BE MINE [Chap 8]

 


 

 

Auhtor              : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast        : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre               : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated               : T = Teenager

Length              : Chaptered

Disclamer         : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning           : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Plagiator..!!!

 

 

Sunny~sshi..” teriak sooyoung dengan nada amarah.

Sunny takut dengan sikap sooyoung. Sooyoung melangkah kerahnya dan menariknya, kemudian menghempaskan tubuh sunny ke sofa. Kau mulai berani denganku huh” ujar sooyoung dan melempar beberapa lembar foto kearahnya. Sunny memungut dan melihatnya begitu kaget.

“ ini…ini tidak seperti yang kamu lihat.” Gugupnya

“ tidak apa? Sudah jelas kamu denganya. Alasan apa lagi yang mau kamu katakan huh “ sooyoung mendekati sunny dan langsung menggendong tubuhnya. Sunny berontak dan berteriak. Namun sooyoung tak menggubrisnya. Setelah sampai dikamar sooyoung menghempaskan tubuh sunny dan langsung menindih tubuh sunny.

“ jeball..jangan lakukan ini “ sunny memohon dan menangis.

“ kenapa huh..? jika dia menciumu kenapa aku tak bisa melakukan lebih padamu?”soyooung berusaha mencium sunny.

“ hiks,,jebal..sooyoung~sshi…itu tidak seperti yang kamu lihat “ sunny menangis ketakutan

Ketika mata mereka bertemu, sooyoung menatap mata sunny lekat-lekat, dilihatnya mata indah sunny tanpa dosa seperti ingin mengatakan” jangan sakiti aku”…karena terpesona dengan matanya dan jantungnyapun berdetak tak karuan, sooyoung melepaskan sunny dan berjalan mundur tanpa mangalihkan pandangannya kearah sunny.

 

“arghhh…otteoo….kenapa aku …ahhh,hampir saja..apa aku….ahh tidak..tidak…tidak mungkin aku menyukainya..”sooyoung menjambak rambutnya seperti orang stress.

 

Sunny duduk diranjang sembari memeluk lututnya sambil menangis.

“umma..aku takutt,,”sunny terisak ketakutan. Andai kejadian ini benar-benar terjadi, dia tak bisa membayangkan bagaimana nanti hidupnya.

 

TaeNy….

 

Tae oppa untuk apa menyuruhku kemari ? tiffany bingung untuk apa taeyeon menyuruhnya ke taman sekolah saat semua murid sudah pulang.

Heemm..ituu sebenarnya fany..”taeyeon gugup

“itu apa oppa?? Oppa tidak mikir macam-macam kan?? “ tiffany curiga

“omoo,,aniyaa aku tak mikir seperti itu. Aku,aku…” taeyeon semakin tak bias mengusai dirinya. Jantungnya seakan mau lepas.

“oppa….katakan “ tiffany tak sabar

“heem..sebenarnya aku mengajakmu kesini karena..” taeyeon berlutut dan memberikan bunga ketiffany “ Hwang Tiffany.. Would you be my girlfriend??

“tiffany seakan tak percaya, taeyeon menyatakan cintanya. “oppa aku bermimpi kan?”tiffany mencubit pipinya.

“aww…sakit oppaa “ tiffany tersadr dan mengelus-elus pipinya

“ ini nyata fany “  taeyeon hanya tersenyum. Lalu bagaimana???

“bagaimana apanya ya “ tiffany memasang tampang bloonnya.

Taeyeon menggeleng-gelengkan kepalanya “ bagaimana kau mau menjadi pacarku?

“oppa sungguh-sungguh? Oppa tidak bermaksud mempermainkan aku bukan?

“sungguh tiffany, aku benar-benar mencintaimu. Ini pertama kalinya untukku bias merasakan hal ini. Aku sendiri tak tau. Mungkin memang benar ini cinta. Kamu bias pegang janjiku. Jika aku mempermainkanmu. Aku akan menerima semua konsekuensinya.” Taeyeon berusaha meyakinkan tiffany bahwa dia benar-benar tulus.

“ nae oppa…yes I do..”aku juga menyukaimu..oppa…

Taeyeon memandnag tiffany dengan wajah berbinar-binar” jinjja??

Tiffany mengangguk malu

“ gomapta tiffanyyy “ taeyeon mmeluk tiffany erat

“uhukk..oppaaa aku bisa kehabisan nafas

“ehh mianhaee tiffany, mulai sekarang kita pacaran dan aku akan berusaha tidak membuatmu sedih.

 

Akhirnya dua sejoli itu bersatu…

 

 

Soyoung Pov

 

“ ahh apa yang aku pikrkan..!! aku pusing..kenap aku smapai kejam padany? Ahh molaa..molaaa “ sooyoung teriak-teriak sendiri dirungan tamu. Mengacak-acak rambutnya sendiri. Teringat kembali akan mimpi bertemu Umma dan semua nasehat umma.

Jujur jika bukan karena umma meningalkanku dan appa seperti itu, aku mungkin tidak akan seperti ini.

“ Baiklah.umma..aku akan menurut dan mengikuti nasehatmu umma. Aku akan berubah demi dirimu dan hidupku.

Juga demi wanita itu yang kini menjadi istriku. “ batinnya.

Sooyoung membuka dompetnya dan meraih selembar foto. Dia sesungguhnya cantik dan mempessona. Sungguh aku baru mengetahui dia itu sangat cantik, bukan luarnya saja tapi dalamnya.

‘astagaaa apa aku mencintainya??” perasaan soyoung berkecamuk. Menatap foto sunny dengan penuh makna dan menyimpannya kembali kedalam dompet dengan hati-hati.

 

Normal Pov

 

Seseorang masuk kerumah dan sudah berada didepan sooyoung.

Sooyoung melihatnya tampak sedikit terkejut. “ appa…sejak kapan kau datang?

“kenapa memangnya? Bagaimana kabarmu juga gadis itu? Apa kau sudah menyiksanya? “tn.choi sedikit menajamkan matanya.

“selalu begitu? Menanyakan hal yang tak penting. Anak sendiri sampai tak ditanyakan. Siall..” gumam sooyoung.

“wae? Pulang hanya menanyakan hal itu? Sudahlah aku capek “ sooyoung berdiri dan beranjak menuju kamarnya.

“hey choi sooyoung..sejak kapan kau mulai tak sopan dengan ayahmu sendiri “ teriak tn.choi

“dan sampai kapan kau akan benar-benar menganggapku tn choi “ teriak sooyoung

“ sejak kapan kau membentakku? Apa gadis itu menyuruhmu?

“ sejak aku mulai bosan dan tak mau disuruh dirimu lagi. Aku bosan.. aku bosan appa. Kau tak pernah menganggapku sebagai anak. Aku hanya robot bagimu yang bisa kau suruh. Sejak umma meninggalkan kita, kau mulai berubah. Aku butuh kasih sayang bukan jadi pesuruh dirimu. Dan aku berubah dan menjadi seperti sekarang ini karena ulahmu “ sooyoung mengeluarkan unek-uneknya

 

Tanpa diketahui sunny melihat pertengkaran keluarga choi itu. Jadi ini sebabnya sooyoung menjadi seperti itu.

 

YulSic….

 

Sica tunggu aku..” yuri setengah berlari mengejar Jessica di malam yang dingin

Sebenarnya kedua insan ini mau kemana sih =,=

Jessica terus berjalan tanpa menghiraukan yuri. Wajahnya terlihat kesal.

“haishh kenapa namja babo itu terus membuntutiku??

Apa sih maunya dia. “ rutuknya

 

Jessica berhenti secara tiba-tiba yang membuat yuri tak bias menghentikan langkahnya dan akhirnya menabrak tubuh Jessica.

“ouchhh…kamu kenapa sih..aku ga ngerti sama kamu. Maunya apa coba “ ujar Jessica dingin

“mm..mian..aku ga sengaja abis km berhenti mendadak sih “ yuri mulai takut dengan sikap Jessica

“ sica menatap yuri tajam “ kenapa kamu mengikutiku terus? Aku bosan diikuti dirimu terus..

“ aku Cuma takut km kenapa-kenapa. Lagian ini sudah malam, tak baik untuk wanita sepertimu “ ujar yuri

“ sudah berapa wanita kamu gombalin dna ikutin  hah?

Aku tak akan kena jebakmu Kwon Yuri “ bentak sica

“ ga pernah. aku ga pernah lakuin hal ini sebelumnya dan aku sudah berubah Jessica Jung. Satu hal, walaupun aku suka gombal atau apapun itu hanya bercandaan dan tak pernah aku main-main dengan yoeja. Karena aku tau ibuku juga seorang yoeja. Jadi aku tak bisa menyakiti seorang yoeja” tegas yuri

“terserahmu..paling itu Cuma kata-katamu merayuku” acuh Jessica dan pergi keseberang jalan.

Namun tiba-tiba…

“Jessicaaaaa…….”teriak Yuri kemudian berlari kearah Jessica.

“Aaa……”teriak jessica

Tiiiitttttt,..

BRAKKKKK…

 

“Yuri~aahhhhh “ teriak Jessica

 

 

 

Wajah sunny kelihatan takut. Dia takut kedua anak dan ayah itu menyiksanya kembali.

“ heh gadis sialan.. jangan mencoba berani kabur atau macam-macam denganku jika keluargamu juga dirimu mau selamat” ancam tn.choi membuat sunny snagat ketakutan dna hanya bisamenundukkan kepalanya.

 

“ YA..Sooyoung bawa dia dan terserah kau mau apakan dia “ perintah tn.choi kepada anaknya.

Tanpa aba-aba lagi sooyoung segera menyeret sunny ke kamar kembali

“ ampun..jangan sakiti aku lagi “ mohon sunny

“ sooyoung hanya diam dan terus menyeret sunny paksa.

Setelah sampai dikamar sooyoung mengunci pintu kamar dan mendekati sunny. Sunny hanya bisa pasrah dan menangis.

 

Namun tiba-tiba sooyoung berlutut dan menangis dihadapan sunny. Sunny tampak terkejut. Dia kira dirinya akan disiksa lagi. Namun sunny sendiri bingung kenapa sooyoung bersikap seperti itu?

“ Lee Sunny.. Jeongmal mianhae..jeongmal mianhae atas perbuatanku selama ini. Sikapku, perkataanku dan hingga sampai menyakitimu. Aku sungguh bodoh melakukan itu. Padahal kamu sama sekali tidak pernah jahat padaku. Aku bodoh melakukan itu dan aku bodoh mengikuti perkataan orang tua itu (appanya sendiri). Sungguh aku minta maaf atas perbuatanku dna sungguh aku sudah mulai berubah sekarang. Aku takut eommaku semakin marah dan sedih jika aku terus  bersikap seperti ini.” Sooyoung menangis dan memeluk kaki sunny

“ sunny hanya diam dan air matanya mengalir semakin deras. Dia tak tahu harus bagaimana. Antara senang atau sedih mungkin terharu. Apakan sooyoung benar-benar akan berubah?

“ sekali jeongmal mianhae sunny. Maafkan aku” sooyoung terisak semakin keras.

“ bangunlah oppa..

“andwee..sebelum kamu memaafkan aku. Tapi mungkin perbuatanklu tak bisa dimaafkan. Itu sudah cupuk keterlaluan. Aku seharusnya sudah km laporkan kepolisi” ujar sooyoung.

