekik.

“sunny….appa yang menyuruhnya memanggil seperti itu. Lagipula sebentar lagi kita akan menjadi satu keluarga kan?mulai sekarang baik-baiklah kamu dengan calon umma dan dongsaengmu “ ucap tn.lee.

“Ahh,,terserah appa “ sunny berjalan meningalkan appa dan sooyoung menuju kamarnya.

Keeseokan harinya di Seoul University…

Sunny sudah berada diruangan kelasnya. Memasang muka suntuk.

“Hey bunny kenapa nih…”mukanya suntuk amat “ Jessica kebingungan melihat sahabatnya seperti itu.

“ahh..molla..menyebalkan pokoknya “ pekik sunny

“ dia kenapa sih fany? Apa otaknya sudah tak waras lagi” bisik taeyeon ke tiffany

Pletakkkk….

Sebuah pulpen melayang ke kepala taeyeon.

“aduh….Ya siapa yang melempar kekepalaku” ujar taeyeon smabil mengelus kepalanya

“aku wae?? Kau piker aku tak dengar hah “ sunny menatap taeyeon tajam.

“ Pany,,pany liat sahabatmu itu. Galak sekali padaku, lihat dia seperti medusa kalau seperti itu, sama seperti Jessica.” Taeyeon beraegyo didepan tiffany.

“YA…kau apa yang kau bilang tadi Kim taeyeon? “ pekik Sunny dan Jessica bersamaan dengan tatapan tajam mereka seperti akan memakan orang.

“Kyaaaaaa…..sebaiknya aku kaburrrr…” taeyeon melesat secepat kilat menjauh dari SunSica. Jika tidak habislah dia.

Setelah pelajaran berlalu semua mahasiswa bersiap untuk mengikut aktifitas mereka selanjutnya.

Sunny, Tiffany, Jessica, Taeyeon,Hyoyeon dan Seohyun sedang makan dan berbincang-bincang dikantin. Namun ketika akan beranjang pulang, Sooyoung, Yuri dan Yoona datang menghampiri mereka.

“hai Nunna..kajja kita pulang bersama. APpa dan Umma sudah menanti kita dirumah. Katanya kita diajak foto preweding “ ucap Sooyoung yang membuat mereka semua kaget. Namun sunny hanya menunduk lesu.

“Kajja Nuunaa..”Sooyoung menarik tangan sunny, namun sunny menolak.

“ ishh apaan sih kamu..sana pergi..aku tak mau pulang. Aku masih banyak tugas.” Sunny kesal dengan tingkah sok polos sooyoung.

“ tapi Nuuna..kalau tidak mau aku akan adukan ke APpa dan Umma pasti mereka akan sedih “ sooyoung memasang muka polosnya kembali.

“ishh,,duluan sana..nanti aku menyusul.” Suny semakin kesal dengan sooyoung.” Dan jangan memasang muka seperti itu padaku. Lama-lama aku mual.

Yasudahlah Nuuna..sampai nanti..” sooyoung beranjak dari kantin. Namun sebelum dia pergi, sooyoung menatap sunny penuh kemenangan.

Sunny duduk lemas menunduk sambil memgang kepalanya.

“ awas saja dia nanti akan kubalas.”batinnya.

Sunny terdiam namun kemudian mengangkat kepalanya menleh kesahabat-sahabatnya.

Mereka menatap sunny dengan penuh pertanyaan.

“Apaa??? Ujar sunny

“bisa jelaskan?? “ ujar hyoyeon.

“hhh…baiklah…appaku dengan ummanya akan menikag seminggu lagi. Otomatis dia dan aku akan menjadi saudara tiri.

Kalian bisa bayangkan gimana nasibku nanti?

Melihat mukanya saja aku ingin mual. Bagaimana sifat sok polosnya itu,.

Sigh,,,,lama” bisa gila aku punya doongsaeng sepertinya. Mimpi apa aku semalam ya tuhan. Arghhh “ sunny tanpa bernafas menjelaskan semuanya.

Hahahhahahahahaa…”taeyeon tertawa panjang. Semua melihat kearahnya.

“kenapa kamu tertawa taetae?”ujar fany heran

“kan jarang tikus sama macam bersatu jadi keluarga.” Goda taeyeon

“Ya..apa maksudmu hah?” kau bilang aku macam?”pekik sunny. Alhasil taeyeon kabur lagi.

Seminggu kemudian..

Pernikahan Appa sunny dan Umma Soyoung telah berlangsung. Semua undangan dan kerabat telah hadir disana dan member ucapan selamat kepada keluarga mereka. Kini Sooyoung dan Ummanya resmi menyandang gelar Lee..bukan Choi lagi.

Teman-teman sunny mengucapkan selamat. Namun sunny hanya tersenyum tipis.

Bukan tidak bahagia. Cuma sooyooung jadi masalahnya. Entah kenapa…

Sorry Nuuna, Saranghae.~!! Part~1

 

 

 

Auhtor            : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Tragedy/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : Chaptered

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

 

Anyeonghaseo..

Author kembali lagi nih,,bawain FF SooSun..

Mian lama yah,,author sibuk + sakit = pusing??? Hahaha…

Maav membuat kalian menunggu..

ahh senang sekali berada disini dan melihat kalian semua..

Thank you very much yah *bow*

  K.A.M.S.A.H.A.M.N.N.I.D.A…!!!!!! ^^

 

 

Lee Sunkyu atau dikenal Lee Sunny seorang yoeja imut, cantik, manis, pintar , kaya dan mempesona. Walaupun dikenal ceria dan selalu semangat, sunny selalu merasa kesepian ketika berada dirumah. Alasannya. Appanya sibuk bekerja dan jarang meluangkan waktu untuknya, ummanya sudah lama meninggal ketika sunny masih SMP. Dan otomatis sunny tak mempunya saudara. Walaupun begitu sunny tak merasa sendirian karena dia mempunyai sahabat yang selalu menemaninya. Tiffany, Jessica, Seohyun, dan Taeyeon, Hyoyeon. Taeyeon dan Tiffany adalah sepasang kekasih. Mereka semuapun sekarang sudah memasuki  Masa kuliah yang hampir berakhir alias mau Sarjana. Namun ada tiga namja yang bisa dibilang Nappeun Namja. Sooyoung, Yuri dan Yoona. Namun yang paling bad boy itu Sooyoung. Suka berantem, membolos, berani dengan dosen, bandel dan super jahil. Tak ayal semua mahasiswa takut dan tak berani padanya. Secara Seoul University tempat dia kuliah bersama Sunny Dkk adalah milik Alm Appanya.