“soo oppa..stand up “ sunny membantu sooyoung berdiri.

Tapi sunny..mohon maafkan aku “ isak sooyoung

“ bangunlah dulu..” sunny mengajak sooyoung duduk diranjang. Dan mereka saling tatap.

(haaeeemmm…XD)

 

“sunny maafkan aku “ ucap sooyoung

“ sudah berapa kali oppa mengatakan itu?” ekspresi wajah sunny datar

Sampai kamu benar-benar memafkan aku” ucap sooyoung tertunduk

“hhh…sunny menghela nafas beratnya. Aku sudah memafkan dirimu oppa sejak dulu.

“ sooyoung mengangkat wajahnya dan melihat sunny” jinjja? Tapi semudah itu kamu memaafkan aku sunny

“ tapi aku sudah memafkan kamu oppa, sudah lupakan yang dulu. Jika kamu mau benar-benar berubah berjanjilah tak akan melakukan perbuatan buruk lagi. Dan minta maaflah kepada semua orang yang pernah kamu sakiti” ucap sunny

“ jeongmalyo?? Jeongmal gomaweo sunny” aku berjanji akan melakukan apapun yang terbaik, tak akan mengulangi kesalahanku. Dan aku akan membantu kamu juga keluargamu sunny” jawab sooyoung

“ nee oppa.tapi kenapa kamu mendadak berubah?? Sunny heran

“ itu…karena ummaku.” Sooyoung kembali menunduk

“Umma?? Kalau boleh tau dimana Ummanya oppa?

“ Beliau sudah tiada.” Sooyoung mengubah ekspresi wajahnya kembali sedih.

“mianhae oppa.aku…” belum sunny melanjutkan kata-katanya sooyoung memotongnya

“ anhy sunny kamu tak salah.” Ummaku meninggal ketika aku masih duduk di bangku SMP. Sejak saat itu aku berubah menjadi seperti ini. Nakal, bandel dan jahat. Karena pria tua itu juga. “ sooyoung penuh emosi.

“sttt..oppa..jangan berkata begitu. Tak baik. “ mulai sekarang lakukanlah hal yang baik, berfikirlah yang baik “ sunny tersenyum kepada sooyoung.

 

Sooyoung Pov

 

“ omoo senyumannya..baru pertama aku melihatnya.

Sungguh mempesona. Ottoekke?

Jantungku serasa ingin keluar. Dia itu begitu cantik. Apa aku benar-benar menyukainya??

Aku selalu ingin melihat wajahnya seperti ini. Sungguh teduh” batinku

Sunny melambaikan tangannya didepan wajah sooyoung.”oppa…oppaa..Gwechanaaa” ucap sunny

 

Normal Pov

 

Oppa..Gwechanaaa” sunny melaambaikan tangannya didepan wajah sooyoung seketika sooyoung langsung tersadar dari lamunannya.

“ohh..aku tak apa sunny. Sekali lagi terimakasih sudah memaafkan aku. Aku berjanji akan membantumu dan keluargamu sebagai permintaan maafku” ujar sooyoung mantap

“nee oppa sudahlah..sudah cukup minta maafnya” ucap sunny

“ kamu begitu baik sekali. Seperti dewi “ gumam sooyoung

“ appa oppa??

“ahh any..gwechanaa “ sooyoung tersenyum.

“ohh iya sunny. Jika didepan appaku dan yang lain kita berpura-pura saja. Kau tahu mata-mata appaku banyak jadi aku tak mw rencanaku ini gagal “ ucap sooyoung

Sunny mengerti dengan ucapan sooyoung hanya membalas dengan anggukan.

 

Umma..Doakan aku..

Umma..Saranghaeyo…

“Batin Sooyoung

 

TBC….

 

 

Sampai sini dulu yah para Readersku tersayang..

mianhae lama soalnya aku sibuk hari raya + sakit = apadeh

kekekeke

thanks udah pada nunggu n setia

aku terharuu..:’)

Iklan

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~4


A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part4/+18/eveel

 

Tak seorangpun tahu sebenarnya Sooyoung sangat mencintai dan menyayangi nuunanya sendiri, Sunny.

Bukan perasaan adik ke kakak tapi perasaan namja ke seorang Yoeja. Itulah alas an kenapa sooyoung selalu mengganggu kencan sunny dengan hyoyeon atau namja lain tidak boleh mendekatinya.

Namun sunny tidak tahu hal itu dan siapapun juga. Karena sooyoung sangat pandai menyembunyikannya dari semua orang. Apa lagi dengan sifat dan kelakuannya itu. Siapa yang tahu bagaimana dia sebenarnya.

Sooyoung berkeliling kelas dan tempat disekolah setelah kelas usai. Sepertinya dia mencari sesuatu.

“ Yul Kau tahu dimana sunny” ucapnya

“ tuh diaa “ yuri menunjuk kerah ornag yang dimaksud.

Sunny sedang bersama pasangan Taeny, seohyun dan Hyoyeon.

Sooyoungpun berlari menghampiri sunny.

“nuuna ayo kita pulang” ajak sooyoung.

“ aku tak mauu..kau mengganggu saja. Aku akan pulang sama mereka” tolak sunny

“ Ya..nunnaa pulang sekarang.. appa menyuruhku pulang denganmu” sooyoung mulai tak sabar.

“ishhh ,,kau bilang tak mau..” sunny kesal dengan sooyoung

“ baiklah kalau begitu. Tiba-tiba sooyoung menggendong sunny dan membawanya.

“Ya..Sooyoung turunkan aku…!!” sunny memukul punggung sooyoung. Semua siswa melihat dan hanya heran. Sahabat sunny juga hanya diam tak bisa mencegah.karena mereka tahu bagaimana sooyoung itu.

“ sooyoung turunkan aku sekarang..!!! “ teriak sunny

Sooyoung tidak menjawab dan langsung memasukan suny ke mobil lalu pulang kerumah.

Sesampai dirumah sunny langsung turun dan membanting pintu mobil dengan keras.

Sooyoung hanya tersenyum melihat kelakuan sunny.

“ nuuna..tunggu aku,,,” teriak sooyoung

“sunny tak menjawab karena kesal dengan sooyoung.

“ nuunaa..” sooyoung menarik dan memgang tangan sunny erat

“ishh apaan kamu.. kenapa berbuat seenaknya denganku..” kesal sunny

“ mm…kenapa? Aku suka “ sooyoung hanya nyengir

“ lihatlah wajah menyebalkanmu itu.”

“ kenapa? Wajahku tampan?? “ sooyoung mendekatkan wajahnya kesunny dan tersenyum,. “ tampankah nuuna?


ishh,,kau aneh..” sunny kelihatan gelagapan.” Sana menjauh..” sunny pergi menuju kamarnya.

“you are will be mine nuuna” batin sooyoung dan tersenyum evil.

“kau merasa aneh dengan hubungan sooyoung dan sunny yul hyung?? Ucap yoona

“mm..aneh bagaimana Yoong?” heran yul

“ sooyoung menatap sunny seperti ada sesuatu. Tatapannya berbeda. Sikapnya juga’ jelas yoona

“mm..aku rasa iya..tak mungkin kan kalau yoongie suka dengan nuunanya sendiri” yuri kelihatan berfikir.

“ iya sih hyung, tapi yang jelas aku merasa aneh dengan sikapnya akhir-akhir ini setelah mengenal sunny nuuna” tambah yoona

“ sudahlah biarkan saja apa maunya. Kau tahu sooyoung kan??

“hh..ohh ya..bagaimana hubunganmu dengan jessica nuuna?? “ tanya yoona

“mm..baik hehe..dia cantik dan aku rasa aku mulai sangat mencintainya “ yuri nyengir

“wahh…setelah lulus nanti lamarlah dia. Jangan sampai namja lain mendahuluimu” goda yoona

“ hahaha…itu yang akan aku lakukan yoong” yuri tertawa puas.” Bagaimana denganmu??dengan yoeja itu “ yuri merapatkan matanya dan menyenggol tangan yoona

“hehhe,,itu hyung “ yoona menggaruk kepalanya.” Aku sudah menembaknya. Tapi, dia bilang setelah lulus kuliah baru bisa. Aku juga akan menunggunya. Dia wanita yang mempesona “ yoona mulai menghayal wajah seohyun.

“setelah kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Aku akan melamarnya “ ujar yuri dengan mantap

“ aku juga hyung…” tambah yoona dengan semangat.

Beberapa bulan kemudian pesta kelulusan di Seoul University dilaksanakan.

Yuri, Jessica, Sunny, Sooyoung dan Yoona bekerja diperusahaan ayahnya. Taeyeon bekerja sebagai arsitek, cita-citanya sejak dulu tercapai. Hyoyeon menyandang gelar dokter dan bekerja disebuah rumah sakit terkenal si korea.

Tiffany membuka dan menjalankan sebuah butik. Seohyun  menjalankan bisnis restorant keluarganya.

Semua telah mendapatkan impian dan jalan masing-masing. Walaupun sibuk bekerja mereka semua masih sempat untuk bertemu. Sesekali berbincang-bincang melepas kerinduan.

SooSun Home…

Sunny baru pulang dari kantor. Wajahnya terlihat capek. Namun dia teringat akan sesuatu hal. “ Ya ampun hari ini ulangtahun umma..kenapa bias lupa..aku harus bagimana ya??

Hemm,,,aku akan buatkan dia kejutan.” Gumam sunny dan langsung mengganti bajunya.

 

Didapur sunny mempersiapkan semua bahan yang akan digunakan untuk membuat kue ulang tahun dan beberapa masakan. Sunny sibuk mempersiapkan semuanya. Tak beberapa lama sooyoung pulang dari kantor dan tak sengaja melihat Sunny di dapur. Karena penasaran sooyoung menghampiri sunny kedapur.

“ Sunny Nuuna lagi ngapain kamu?? Sepertinya sibuk sekali “ sooyoung penasaran.

“wae?? Tak ingatkah kamu hari ini hari apa?? “ sunny menjawab tanpa menoleh ke sooyoung.

“umm,,,hari selasa bukan?? “ sooyoung masang tampang bloonnya.

“ini hari ulang tahun umma..kau sebagai anaknya tak tahu “ sunny masih sibuk dengan pekerjaannya.

“oh..yaa..astaga aku sampai lupa..nuuna aku Bantu yah” ucap sooyoung

“andwee…nanti km merusak semuanya “

“yayaya,,nuunaa jebal..ya?? “sooyoung mendekatkan mukanya kearah sunny.

Ketika sunny menoleh keraah sooyoung….

Deg,,,,,,

Tatapan mereka bertemu..

Saling diam dan memandang..sunny mengedipkan matamnya beberapa kali.

Lalu…hyaaaaaaa…..

Sunny menjauhkan dirinya dari sooyoung..”Ya..apa yang kamu lakukan haaa??

“aku tak melakukan apapun. “ jawab sooyoung dengan santai.

“ishh,,kau…sana pergi mengganggu saja “ sunny kesal dan kembali melanjutkan pekerjaannya.

“ andwee..pokoknya aku mau Bantu dulu. Kalau tidak aku akan mengganggumu “ sooyoung melipat kedua tangannya didada.

“arraseyo..arraseyo…lagian aku juga lagi butuh tenaga..sana ganti bajumu..