 

Kwon Yuri dan Im Yoona teman dari Choi Sooyoung tidak sebandel sooyoung. Bias dibilang maish lumayan baiklah.

Tap..tap..tap…”suara laangkah kaki menyusuri lorong kelas. Seorang yoeja berambut blonde panjang sedang melangkah menuju ruangan kelasnya dimana sunny dan yang lain berada. Namun langkah kaki itu terhenti ketika bebrapa orang namja menghadangnya.

Yoeja itu terus melangkah dan mencari cara agar bisa melewati namja itu,namun tetap saja mereka menghadangnya.

“ Ya..~biarkan aku lewat. Aku buru-buru jika aku telat  Kim Soengsangnim akan marah padaku “ ujarnya

“ Bentar dulu. Aku mau kenalan bolehkan. Gadis cantik sepertimu tak boleh kusia-siakan ujar namja itu. Kenalkan aku Yuri, Kwon Yuri “ ucapnya dengan smirk smilenya.

“ Jessica.,,” ujarnya jutek “ dan sekarang sudah bukan? Biarkan aku lewat ‘ Jessica mengeluarkan ice glarenya.

“ Yuri sepertinya yoeja ini cocok jadi mainan kita “ ujar Sooyoung evil

“ Ya…aku bukan mainan bodoh “ teriak Jessica

“ What?? Apa kau bilang? Aku bodoh?” sooyoung marah

“ wae? Memangkan? Berani dengan wanita dan orang lemah saja kalian. Minggir aku mau lewat “ Jessica berjalan melewati mereka tapi yuri keburu memegang tangannya.

“ Ya`..lepaskan aku “ Jessica teriak dan berusaha melepaskan tangannya dengan sekuat tenaga dari yuri namun hanya sia-sia.

Tiba-tiba Sunny sudah ada dibelakang mereka dan segera menolong Jessica.

“ Hey..!! lepaskan Temanku “ ujar sunny dan menghempaskan tangan yuri dari tangan Jessica.” Kalian tak sopan dengan wanita. Apa-apaan ini. Tak punya kerjaankah? Mending belajar sana biar pinter. Bukannnya pinter malah bodoh “ ejek sunny. “ Kajja Sica  kita kekelas “ sunny menarik tangan Jessica

“ hey kau..awas kau gadis pendek “ ujar sooyoung

Sunny berhenti melangkah kemudian berbalik menatap sooyoung dan menmgeluarkan evil smirk-nya. Kemudian melangkah kembali menuju kelas.

 

Sesampainya didalam kelas.

Jessica membanting tasnya kemeja dan membuat taeyeon, hyoyeon, tiffany dan seohyun kaget. “ kamu kenapa sih sica? Datang-datang main banting aja “ heran Fany

Kesel..kesell..awas tuh namja, aku pengen jambak mulutnya “ kesal Jessica

“ kenapa sih : taeyeon makin penasaran.

“ Sunny.. Jessica kenapa? “ ujar hyoyeon

“ umm…a,,,,itu oppa,,,dia dijailin sama siapa aku tak tahu pokoknya tiga orang namja. “ ucap sunny gugup ketika melihat wajah hyoyeon. Namja yang membuat hari-harinya bahagia.

“ heemm.,..sunny kenapa mukamu merah” goda tiffany

“sunny~ah kamu sakit “ hyoyeon menaruh tangannya dijidat sunny

Paras sunny makin memerah. “itu bukan sakit hyo. Tapi sakit cinta “ celetuh Taeyeon

“ huhsss..sudah jangan menggodanya lagi “ hyoyeon membela sunny

“ ciee..ciee,,langsung aja tuh “ goda Jessica.

ehh seongsangnim datang “ ujar Seohyun.

Pelajaranpun dimulai….

 

Sunny…”teriak Hyoyeon

“ ehh Oppa..waeyo?” ucap sunny

“ aku boleh meminjam buku catatan ekonomimu?

“ ohh nee oppaa “ sunny memberikan buku kepada hyoyeon.

“ eitss,,,pacaran mulu nih..inget ini masih disekolah “ goda pasangan Taeny

“ ehh..siapa yang pacaran huh? Kalian yang pacaran. Lihat saja pegangan tangans emsra itu “ ujar sunny

Psangan taeny wajahnya seketika memerah. Hyoyeon hanya tersenyum melihat tingkah teman-temannya.

Kajja kita pulang. Aku akan mengantarmu sunny” ucap hyoyeon.

“huumm,,ne oppa..gomapta..” sunny tesipu-sipu.

 

Sesampainya didepan rumah Sunny..

 

Sunny turun dari mobil Hyoyeon.” Oppa gomapta buat tumpangannya “ ucap sunny

“ ahh nee gwechana sunny. Sana masuk..~! lain kali aku mampir yah.byee bunny..” seru hyoyeon.

Sunny melambaikan tangannya kemudian masuk kedalam rumah.

“ aku pulangg..~!!!” teriak sunny dan appanya langsung menyambutnya .

“ Sunny,,kemari dulu nak..~” ucap tn .lee..

Waeyo appa..tumben masih dirumah? Kenapa tak kerja “ ucap sunny

“ kamu menyindir appa? Mianhae,.appa jarang ada waktu untukmu sayang” tn.lee mengelus rambut purti kesayangannya itu.” Mulai besok kamu tak akan sendirian lagi sayang “ ucap tn .lee membuat sunny menaikkan alisnya.

“ waeyo APpa? Appa besok libur?” ucap sunny

“ bukan sayang. Appa memutuskan akan menikah lagi. Dan appa sudah menemukan seseorang yang akan menjadi ummamu nanti “ ucap tn. Lee

Mwo??” Sunny kaget.” Appa..kenapa tidak pernah bilang padaku tentang hal ini? Appa aku tidak punya hak?

“ mianhae sayang.. appa baru bisa mengatakannya sekarang. Appa sudah memikirkan hal ini.. dia yoeja baik. Dia cocok menjadi ibumu nak. Percayalah..besok dia akan appa undang kesini untuk berkenalan denganmu. Besok kamu tak ada acara bukan?” Tanya tn.lee kepada anaknya.

“ mwo..appa ini terlalu mendadak. Aku ..aku belum siap.” Apa appa yakin dengannya?” sunny menaikkan alisnya kembali

“ nee appa yakin, appa sudha kenal dengannya. Percayalah nak, dia ibu yang baik untukmu selain alm. “ ucap tn. Lee meyakinkan anaknya itu.

“ ,mmm…baiklah appa..demi appa aku akan mencoba menerimanya “ ucap sunny. “ appa aku mau kekamar dulu. Aku cape..” sunny menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya diranjang..entah apa yang dia pikirkan. Pikirannya berkecamuk sampai-sampai matanya terlelap dan dia tidur untuk beberapa saat.

 

Keesokan harinya..

 

Sunny berangkat pagi-pagi kesekolah. Namun langkahnya terhenti ketika dilorong kelas.

“ Heyy Gadis pendek..” teriak seseorang yang membuat sunny sedikit kesal karena memanggilnya pendek.

“ kau,,,beraninya kau memanggilku dengan kata” pendek”. Kau tiang listrik” ejek sunny

“ kenapa? Tidka suka huh? Kau tak takut padaku”? seorang Choi Sooyoung . The Prince of  Seducion. Ujar sooyoung cool.

“ hahahaa,.apa? prince?? Dari mana? Tak ada muka bagusnya dirimu. Yang ada poerusuh seperti tikus. Hahaha “ ejek sunny

“Ya,,,kau,,,” sooyoung menunjuk kerah sunny

“ apa? Huhh mau apa kau? Kau kira aku takut dengan orang sepertimu?sana pergi merusak pemandangan saja kau “ sunny berjalan mendahuli sooyoung.

“ isshh….namun..” boleh juga yoeja itu.” Sooyoung mengeluarkan evil smilenya. Entah pikirannya tersimpan rencana apa untuk sunny.

 

Huhh,,dia pikir dia itu siapa? Beraninya dengan kakak kelas, beraninya dengan wanita. Dasar tikus got. Arghh,,sunny mengumpat-umpat kekesalahnya.

“ sunny..ada apa?” pasangan Taeny menyapa.

“ kalian.. tidak disekolah, dimana-mana selalu aja dempet kayak pisang dempet?. O.o

“ kesal sunny

“ loh,,kamu kenapa sih? Ko malah kesal pada kami.

“ehh mianhae,,abis bisa ga sih ga mersa-mesraan terus. Ini kuliah bukan taman hiburan” ucap sunny

Ehh kamu cemburu ya? Hahaha…makanya punya pacar.” Goda Taeyeon

Anyeong semuanya..anyeong sunny” sapa hyoyeon yang tiba-tiba datang.

Anyeong semuanyaaa “ sapa Jessica yang berada dibelakang hyoyeon.

Anyeong hyo..anyeong sicaa “ sapa pasangan taeny

Anyeong sica..” sapa sunny

“ ehh,,anyeonghaseo oppa…” sunny tersipu-sipu malu

“ heeemm…” a..mm…tenggorokanku gmn gtu “ sindir tiffany

” ishhh,,,kalian…” sunny kesal dengan pasangan Taeny. Namun wajahnya terukir sebuah senyuman dna menatap namja tampan yang duduk disebelahnya sekarang.” Hyoyeon oppa…kyeopta…” batin sunny.

 

Kriinggg…..

Bell-pun berbunyi menandakan kelas sudah bubar. Taeyeon, tiffany, sunny, hyoyeon dan Jessica keluar dari kelas dan akan menuju kantin..namun si maknae seohyun langsung ikut bergabung. “ anyeong,,oppa,unniee…” sapa seohyun

“ehh seo..ayo ikut kekantin, kami mau makan..aku sudah lapar “ ujap Jessica.

Nee…” angguk seo polos.

 

Merekapun duduk dikantin dan kemudian makan bersama dikantin. Namun keasikan mereka diusik oleh Sooyoung cs.

“ ada apa lagi sih kalian..merusak selera makanku “ kesal sunny

“ heh,,gadis pendek..urusan kita belum selesai” ujar sooyoung dengan evil smilenya itu.

Semua orang yang ada dikanting berusaha menjauh.

“ ehmm,,maav..tolong jangan ganggu kami..kami tak ingin ada keributan “ ujar hyoyeon sopan.

“ aku tak berbicara padamu “ sooyoung menunjuk kearah hyoyeon.

“ bisa sopan sedikit tidak..ish…” sunny mulai kesal dengan tingkah sooyoung yang sok.

“ teman-teman,,kajja kita pergi dari sini..aku bisa-bisa muntah kalau lama-lama disini “ sunny mengajak sahabatnya pergi. Namun tangan sunny keburu ditarik sooyoung.

“ ishh,,,lepaskan..sunny menatap tajam sooyoung begitu juga sebaliknya.

“ hemm..mianhae,,sooyoung~ssi,,lepaskan sunny.” Hyoyeon berusaha melerai mereka.

“ oh..jadi sunny namanya..” batin sooyoung,.

“ ishh lepas..” sunny marah dan langsung menghempaskan tangannya dari tangan sooyoung.

Sunny dan temannya langsung pergi meningalkan sooyoung cs.

Sooyoung hanya tersenyum evil menatap sunny.

Sementara itu. Tak disangka Yoona terpesona melihat seohyun. Yoona terus menatap seohyun ketika berdebatan antara sunny vs sooyoung berlangsung.

 

Yoona Pov

 

O..My Gosh…ada bidadari didepanku..kenapa aku baru mengetahui dan menyadarinya.

Cantik. Sungguh mempesona. Aku ingin sekali kenal dengannya. Namun apa dia mau kenal denganku? Mungkin dia tidak mau kenal denganku. Dia saja menatapku dengan pandangan takut. Ahh,,,siapa namanya.? Aku harus tau siapa namanya. Apapun yang terjadi.