Sooyoungpun berlari kekamar dan dengan cepat sudah mengganti bajunya.

“sunny yang mana mau dibantu?? Ujar sooyoung

“ya..cepat sekali kau..ehh,,apa? Kau memanggilku sunny tadi?? Tatap sunny

“ umm,,iya,,bukankah itu namamu? Ujar sooyoung santai

“heh..tak hormat kau. Aku lebih gede darimu panggil aku nuuna” ujar sunny

“andweee..aku tak mau,,sudah cukup memanggilmu nuuna..” tolak sooyoung

“ishh terserah..nihhh rasakan” sunny melempar tepung kemuka sooyoung. Alhasil muka sooyoung jadi penuh dengan tepung.

“ya…sunny~ahh..” sooyoung membalas perlakuan sunny.

Beberapa menit dapur berantakan.

“ hey lihat kerjaanmu..dapur berantakan dan belum satupun selesai. Sudah sekarang selesaikan sebelum umma datang..ujar sunny

Merekapun menyelesaikan pekerjaannya. Kue dan masakanpun selesai dalam beberapa jam.

“ahh,,cape..tinggal mengatur pesta kejutan buat umma..”kajja soo..kita rapikan ini semua setelah itu kita menata ini semua dan mandi. Setelah itu terakhir sambutan buat umma..” sunny bergegas akan mandi setelah membereskan semuanya.

 

“sunny..” sooyoung menggenggam tangan sunny kemudian menariknya kepelukan sunny. “ gomaweo buat semuanya nuuna..

Chuu..~

“sooyoung mencium pipi sunny. Alhasil sunny kaget dan diam. Sooyoung meninggalkan sunny yang terdiam dan meninggalkan sunny dengan senyum penuh arti.

 

YulSIc….

 

Sicababy..”panggil yuri

“Nee seobang..what happen?” Jessica menoleh dan duduk di sebelah yuri

“ aku sudah mendapatkan pekerjaan yang layak. Dan aku sudah berubah sekarang sica.”jelas yuri.

“lalu apa yul”? Jessica benar-benar tak mengerti dengan omongan yuri.

“aku mencintaimu Jung Jessica. Dan selamanya akan mencintaimu. Aku akan buktikan dan aku tak akan berbicara apa-apa. Aku mencintaimu sampai aku tak bernyawa lagi.

Yuri berlutut dihadapan Jessica dan mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah. Dan membukanya. Sebuah cincin terselip didalamnya.

“Jung Jessica..Would You Marry Me?? “ yuri menatap Jessica berharap mendapat jawaban yang pasti.

“ Yuri~ahh..” Jessica menetskan air matanya.

“ Sica..kenapa kamu menangis? Apa aku salah?? “ yuri cemas.

Jessica hanya mengggelengkan kepala. “ aku terharu Yul. Aku juga mencintaimu.

“lalu…” yuri menunggu jawaban Jessica.

“Yes I Do Kwon Yuri. I Can Be Your Wife..” ucap Jessica berkaca-kaca.

“JinjjaA?? “ yuri kaget.

“ ne..Kwon Yuri..

“Hyaaaaaaa…..Gomapta Jung Soyeon.” Yuri Memeluk Tubuh Jessica dengan erat.

“ Yul..aku bisa mati kehabisan nafas nanti “ ujar Jessica

“Ah Maafkan aku sicababy..aku terlalu senang. Terimakasih.. aku akan menjagamu semampuku. “ yuri tersenyum dan memandangi calon istirnya.

“Saranghae Jung Jessica..” yuri mendekatkan wajahnya kewajah Jessica. Semakin lama semakin dekat hingga tak ada jarak lagi diantara mereka.

Malam yang indah bagi pasangan YulSic itu…

Sunny duduk manis diruang tamu. Wajahnya menyiratkan kalalu dia sangat senang hari ini. Senyum-senyum terus dan tak tahu membayangkan apa..

“heh…kau sudah gila nun…” sooyoung membuyarkan segala lamunannya.

“heh..untung aku tak jantungan. Kalau iya aku bisa mati. “ sunny kesal

“jangan marah-marah gtu dunk sunny nuuna..jelek.. hehee..habisnya dari tadi senyum-senyum terus, kenapa? “sooyoung penasaran.

“umm,,,itu..sunny tersenyum kembali.

“sepertinya kamu sudah gila “ asal sooyoung.

“Ya..aku tak gila…” teriak sunny

“terus apa??

Tadi hyoyeon oppa melamarku.. nanti malam dia akan datang kesini bersama orang tuanya. Waaa..dia ternyata romantis sekali “ ujar sunny penuh arti.

Seketika wajah sooyoung berubah 180°.matanya berubah tajam. Dan ada emosi yang besar didalamnya. “ kau tak boleh menikah dengannya.” Ucap sooyoung

“Ya,,,kenapa tidak? Aku dan dia saling mencintai. Apa hubungannya denganmu “ sunny tiba-tiba kesal dengan ucapan sooyoung.

“pokoknya tidak boleh..” bentak sooyoung dan kemudian beranjak pergi.

Sunny mengikuti sooyoung. “ hey,,apa mksdmu hah? Terserah aku mau menikah dengan siapa. Bukan urusanmu “ teriak sunny.

Mendengar teriakan sunny, sooyoung menghentikan langkah kakinya dan berbarik menuju sunny.

“kau mau tahu kenapa aku tak suka kau dengan namja lain?? Hanya aku yang boleh memilikimu Sunny.

“apa?? Kauu gila..kau dongsaengku “ sunny kaget dengan perkataan sooyoung. Terlihat raut wajah sooyoung yang hanya memandang lekat sunny.

“ ya,,aku memang gila..gila karenamu sunny..aku mencintaimu sunny “dengan tatapan tajam sooyoung menatap sunny lekat-lekat.

“APA….!!!!..

Kau,,,”sunny tampak tidak menerima kenyataan dari mulut sooyoung. Berharap ini mimpi. Tapi sayangnya ini kenyataan.

“ kenapa Lee Sunny?? “ sooyoung mendekat kearahnya.

“ya..hentikan langkahmu..kau bukan sooyoung” sunny berjalan mundur

“aku sooyoung. Tapi bukan sooyoung sebagai adikmu. Sooyoung tetap melangkah.

“hey b..berhenti…” sunny mundur, namun terhenti ketika tembok menghentikannya. Sunny semakin panik. Dia pasrah.

“sunny..kau tahu..aku sangat mencintaimu sejak dulu. Namun sayang orantgtua kita menikah. Tapi aku akan tetap sengan pendirianmu. Hanya aku yang boleh menikahimu.

“ Sooyoung..kaau..”sebelum sempat sunny menyelesaikan kata-katanya, sooyoung lebih dulu membungkap bibir sunny dengan bibirnya..

OMG…Sooyoung mencium sunny..

Sunny kaget setengah mati. Dia hanya diam dan mengedipkan matanya berulang kali..naum beberapa detik kemudian..

“Hyaaaaaaaaaaaaaa….Choi Soyoung..apa yang kamu lakukan,,,,!!!” sunny berteriak dan menangis.” Aku membencimu…” sunny berlari kedalam kamar sambil menangis.

Sunny menangis didalam kamarnya. Sampai-sampai dia tertidur saking lelahnya menangis.

 

 

sebelumnya maav buat readers semua karena aku postiing kependekan.

bener deh aku ga tw itu pendek..hehehe..

maklum aku pendek..*apadah*

terimakasih atas semuanya..:D

Sorry Nuuna, Saranghae~!! Part~3


 

A/N : OCC/GenBen/SooSun/Tragedy/part3/+18/eveel

 

 

 

Beberapa hari telah berlalu, setelah pesta pernikahan orang tua mereka, Sunny dan sooyoung makin dekat tapi dekat karena seringnya bertengkar dan umma menyuruh sunny untuk menjaga sooyoung.

“ hhhh…kalau bukan karena umma, aku tak akan mengurusinya” dengus sunny kesal.

“Sunnyy,,,sunny,,sooyoung berantem lagi. Kamu harus lihat dihalaman sekolah “ ujar Jessica yang ngosh-ngoshan sehabis berlari.

“arghh anak itu membuat masalah lagi.

Beberapa hari yang lalu tawuran, terus membolos sekarang malah disekolah bikin keributan. Benar-benar menyebalkan.

 

Sunny berlari kearaa keributan yang dibuat sooyoung. Semua mahasiswa melihat adegan tersebut. Bukannya melerai tapi malah menonton =,=

Sunny menerobos kerumunan orang dan melihat kelakuan dongsaengnya itu.

“Yaa ..Lee Sooyoung…”teriak sunny alhasil semua anak diam dan melihat padanya.

Bubar semuaaa…kenapa masih disini” pekik sunny

“semua siswa bubar dan kecewa tidak melihat tontonan gratis.

Sunny mendekat kerah sooyoung dan langsung menjewer kupingnya.

“Lee Sooyoung..apa-apaan ini…tidak kapok dirimu?? Sekarang ikut aku…” sunny menjewer kuping sooyoung. “ dan kalian,,,bubarrr..kalau tidak akan kusate kalian “ ancam sunny ke siswa yang diajak sooyoung berantem. Alhasil siswa itu lari ketakutan.

 

“aduhh Nuunaa…lepass…kalau tidakk..” sooyoung memegang kupingnya yang dijewer sunny.

“kalau tidak apa? Kau tidak kasihan kepada umma dan appa huh? Dasar anak kurang ajar “ pulang,,ikut aku..menyebalkan kamu…” sunny membawa sooyoung pulang kerumah dengan kesal.

 

“ teman-temannya hanya bisa menggelengkan kepala. Kebiasaa mereka seerti itu. Kalau tidak sekolah tidak rame.

 

Sesampai dirumah sunny menyeret sooyoung sambil menjewer telingannya dna kebetulan orangtua mereka ada dirumah

“ sunny apa yang kamu lakukan sama sooyoung” ucap tn.lee

“lihat umma kelakuan sooyoung.. tidak disekolah atau diluar kerjaannya buat keributan terus. Arhghhhh…”sunny kemudian pergi meninggalkan mereka dan beralih kekamarnya.

 

“Ya..Sooyoung..apa lagi yang kamu lakukan huh. Sampai-sampai nuunamu marah seperti itu?? “ Tanya ny.lee

“sooyoung..kamu berbuat apa lagi? Kamu sudah dewasa seharusnya kamu ubah sikapnya yang seperti itu. Stop become bad boys sooyoung” ujar tn.lee

Sooyoung hanya nyengir. Dasar sooyoung…=,=

 

Saat makan malam….

 

“ chagi..sunny dimana??” Tanya tn.lee kepada istrinya.

“ahh tadi dia baru saja membantuku memasak. Tapi mungkin dia dikamar.

“Ya..sooyoung..panggil nuunamu sekarang. Kita akan makan bersama “ tn.lee menyuruh sooyoung memanggil sunny.

“Arraseyo Appa “ sooyoung bangkit dan berjalan menujur kamar sunny.

Setelah sampai didepan kamar sunny, sooyoung berdiam diri dan menyandarkan dirinya disamping pintu. Sooyoung melihat sunny menyanyi dan menggerakan sedikit badannya.

 

 

Just Let It Rain..

Let it Rain..

Let It rain…

 

Dengan menggerakan tangannya sambil menghadap kaca sunny menyanyi seakan dia sedang berada diatas panggung.

Sooyoung yang melihat tersenyum dan melipat kedua tangannya.

“ sampai kapan kau akan bernyanyi seperti itu? Suaramu jelek sekali. Lihats aja dancemu? Payah “ ejek sooyoung

“ mwooo?? “ sunny terkejut melihat sooyoung yang sudah ada didepan pintu dan seketika menghentikan aktifitasnya. “ sejak kapan kau disitu?? Sunny menajamkan matanya.

“sejak kau bertindak bodoh seperti itu “ kau dipanggil appa untuk turun karena kita akan makan bersama “ ucap sooyoung.” Tapi lumayan juga dirimu “ sooyoung beranjak pergi.
”ishh..menyebalkan. memangnya dia siapa? Sok tahu “ sunny mengerutu dan kemudian beranjak turun.

Semuapun sekarang duduk rapi dimeja makan.

“ selamat makaaannn “ koor sooyoung dan langsung melahap makanannya.

Sunny melihat cara sooyoung makan, tidak jadi makan dan hanya memandang aneh sooyoung. Kedua orangtuanya merasa biasa.mungkin mereka sudah terbiasa dan sunny yang jarang makan bersama dengan keluarga barunya itu.

“sunny..kenapa piringmu kosong? Apa kamu tidak mau makan??” ny.lee bingung melihat piring sunny kosong.

Sunny menatap sooyoung dengan makannya seperti orang kelaparan seminggu hingga ucapan umma barunya itu dia tak mendengar.

“Sunny…Lee Sunny..”Koor tn.lee

“ehh,.appa..wae??sunny tersadar oleh teriakan appanya.

“kamu kenapa??”Tanya appanya

“ahh aniya..itu…”sunny menunjuk sooyoung yang sedang makan dengan lahap.

Appanya hanya tertawa.”kamu baru pertama melihatnya jadi heran. Biasakanlah dia memang seperti itu.

“heh,,,tiang…kau berapa hari tak makan?? Sampai-sampai makanmu seperti itu huhh “ sunny heran melihatnya.

“waeyo?? Kau suka dengan cara makanku??” goda sooyoung.

“isshhh.,,,kau aneh..” ketus sunny.

 

 

♥♥♥…YoonHyun….♥♥♥

 

 

Seohyun berjalan kaki menuju rumahnya karena tidak ada yang menjemputnya. Dikegelapan malam dengan rasa takut-takut berjalan. Langkahnya makin dipercepat

Namun tiga orang preman telah menghadangkan.

“ hey cantik..kenapa sendirian malam-malam ditengah jalan??” goda preman berbadan tinggi.

“m..miaanhaee..saya..mau pulang “ seohyun ketakutan dan gugup.

“ nanti saja pulangnya manis..ikutlah dengan kami..

“ yoii coii..kita bersenang-senang “ preman berbadan gemuk lalu mendekati seohyun dan memegang tangannya.

“tolong..jangan ganggu aku, aku mau pulang.”seohyun mulai merasa dirinya akan dalam bahaya.

“disini sepi. Tidak ada yang akan menolongmu”

Tiba-tiba…

 

“heh..lepaskan yoeja itu..”teriak seorang namja.

“Yoong Oppaa” batin seohyun.

“hey..anak ingusan tak usah ikut campur. Sana pulang ummamu nanti mencarimu” ledek salah satu preman tersebut.

 

Brukkkk…Brakkk…

“Yoona memukul dan menendang preman itu sampai jatuh tersungkur. Perkelahianpun tak terelakkan lagi. Saling memukul dan menendang.

“Yoong Oppa…awaasss…” teriak Seohyun

“Brukkk..Yoona berhasil mendapat pukulan keras diwajahnya hingga bibirnya mengeluarkan darah. Namun yoona dengan cepat berhasil membuat preman-preman itu kabur ketakutan.

Seohyun menghampiri Yoona “ oppa gwechana??

“ahh..nee…aku tidak apa-apa..kamu bagaimana? Kenapa bias semalam ini masih berada dijalan?? Untung saja aku lewat. Kalau tidak bagaimana nasibmu sekarang.”ucap yoona.

“jeongmal kamsahmnidda oppa sudah menolongku. Aku baru pulang dari Bimbel dan tak ada yang menjemputku. Sekali lagi kamsahamnidda oppa “ seohyun membungkukkan badannya.

“ahh arraseo..tak apa. Oh ya..kamu tahu dari mana namaku?”” yoona sedikit kaget.

“siapa yang tak kenal kamu, sooyoung oppa dan yul oppa. Namja paling suka buat keributan “ goda seohyun.

“omoo,.aku bukan suka keributan. Aku ini orang baik. Cumin aku tidak suka diatur makanya aku berontak “ ujar yoona malu.” Siapa namamu? Anyeonghaseo Im Yoona Imnidda “ yoona membungkukkan badannya.

“anyeonghaseo..choneun Seohyun Imnidda. Bangapseumnidda oppa” ujar seohyun sambil membungkukkan badannya.

“ahh seohyun..aku panggil hyunie saja bagaimana?
”umm…baiklah.sekali lagi terimakasih oppa…”ujar seohyun.

“nee aku antar kamu pulang sampai kerumah dengan selamat”pinta yoona.

YoonHyun-pun pulang bersama…

 

 

 

Sejak kejadian malam itu Yoona dan Seohyun menjadi akrab. Bahkan yoona sudah berubah menjadi anak baik dan penurut. Tidak lagi suka berantem dan melakukan hal-hal bodoh.

 

Begitu juga dengan pasangan Yulsic. Setelah susah payah Yuri membuktikan dirinya itu benar-benar berubah, Jessica akhirnya percaya dengannya. Dan bisa akrab layaknya seorang teman.

 

Kakak beradik ini entah kenapa terlihat aneh.

Setiap sunny dengan hyoyeon, sooyoungs elalu menggganggunya. Bahkan ketika akan heemm,,ciuman, tiba-tiba sooyoung mengacaukan semuanya.

 

“ Ya..Sooyoung..kenapa kau selalu mengganggu kencanku dengan hyo Oppa..” sunny kesal dengan sooyoung.

“aku tidak suka kamu dengan dia. Tidak sukaaa “ teriak sooyoung.

“wae??apa kau dengan dia ada masalah hah?

“tidak..kenapa? pokoknya aku tidak suka” sooyoung mendekat dan menatap sunny tajam

“hehh…jangan mendekat.” Sunny mundur perlahan-lahan sampai tembok menghentikannya.

 

Sooyoung menaruh tangannya ditembok dan menopang tubuhnya. “ aku tak suka dia denganmu. Kau tau dia tak cocok denganmu” bisik sooyoung.

“ heh..itu bukan urusanmu tau…”sunny gugup

“hey jelas itu urusanku karena kau nuunaku

“hey itu bukan alasan yang tepat “sunny mulai kesal dengan perlakuan sooyoung.

“apa?? Hentikan hubunganmu dengannya. Kalau tidak..” ancam sooyoung

“kalau tidak apa hah??” teriak sunny

“ lihat saja nanti..” sooyoung pergi meninggalkan sunny.

“heyy apa yang kau lakukan youngiee “ teriak sunny

sooyoung hanya tersenyum kearah sunny dan membuat sunny bingung. “ tumben dia tersenyum seperti itu? Rasanya aneh sekali, seperti bukan dia. Dasar aneh “ batinnya.

 

 

jika ada yang tak berkenan tolong tell me.. ^^

pay..pay..

 

WUzzzzzzzzzzzz……!!!!!!!!!!

To Late / One Shoot

 

 

Auhtor            : Eveel/ Kim Eveel

Main Cast       : Yuri & Jessica’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Angst

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : One Shoot

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

Anyeong author bawain FF YULSIC. Siapa YulSic Shiper disini?? Hehhee..

Ini ff inspirasi dari seorang temen. Ceritanya sangat menyedihkan kalau terus diingat. Author sempet nangis dengerin cerita dia. Makanya author terinspirasi menjadikan ini FF dan cocok untuk karakter YulSic. Jeongmal Kamsahamnidda..^^

SARANGHAE…:* (I Hope She’s Seeing This One ) kekekekee 😛

Yuri…Kwon Yuri adalah seorang namja yang sangat tampan dan kaya raya. Tapi kekurangannya adalah dia tak pernah mengenal yang namanya pacaran ataupun yoeja. Dia tak percaya dengan hal itu. Pada suatu hari Yuri dan temannya Kim Taeyeon pergi kesuatu pesta. Taeyeon mengatakan kepada Yuri “ aku jamin malam ini kamu akan jatuh cinta Yuri.

“ tak mungkin Taeyeon. Jangan bercanda” ujar Yuri.

“ orang yang kamu lihat akan menjaid cinta pertamamu Yuri “ ujar taeyeon lagi.

Yuri hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Ketika Yuri masuk kepesta itu, dia merasa biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa.” Yuri mengira ucapan taeyeon hanya bohong belaka, namun ketika disuatu ruangan Yuri mengambil air, tak sengaja dia melihat seorang gadis dan tatapannya tertuju dengan gadis tersebut. Lama-kelamaan yuri ingat ucapan taeyeon. Dan yuripun jatuh cinta kepada yeoha itu. Namun ketika Yuri memberikan senyuman kepada Yoeja itu, dia malah cuek dan tak menyambut senyuman Yuri. Karena yeoja itu cuek kepadanya, Yuri semakin  penasaran kepada Yeoja itu.

Yuri berusaha mendekati yoeja itu namun respon yoeja itu sama, cuek. Namun yuri sangat penasaran dengan yoeja tersebut dan jatuh cinta dengan yoeja itu.yuri ingin tahu asal usul yoeja itu. Segala hal tentang dia. Dengan bantuan taeyeon, yuri akhirnya berhasil mendapatkan informasi mengenai yoeja itu. Ternyata yoeja itu adalah anak dari bosnya itu.yoeja itu bernama Im Yoona. Panggilan akrabnya Yoona. Akhirnya yuri dan yoona kenalan berkat Taeyeon. Namun tetap saja respon yonna masih sama, yaitu cuek dan dingin padanya.

Ketika yuri minta nomor handphone yoona, yoona tak memberikan no hpnya. Akhirnya yuri pulang kerumah, namun sepanjang perjalanan yuri selalu ingat dengan yoona. Ketika dia tidur, makan, kerja, dimanapun dan kapanpun wajah yoona membayangi yuri. akhirnya yuri nekat menemui yoona dirumahnya karena yoona adalah anak buah dari ayahnya. Akhirnya mereka bertemu dan ternyata sikap yoona berubah ke yuri. Yoona terbuka dengan yuri.

Ketika yuri memberikan senyuman ke yoona, yoonapun merespon dengan senyuman juga. Tapi disisi lain, Umma yuri telah menjodohkan dirinya dengan seorang yoeja yang lebih tua 2 tahun darinya. Yuri sangat menentang keinginan Ummanya dan menolak perjodohan itu. Yuri bilang ke Ummanya “ dia itu yoeja kampungan, aku tak mau menikah dengan yoeja kampungan seperti dia. Dia cocoknya menjadi Nuunaku”. Namun Ummanya tetap bersikeras menjodohkan Yuri dengan Yoeja pilihannya.