 

Normal Pov

 

Yoona menatap Seohyun yang kini menjauh dari pandangannya. Jantungnya merasa ingin keluar. Yeah that’s right,,it fallin love..

 

Ishh…awas dia..beraninya memegang tanganku” kesal sunny

“sabar-sabar unnie..jangan marah “ ujar seohyun

Gimana bisa sbar hyunie,,aku sangat kesal padanya. sudah tiga kali dia membuatku kesal . huhh,,awas saja dia..” kesal sunny

Teman-temannya hanya menggelengkan kepala.

 

Malampun tiba…

 

Sunny bersiap-siap menyambut kedatangan calon ibunya.

Ahh mendebarkan dan jujur dia belum siap dengan semua ini. Terlalu mendadak.

“ sunny agasshi.. anda dipanggil oleh tn.lee.” ucap pembantunya.

Ahh nee..kamshamanidda ajumma…”sunny kemudian bersiap dan turun menuju ruang tamu.

 

Sunny Pov

 

Aku turun dan menuju ruangan tamu.

Terlihat appa dan seorang wanita dan juga laki-laki..

“ ehh,,dia punya anak laki-laki-kah?

Siapa mereka. Ahh aku sangat gugup sekali. Semoga semua ini lancer. Huhh…

 

Normal Pov

 

“.. anyeonghase….o….” sapa sunny. Namun sapaannya terputus ketika dia tahu dan melihat siapa namja  yang bersama wanita itu.

 

“K..kaauu….” mata sunny terbelalak kaget.

 

 

kenapa dengan Sunny?

dan siapakan Namja itu??

lihat next Cha..

See U all..

Mwaahh,,,:*

kkekeke.e..

To Late / One Shoot

 

 

Auhtor            : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast       : Yuri & Jessica’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Angst

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : One Shoot

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

Anyeong author bawain FF YULSIC. Siapa YulSic Shiper disini?? Hehhee..

Ini ff inspirasi dari seorang temen. Ceritanya sangat menyedihkan kalau terus diingat. Author sempet nangis dengerin cerita dia. Makanya author terinspirasi menjadikan ini FF dan cocok untuk karakter YulSic. Jeongmal Kamsahamnidda..^^

SARANGHAE…:* (I Hope She’s Seeing This One ) kekekekee 😛

Yuri…Kwon Yuri adalah seorang namja yang sangat tampan dan kaya raya. Tapi kekurangannya adalah dia tak pernah mengenal yang namanya pacaran ataupun yoeja. Dia tak percaya dengan hal itu. Pada suatu hari Yuri dan temannya Kim Taeyeon pergi kesuatu pesta. Taeyeon mengatakan kepada Yuri “ aku jamin malam ini kamu akan jatuh cinta Yuri.

“ tak mungkin Taeyeon. Jangan bercanda” ujar Yuri.

“ orang yang kamu lihat akan menjaid cinta pertamamu Yuri “ ujar taeyeon lagi.

Yuri hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Ketika Yuri masuk kepesta itu, dia merasa biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa.” Yuri mengira ucapan taeyeon hanya bohong belaka, namun ketika disuatu ruangan Yuri mengambil air, tak sengaja dia melihat seorang gadis dan tatapannya tertuju dengan gadis tersebut. Lama-kelamaan yuri ingat ucapan taeyeon. Dan yuripun jatuh cinta kepada yeoha itu. Namun ketika Yuri memberikan senyuman kepada Yoeja itu, dia malah cuek dan tak menyambut senyuman Yuri. Karena yeoja itu cuek kepadanya, Yuri semakin  penasaran kepada Yeoja itu.

Yuri berusaha mendekati yoeja itu namun respon yoeja itu sama, cuek. Namun yuri sangat penasaran dengan yoeja tersebut dan jatuh cinta dengan yoeja itu.yuri ingin tahu asal usul yoeja itu. Segala hal tentang dia. Dengan bantuan taeyeon, yuri akhirnya berhasil mendapatkan informasi mengenai yoeja itu. Ternyata yoeja itu adalah anak dari bosnya itu.yoeja itu bernama Im Yoona. Panggilan akrabnya Yoona. Akhirnya yuri dan yoona kenalan berkat Taeyeon. Namun tetap saja respon yonna masih sama, yaitu cuek dan dingin padanya.

Ketika yuri minta nomor handphone yoona, yoona tak memberikan no hpnya. Akhirnya yuri pulang kerumah, namun sepanjang perjalanan yuri selalu ingat dengan yoona. Ketika dia tidur, makan, kerja, dimanapun dan kapanpun wajah yoona membayangi yuri. akhirnya yuri nekat menemui yoona dirumahnya karena yoona adalah anak buah dari ayahnya. Akhirnya mereka bertemu dan ternyata sikap yoona berubah ke yuri. Yoona terbuka dengan yuri.

Ketika yuri memberikan senyuman ke yoona, yoonapun merespon dengan senyuman juga. Tapi disisi lain, Umma yuri telah menjodohkan dirinya dengan seorang yoeja yang lebih tua 2 tahun darinya. Yuri sangat menentang keinginan Ummanya dan menolak perjodohan itu. Yuri bilang ke Ummanya “ dia itu yoeja kampungan, aku tak mau menikah dengan yoeja kampungan seperti dia. Dia cocoknya menjadi Nuunaku”. Namun Ummanya tetap bersikeras menjodohkan Yuri dengan Yoeja pilihannya.

Ummanya sudah menjodohkan Yuri dengan yoeja itu sejak mereka kecil. Pada suatu hari umma Yuri mengajaknya kesuatu tempat dan ternyata kerumah yoeja itu. Yuri tak merespon yoeja itu karena hatinya sudah tertaut kepada Yoona. Gadis yang membuatnya jatuh cinta.

Ternyata Appa dari yoeja yang bernama Jung Jessica itu, yoeja yang akan dijodohkan kepada Yuri itu sakit. Sampai-sampai sudah mau meninggal. Ketika Appa Jessica dibawa kerumah sakit, appa Jessica akhirnya meninggal karena skait yang dideritanya sudah sangat parah dan terlambat diberikan pertolongan. Akhirnya Yuri dan Jessica dinikah paksakan oleh Orangtua mereka. Yuri tak menerima Jessica menjadi istrinya.