Ummanya sudah menjodohkan Yuri dengan yoeja itu sejak mereka kecil. Pada suatu hari umma Yuri mengajaknya kesuatu tempat dan ternyata kerumah yoeja itu. Yuri tak merespon yoeja itu karena hatinya sudah tertaut kepada Yoona. Gadis yang membuatnya jatuh cinta.

Ternyata Appa dari yoeja yang bernama Jung Jessica itu, yoeja yang akan dijodohkan kepada Yuri itu sakit. Sampai-sampai sudah mau meninggal. Ketika Appa Jessica dibawa kerumah sakit, appa Jessica akhirnya meninggal karena skait yang dideritanya sudah sangat parah dan terlambat diberikan pertolongan. Akhirnya Yuri dan Jessica dinikah paksakan oleh Orangtua mereka. Yuri tak menerima Jessica menjadi istrinya.

Setiap hari Jessica diperlakukan dengan kasar dan dimaki-maki dengan kata-kata kasar oleh Yuri. Biasanya kalau suami istri itu harus tidur seranjang, satu selimut, atau apa yang harus suami istri lakukan. Namun yuri tega membiarkan Jessica tidur di lantai, disofa setiap malam dan yuri tak mau tidur dengannya.

Yuri bilang” untuk yoeja kampungan sepertimu, ruangan ini sudah terlalu mewah untukmu. Tidur dilantai saja sudah termasuk beruntung buatmu” ujar yuri dengan kasar dan penuh hinaan. Alhasil setiap malam yuri menghina Jessica dan memperlakukan Jessica dengan kasar. Namun Jessica sangat sabar menghadapi Yuri, suaminya itu.

Yuri jarang sekali pulang. Yuri pulang jika dia hanya ingin tidur saja. Jessica setiap hari menunggu yuri hingga yuri pulang. Tapi hingga Jessica ketiduran disofa, yuri tak pulang kerumah. Namun Jessica tetap sabar menanti kedatangan suaminya yang tak kunjung datang.

Suatu hari yuri merokok, namun rokoknya itu dilempar kearah Jessica. Jessica membuatkannya makanan, yuri menumpahkannya dan membuangnya kelantai. Namun Jessica tetap sabar atas perlakuan Yuri, suaminya. Tak sedikitpun dia membalas perlakuan yuri.

Lama-kelamaan yuri kelakuan Yuri mulai melunak dan biasa saja terhadap jessica. Suatu hari Umma Yuri meminta cucu dari mereka. Dan yuri melakukannya untuk ummanya. Yuripun melakukan hal itu kepada Jessica sampai kemudian Jessica hamil anaknya. (ih,,gimana sih,,kasarin Jessica tapi pas adegan itu aja mau. >< ).

Namun yuri tetap saja menemui yoona. Padahal Yuri belum tahu perasaan Yoona yang sebenarnya ke yuri bagaimana. karena yoona tak pernah bilang perasaannya ke yuri. Mereka Cuma dekat saja satu sama lain tanpa tahu perasaan masing-masing. Yuri masih belum bisa menerima Jessica walau Jessica sudah mengandung anaknya.

Berbulan-bulan telah berlalu. Sifat yuripun semakin melunak dan akhirnya sadar bahwa cinta istrinya ke dia lebih besar disbanding cinta yoona kepadanya. Jessica sabar dan sangat sabar menghadapi yuri sehingga sifat yuri melunak kepada Jessica. Yuri mulai sadar. Betapa tidak.?? Saat yuri sakit, jessica istrinyalah yang merawatnya. Membuatkan bubur dan susu hangat buatnya. Membersihkan badannya yang kotor dan pokoknya Jessica telaten sekali melayani suaminya.

Suatu ketika yuri bertemu dengan Taeyeon sahabatnya dan taeyeon mengatakan sesuatu lagi kepada Yuri.

“ Yuri,,kamu itu sangat beruntung. seharusnya kamu bahagia karena mendapat seorang istri seperti Jessica yang baik, sabar dan selalu menyayangimu dibanding cinta pertamamu yang entah bagaimana perasaannya kepadamu. Mungkin dia hanya bermain-main denganmu.

Sadarlah Yul “ ucapan taeyeon membuat Yuri tersadar akan Jessica istrinya yang selama ini dia sakiti ternyata sangat istimewa dan lebih baik dibanding cinta pertamanya itu.

Yuripun pulang dan tak sabar bertemu Jessica istrinya. Dalam perjalanan pulang Yuri terus mengingat-ingat Jessica dan meneteskan air matanya. Tak henti-hentinya yuri menyebut nama Jessica. “ istriku yang sangat kucinta. Istriku yang aku sia-siakan..maafkan aku. Aku pria bodoh tak sadar akan kebesaran cintamu. Istriku yang kucinta.

Yuri selalu mengatakan hal itu disepanjang perjalanan menuju rumah.

Sesampainya yuri dirumah, dia tak melihat istrinya. Setelah mencari kemana-mana tetap saja yuri tak menemukan dimana Jessica berada.

Ketika sampai dikamarnya, yuri mengambil bantal. Namun tak sengaja dia menemukan buku diary milik Jessica. Yuri penasaran dan membuka buku diary itu.

Halaman pertama dia membacanya..

To diary.

“Aku sangat bahagia menikah dengan seorang namja yang tampan dan sempurna sepertinya.”

Halaman kedua dia buka kembali

“ diary..aku sangat mencintai suamiku..laki laki yang sempurna dimataku”

Halaman ketiga..

“ aku semakin mencintainya tuhan. Suami sempurna sepertinya. Sungguh snagat beruntung aku memilikinya.

Halaman selanjutnya.

“Aku akan sabar menghadapinya. Tuhan berikan aku kekuatan. Aku sangat mencintainya ya tuhan. Semoga nanti dia menyadari kehadiranku dan mencintaiku sebagai istrinya.

Halaman demi halaman dia baca. Sungguh menyesakan hatinya.

Sampai-sampai yuri tak kuasa meneteskan air matanya.

Istrinya begitu tangguh, baik, penyabar. Tapi dia malah memperlakukannya dengan kasar. Sungguh sangat disayangkan sikapnya itu. Kenapa terlambat dia menyadari hal ini.

Yui membaca selembar demi selembar diary milik Jessica. Hingga 3 minggu kemudian yuri tak menyadari waktu secepat itu berlalu. Ketika akan bangun dari duduknya, yuri menemukan selembar kertas. Yuri memungut dna kemudian membacanya.

 

“ To Yuri Suamiku..

 

Aku pergi ke rumah Ummaku..

Mungkin sebentar lagi aku akan melahirkan. Jadi aku pulang keruamh saja.

Aku sudah lama menunggumu tapi kamu tak pernah pulang. Mianhaee aku hanya meningalkan sepucuk surat ini. Semoga kamu membacanya

 

Salam hangat

Jessica

12 april 2007

 

 

Yuri kaget ketika melihat tanggal yang tertera.. ini 3 minggu yang lalu. Tapi kenapa dia baru melihat dan membacanya. Dengan cepat Yuri langsung menuju kerumah ibunya Jessica di desa. Yuri melaju dengan mobilnya cepat. Dia tak sabar bertemu dengan istri tercintanya. Setelah sampai di depan rumah Ibu Jessica, Yuri melihat banyak orang dirumahnya. Dia bingung dan takut menduga-duga.

“ Apa anaknya sudah lahir? Hanya itu yang ada dipikirannya. Namun kenapa semua pakaiannya hitam dan seperti terlihat raut muka mereka sedih. Yuri penasraan dan langsung masuk kedalam rumah.

Didapatinya Umma Jessica menangis dan membaca doa. Yuri penasran apa yang terjadid engan mereka. Yuri bertanya dimana Jessica dan ada apa semua ini.

Dan ternyata  ini acara mengenang 7 hari kematian/ kepergian Jessica dan Anaknya.

Yuri kaget. Yuri sedih. Dia tak bisa mempercayai semua ini. Begitu cepat waktu berlalu.

Yuri menangis sejadi-jadinya.

FlashBack

Jessica sedang duduk didalam rumah bersama ibunya. Ibunya hendak kedapur mengambil sesuatu untuknya. Namun Jessica ingin ke kamar mandi untuk pipis. Namun sesuatu kecelakaan tak dapat dia hindari.

Jessica terpeleset didalam kamar mandi dan kemudian terjatuh. Jessica berteriak da ibunya mendengar teriakan itu. Langsung saja ibu Jessica menghampiri Jessica.

Sungguh sangat tragis, Jessica berlumuran darah. Dengan segera ibu Jessica meminta pertolongan tetangga untuk membawanya ke Rumah sakit terdekat. Namun sayang, nyawa Jessica dan Bayi dalam kandungannya tak bisa diselamatkan. Mereka berdua pergi untuk selamanya. Jessica dan bayinya kemudian dimakamkan.

Flashback end

“ Umma kenapa tidak tidak bilang padaku “ isak Yuri

“ bagaimana aku mengatakan padamu, kamu saja tak jelas keberadaanmu. Semua nomer dihubungi tapi nihil.” Ucap Umma Jessica.

Yuri manenangisi kesalahannya. Kenapa dia bisa sejahat itu, sebodoh itu. Setega itu. Apa aku manusia “ batin yuri

Umma maafkan aku. Aku jahat, aku tak patut dimaafkan. Aku tak bisa menjaga sica dengan baik sampai akhir hidupnya.” Yuri menangis dna terus menangis.

“ Umma..antarkan aku ke makan Jessica dan anakku “ mohon yuri.

Merekapun akhirnya pergi bersama ke makan Jessica dan anaknya. Sesampai dimakan yuri langsung jatuh terduduk memeluk makan Jessica.

“ Jessica…maafkan aku..maafkan aku..selama ini jahat padamu, tak pernah sayang padamu, selalu membuatmu sakit. Maafkan aku Jessica “ yuri terus-terusan menangis dan mengucapkan kata maaf dimakan Jessica smabil memeluk makamnya.

Yuri berpindah ke makam anaknya. “ maafkan appa sayang..appa tidak bisa menjaga kamu dan Ummamu dengan baik. Jika ada mesiin waktu, aku akan memutar waktu untuk bisa bersama kalian lagi. Maafkan appa nak “ ucap yuri.

Jessica sayang tadinya jika aku bertemu denganmu aku akan memberikan kalung ini untukmu “ yuri mengeluarkan sebuah liontin perak dari saku jasnya.

“ ini sebuah liontin untukmu. Sebagai tanda sayangku dan akan berusaha mencintaimu. Tapi sudah terlambat. Aku menemuimu dengan keadaan seperti ini. Tapi aku makan tetap memberikan ini padamu sayang” ucap yuri seraya mengalungkan liontin itu dinisan Jessica. Semoga kamu dan anak kita tenang disana sayang. Maafkan aku, beribu-ribu maaf. Mungkin kamu tak akan memaafkanku. Aku tak pantas mendapat maaf darimu. Maafkan aku Jessica.

Sampai malam menjelang yuri terus berada dimakam Jessica dan anaknya. Terus menangis, meminta maaf dan berdoa untuk alm. Istri dan anaknya.