Setiap hari Jessica diperlakukan dengan kasar dan dimaki-maki dengan kata-kata kasar oleh Yuri. Biasanya kalau suami istri itu harus tidur seranjang, satu selimut, atau apa yang harus suami istri lakukan. Namun yuri tega membiarkan Jessica tidur di lantai, disofa setiap malam dan yuri tak mau tidur dengannya.

Yuri bilang” untuk yoeja kampungan sepertimu, ruangan ini sudah terlalu mewah untukmu. Tidur dilantai saja sudah termasuk beruntung buatmu” ujar yuri dengan kasar dan penuh hinaan. Alhasil setiap malam yuri menghina Jessica dan memperlakukan Jessica dengan kasar. Namun Jessica sangat sabar menghadapi Yuri, suaminya itu.

Yuri jarang sekali pulang. Yuri pulang jika dia hanya ingin tidur saja. Jessica setiap hari menunggu yuri hingga yuri pulang. Tapi hingga Jessica ketiduran disofa, yuri tak pulang kerumah. Namun Jessica tetap sabar menanti kedatangan suaminya yang tak kunjung datang.

Suatu hari yuri merokok, namun rokoknya itu dilempar kearah Jessica. Jessica membuatkannya makanan, yuri menumpahkannya dan membuangnya kelantai. Namun Jessica tetap sabar atas perlakuan Yuri, suaminya. Tak sedikitpun dia membalas perlakuan yuri.

Lama-kelamaan yuri kelakuan Yuri mulai melunak dan biasa saja terhadap jessica. Suatu hari Umma Yuri meminta cucu dari mereka. Dan yuri melakukannya untuk ummanya. Yuripun melakukan hal itu kepada Jessica sampai kemudian Jessica hamil anaknya. (ih,,gimana sih,,kasarin Jessica tapi pas adegan itu aja mau. >< ).

Namun yuri tetap saja menemui yoona. Padahal Yuri belum tahu perasaan Yoona yang sebenarnya ke yuri bagaimana. karena yoona tak pernah bilang perasaannya ke yuri. Mereka Cuma dekat saja satu sama lain tanpa tahu perasaan masing-masing. Yuri masih belum bisa menerima Jessica walau Jessica sudah mengandung anaknya.

Berbulan-bulan telah berlalu. Sifat yuripun semakin melunak dan akhirnya sadar bahwa cinta istrinya ke dia lebih besar disbanding cinta yoona kepadanya. Jessica sabar dan sangat sabar menghadapi yuri sehingga sifat yuri melunak kepada Jessica. Yuri mulai sadar. Betapa tidak.?? Saat yuri sakit, jessica istrinyalah yang merawatnya. Membuatkan bubur dan susu hangat buatnya. Membersihkan badannya yang kotor dan pokoknya Jessica telaten sekali melayani suaminya.

Suatu ketika yuri bertemu dengan Taeyeon sahabatnya dan taeyeon mengatakan sesuatu lagi kepada Yuri.

“ Yuri,,kamu itu sangat beruntung. seharusnya kamu bahagia karena mendapat seorang istri seperti Jessica yang baik, sabar dan selalu menyayangimu dibanding cinta pertamamu yang entah bagaimana perasaannya kepadamu. Mungkin dia hanya bermain-main denganmu.

Sadarlah Yul “ ucapan taeyeon membuat Yuri tersadar akan Jessica istrinya yang selama ini dia sakiti ternyata sangat istimewa dan lebih baik dibanding cinta pertamanya itu.

Yuripun pulang dan tak sabar bertemu Jessica istrinya. Dalam perjalanan pulang Yuri terus mengingat-ingat Jessica dan meneteskan air matanya. Tak henti-hentinya yuri menyebut nama Jessica. “ istriku yang sangat kucinta. Istriku yang aku sia-siakan..maafkan aku. Aku pria bodoh tak sadar akan kebesaran cintamu. Istriku yang kucinta.

Yuri selalu mengatakan hal itu disepanjang perjalanan menuju rumah.

Sesampainya yuri dirumah, dia tak melihat istrinya. Setelah mencari kemana-mana tetap saja yuri tak menemukan dimana Jessica berada.

Ketika sampai dikamarnya, yuri mengambil bantal. Namun tak sengaja dia menemukan buku diary milik Jessica. Yuri penasaran dan membuka buku diary itu.

Halaman pertama dia membacanya..

To diary.

“Aku sangat bahagia menikah dengan seorang namja yang tampan dan sempurna sepertinya.”

Halaman kedua dia buka kembali

“ diary..aku sangat mencintai suamiku..laki laki yang sempurna dimataku”

Halaman ketiga..

“ aku semakin mencintainya tuhan. Suami sempurna sepertinya. Sungguh snagat beruntung aku memilikinya.

Halaman selanjutnya.

“Aku akan sabar menghadapinya. Tuhan berikan aku kekuatan. Aku sangat mencintainya ya tuhan. Semoga nanti dia menyadari kehadiranku dan mencintaiku sebagai istrinya.

Halaman demi halaman dia baca. Sungguh menyesakan hatinya.

Sampai-sampai yuri tak kuasa meneteskan air matanya.

Istrinya begitu tangguh, baik, penyabar. Tapi dia malah memperlakukannya dengan kasar. Sungguh sangat disayangkan sikapnya itu. Kenapa terlambat dia menyadari hal ini.

Yui membaca selembar demi selembar diary milik Jessica. Hingga 3 minggu kemudian yuri tak menyadari waktu secepat itu berlalu. Ketika akan bangun dari duduknya, yuri menemukan selembar kertas. Yuri memungut dna kemudian membacanya.

 

“ To Yuri Suamiku..

 

Aku pergi ke rumah Ummaku..

Mungkin sebentar lagi aku akan melahirkan. Jadi aku pulang keruamh saja.

Aku sudah lama menunggumu tapi kamu tak pernah pulang. Mianhaee aku hanya meningalkan sepucuk surat ini. Semoga kamu membacanya

 

Salam hangat

Jessica

12 april 2007

 

 

Yuri kaget ketika melihat tanggal yang tertera.. ini 3 minggu yang lalu. Tapi kenapa dia baru melihat dan membacanya. Dengan cepat Yuri langsung menuju kerumah ibunya Jessica di desa. Yuri melaju dengan mobilnya cepat. Dia tak sabar bertemu dengan istri tercintanya. Setelah sampai di depan rumah Ibu Jessica, Yuri melihat banyak orang dirumahnya. Dia bingung dan takut menduga-duga.

“ Apa anaknya sudah lahir? Hanya itu yang ada dipikirannya. Namun kenapa semua pakaiannya hitam dan seperti terlihat raut muka mereka sedih. Yuri penasraan dan langsung masuk kedalam rumah.

Didapatinya Umma Jessica menangis dan membaca doa. Yuri penasran apa yang terjadid engan mereka. Yuri bertanya dimana Jessica dan ada apa semua ini.

Dan ternyata  ini acara mengenang 7 hari kematian/ kepergian Jessica dan Anaknya.

Yuri kaget. Yuri sedih. Dia tak bisa mempercayai semua ini. Begitu cepat waktu berlalu.

Yuri menangis sejadi-jadinya.

FlashBack

Jessica sedang duduk didalam rumah bersama ibunya. Ibunya hendak kedapur mengambil sesuatu untuknya. Namun Jessica ingin ke kamar mandi untuk pipis. Namun sesuatu kecelakaan tak dapat dia hindari.

Jessica terpeleset didalam kamar mandi dan kemudian terjatuh. Jessica berteriak da ibunya mendengar teriakan itu. Langsung saja ibu Jessica menghampiri Jessica.

Sungguh sangat tragis, Jessica berlumuran darah. Dengan segera ibu Jessica meminta pertolongan tetangga untuk membawanya ke Rumah sakit terdekat. Namun sayang, nyawa Jessica dan Bayi dalam kandungannya tak bisa diselamatkan. Mereka berdua pergi untuk selamanya. Jessica dan bayinya kemudian dimakamkan.

Flashback end

“ Umma kenapa tidak tidak bilang padaku “ isak Yuri

“ bagaimana aku mengatakan padamu, kamu saja tak jelas keberadaanmu. Semua nomer dihubungi tapi nihil.” Ucap Umma Jessica.

Yuri manenangisi kesalahannya. Kenapa dia bisa sejahat itu, sebodoh itu. Setega itu. Apa aku manusia “ batin yuri

Umma maafkan aku. Aku jahat, aku tak patut dimaafkan. Aku tak bisa menjaga sica dengan baik sampai akhir hidupnya.” Yuri menangis dna terus menangis.

“ Umma..antarkan aku ke makan Jessica dan anakku “ mohon yuri.

Merekapun akhirnya pergi bersama ke makan Jessica dan anaknya. Sesampai dimakan yuri langsung jatuh terduduk memeluk makan Jessica.

“ Jessica…maafkan aku..maafkan aku..selama ini jahat padamu, tak pernah sayang padamu, selalu membuatmu sakit. Maafkan aku Jessica “ yuri terus-terusan menangis dan mengucapkan kata maaf dimakan Jessica smabil memeluk makamnya.

Yuri berpindah ke makam anaknya. “ maafkan appa sayang..appa tidak bisa menjaga kamu dan Ummamu dengan baik. Jika ada mesiin waktu, aku akan memutar waktu untuk bisa bersama kalian lagi. Maafkan appa nak “ ucap yuri.

Jessica sayang tadinya jika aku bertemu denganmu aku akan memberikan kalung ini untukmu “ yuri mengeluarkan sebuah liontin perak dari saku jasnya.

“ ini sebuah liontin untukmu. Sebagai tanda sayangku dan akan berusaha mencintaimu. Tapi sudah terlambat. Aku menemuimu dengan keadaan seperti ini. Tapi aku makan tetap memberikan ini padamu sayang” ucap yuri seraya mengalungkan liontin itu dinisan Jessica. Semoga kamu dan anak kita tenang disana sayang. Maafkan aku, beribu-ribu maaf. Mungkin kamu tak akan memaafkanku. Aku tak pantas mendapat maaf darimu. Maafkan aku Jessica.

Sampai malam menjelang yuri terus berada dimakam Jessica dan anaknya. Terus menangis, meminta maaf dan berdoa untuk alm. Istri dan anaknya.

Hatinya sangat sakit, pedih dan hancur. Kehilangan dua orang sekaligus yang dia cintai. Namun terlambat menyadari dan menyesali semua itu. Sampai yuri mati dia tak pernah menikah dengan wanita manapun karena Jessica selalu ada dihatinya dan akan selamanya mencintai Jessica.

 

 

Np : perjodohan itu tak selamanya buruk. Tidak salah dan dosa mengenal seseorang. Siapa tau orang yang dijodohkan dengan kita jauh lebih baik dibanding orang yang kita cintai. Belajarlah menerima sesuatu dengan ikhlas. Cernalah dulu baru ditelan. Jangan langsung menelan karena kamu tidak tahu apa yang kamu telan.

 

 

 

hikss,,,author benar-benar nangis sekarang jalan ceritanya sedih banget, athor ga bisa bayangin kalo ada orang seperti dicerita ini. sangat menyakitkan banget.

author mw nenangin diri dulu yah,,

byee byee…

BE MINE [Chap 7]

 

 

Auhtor            : Eveel

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : Chaptered

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

 

 

Beberapa bulan ini Taeyeon dan Tiffany diam-siam saling menyukai sejak satu sekolah dan tak sengaja mereka bertemu dalam kejadian yang cukup konyol. Sehingga muncullah rasa itu dalam hati mereka masing-masing. Namun mereka tak tahu perasaan satu sama lain. Malu mengungkapkannya dan malu terhadap orang lain. Malu nelan ludah sendiri sepertinya. Ahhahahaha….

Saat tiffany membawa buku yang lumayan banyak, tak sengaja buku-bukunya terjatuh dan pada saat itu taeyeonlah yang menolongnya membawakan buku-buku itu. Kemudian saat tiffany terpeleset, taeyeon menolongnya, namun malah seperti akan ciuman dan saling pandang. Sooyoung. Hyoyeon dan Yuri heran melihat Taeyeon begitu banyak berubah sejak kehadiran Tiffany. Taeyeon perlahan-lahan berubah. Berangkat sekolah pagi-pagi sekali, rajin belajar dan sifatnyapun sudah berubah total. Semua penghuni sekolah geger dibuatnya. Seorang Kim Taeyeon bisa berubah. Tiffany hwang memang hebat. Hanya itu kata-kata yang dilontarkan semua siswa. Jessica dan Sunny bingung, tumben sahabatnya itu..bisa dibilang suka dengan cowok yang keras seperti taeyeon.