Hatinya sangat sakit, pedih dan hancur. Kehilangan dua orang sekaligus yang dia cintai. Namun terlambat menyadari dan menyesali semua itu. Sampai yuri mati dia tak pernah menikah dengan wanita manapun karena Jessica selalu ada dihatinya dan akan selamanya mencintai Jessica.

 

 

Np : perjodohan itu tak selamanya buruk. Tidak salah dan dosa mengenal seseorang. Siapa tau orang yang dijodohkan dengan kita jauh lebih baik dibanding orang yang kita cintai. Belajarlah menerima sesuatu dengan ikhlas. Cernalah dulu baru ditelan. Jangan langsung menelan karena kamu tidak tahu apa yang kamu telan.

 

 

 

hikss,,,author benar-benar nangis sekarang jalan ceritanya sedih banget, athor ga bisa bayangin kalo ada orang seperti dicerita ini. sangat menyakitkan banget.

author mw nenangin diri dulu yah,,

byee byee…

BE MINE [Chap 7]

 

 

Auhtor            : Eveel

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Romantic/Friendship

Type                : Gender bander/Straight

Rated              : T = Teenager

Length            : Chaptered

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

Warning          : OOC /Alur kecepetan/Bahasa Berantakan/Ga masuk akal/Aneh

 

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

 

 

Beberapa bulan ini Taeyeon dan Tiffany diam-siam saling menyukai sejak satu sekolah dan tak sengaja mereka bertemu dalam kejadian yang cukup konyol. Sehingga muncullah rasa itu dalam hati mereka masing-masing. Namun mereka tak tahu perasaan satu sama lain. Malu mengungkapkannya dan malu terhadap orang lain. Malu nelan ludah sendiri sepertinya. Ahhahahaha….

Saat tiffany membawa buku yang lumayan banyak, tak sengaja buku-bukunya terjatuh dan pada saat itu taeyeonlah yang menolongnya membawakan buku-buku itu. Kemudian saat tiffany terpeleset, taeyeon menolongnya, namun malah seperti akan ciuman dan saling pandang. Sooyoung. Hyoyeon dan Yuri heran melihat Taeyeon begitu banyak berubah sejak kehadiran Tiffany. Taeyeon perlahan-lahan berubah. Berangkat sekolah pagi-pagi sekali, rajin belajar dan sifatnyapun sudah berubah total. Semua penghuni sekolah geger dibuatnya. Seorang Kim Taeyeon bisa berubah. Tiffany hwang memang hebat. Hanya itu kata-kata yang dilontarkan semua siswa. Jessica dan Sunny bingung, tumben sahabatnya itu..bisa dibilang suka dengan cowok yang keras seperti taeyeon.

*aduhh jadi pengen ketawa*

“ Yaa..Fany~ahh,,kamu tak salah bukan? Apa kamu sedang sadar sekarang huh??” ucap Jessica heran.

“ waeyo jessie? Memangnya kenapa denganku?aku ini sedang sadar “ ucap fany

“ kamu tak salah suka dengan taeyeon?? Apa kamu yakin taeyeon baik untukmu huh?? Apa kamu tak takut dia akan menyakitimu nanti?” Tanya Jessica

“sepertinya tidak..aku percaya padany. Untuk urusan itu, lihat saja nanti. Yang pasti aku suka padanya “senyum tiffany mengembang seakan sedang berada dalam surga dunia.

“ahh terserah padamulah. Jika nanti ada apa-apa urusin sendiri. Jangan lari padaku “ ujar Jessica dan pergi meninggalkan tiffany sendirian.

“ Ya..Sica~ya,,,sicaaa “ teriak tiffany dan berlari mengejar Jessica.

 

Saat ditaman sekolah…

 

“ Oppa..kenapa oppa mengajakku disini? Apa yang ingin kamu katakana” ucap Sunny dengan penuh kebingungan.

“heem..aku..aku..” hyomin gugup “ Aduhh,,ottoekke..kenapa susah banget rasanya. Cuma bilang sarangahe saja susah..ahh tuhan tolonglah…”batin Hyomin.

“aku apa oppa?? Katakanlah” ujar sunny

“hhhh..”hyomin menghela nafasnya dan bersiap-siap untuk mengutarakan isi hatinya.” Sunny~ahh…aku,,,aku…” ayoo hyomin pasti bisaa” batinnya.

Oppa..katakanlah?” sunny tak sabar

“ hhh,,,Sunny..sejak lama aku menyukaimu. Entah kenapa perasaan ini ada. Ketika melihatmu, bersamamu ada disisimu aku bahagia. Aku mencintaimu Lee Sunny. Saranghaee..maukah kamu menjadi yoejachinguku??” ucap hyomin.

DEGGGG..!!!!!!!!

Sunny bingung,sedih,senang semua jadi satu. Dia senang karena namja yang sangat dia suka mengutarakan isi hatinya namun, disisi lain dia sudah menikah. Apa yang harus dia lakukan. Tanpa sadar sunny menangis dan itu membuat hyomin bingung.

“ sunny~ahh..gwechana?” cemas hyomin.” Mianhae sunny seharusnya aku tidak mengatakannya.mianahe “ hyomin merasa bersalah.

“ aniya Oppa..aniya..bukan salahmu. Aku takut menyakitimu oppa. Aku takut setelah mengatakan ini kamu menjauh dariku.” Mianhae oppa…aku tidak bisa..jeongmal mianhae oppa..hikss” isak sunny

“ maksudmu sunny~ahh” hyomin takut

“ mianhae oppa..jeongmal.aku tidak bisa manjadi yeojachingumu.aku..aku hanya menganggapmu sebagai kakak ku saja..aku tidak memiliki perasaan lebih padamu oppa” tangisan sunny semakin deras. Sunny terpaksa berbohong. Membohongi hatinya. Bagaimana bisa dia menerima sedangkan dia sudah menjadi istri orang lain. Walau tak cinta tapi tetap saja tidak bisa. Meskipun sakit, sunny harus bisa.

Bagaikan petir menyambar. Hyomin tak percaya mendengar ucapan sunny, orang yang sangat dia cintai menolaknya.” Aa.apa..sunny..aku..aku tidak salah mendengarnya bukan? Kamu bercanda sunny~ahh,..

Sunny menggelengkan kepalanya “ jeongmal mianhae oppa..aku tidak bisa. Aku hanya mengganggapmu oppa saja. Mianhae..aku harap oppa masih mau berteman denganku oppa..

“ apa tidak ada cinta untukku sedikit saja sunny?apa semua yang pernah kita lakukan hanya teman semata??”ujar hyomin mencoba meyakinkan sunny

“jeongmal mianhae oppa…mianhae…” sunny semakin deras meneteskan air matanya dan tertunduk lemah.

“tapi…hhh…baiklah sunny~ahh…mungkin aku saja yang terlalu berharap. Maafkan aku dna setidaknya aku tahu perasaanmu sebenarnya padaku “ hyomin kecewa namun untuk beberapa saat dia menarik tubuh sunny dan memeluknya erat. Sunny hanya diam menangis dalam pelukan hyomin. Merasa bersalah dan harus terpaksa memilih dalam pilihan yang sulit. Coba saja keadaaannya tidak seperti ini. Mungkin dia an hyomin akan menjadi pasangan yang bahagia. Coba saja lihat, hyomin namja yang sangat ganteng, baik hati, rajin belajar dan bersekolah, suka menolong dan senyumnya itu sangat menawan. Yoeja siapa yang tak mau dengannya. Namun saat seperti ini sunny terpaksa demi keluarganya.

“ hyomin oppa..saranghae,,mianhae..semoga oppa mengerti “ batin sunny.

“ baiklah sunny jika itu maumu, aku tak akan memaksa. Tapi untuk terakhir kali bolehkan aku menciummu?” ucap hyomin yang membuat sunny gugup dan kaget.

“ci..cium oppa?” lirih sunny. Hyomin mengangguk tersenyum walau hatinya sakit ditolak yoeja kesayangannya itu.

Tanpa aba-aba sunny, hyomin mencium keningnya dengan hangat membuat sunny memejamkan matanya untuk beberapa saat. “ oppa…aku harap oppa tidak marah dan benci padaku. Aku harap oppa masih mau berteman denganku. Maafkan aku oppa. Maaf..” isak sunny dengan hati yang snagat hancur.

“ ne sunny~ahh,,,gwechana…kita masih berteman. Jangan sedih okay? Jelek wajahmu seperti itu” hyomin mengacak-acak rambut sunny.” Aku pergi dulu yah..ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Byee sunny..” ucap hyomin meninggalkan sunny, namun ketika membalikkan tubuhnya dari sunny, hyomin menangis.

Sunnt terduduk lemas. Hanya bisa menangis. Ada rasa penyesalan, sedih, sakit. Namun semua membuatnya lega karena dia berani menyelesaikan satu masalahnya walaupun dia harus membohongi perasaannya.

 

Sementaran itu….

 

“Ya..berhenti mengikutiku.!! Bisa tidak kau pergi dari hadapanku..aku muak melihat tingkah sok kerenmu itu” teriak Jessica kesal

Yuri terus saja mengikuti Jessica tanpa wajah berdosa sambil bersiul-siul sedangkan Jessica sangat terganggu oleh kelakuan yuri. Saat yuri lengah Jessica sembunyi menghindari yuri.

Setelah aman Jessica keluar namun tiba-tiba yuri sudah didepannya

“ mau kemana? Kenapa menghindariku terus huh” ucap yuri dengan wajah inocencenya

“kau menyebalkan. Aku tak suka dengan sikapmu seperti itu, sangat menggangguku. Apa semua yeoja kamu perlakukan seperti itu jika kamu suka padanya huh” kesal Jessica

“ tidak..aku tak pernah menyukai yoeja sebelumnya setelah bertemu denganmu” ucap yuri to the point.

“hhhh…”Jessica menghela nafasnya

Tiba-tiba fany datang…” Jessie..hosh..hosh..untung kamu dapat. Aku cari-cariin kemna-mana ternyata pacaran disini sama yuri ya “ goda tiffany sambil mengatur nafasnya

Tukkkk..!!!!!… Jessica mendaratkan jitakan ke kepala tiffany. “ kalau ngomong yang bener. Siapa yang pacaran huh..ada apa kamu mencariku

“ isshh sakit tau..” tiffany mengelus-elus kepalanya.” Sunny dimana? Sejak tadi pagi dia tak ada. Aku cemas.

“ ayo cari dia kalau begitu. Kajjaa..” Jessica menyeret tangan tiffany pergi. “ huhh selamat…” batinnya

“ yuri byeee….” Ucap tiffany.

Yuri hanya bengong sendirian..

 

Tiffany dan Jessica berpapasan dengan hyomin. Wajahnya terlihat sedih dan tak ada senyuman sedikitpun. Duo America itu penasaran dna menanyakan keadaannya. Setelah didesak akhirnya hyomin menceritakan semua yang terjadi dengan dia dan sunny. Tiffany dan Jessica terkejut. Antara percaya dan tidak. Bukankah mereka saling menyukai? Tapi kenapa sunny menolaknya. Apa ada sesuatukah setelah menghibur hyomin, mereka mencari sunny. Setelah mendapati sunny sedang duduk ditaman, mereka menghampirinya.

“ sunny~ah…” Jessica menepuk bahu sunny. Namun dengan sigap sunny menghapus air matanya.

“ gwechana..apa yang terjadi denganmu dan hyomin oppa?” ujar Tiffany

Sunny hanya menggelengkan kepalanya.