*aduhh jadi pengen ketawa*

“ Yaa..Fany~ahh,,kamu tak salah bukan? Apa kamu sedang sadar sekarang huh??” ucap Jessica heran.

“ waeyo jessie? Memangnya kenapa denganku?aku ini sedang sadar “ ucap fany

“ kamu tak salah suka dengan taeyeon?? Apa kamu yakin taeyeon baik untukmu huh?? Apa kamu tak takut dia akan menyakitimu nanti?” Tanya Jessica

“sepertinya tidak..aku percaya padany. Untuk urusan itu, lihat saja nanti. Yang pasti aku suka padanya “senyum tiffany mengembang seakan sedang berada dalam surga dunia.

“ahh terserah padamulah. Jika nanti ada apa-apa urusin sendiri. Jangan lari padaku “ ujar Jessica dan pergi meninggalkan tiffany sendirian.

“ Ya..Sica~ya,,,sicaaa “ teriak tiffany dan berlari mengejar Jessica.

 

Saat ditaman sekolah…

 

“ Oppa..kenapa oppa mengajakku disini? Apa yang ingin kamu katakana” ucap Sunny dengan penuh kebingungan.

“heem..aku..aku..” hyomin gugup “ Aduhh,,ottoekke..kenapa susah banget rasanya. Cuma bilang sarangahe saja susah..ahh tuhan tolonglah…”batin Hyomin.

“aku apa oppa?? Katakanlah” ujar sunny

“hhhh..”hyomin menghela nafasnya dan bersiap-siap untuk mengutarakan isi hatinya.” Sunny~ahh…aku,,,aku…” ayoo hyomin pasti bisaa” batinnya.

Oppa..katakanlah?” sunny tak sabar

“ hhh,,,Sunny..sejak lama aku menyukaimu. Entah kenapa perasaan ini ada. Ketika melihatmu, bersamamu ada disisimu aku bahagia. Aku mencintaimu Lee Sunny. Saranghaee..maukah kamu menjadi yoejachinguku??” ucap hyomin.

DEGGGG..!!!!!!!!

Sunny bingung,sedih,senang semua jadi satu. Dia senang karena namja yang sangat dia suka mengutarakan isi hatinya namun, disisi lain dia sudah menikah. Apa yang harus dia lakukan. Tanpa sadar sunny menangis dan itu membuat hyomin bingung.

“ sunny~ahh..gwechana?” cemas hyomin.” Mianhae sunny seharusnya aku tidak mengatakannya.mianahe “ hyomin merasa bersalah.

“ aniya Oppa..aniya..bukan salahmu. Aku takut menyakitimu oppa. Aku takut setelah mengatakan ini kamu menjauh dariku.” Mianhae oppa…aku tidak bisa..jeongmal mianhae oppa..hikss” isak sunny

“ maksudmu sunny~ahh” hyomin takut

“ mianhae oppa..jeongmal.aku tidak bisa manjadi yeojachingumu.aku..aku hanya menganggapmu sebagai kakak ku saja..aku tidak memiliki perasaan lebih padamu oppa” tangisan sunny semakin deras. Sunny terpaksa berbohong. Membohongi hatinya. Bagaimana bisa dia menerima sedangkan dia sudah menjadi istri orang lain. Walau tak cinta tapi tetap saja tidak bisa. Meskipun sakit, sunny harus bisa.

Bagaikan petir menyambar. Hyomin tak percaya mendengar ucapan sunny, orang yang sangat dia cintai menolaknya.” Aa.apa..sunny..aku..aku tidak salah mendengarnya bukan? Kamu bercanda sunny~ahh,..

Sunny menggelengkan kepalanya “ jeongmal mianhae oppa..aku tidak bisa. Aku hanya mengganggapmu oppa saja. Mianhae..aku harap oppa masih mau berteman denganku oppa..

“ apa tidak ada cinta untukku sedikit saja sunny?apa semua yang pernah kita lakukan hanya teman semata??”ujar hyomin mencoba meyakinkan sunny

“jeongmal mianhae oppa…mianhae…” sunny semakin deras meneteskan air matanya dan tertunduk lemah.

“tapi…hhh…baiklah sunny~ahh…mungkin aku saja yang terlalu berharap. Maafkan aku dna setidaknya aku tahu perasaanmu sebenarnya padaku “ hyomin kecewa namun untuk beberapa saat dia menarik tubuh sunny dan memeluknya erat. Sunny hanya diam menangis dalam pelukan hyomin. Merasa bersalah dan harus terpaksa memilih dalam pilihan yang sulit. Coba saja keadaaannya tidak seperti ini. Mungkin dia an hyomin akan menjadi pasangan yang bahagia. Coba saja lihat, hyomin namja yang sangat ganteng, baik hati, rajin belajar dan bersekolah, suka menolong dan senyumnya itu sangat menawan. Yoeja siapa yang tak mau dengannya. Namun saat seperti ini sunny terpaksa demi keluarganya.

“ hyomin oppa..saranghae,,mianhae..semoga oppa mengerti “ batin sunny.

“ baiklah sunny jika itu maumu, aku tak akan memaksa. Tapi untuk terakhir kali bolehkan aku menciummu?” ucap hyomin yang membuat sunny gugup dan kaget.

“ci..cium oppa?” lirih sunny. Hyomin mengangguk tersenyum walau hatinya sakit ditolak yoeja kesayangannya itu.

Tanpa aba-aba sunny, hyomin mencium keningnya dengan hangat membuat sunny memejamkan matanya untuk beberapa saat. “ oppa…aku harap oppa tidak marah dan benci padaku. Aku harap oppa masih mau berteman denganku. Maafkan aku oppa. Maaf..” isak sunny dengan hati yang snagat hancur.

“ ne sunny~ahh,,,gwechana…kita masih berteman. Jangan sedih okay? Jelek wajahmu seperti itu” hyomin mengacak-acak rambut sunny.” Aku pergi dulu yah..ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Byee sunny..” ucap hyomin meninggalkan sunny, namun ketika membalikkan tubuhnya dari sunny, hyomin menangis.

Sunnt terduduk lemas. Hanya bisa menangis. Ada rasa penyesalan, sedih, sakit. Namun semua membuatnya lega karena dia berani menyelesaikan satu masalahnya walaupun dia harus membohongi perasaannya.

 

Sementaran itu….

 

“Ya..berhenti mengikutiku.!! Bisa tidak kau pergi dari hadapanku..aku muak melihat tingkah sok kerenmu itu” teriak Jessica kesal

Yuri terus saja mengikuti Jessica tanpa wajah berdosa sambil bersiul-siul sedangkan Jessica sangat terganggu oleh kelakuan yuri. Saat yuri lengah Jessica sembunyi menghindari yuri.

Setelah aman Jessica keluar namun tiba-tiba yuri sudah didepannya

“ mau kemana? Kenapa menghindariku terus huh” ucap yuri dengan wajah inocencenya

“kau menyebalkan. Aku tak suka dengan sikapmu seperti itu, sangat menggangguku. Apa semua yeoja kamu perlakukan seperti itu jika kamu suka padanya huh” kesal Jessica

“ tidak..aku tak pernah menyukai yoeja sebelumnya setelah bertemu denganmu” ucap yuri to the point.

“hhhh…”Jessica menghela nafasnya

Tiba-tiba fany datang…” Jessie..hosh..hosh..untung kamu dapat. Aku cari-cariin kemna-mana ternyata pacaran disini sama yuri ya “ goda tiffany sambil mengatur nafasnya

Tukkkk..!!!!!… Jessica mendaratkan jitakan ke kepala tiffany. “ kalau ngomong yang bener. Siapa yang pacaran huh..ada apa kamu mencariku

“ isshh sakit tau..” tiffany mengelus-elus kepalanya.” Sunny dimana? Sejak tadi pagi dia tak ada. Aku cemas.

“ ayo cari dia kalau begitu. Kajjaa..” Jessica menyeret tangan tiffany pergi. “ huhh selamat…” batinnya

“ yuri byeee….” Ucap tiffany.

Yuri hanya bengong sendirian..

 

Tiffany dan Jessica berpapasan dengan hyomin. Wajahnya terlihat sedih dan tak ada senyuman sedikitpun. Duo America itu penasaran dna menanyakan keadaannya. Setelah didesak akhirnya hyomin menceritakan semua yang terjadi dengan dia dan sunny. Tiffany dan Jessica terkejut. Antara percaya dan tidak. Bukankah mereka saling menyukai? Tapi kenapa sunny menolaknya. Apa ada sesuatukah setelah menghibur hyomin, mereka mencari sunny. Setelah mendapati sunny sedang duduk ditaman, mereka menghampirinya.

“ sunny~ah…” Jessica menepuk bahu sunny. Namun dengan sigap sunny menghapus air matanya.

“ gwechana..apa yang terjadi denganmu dan hyomin oppa?” ujar Tiffany

Sunny hanya menggelengkan kepalanya.

“ jangan bohong pada kami sunny. Kami ini sahabatmu. Kenapa kau menolaknya? Bukankah kamu menyukainya?” Jessica penasaran dengan keputusan sunny

“ aku hanya menganggapnya kakak saja sica. Aku hanya menyukainya sebatas teman saja” jelas sunny

“ yakin.??” Desak Jessica

“ ne..waeyo? salah?” ucap sunny

“ tapi sunny kenapa kamu menangis kalau kamu hanya menganggapnya oppa saja” Tanya tiffany

“ aku…aku…” sunny menundukan kepalanya

“ aku apa sunny~ah..kamu mencintainya kan” desak tiffany

“ andwe..aku menyakitinya. Aku takut dengan kejadian ini dia menjauhiku atau mungkin membenciku” jelas sunny

“ jinjja? Apa kamu yakin sunny” tiffany mencoba meyakinkan perasaannya

“ ne..aku mohon jangan ungkit ini lagi. Jebal..” mohon sunny

“ baiklah..semoga keputusanmu benar.” Ucap Jessica

 

 

YoonHyun…..

 

Yoona dan Seohyun sangat giat bekerja dan membantu orangtuanya. Demi kelangsungan hidup mereka. Walau lelah tapi demi keluarga mereka, mereka kuat.

“ umma..appa..aku rindu Nuunaku” desah Yoona ke orangtua mereka.

“ kami juga merindukannya yoong. Tapi bagaimana bisa, jika kita menemuinya disana mungkin kita atau sunny akan disakiti” isak ny.lee.

“ umma…bagaimana keadaan unnie disana. Aku takut mereka menyakiti unniee” seohyun menangis dan memeluk ny. Lee.

“ kita berdoa saja ya nak. Semoga unnie dan nuuna kalian selamat dan kita bisa bertemu nanti” tegar ny.lee.

Tuan lee meneteskan air matanya. Tak bisa berbuat banyak.

“ aku besok mau menemui nuuna disana umma” ujar yoona

“ aku juga ikut oppa” ujar seohyun.

“ andwee..tidak boleh. Kalian bisa celaka. Sabarlah sayang, nuunamu pasti akan baik-baik saja.  Doakan kakak kalian. Umma mohon jangan ya” mohon ny.lee

Tapi umma…” ujar yoona

“ jebal.jangan yoong,,kita pikirkan saja nanti bagaimana agar kalian bisa bertemu dengan kakak kalian “ ujar ny.lee menenangklan kedua anaknya.

Si kembarpun nurut.

 

Sepulang sekolah sunny langsung bekerja. Setelah malam dia pulang kerumah sooyoung.

Namun sooyoung menyambutnya dengan wajah penuh amarah. Sunny takut melihat sooyoung. Sepertinya akan ada sesuatu lagi dengannya.

 

To Be continued…..

 

Saranghaee para readersku..tanpa kalian aku tak bisa semangat. kalian adalah vitaminku selain SNSD unnie tentunya.

aku tak bisa mengucapkan apa-apa selain terimakasih atas pujian, koment, kunjungan dan semuanya…