“ jangan bohong pada kami sunny. Kami ini sahabatmu. Kenapa kau menolaknya? Bukankah kamu menyukainya?” Jessica penasaran dengan keputusan sunny

“ aku hanya menganggapnya kakak saja sica. Aku hanya menyukainya sebatas teman saja” jelas sunny

“ yakin.??” Desak Jessica

“ ne..waeyo? salah?” ucap sunny

“ tapi sunny kenapa kamu menangis kalau kamu hanya menganggapnya oppa saja” Tanya tiffany

“ aku…aku…” sunny menundukan kepalanya

“ aku apa sunny~ah..kamu mencintainya kan” desak tiffany

“ andwe..aku menyakitinya. Aku takut dengan kejadian ini dia menjauhiku atau mungkin membenciku” jelas sunny

“ jinjja? Apa kamu yakin sunny” tiffany mencoba meyakinkan perasaannya

“ ne..aku mohon jangan ungkit ini lagi. Jebal..” mohon sunny

“ baiklah..semoga keputusanmu benar.” Ucap Jessica

 

 

YoonHyun…..

 

Yoona dan Seohyun sangat giat bekerja dan membantu orangtuanya. Demi kelangsungan hidup mereka. Walau lelah tapi demi keluarga mereka, mereka kuat.

“ umma..appa..aku rindu Nuunaku” desah Yoona ke orangtua mereka.

“ kami juga merindukannya yoong. Tapi bagaimana bisa, jika kita menemuinya disana mungkin kita atau sunny akan disakiti” isak ny.lee.

“ umma…bagaimana keadaan unnie disana. Aku takut mereka menyakiti unniee” seohyun menangis dan memeluk ny. Lee.

“ kita berdoa saja ya nak. Semoga unnie dan nuuna kalian selamat dan kita bisa bertemu nanti” tegar ny.lee.

Tuan lee meneteskan air matanya. Tak bisa berbuat banyak.

“ aku besok mau menemui nuuna disana umma” ujar yoona

“ aku juga ikut oppa” ujar seohyun.

“ andwee..tidak boleh. Kalian bisa celaka. Sabarlah sayang, nuunamu pasti akan baik-baik saja.  Doakan kakak kalian. Umma mohon jangan ya” mohon ny.lee

Tapi umma…” ujar yoona

“ jebal.jangan yoong,,kita pikirkan saja nanti bagaimana agar kalian bisa bertemu dengan kakak kalian “ ujar ny.lee menenangklan kedua anaknya.

Si kembarpun nurut.

 

Sepulang sekolah sunny langsung bekerja. Setelah malam dia pulang kerumah sooyoung.

Namun sooyoung menyambutnya dengan wajah penuh amarah. Sunny takut melihat sooyoung. Sepertinya akan ada sesuatu lagi dengannya.

 

To Be continued…..

 

Saranghaee para readersku..tanpa kalian aku tak bisa semangat. kalian adalah vitaminku selain SNSD unnie tentunya.

aku tak bisa mengucapkan apa-apa selain terimakasih atas pujian, koment, kunjungan dan semuanya…

YOU’RE MY BEAUTIFUL LOVERS [ ONE SHOOT ]

Auhtor            : Eveel/Stalker

Main Cast       : Sunny & Sooyoung’

Sub                  : Other member SNSD

Genre              : Friendship

Type                : Yuri

Rated              : T = Teenager

Length            : One Shoot

Disclamer      : Semua cast milik Tuhan! Dan mereka saling memiliki!

No Silent reader..!!!

No Plagiator..!!!

Anyeong readersku tersayang.. ff sebelumnya dicut dulu sama yang ini. Soalnya author pusing banget. Lagi kesel >< (curhat). Ini genrenya Yuri.

Author bikin ini seiring pembatalan Sooyoung main drama Speed.

Untuk pertama kalinya author bikin Yuri. Otak author lagi keputer soalnya O.o kekeke…

Silahkan dinikmati…*emangnya hidangan apa*

Di Dorm SNSD…

Setelah kembali dari Bangkok untuk konser tur Asia, SNSD langsung mengistirahatkan diri mereka. Pasangan TaeNy, YulSic,  langsung menuju kamar mereka, Pasangan  YoonHyun dan Hyoyeon berada diruangan tamu. Sooyoung langsung menuju dapur. Sunny bingung melihat tingkah Sooyoung yang dari kemarin cuek padanya dan bahkan dingin tak mau menyapanya.

Sunny Pov

“ Ada apa dengan Youngie..?? kenapa dia begitu dingin denganku? Apa aku menyakitinya? Apa aku bersalah padanya? Tapi aku tidak tahu apa salahku. Tiba-tiba dia begitu dingin padaku.kemarin dia baik-baik saja denganku, tapi…ahhh aku bingung harus melakukan apa.. Sooyoung Tell Me What’s My Fault…aku melihat Sooyoung menuju dapur Dorm. Ini kesempatanku untuk bicara dengannya. Aku ingin tahu apa salahku. Mumpung semua member sudah beristirahat. Sunny Hwaiting..!!!

 

Normal Pov

Sunny yang melihat Sooyoung didapur memberanikan diri menghampiri sooyoung. Jantungnya berdegup kencang ketika mendekati Sooyoung perlahan-lahan. Sooyoung yang melihat Sunny hanya diam dan pura-pura tak melihatnya. Sooyoung melanjutkan makannya tanpa menghiraukan Sunny.

“ Sooyoungie…” ucap Sunny dengan hati-hati. Namun Sooyoung tak menggubris ucapan Sunny. Masih tetap melanjutkan makannya.

Ada apa” cuek sooyoung.

“ heemm…kenapa kamu membatalkan untuk main di Drama Speed??”

“ untuk apa kau tanya itu?? Itu bukan urusanmu” ucap sooyoung dingin.

“tapi itu menjadi urusanku sooyoung..karena kitaa….” Sebelum sunny melanjutkan omongannya sooyoung seenaknya memotong

“ Aku mau Tidur aku capek.” Ujar Sooyoung dan berlalu keluar dari dapur meninggalkan Sunny. Sunny mengikutinya dan berusaha mencegatnya.

“ Sooyoung..Soooyoung tunggu dulu” sunny memegang tangannya

“ Ada apa?? Aku ngantuk aku mau tidur “ sinisnya dan melepaskan pegangan Sunny.

“ ada apa denganmu Sooyoungie..kenapa kamu begitu dingin denganku?? Apa salahku??” ucap Sunny.

“ aku biasa-biasa saja. Memangnya kenapa “ jawab sooyoung cuek.

“ tidak..aku tidak merasa kamu seperti itu Soyoung. Kamu dingin padaku. Jika aku salah padamu katakan sooyoung jangan begini.” Ucap sunny

“aku bilang tidak ada ya tidak ada sudah aku mau tidur.” Bentak sooyoung.

“ kenapa kamu membentakku? Apa salahku choi Sooyoung.” Ujar sunny dengan mata berkaca-kaca

“ kau pikir sana sendiri “ sinis sooyoung dan berlalu meninggalkan Sunny.

“ YA..Choi Sooyoung….” Teriak Sunny. Alhasil membuat semua member menoleh kesumber suara. Dan melihat pasangan SooSun sedang ada masalah. Mereka saling menatap bingung. Ada apa dengan Sunny dan Sooyoung. Sunny diam mematung, meneteskan air matanya. Tidak biasanya Sooyoung  seperti itu padanya.

Sooyoung Pov

Mianahe my bunny..aku memang kesal padamu. Tapi kau tahu, aku kesal padamu karena aku sayang padamu. Aku membatalkan drama itu karenamu sunny. Tapi kenapa kamu tak mengerti. Sebentar lagi kamu akan bermain drama musical dan aku takut harus ada scene seperti itu.” Batin Sooyoung.

Maaf aku telah membuatmu sedih sunny..

Normal Pov

Sunny melangkah lemas menuju ruangan tamu. Dimana Yoona, Hyoyeon, Seohyun berada.

Mereka bertiga pura-pura tidak mengetahui kejadian tadi. Sunny duduk dan hanya diam.

“ Sunny..gwecahanayo??” ujar Hyoyeon

“Nee..” jawab sunny datar.

“ hyo.. bolehkah aku tidur denganmu malam ini?

“tentu saja Sunny..tapi memangnya  sooyoung tidak mau tidur denganmu?” ucap hyoyeon dengan hati-hati.

“ Molla…” ucap sunny datar.

Yoona dan Seohyun hanya diam kebingungan menatap unnienya itu.

Keesokan harinya…

Hyoyeon menghidangkan makanan hasil masakannya dimeja dan berteriak kesemua member Soshi.” Semuaanyaaa..ayo makan,,makanan sudah siap..”

Semua member sudah duduk dimeja makan..” lohh sunny dan sooyoung kenapa tidak ada? Apa mereka belum bangun? “ tanya Taeyeon.

Tak lama Sooyoung membuka pintu kamar dan melangkah menuju meja makan. Namun tak sengaja berpapasan dengan Sunny. Mereka saling tatap muka, namun sooyoung dengan cepat memalingkan wajahnya dan berjalan mendahului Sunny. Sunny hanya diam dan sedih. Tapi dia berusaha untuk tidak terlihat sedih. Sunny dan sooyoung duduk bersampingan. Keduanya hanya diam dan memainkan sendok dimakanan mereka. Member lainnya melihat mereka bingung. Ada apakah antara sunny dan sooyoung. Hanya itu diotak mereka peuh pertanyaan.

“ Sunny kenapa kau tak makan? Apa masakanku tak enak?? “ ujar Hyoyeon

“ aniya hyo..aku Cuma tak nafsu makan..mianhae hyo…” sunny melirik sooyoung namun sooyoung cuek.” Mianhae semuanya aku mau kekamar. “ sunny beranjak dari meja makan dan masuk kekamarnya dengan hyoyeon.

“semua menoleh ke sooyoung. Sooyoung yang menyadari dirinya dimatai oleh mereka langsung membela dirinya. “ apa?? Kenapa kalian melihatku seperti itu??”

“ ada apa denganmu dan sunny?? Kenapa dia seperti itu? “ tanya Yuri

“ apa yang kamu lakukan kepada sunny?? “ tanya Tiffany

“Yaa….Kalian kenapa menuduhku? Apa aku yang membuatnya seperti itu haa?? Man aku tahu…Sighh,,,,” sooyoung marah dan meninggalkan meja makan.

Keesokan harinya…

 YulSic Couple ♥♥♥♥..

 

Yuri sedang mengemas barang-barangnya karena dia harus syuting drama di New York untuk beberapa hari.

“ Yuri~ahh..” ujar Jessica dari balik pintu dan mendekati yuri.

“ Ne Sica..waeyo” ujar Yuri sambil membereskan barang-barangnya.

“haruskah kamu pergi Kwon seobang? “ ujar jessica cemas

“ waeyo sica baby? Cuma dua hari sayang. Setelah ini aku akan kembali lagi.

“ tapi gimana kalau aku ingin kamu saat kamu tak ada disampingku yuri~ahh “ desah Jessica.

“ kamu bisa melihat fotoku, menghubungiku atau mengirim pesan padaku. Bukankah kita akan terus bersama sica~yaa “ senyum Yuri.” Aku akan selalu untukmu My Sica baby..

“ kamu jaga diri disana ya. Hati-hati. Aku akan selalu menunggumu seobangku “ ucap Jessica dan memeluk tubuh Yuri.

“ Ne my sica baby pasti. Kamu juga ya sayang. “ yuri memeluk tubuh jessica dan mengusap-usap rambutnya dengan penuh kasih.

TaeNy Couple  ♥♥♥♥…

 

Tae-tae..” ucap Tiffany

“ nee my mushroom..waeyo?? “ taeyeon bertanya penuh arti.

“ apa kita akan tetap seperti ini tae-tae??” tiffany mengelus-elus tangan wifenya itu.

“ tentu saja fany~ah…akan tetap seperti ini. Sama dengan SNSD akan tetap bersama apapun yang terjadi” ucap taeyeon dengan penuh keyakinan.

“tapi aku takut berpisah denganmu juga dengan yang lain taeyeon. Aku takut.” Ucap tiffany dan memeluk tubuh taeyeon.

“ jangan takut fany. Aku aku dan member lainnya. Aku akan melindungimu fany~ah..tenanglah.” ucap taeyeon dan menenangkan tiffany.

“ yaksoke?? “ tanya Tiffany dengan penuh pertanyaan

“ nee yaksokeyo..” senyum taeyeon menenangkan hati tiffany.

Ayo bersiap kita akan berangkat ke music core. “ ujar taetae

Merekapun bergegas membenahi diri dan bersiap untuk pergi bekerja.

YoonHyun  ♥♥♥♥…

 

Unniee….berapa hari di london??” ucap Seohyun

“ huum..Cuma sehari hyunie..waeyo? apa kamu merindukanku?? “ goda Yoona

“ huumm…mungkin “ ucap seohyun dambil memonyongkan bibirnya

“ aahaa hyunie kamu lucu sekali. Jujurlah kamu pasti mencemaskanku bukan? “ yoona mengacak-acak rambut seohyun.

“ hehhee..nee unniee,,tentunya..cepatlah kembali yoona unniee..” ucap seohyun manja

“ hahaha kamu imut sekali hyunie..sabarlah aku akan kembali untukmu seohyunie..” ucap yoona dengan senyum penuh arti.” Ohh iya bukankan kamu  dengan Taeyeon unnie akan debut MC di Music Core??

“ ohh ne unnie..akan menemani Tiffany unnie, setelah Yuri Unnie mengundurkan diri.” Jelas seohyun.

“ huum..ayo bergegaslah nanti kamu terlambat hyunie. “ ucap yoona

“ nee aku siap-siap dulu uniee “ ucap seohyun dna keluar dari kamar Yoona

SooSun Couple  ♥♥♥♥..

Sunny sedang bersiap-siap dengan Hyoyeon utuk acara Invincible Youth 2.

Sunny..” apa kamu baik-baik saja??” cemas Hyoyeon

“ nee waeyo hyo??

“ wajahmu sedikit pucat. Apa kamu sakit??

“ aniya hyoyeon aku baik-baik saja. Mungkin karena terlalu capek dan kurang tidur “ ucapnya

Hyoyeon hanya membulatkan mulutnya. “ ohh ya,,kau dengan sooyoung..apa kalian bertengkar??

“ Molla.. aku tidak tahu kenapa dia marah padaku. Aku sudah bertanya tapi dia membentakku “ isak Sunny

“ sabar sunny~ah,,aku dan semua member akan membantumu..”ucap hyoyeon sambil menenangkan sunny

Sementara sooyoung…

Sooyoung yang tak ada jadwal hanya berdiam diri dikamarnya. Memikirkan pertengkarannya dengan Sunny.

“Sunny..apa kamu tahu.aku cemburu padamu. Aku membatalkan semuanya karena dirimu. Aku harap kamu mengerti..”batinnya dan mengacak-acak rambunta itu.

Normal Pov

Semua memberr telah bersiap-siap menjalani aktifitas mereka. Taenyhyun sudah berangkat dari tadi. Yoona dan yuri sudah menuju airport. Jessica dan hyoyeon menunggu sunny dimobil. Ketika sunny akan keluar tak sengaja berpapasan dengan sooyoung. Mereka hanya diam saling memandang.terlihat kecemasan diwajah sooyoung karena melihat sunny begitu tak sehat. Wajahnya pucat pasi. Namun dia berlalu meninggalkan sunny dan keluar menuju pintu. Sunny hanya diam memandnag sooyoung yang pergi begitu saja tanpa mengucapkan kata-kata apapun. Diapun mengikuti sooyoung keluar dan masuk ke van SNSD.

Setelah sunny dan hyoyeon selesai syuting IY, mereka langsung ke acara MTV karena sunny menjadi MC disana dan hyoyeon menemaninya. Ketika acara telah selesai sunny pingsan dibelakang panggung. Semua staff kaget terutama hyoyeon. Mereka membawa sunny ke rumah sakit dan setelah itu hyoyeon dan manager oppa membawa sunny pulang ke dorm. Hyoyeon mengirim pesan kesemua member bahwa sunny sakit dan pingsan. Setelah itu mengompress tubuh sunny dan membauatkan sunny bubur (baiknya).

Namun hp sooyoung tak aktif sehingga dia tak tahu bahwa hyoyeon dan yang lain mengirim pesan padanya. Dia sibuk berjalan-jalan menenangkan dirinya.

Sooyoung tak sengaja lewat didepan gedung mucore dan langsung mengunjungi taeyeon dan seohyun pada saat itu sudah selesai bekerja dan akan bersiap-siap pulang.

“ soo..kenapa kamu disini?? Bukankah seharusnya kamu didorm menemani sunny??” ujar taeyeon

“ nee sooyoung unniee..kenapa bisa disini??” ucap seohyun membenarkan ucapan unnienya itu.

“ memangnya aku tak boleh mengunjungi kalian? Dan untuk apa aku didorm bersamanya? Bukankan sunny syuting? “ ucap sooyoung dengan enteng.

TUKKK….

Taeyeon sukses memberikan jitakan dikepala sooyoung. Sooyoung mengaduh kesakitan

“Ya…kenapa kamu menjitakku Kim Taeyeon..” marah sooyoung.

“Ipaboya….tak tahukan sunny sedang sakit sekarang? Apa kau tak memeriksa hpmu huh??

“ Mwoo?? Sakit?? Waeyo??” sooyoung terkejut mendengar ucapan taeyeon dan segera memeriksa Hp-nya. “ Ahh Paboyaaa” batin sooyoung yang melihat sms hyoyeon.

“ unnie sunny pingsan di mtv music island. manager oppa dan hyoyeon unnie membawanya ke dorm. Sekarang hyoyeon unnie sedang menemani sunny unniee di dorm “ jelas seohyun.

“ untuk apa kamu masih disini Choi Sooyoung..” teriak Taeyeon.

Sooyoung langsung pergi berlari keluar gedung dan menyetop sebuah taksi. Setelah sampai didepan dorm, sooyoung turun dari taksi dan langsung berlari menuju dorm.

Hyoyeon yang melihat sooyoung datang langsung membawanya keluar kamar sunny.

“Ya..Choi Sooyoung, lihatlah Sunny. Tak tahukah kamu sedari tadi dia menyebut namamu terus. Kau ada apa denganya. Pokoknya hari ini kalian harus selesaikan maslaah kalian. “ kesal Hyoyeon.

“ gomaweo hyo..bagaimana keadaan bunny” cemas sooyoung

“ dia Cuma kecapean dan kurang makan.” Temani dia. Mungkin dia membutuhkanmu “ ujar hyoyeon dan meninggalkan sooyoung

Sooyoung perlahan masuk kekamar sunny dna menutup pintunya. Sooyoung duduk disamping sunny dan memegang tangannya sunny.

“ Sunny..mianhaee..” isak sooyoung

“ Sooyoungiee…” desah Sunny

“ Sunny kau sudah sadar? Kamu harus istirahat ya..kamu harus banyak makan “ ucap sooyoung.

“Sooyoung..apa kamu bisa jelaskan semuanya tentang sikapmu ke aku?” tanya Sunny

“ hemm..itu sunny,,itu..” gugup sooyoung

“ itu apa youngie..? apa aku memang bersalah padamu? Apa ini berkaitan dengan pembatalan dramamu?” tanya sunny penasaran.

“ heeehhhhh…” Sooyoung menghembuskan nafas beratnya.” Mianhae bunny..nee..memang. aku membatalkan drama itu karenamu. Aku tak ingin menyakitimu. Aku ingin bersamamu bersama semua member SNSD. Tapi aku takut kamu melakukan scene yang tak seharusnya kamu lakukan di musicalmu nanti. Aku tak mau itu terjadi sunny. Kamu mengertilah. Aku cemburu padamu dan aku tak mau kamu melakukan itu dengan pria lain. Aku juga cemburu dengan hyomin” jelas sooyoung.

Sunny hanya tertawa mendengar penjelasan sooyoung.

“ Yaa..Sunny~ahh,,kenapa kau tertawa?ini tak lucu” sooyoung ngambek.

“ itu lucu youngie..ternyata alasanmu ini. Sooyoung..aku jelaskan. Aku jamin tidka akan ada adegan itu,tapi jikapun ada aku akan belajar denganmu dahulu untuk melakukan itu. Hanya kamu ada disini sooyoung” sunny menunjuk kedadanya dan tersenyum.” Dan itu hanya pekerjaan sooyoung, kita harus profesional. Itu hanya kerja tidak lebih. Aku milikmu sooyoung dan hanya ada kita saja “ jelas sunny dna membuat sooyoung tersenyum lega.

“ mianhae sunny..jeongmal..aku seperti anak kecil saja. Maaafkan aku keterlaluan padamu.” Sooyoung menundukan kepalanya.

“ ne..arraseyo youngiee. Aku maafkan tapi lain kali tak boleh seperti ini arra??” senyum sunny

“ nee..arraseyo..mianhae ya” ucap sooyoung penuh arti

Sunny hanya tersenyum. “ sooyoung mendekatlah..”ucap sunny. Kemudian sooyoung mendekat hingga jarak 5 cm. sunny membisikan sesuatu padanya. “ aku inngin belajar denganmu dulu tentang adegan ini, “ sunny menarik sooyoung hingga wajah mereka tak ada jarak. Mereka ciuman untuk beberapa saat. Tak disangka, diluar pintu semua member mengintip dan tersenyum melihat mereka.

“ akhirnya si Shikshin dan si Bunny baikan juga..” ucap Tiffany

“ Tapi aku pengen juga seperti mereka “ ucap Yuri dan taeyeon serentak

“ Yaaaa….Kalian Byun.!! “ teriak Tiffany dan Jessica

Sementara Yoona, Hyoyeon dan Seohyun hanya tertawa kecil dan tersenyum melihat tinggak Unnie-unienya mereka…

Semua bahagia tanpa kurang suatu apapun.

NP : jika ada masalah, selesaikanlah dengan hati dingin tanpa emosi. Pasti semua akan menjadi lebih baik jika kamu mau melakukan sesuatu yang baik tanpa mencampurkannya dengan emosi.

THE END

Mianhae kalau jelek yah…

hehhee inget RCL-nya…

Thanks All Readers…Tanpa kalian apalah aku ini..

Kamsahamnidda *Bow*